(Filled by HSE) No
Persiapan Pekerjaan :
Persiapan Dokumen Ijin Kerja , Alat berat , manpower , Area Delay Pekerjaan Permit , JSA, WMS , FRM , E-FRM
Membuat ijin kerja sesuai dengan jenis pekerjaannya ketika akan
melakukan Pekerjaan
Pastikan JSA, WMS, dan FRM sudah di buat sebelum pekerjaan di mulai dan di sosialisasikan saat TBM
Survey Lokasi kerja dahulu , Pastikan Area kerja bebas hambatan dan lokasi penempatan alat excavator siap digunakan
Alat berat mogok / rusak Excavator , Dump Truck
Memastikan operator / mekanik melakukan daily inspection pada excavator untuk memastikan alat dalam kondisi bagus untuk di gunakan.
Operator Excavator harus
seseorang yang kompeten/ terlatih dan memiliki izin operasi (SIO ), serta paham mengenai aturan keselamatan kerja dalam mengoperasikan excavator.
Amankan area sekitar Unloading dengan menggunakan hard barricade
Pemasangan safety sign ( rambu
tanda bahaya )
(Filled by HSE)
Pastikan ada seorang pekerja yang memberikan arahan/komando ketika excavator mulai melakukan Unloading agregat (Penyediaan personil flagman )
Open Ramp door menggunakan Crane Terjatuh dari ketