• Tidak ada hasil yang ditemukan

Spesifikasi Pekerjaan Persiapan

N/A
N/A
firda novita

Academic year: 2024

Membagikan "Spesifikasi Pekerjaan Persiapan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB. I

PEKERJAAN PERSIAPAN

1.1. UMUM

 Penyedia Jasa harus melindungi Pengguna Anggaran dari tuntutan atas Hak paten,lis ensi serta hak cipta yang melekat pada barang, bahan dan jasa yang digunakan atau disediakan oleh Penyedia Jasa untuk dan selama pelaksanaan Pekerjaan.

 Kecuali ditentukan lain dalam Kontrak, spesifikasi harus mensyaratkan bahwa, semua barang dan bahan yang akan dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan adalah baru, belum dipergunakan.

 Standar satuan yang dipergunakan pada dasarnya adalah MKS, sedangkan penggunaan standar satuan lain dapat dipergunakan sepanjang hal tersebut tidak dapat dielakkan.

1.2. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup spesifikasi terdiri dari tetapi tidak terbatas pada : 1. Pekerjaan Persiapan.

2. Pekerjaan Normalisasi / pemeliharaan jaringan Irigasi Desa.

1.3. PEKERJAAN PERSIAPAN

Pekerjaan Persiapan adalah semua kegiatan yang kontrak Item pekerjaannya termasuk / dimasukan dalam pekerjaan persiapan ini yang perlu dilaksanakan baik sebelum, selama berlangsungnya kontrak dan setelah berakhirnya pekerjaan detail disajikan berikut ini.

1.3.1. Mobilisasi dan Demobilisasi

Yang dimaksud dengan mobilisasi dan demobilisasi adalah semua kegia tanyang berhubungan dengan transportasi peralatan yang akan dipergunakan dala m melaksanakan paket pekerjaan. Penyedia Jasa harus sudahbisa memperhitungk an semua biaya yang diperlukan dalam rangkaian kegiatan untuk mendatangkan peralatan dan mengembalikannya nanti bila pekerjaan telah selesai. Mata pemba yaran yang diterapkan dalam kegiatan mobilisasi dan demobilisasi adalah Lumps um.

(2)

1.3.2. Pembuatan Jalan Sementara dan Pemeliharaan Jalan Desa

Penyedia Jasa diperbolehkan membuat jalan kerja dan melalui daerah yang menggunakan jalan – jalan setempat yang sudah ada yang berhubungan dengan Jalan Raya yang berdekatan dengan daerah proyek dimana segala resiko yang mungkin akan timbul karena adanya jalan kerja tersebut termasuk pembuatan dan pemeliharaannya sudah merupakan resiko bagi Penyedia Jasa untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaannya selama pelaksanaan kontrak dan tidak ada mata pembayaran dan pembayaran tambahan karena pembuatan dan pemeliharaan jalan kerja sudah menjadi bagian dari kebutuhan Penyedia Jasa dan sudah harus diperhitungkan dalam harga satuan kontrak pekerjaan yang dikontrakkan. Bila Jalan kerja yang dipakai Penyedia Jasa merupakan jalan –jalan yang sudah ada terlebih dahulu harus mendapat izin penggunaan dari aparat / pemilik jalan tersebut. Penyedia Jasa hendaknya berpegang pada semua peraturan dan ketentuan hukum yang berhubungan dengan penggunaan jalan dan arah angkutan umum. Penyedia Jasa harus memperbaiki atau memperlebar jalan yang ada dan memperkuat jembatan beton bila ada sehingga memenuhi kebutuhan pengangkutan, sejauh yang dibutuhkan untuk pekerjaannya dan harus direncana sedemikian rupa, sehingga tidak mengganggu lalulintas dan harus mendapat persetujuan Direksi dan perlu pengaturan sebaik - baiknya dengan Pemerintah setempat dan Badan Swasta bila diperlukan.

Penyedia Jasa dapat menggunakan tanah yang ada atas bebannya sendiri dan biaya yang mungkin akan timbul akibat pekerjaan tersebut sudah termasuk dalam harga penawaran dalam Harga Kontrak pekerjaan yang dikontrakkan.

Penggunaan tanah tersebut sepengetahuan pemberi Tugas,dalam hal ini Penyedia Jasa diminta membuat permohonan tertulis kepada Direksi jauh sebelumnya, sehingga rencana kompensasi tanah jika ada dapat dilakukan dan segala resikonya sudah diperhitungkan oleh Penyedia Jasa.

Tidak ada mata pembayaran dan pembayaran tambahan berkenaan dengan kebutuhan jalan kerja tersebut dimana Pemberi Tugas tidak bertanggung jawab terhadap segala resiko yang mungkin akan timbul termasuk pemeliharaan jalan kerja atau bangunan yang digunakan oleh Penyedia Jasa selama pelaksanaan pekerjaan.

1.3.3. Base Camp

Yang dimaksud Base Camp adalah suatu lokasi atau sejenisnya yang diadakan oleh Penyedia Jasa untuk keperluannya sendiri guna menjamin keamanan peralatan dan material lainnya serta akan memperlancar pekerjaannya.

Base Camp tersebut boleh dilengkapi dengan fasilitas penerangan yang cukup dan air bersih dan tidak mengganggu lingkungan disekitarnya jika berada dilokasi perkampungan atau dekat perkampungan penduduk. Lokasi / tanah dan bangunan untuk keperluan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa dengan mengajukan permohonan jauh sebelumnya kepada Direksi untuk

(3)

menentukan lokasi yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam perijinannya kepada pihak perorangan, aparat atau Pemerintah Daerah setempat.

Penyedia Jasa supaya menyerahkan rancangan tempat kerja dan bangunan (Base Camp) secara umum kepada Direksi untuk mendapat persetujuan pada waktu yang ditetapkan. kegiatan tersebut tidak boleh dimulai sebelum mendapat persetujuan Direksi, Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari pengadaan Base Camp dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.4. Survey Pengukuran dan Penggambaran

Dalam memulai, mengevaluasi dan mengerjakan pekerjaan baik untuk saluran,bangunan air dan pekerjaan lainnya harus berdasarkan data ketinggian dan posisi yang pasti sesuai dengan kondisi lapangan. Untuk ini Penyedia Jasa harus melaksanakan serangkaian kegiatan survey dan pengukuran berikut penggambarannya untuk mendapat persetujuan dari pihak Direksi sebelum melaksana akan semua kegiatannya. Gambar – gambar yang harus disiapkan Penyedia Jasa adalah :

1.3.4.1. Gambar - Gambar Pekerjaan Tetap a. Umum

Semua gambar-gambar yang disiapkan oleh Penyedia Jasa harus lah gambar – gambar yang telah ditandatangani oleh Direksi, dan apabila ada perubahan harus diserahkan kepada Direksi untuk mendapat persetujuan sebelum program pelaksanaan dimulai.

b. Gambar - gambar Pelaksanaan

Penyedia Jasa harus menggunakan gambar kontrak sebagai dasar untuk mempersiapkan Gambar Pelaksanaan. Gambar itu dibuat lebih detail untuk pekerjaan tetap dan dapat memperlihatkan penampang melintang dan memanjang dari konstruksi beton, pasangan batu, pengaturan batang pembesian termasuk rencana konstruksi, pemotongan, bahan yang digunakan, mutu, tempat dan ukuran yang tepat.

c. Penyedia Jasa harus menyediakan 1 (satu) set gambar- gambar lengkap di lapangan

Apabila ada pekerjaan dilaksanakan sebelum ada persetujuan Dir eksi adalah menjadi resiko Penyedia Jasa. Persetujuan Direksi terhadap gambar - gambar tersebut tidakakan meringankan tanggung jawab Penyedia Jasa atas kebenaran gambar tersebut.

(4)

Mata pembayaran yang diterap kandalam kegiatan survey dan penggambaran adalah Lumpsum.

1.3.4.2. Gambar - Gambar Pekerjaan Sementara a. Umum

Semua gambar yang disiapkan oleh Penyedia Jasa harus terperin ci, dan diserahkan kepada Direksi sebelum tanggal pelaksanaan pek erjaan atau dalam waktu yang telah ditentukan dalam Kontrak.

Gambar – gambar harus menunjukan detail dari pekerjaan sementara seperti rencana normalisasi bangunan irigasi seperti pembuatan plengsengan dan sebagainya. Gambar Perencanaan yang diusulkan Penyedia Jasa yang dipakai dalam Pelaksanaan Konstruksi (sah) jug a harus diserahkan kepada Direksi sebanyak 3 (tiga)rangkap.

b. Gambar

Gambar untuk Pekerjaan Sementara yang ditinggalkan oleh Penyedia Jasa hendaknya mengusulkan pekerjaan sementara yang berkaitan dengan pekerjaan tetap secara lebih mendetail dan diserahkan kepada Direksi untuk mengubah dan mendapat persetujuan sebelum tanggal dimulainya pelaksanaan.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga kegiatan survey dan penggambaran yang dikontrakkan.

1.3.4.3. Gambar - Gambar Purna laksana / As Built Drawing

Selama masa pelaksanaan, Penyedia Jasa harus memelihara satu set gambar konstruksi terpasang yang dilaksanakan paling akhir untuk tiap - tiap pekerjaan. Pada gambar yang memperlihatkan perubahan yang sudah diberikan sesuai dengan kontrak, sejauh gambar tersebut sudah dilaksanakan dengan benarkemudian dicap “sudah dilaksanakan”.

Gambar - gambaryang dilaksanakan akan diperiksa tiap bulan di lapangan oleh Direksi dan tiap hari oleh Pengawas Lapangan, dan apabila ditemukan hal-hal yang tidak memuaskan dan tidak dilaksanakan, paling lambat harus diperiksa kembali selama 6 (enam) hari kerja. Gambar purna laksana (As Built Drawing) harus dibuat diatas kertas yang berkualitas baik minimal 70 gram bila pekerjaan telah diselesaikan 100%.

(5)

Dalam waktu 1 (satu) bulan setelah penandatanganan serah terima keI (PHO), Penyedia Jasa harus sudah menyerahkan gambar purna laksana (As Built Drawing) yang terdiri dari satu set gambar lengkap dengan ukuran minimal A3, beserta 1 (satu) set copy print jika penggambaran dengan cara manual dan soft copy apabila penggambaran menggunakan program computer.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga kegiatan survey dan penggambaran yang dikontrakkan.

1.3.4.4. Permukaan Tanah Asli Untuk Tujuan Pengukuran

Muka tanah yang terlihat pada gambar akan dianggap betul sesuai dengan Kontrak. Apabila terjadi keraguan dari Penyedia Jasa kebenaran dari muka tanah, sekurang - kurangnya 30 (tiga puluh) hari sebelum mulai bekerja Penyedia Jasa memberitahukan kepada Direksi secara tertulis untuk menyelesaikan dan melaksanakan pengukuran kembali ketinggian muka tanah tersebut.Dalam segala hal sebelum memulai pekerjaan tanah, Penyedia Jasa akan mengukur dan mengambil ketinggian terhadap daerah yang diduduki, dengan menggunakan Bench Mark atau titikr eferensi yang disetujui oleh Direksi Ketinggian muka tanah yang ditentukan perlu mendapat persetujuan Direksi. Pengukuran volume yang dikerjakan dibuat berdasarkan ketinggian yang disetujui.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.5. Laporan Dan Dokumentasi 1.3.5.1. Program Pelaksanaan

Penyedia Jasa harus melaksanakan Program Pelaksanaan sesuai dengan Syarat – syarat Kontrak. Program tersebut harus dibuat dalam bentuk yaitu Bar-Chart.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah

(6)

diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.5.2. Laporan Kemajuan Pelaksanaan

Setiap beberapa hari berjalan atau pada suatu waktu yang ditentukan Direksi, Penyedia Jasa membuat salinan laporan Kemajuan Bulanan dalam bentuk yang bisa diterima oleh Direksi, yang menggambarkan secara detail kemajuan pekerjaan selama bulan yang terdahulu. Laporan sekurang - kurangnya harus berisi hal - hal sebagai berikut :

i. Prosentase kemajuan pekerjaan berdasarkan kenyataan yang dicapai pada bulan laporan maupun prosentase rencana yang diprogr amkan pada bulan berikutnya.

ii. Prosentase dari tiap pekerjaan pokok yang diselesaikan maupun prosentase rencana yang diprogramkan harus sesuai dengan kemajuan yang dicapai pada bulan laporan.

iii. Hal-hal lain yang diminta sesuai dengan kontrak, dan masalah yang timbul atau berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan selama bula n laporan.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.5.3. Rapat Bersama Untuk membicarakan Kemajuan Pekerjaan

Rapat tetap antara Direksi dengan Penyedia Jasa diadakan seminggu sekali pada waktu yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Maksud dari rapat ini membicarakan kemajuan pekerjaan yang sedang dilakukan, pekerjaan yang diusulkan untuk minggu selanjutnya dan membahas permasalahan yang timbul agar dapat segera diperoleh solusi nya untuk diselesaikan.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau ta mbahan akibat dari kegiatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungk an sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga Penawaran yang dikontrakkan.

1.3.5.4. Dokumentasi

Semua kegiatan dilapangan harus didokumentasikan dengan lengkap dan dibuatkan album foto berikut keterangan berupa tanggal pengambilan foto, lokasi dan penjelasan foto. Untuk setiap lokasi

(7)

pekerjaan minimal dibuat 3 seri foto yaitu sebelum pelaksanaan, pada saat pelaksanaan dan setelah selesai dilaksanakan, dimana arah pengambilan melalui satu titik yang sama. Penyedia Jasa harus menyerahkan kepada Direksi foto- foto yang dibuat oleh ahli foto yang berpengalaman. Foto - foto harus berwarna dan ditujukan sebagai laporan / pencatatan tentang pelaksanaan yaitu pada awal pertengahan dan akhir suatu bagian tertentu dari pekerjaan yang diperintahkan oleh Direksi.

Pada setiap tahap pengambilan gambar untuk tiap lokasi, pengambilan harus dari titik dan arah yang sama dan yang sudah ditentukan sebelumnya. Bilamana mungkin maka pada latar belakang supaya diusahakan adanya suatu tanda khusus (initial bangunan dan lokasinya) untuk memudahkan mengenalilokasi tersebut. Foto negatif / soft copy dan cetakannya tidak boleh diubah atau ditambah apapun.

Sebelum pengambilan gambar - gambar, maka harus dibuat rencana / denah yang menunjukkan lokasi, posisi dari kamera juga arah bidikan yang kemudian diserahkan kepada Direksi untuk disetujui.

Tiap foto berukuran 3R dan diberi catatan sebagai berikut:

- Nama Daerah Irigasi - Detail Kontrak

- Nama Bangunan atau Lokasi Ruas Saluran - Tanggal Pengambilan

- Tahap Pelaksanaan

Berita Acara Pembayaran dan Laporan Bulanan harus dilengkap i dengan suatu set pilihan foto-foto yang bersangkutan dengan periode te rsebut. Juga pada akhir pelaksanaan Kontrak, maka foto – foto harus dis erahkan kepada Direksi dalam album - album. Foto –foto ditempelkan dalam album secara beraturan menurut progres kemajuan pekerjaan dan lokasinya masing - masing. Tiap obyek harus lengkap tahapnya yakni 0

%, 50% dan 100% dan ditempelkan pada satu halaman.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau ta mbahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitung kan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga pe nawaran yang dikontrakkan.

1.3.6. Tansportasi Lapangan

Pengguna Jasa memerlukan fasilitas transportasi lapangan demi berjalannya kelancaran tugas direksi lapangan. Penyedia jasa harus mempersiap

(8)

kan fasilitas transportasi termasuk koperasi dan pemeliharaannya untuk dipinjamkan kepada Direksi selama masa kontrak. Fasilitas transportasi tersebu t terdiri 1 (satu) buah sepeda motor, dalam kondisi baik.

Penyedia Jasa akan mengatur sendiri kebutuhan transportasi lapangan / p royek yang akan diperlukan oleh Penyedia Jasa dalam kelancaran pelaksanaan p ekerjaan.

Tidak ada pembayaran khusus untuk pengadaan dan operasionil transpor tasi lapangan dan sudah termasuk dalam harga kontrak.

1.3.7. Peralatan dan Perlengkapan Proyek

Untuk menunjang kelancaran pekerjaan Direksi sebagai Pengguna Jasa maka diperlukan peralatan dan perlengkapan serta kantor Direksi. Penyed ia jasa menyediakan fasilitas tersebut atas biaya Penyedia Jasa, dan tidak ada pe mbayaran khusus untuk ini.

1.3.8. Lain-Lain

1.3.8.1. Asuransi

Semua kegiatan dan peralatan serta tenaga kerja yang terlibat dal am pelaksanaan paket pekerjaan ini sebaiknya diasuransikan pada Lem baga Asuransi yang bonafid yang sebelumnya mendapat persetujua n dari Direksi. Biaya yang diperlukan Penyedia Jasa dalam penyediaan a suransi ini dan segala resiko yang mungkin timbul harus sudah termasuk dalam harga kontrak yang dikontrakkan.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau ta mbahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitung kan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga pe nawaran yang dikontrakkan.

1.3.8.2. Standar

Semua bahan dan mutu pekerjaan harus mempergunakan dan ses uai dengan ketentuan – ketentuan dari Normalisasi Standar Indonesia da ri edisi / revisi terakhir atau standar internasional yang secara sub stantia l setara atau lebih tinggi dari standar nasional yang disyaratkan.

Semua bahan dan mutu pekerjaan yang tidak sepenuhnya dipe rinci disini atau dicakup oleh Standar Nasional haruslah bahan dan mu tu pekerjaan kelas utama. Direksi akan menetapkan apakah semua atau sebagian yang dipesan atau diantarkan untuk penggunaan dalam pe

(9)

kerjaan sesuai untuk pekerjaan tersebut, dan keputusan Direksi dalam ha l ini pasti dan menentukan.

Apabila ada perbedaan antara standar yang disyaratkandengan standar yang diajukan oleh Penyedia Jasa, maka Penyedia Jasa harus me njelaskan secara tertulis kepada Direksi Pekerjaan untuk mendapat perse tujuan, sekurang - kurangnya 28 hari sebelum Direksi Pekerjaan menetapkan setuju atau tidak terhadap pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Standar satuan ukuran yang dipergunakan pada dasarnya MKS, s edangkan penggunaan standar satuan lain dapat dipergunakan sepanjang hal tersebut tidak dapat dielakkan dan dapat dipertanggung jawabkan.

1.3.8.3. Bahan dan Perlengkapan Yang Harus Disediakan Oleh Penyedia Jasa

a. Umum

Penyedia Jasa harus menyediakan semua bahan dan perlengkapan yang d iperlukan untuk penyelesaian pekerjaan yang tercantum dalam kontrak, semua bahan dan perlengkapan yang merupakan bagian dari pekerjaan harus baru dan sesuai dengan standar yang diberikan dalam spesifikasi a tau standar dalam Spesifikasi Umum. Bila Penyedia Jasa dalam mengusulkan penyediaan bahan dan perlengkapan tidak sesuai dengan su atu standar seperti tersebut diatas, Penyedia Jasa harus segera memberitahukan kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuan tertulis dari Direksi.

b. Perlengkapan Konstruksi

Penyedia Jasa harus segera menyediakan semua perlengkapan konstruksi yang diperlukan dalam pelaksanaan dalam jumlah yang cukup. Apabila Direksi memandang belum sesuai dengan kontrak, maka Penyedia Jasa harus segera memenuhi kekurangannya, dalam penyediaan semua perlengkapan dan peralatan harus lengkap dengan spare partnya yang cukup dan memeliharanya agar pekerjaan dapat dikerjakan dengan lancar dan baik.

c. Bahan Pengganti

Penyedia Jasa harus mendatangkan bahan yang ditentukan, bila bahan tersebut tidak tersedia dipasaran maka dapat digunakan bahan pengganti dengan mendapat ijin tertulis dari Direksi. Harga satuan dalam volume pekerjaan tidak akan disesuaikan dengan adanya pertambahan harga antara bahan yang ditentukan dengan bahan pengganti.

(10)

d. Pemeriksaan Bahan dan Perlengkapan

Perlengkapan dan yang disediakan oleh Penyedia Jasa akan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan dalam kontrak pada salah satu atau lebih tepat ditentukan Direksi.

- Tempat produksi dan pembuatan - Tempat pengapalan

- Lapangan / Lokasi Proyek.

Penyedia Jasa supaya menyerahkan penjelasan yang menyangkut perlengkapan dan bahan kepada Pengguna Jasa sesuai yang dimintanya untuk tujuan pemeriksaan, tetapi tidak mengurangi tanggung jawab Penyedia Jasa untuk menyediakan perlengkapan dan bahan sesuai dengan Spesifikasi.

e. Spesifikasi, Brosur dan Data yang harus disediakan oleh Penyedia Jasa.

Penyedia Jasa supaya menyerahkan kepada Direksi tiga set spesifikasi yang lengkap, brosur dan data bahan dan perlengkapan untuk mendapat persetujuan, dan harus disediakan sesuai dengan kontrak dalam waktu 30 (tiga puluh) hari dari sejak penerimaan Surat Perintah Kerja. Persetujuan dari spesifikasi, brosur dan data bagaimanapun juga tidak meringankan Penyedia Jasa dari tanggung jawabnya dalam hubungannya dengan kontrak.

1.3.8.4. Pengukuran Untuk Pembayaran

Penyedia Jasa bersama - sama dengan Direksi dalam pemeriksaan settin g – out dan dalam melaksanakan pengukuran untuk mengetahui secara pa sti kemajuan pekerjaan yang diperlukan dalam proses pembayaran. Settin g out / pengukuran harus diperiksa dan disetujui oleh Direksi Pekerjaan.

Dalam pemasangan patok yang cukup, tiang, pinggir yang lurus, penyangga,cetakan profil dan lain – lain yang perlu untuk pemeriksaan s etting out dan pengukuran kemajuan pekerjaan harus sesuai dengan petun juk Direksi.

Semua biaya untuk bahan dan buruh untuk maksud tersebut diatas merupakan beban Penyedia Jasa karena tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

(11)

1.3.8.5. Pekerjaan Sementara a. Umum

Penyedia Jasa akan bertanggung jawab terhadap perencanaan, spe sifikasi, pelaksanaan dan berikut pemindahan semua pekerjaan sem entara untuk pelaksanaan pekerjaan sebaik - baiknya. Detail dari pek erjaan sementara dimana Penyedia Jasa bermaksud untuk melaksana kan pekerjaan dilapangan, pertama - tama diserahkan kepada Dir eksi untuk mendapat persetujuan sesuai dengan prosedur dalam Spes ifikasi Umum. Apabila Penyedia Jasa bermaksud mengajukan alternatif untuk pekerjaan sementara diluar daerah lapangan / kerj a seperti ditunjukkan pada gambar kerja, semua biaya yang dibutuhk an untuk melaksanakan pekerjaan termasuk pembebasan tanah, sewa tanah dan sebagainya, ditanggung oleh Penyedia Jasa dan semua bia ya yang mungkin timbul sudah termasuk pada uraian pekerjaan pada daftar volume pekerjaan yang dikontrakkan. Keterlambatan tidak ak an meringankan Penyedia Jasa terhadap tanggung jawab untuk mem enuhi ketentuan dalam Kontrak. Dalam hal tersebut tidak diberikan p erpanjangan waktu bila terjadi keterlambatan dan akan mendapat san ksi sesuai dengan peraturanyang diberlakukan.

b. Lapangan Kerja

Lapangan kerja seperti terlihat pada gambar kerja yang digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan, dijamin oleh Pengguna Jasa dan bebas dari biaya pembebasan tanah. Penyedia Jasa sedapat mungkin melaksanakan pekerjaan sementara pada tanah seperti pada gambar kerja atau seperti petunjuk Direksi. Penyedia Jasa hendaknya membatasi kegiatan peralatan dan anak buahnya pada tanah yang sudah diijinkan / disediakan, termasuk arah jalan masuk yang disetujui Direksi sehingga mengurangi kerusakan tanaman / pemilikan lahan dan kerusakan tanah. Bekas yang dilalui kendaraan supaya diperbaiki. Sebelum diterimanya pekerjaan oleh Pemberi Tugas tanah harus dikembalikan kekeadaan setidaknya seperti semula.

Penyedia Jasa bertanggung jawab langsung kepada Pemberi Tugas untuk semua kerusakan misalnya kerusakan tanaman atau tanah hasil galian baik milik Pemberi Tugas atau orang lain. Penyedia Jasa mengganti kerugian terhadap semua kehilangan dan tuntutan karena kerusakan tersebut akibat kelalaian Penyedia Jasa dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.

(12)

c. Pengalihan Sementara

Penyedia Jasa tidak diperbolehkan mengganggu sistim pengairan yang ada baik permanen atau semi permanen selama pelaksanaan pekerjaan. Direksi akan meminta Penyedia Jasa untuk mengerjakan pekerjaan pengalihan aliran sementara pada saluran irigasi yang ada sebelum melaksanakan pekerjaan saluran serta bangunan yang berhubungan. Penyedia Jasa supaya menyerahkan rencana pengalihan sementara untuk mendapatkan persetujuan Direksi. Setelah rencana itu disetujui / diubah atas petunjuk Direksi pelaksanaan pekerjaan pengalihan sementara harus sesuai dengan rencana yang telah disetujui.

Biaya untuk pembuatan rencana pengalihan sementara hanya untuk pekerjaan Bendung dan supaya dicantumkan dalam volume pekerjaan sesuai dengan kemajuan pekerjaan dan perintah Direksi yang akan dimasukkan kedalam butir / mata pembayaran pekerjaan Dewatering adalah Lump Sump (Ls) seperti yang telah termasuk dalam kontrak pekerjaan atau jika ditentukan lain oleh Direksi.

Sedangkan pengalihan sementara atau kistdam – kistdam pada pekerjaan jaringan / saluran irigasi dan pembuang tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.8.6. Kantor Penyedia Jasa, Gudang, Bengkel, Pemondokan Buruh, dsb.

Penyedia Jasa harus menyediakan, memelihara mengerjakan dan memindahkan bangunan sementara lainnya setelah selesai pekerjaan dan menjadi tanggung jawab sepenuhnya oleh Penyedia Jasa untuk menge mbalikan lokasi bangunan - bangunan sementara setidaknya seperti semu la sehingga tidak menimbulkan permasalahan lingkungan dan kenyama nan. Penyedia Jasa supaya menyerahkan rancangan tempat kerja dan bangunan sementara secara umum kepada Direksi untuk mendapat perse tujuan pada waktu yang ditetapkan. Pelaksanaan pekerjaan tidak boleh di mulai sebelum mendapat persetujuan Direksi.

Perkampungan staf Penyedia Jasa dan pemondokan buruh harus dilengka pi dengan semua pelayanan yang perlu seperti saluran pembuang, penerangan jalan, air bersih, MCK, gang, tempat parkir, pemagaran, ke sehatan, ruang masak, pencegahan kebakaran dan peralatan pencegahan api sesuai dengan batas yang ditentukan dalam kontrak. Penyedia Jasa su paya juga melengkapi keperluan air bersih dan penerangan yang cuku

(13)

p untuk kantor Penyedia Jasa, perkampungan stafnya, pemondokan buru h,bengkel dan tempat lainnya didaerah kerja.

Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebe lumnya oleh Penyedia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakkan.

1.3.8.7. Keamanan

Penyedia Jasa atas biaya Penyedia Jasa, harus bertanggung jawab terhadap segi keamanan dan menyerahkan tertib peraturan dan organisasi untuk mendapatkan persetujuan Direksi. Tidak ada pembayaran tambahan dalam hal ini semua biaya sudah termasuk dalam harga Kontrak.

Bersangkutan maupun Direksi. Sistim pengawasan keamanan harus dilaksanakan sesuai dengan program yang disetujui dan berpegang pada hokum / peraturan yang berlaku di Indonesia.

1.3.8.8. Penanganan Bahan - Bahan Mudah Terbakar

Penyedia Jasa hendaknya membuat peraturan untuk mengangkut dan menyimpan / mengendalikan bahan – bahan mudah terbakar seaman mungkin untuk melindungi masyarakat sesuai dengan hukum dan peraturan keamanan yang berlaku. Penyedia Jasa harus memiliki semua Surat Keterangan yang diperlukan, koordinasi dengan pejabat yang berwewenang, membayar semua biaya yang diperlukan untuk pemindahan / penyimpanan bahan - bahan mudah terbakar dari suatu tempat ketempat lainnya.

Penyedia Jasa supaya menyediakan dan memasang rambu tanda bahaya yang cukup dan memberikan peringatan kepada masyarakat mengenai bahaya yang mungkin timbul sehubungan dengan bahan -bahan mudah terbakar.

Tempat gudang bahan - bahan mudah terbakar harus disetujui oleh Direksi. Gasolin diatas tanah dan tangki gas minyak tanah tidak diperbolehkan diletakkan pada batas perkampungan atau lebih dekat 100m dari bangunan yang ada di lapangan.

1.3.8.9. Pencegahan Kebakaran

Penyedia Jasa harus melakukan pencegahan dan melindungi api yang terjadi pada atau sekitar lapangan kerja dan harus menyediakan segala yang diperlukan / peralatan pencegahan kebakaran yang cukup, untuk siap digunakan pada semua bangunan air dan bangunan gedung atau pekerjaan yang sedang dalam pelaksanaan, termasuk perkampungan

(14)

tempat tinggal, pemondokan buruh dan bangunan gedung lainnya.

Penyedia Jasa akan memelihara peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran yang dibutuhkan dalam keadaan baik sampai pekerjaan diterima oleh Pemberi Tugas.

Penyedia Jasa akan berusaha keras untuk memadamkan kebakaran yang terjadi dilapangan kerja, dalamhal ini Penyedia Jasa menyediakan perlengkapan yang mutlak diperlukan dan tenaga buruh yang dipekerjakan dilapangan termasuk peralatandan tenaga Sub-Penyedia Jasa.

1.3.8.10. Hari Kerja dan Jam Kerja

a. Hari kerja adalah hari kalender,Bulan adalah bulan kalender.

b. Dayworks adalah berbagai input pekerjaan yang pembayarannya tergantung kepada waktu untuk kegiatan Penyedia Jasa yang inputnya tergantung pada peralatan dan tenaga kerja, sebagai tambahan terhadap pembayaran yang terkait pada material dan bahan.

c. Hari-hari libur

Dalam pengaturan orang - orang yang dipekerjakannya, Penyedia Jas a harus menghormati perayaan resmi, hari - hari libur dan upacara ke agamaan atau lainnya sesuai dengan penetapan hari libur nasional ole h Menteri Agama dan yang ditentukano leh Pemerintah setempat. Pe nyedia Jasa harus membuat pengaturan khusus dengan persetujuan D ireksi Pekerjaan bila terjadi keadaan yang mendesak, sehingga rencan a kerja mengharuskan pekerjaan berlangsung terus selama perayaan a tau hari libur tersebut.

d. Pekerjaan malam hari atau hari Minggu

Pekerjaan permanen tidak diperbolehkan dilakukan pada malam hari , pada hari Minggu, atau hari libur resmi tanpa ijin tertulis dari Direk si Pekerjaan, kecuali:

1. Pekerjaan itu tidak dapat dihindari,

2. Mutlak perlu demi keamanan jiwa atau harta benda atau demi ke amanan pekerjaan,

3. Apabila ada ketentuan - ketentuan yang sebaliknya, tercantu m dalam Kontrak, atau

4. Sebagaimana yang selanjutnya ditetapkan disini.

Dalam hal demikian, Penyedia Jasa harus dengan segera memberitah u Direksi Pekerjaan, dengan ketentuan bahwa Pasal ini tidak berlaku untuk pekerjaan yang menurut kebiasaan dilakukan secara bergilir at au dengan penggiliran ganda.

(15)

1.3.8.11. Gangguan dan Keadaan Darurat

a. Selama berlangsungnya pekerjaan, Direksi sewaktu - waktu berwenang untukmemerintahkan secarater tulis:

1. Penyingkirkan bahan dari lapangan yang menurut Direksi tidak s esuai dengan pekerjaan/ Kontrak,

2. Penggantian bahan dengan bahan yang tepat dan sesuai,

3. Penyingkirkan dan pelaksanaan ulang suatu pekerjaan atau bagian dari padanya, yang bahan atau mutu pekerjaannya menurut pendapat Direksi Pekerjaan tidak sesuai dengan Kontrak, meskipun sebelumnya telah dilakukan pengujian, atau telah dilakukan pembayaran angsuran, untuk pekerjaan atau bagian pekerjaan tersebut.

Apabila dalam pengujian akhir membuktikan atau menunjukkan adanya kesalahan

b. Dalam hal terjadi kelalaian Penyedia Jasa dalam melaksanakan hal tersebut diatas, maka Pengguna Jasa berhak mempekerjakan orang lain untuk melaksanakan perintah tersebut. Semua pengeluaran sebagai konsekuensinya atau pertabahan biayanya harus ditanggung olehPenyediaJasa, dan Pemilik dapat menahan pembayaran uang yang menjadi hak Penyedia Jasa, sampai Penyedia Jasa membayar pengeluaran tersebut.

c. Perbaikan Mendesak

Apabila sebagai akibat dari kecelakaan, atau kegagalan, atau peristiw a lain yang timbul sehubungan dengan pekerjaan, atau bagian dari pe kerjaan, baik selama pelaksanaan pekerjaan maupun selama masa P emeliharaan, menurut pendapat Direksi Pekerjaan, segera diperluka n penanggulangan, atau pembuatan pekerjaan lain atau perbaikan yan g mendesak untuk pengamanan, dan Penyedia Jasa tidak sanggup ata u tidak bersedia dengan segera melaksanakan pekerjaan atau perbaik an tersebut, Pengguna Jasa dapat mempekerjakan atau membayar pih ak ketiga atau pekerja - pekerjanya sendiri. Apabila pekerjaan atau pe rbaikan itu seharusnya dilakukan oleh Penyedia Jasa dengan biaya Penyedia Jasa sendiri sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak, maka semua biaya dan ongkos yang wajar sebagaimana dikeluarkan ole h Pengguna Jasa dalam melakukan perbaikan tersebut, jika diminta, harus dibayar kembali oleh Penyedia Jasa kepada Pengguna Jasa, ata u dapat dipotong oleh Pemilik dari uang yang merupakan hak atau m enjadi hak Penyedia Jasa. Dengan ketentuan bahwa Direksi Pekerjaa n segera setelah terjadinya keadaan mendesak tersebut, dalam kesem

(16)

patan pertama memberitahukan perihal tersebut secara tertulis kepada Penyedia Jasa.

d. Tidak ada Tanggung Jawab Atas Resiko Khusus.

1) Penyedia Jasa tidak bertanggung - jawab atas akibat apapun yang timbul dari resiko khusus yang dirujuk dalam ayat Ayat b) P asal ini, baik dengan cara pembayaran ganti rugi atau cara lain, u ntuk atau mengenai:

- Kehancuran atau kerusakan pekerjaan, kecuali pekerjaan yang dinyatakan salah berdasarkan ketentuan Pasal sebelum nya (Pembersihan pekerjaan yang tidak baik dan bahan yang memenuh isyarat) sebelum terjadinya resiko khusus tersebut .

- Kehancuran atau kerusakan harta benda, baik milik Pemilik atau milik Pihak Ketiga, atau

- Cedera atau meninggalnya seseorang.

2) Resiko Khusus

- Perang, Perang terbatas ( baik perang yang dinyatakan ataupun tidak ), penyerbuan, tindakan musuh asing.

- Radiasi yang mengakibatkan ionisasi atau radioaktif dari bahan bakar nuklir, limbah nuklir atau komponen nuklir lain yang berbahaya.

- Gelombang tekanan yang disebabkan oleh pesawat terbang atau alat penerbangan yang bergerak dengan kecepatan suara atau diatas kecepatan suara.

- Keributan, kekacauan, huru - hara, kecuali yang semata – ma ta terjadi pada pekerja Penyedia Jasa atau sub - Penyedia Jas anya dan timbul sebagai akibat dari pelaksanaan pekerjaan.

- Pemberontakan, revolusi, kebangkitan atau perebutan kekuas aan militer atau perebutan kekuasaan atau perang saudara.

3) Kerusakan pekerjaan dan sebagainya karena resiko khusus apabila :

- Pekerjaan atau bahan atau barang lain yang diperuntukkan m enjadi bagian pekerjaan permanen, berada dilapangan atau di dekat lapangan atau dalam pengangkutan kelapangan, atau - Peralatan Penyedia Jasa yang dipergunakan dipekerjaan atau

penggunaannya bagi keperluan pekerjaan. Menderita kehancuran atau kerusakan disebabkan oleh resiko khusus te rsebut, maka Penyedia Jasa berhak memperoleh pembayaran sesuai Kontrak bagi pekerjaan permanen yang te lah dilaksanakan dengan benar, dan bagi bahan atau baran

(17)

g lain yang diperuntukkan menjadi bagian pekerjaan permanen yang hancur atau rusak karena penyebab tersebut, dan sejauh diwajibkan oleh Direksi Pekerjaan atau yang dipe rlukan untuk penyelesaian, berhak atas pembayaran untuk:

 Memperbaiki kehancuran atau kerusakan pekerjaan, dan

 Mengganti atau memperbaiki bahan atau peralatan Peny edia Jasa tersebut

Dan Direksi Pekerjaan harus menentukan suatu penambahan pada Harga Kontrak sesuai wewenang Direksi Pekerjaan menetapkan harga, yang dalam hal biaya penggantian peralat an Penyedia Jasa haruslah memperhatikan harga pasar yang pantas bagi peralatan konstruksi sebagaimana ditentukan ole h Direksi Pekerjaan, dan memberitahukan hal itu kepada Pen yedia Jasa dengan tembusan kepada Pengguna Jasa.

4) Proyektil, peluru, dan lain-lain.

Kehancuran, kerusakan, kecelakaan atau kehilangan jiwa yang di akibatkan oleh peledakan atau benturan dimanapun dan kapanpu n yang terjadi akibat ranjau, bom, meriam, granat, atau proyektil lain, peluru mesiu atau bahan peledakpeperangan,harus dianggap sebagai konsekuensi dari resiko khusus tersebut.

5) Biaya tambahan yang timbul karena resiko khusus Pengguna Jasa harus membayar kembali kepada Penyedia Jasa biaya pelaksanaan pekerjaan, yang ditimbulkan oleh atau sebagai konsekuensi dari resiko khusus, atau akibat yang bersangkut - paut dengan resiko khusus tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut :

- Secepat mungkin setelah Penyedia Jasa mengetahui adanya biaya tersebut, harus segera memberitahukan hal itu kepada Direksi Pekerjaan.

- Harus tetap tunduk kepada ketentuan berkenaan dengan pecah perang yang tercantum dalam ayat f) dibawah ini.

Maka setelah berkonsultasi dengan Pemilik dan Penyedia Jasa , Direksi Pekerjaan menentukan besarnya biaya yang harus ditam bahkan kepada Harga Kontrak, kecuali jika:

 Penyedia Jasa berhak memperoleh pembayaran berdasarkan ketentuan lain dalam Kontrak, dan atau

 Biaya tambahan yang diakibatkan oleh biaya pembangunan kembali pekerjaan yang dinyatakan salah berdasarkan ketentuan Pasal sebelumnya ( Pembersihan peke

(18)

rjaan yang tidak baik dan bahan yang tidak memenuhi syarat )

Direksi pekerjaan harus memberitahukan hasil perhitungan biaya tambahan tersebut kepada Penyedia Jasa dengan tembusan kepad a Pemilik.

6) Pecah Perang

Jika selama masa berlakunya Kontrak terjadi pecah perang, ba ik perang yang dinyatakan atau tidak, dibagian dunia manapun yang nyata – nyata berpengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan, baik secara financial atau lainnya, maka Penyedia Jasa harusteta pberusahasebaikmungkin untuk menyelesaikan pelaksanaan pe kerjaan, sampai Kontrak diputus berdasarkan ketentuandalamPa salini. Pemilik berhak memutus Kontrak sewaktu – waktu setelah pecahnya perang, dengan pemberitahuan secara tertulis kepada P enyedia Jasa. Begitu pemberitahuan secara tertulis tersebut diber ikan, maka Kontrak berakhir, kecuali mengenai hak kedua pihak berdasarkan Pasal ini dan mengenai berlakunya Syarat Kontrak p erihal Penyelesaian Perselisihan, namun tanpa menghilangkan ha k salah satu pihak, karena tidak dipenuhinya Syarat Kontrak yang dilakukan oleh pihak yang lain sebelumnya.

7) Penyingkiran peralatan pada waktu Kontrak diputus.

Jika Kontrak diputus sesuai dengan ketentuan ayat f ) di atas Pen yedia Jasa harus secepatnya menyingkirkan semua peralatanPen yedia Jasa dari lapangan dan harus memberikan fasilitas yang sama kepada sub - Penyedia Jasanya untuk melakukan hal tersebu t.

1.3.8.12. Lain-Lain

Pekerjaan dibawah ini merupakan pekerjaan yang menjadi kewajiban Penyedia Jasa untuk melaksanakan atau mengerjakan:

a. Papan Tanda Proyek

- Penyedia Jasaharus membuat, memasang dan memelihara minim al 2 (dua) papan tanda proyek. Papan tanda proyek harus menunju kkan dan memuat nama Pemilik Pekerjaan / Proyek dan nama Penyedia Jasanya, judul nama proyek disertai perkiraan jumlah hari pelaksanaan.

- Lokasi Pemasangan ditunjukkan oleh Direksi / Engineer Konsult an dalam jangka waktu 30 ( tiga – puluh ) hari sebelum mulai pel aksanaan pekerjaan. Jika pekerjaan telah selesai dan telah diserah

(19)

terimakan, maka papan nama proyek harus dicabut oleh Penyedi a Jasa.

b. Jamuan Tamu

Jamuan tamu yang meninjau atau memeriksa pekerjaan dalam batas yang wajar.

c. Semua pekerjaan yang telah disebutkan dalam spesifikasi, tetapi tidak termasuk dalam daftar harga satuan pekerjaan ( unit price ) dalam Daftar Kuantitas ( Bill of Quantities), maka harus dilaksanakan oleh Penyedia Jasa. Pembayaran pekerjaan hanya akan diberikan kepada jenis pekerjaan yang tercantum di dalam mata pembayaran seperti disebutkan didalam daftar harga satuan pekerjaan yang tercantum di dalam Daftar Kuantitas ( Bill of Quantities ) pekerjaan yang dikontrakkan.

d. Kontrolkualitas

Semua material baik tanah, agregat, semen, air dan campuran beton y ang akan dipergunakan dalam pekerjaan ini harus yang mempunya i kualitas yang baik. Untuk keperluan ini maka harus dilaksanakan pengujian - pengujian. Kegiatan pengujian bisa dilaksanakan di Bagi an Pengujian Dinas Pekerjaan Umum. Tidak ada mata pembayaran dan atau pembayaran khusus atau tambahan akibat dari kegiaatan ini dan segala resikonya sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Penyed ia Jasa yang sudah termasuk dalam harga penawaran yang dikontrakk an.

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan.. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Desa

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi Pekerjaan Pemeliharaan. Saluran Irigasi Jeto Desa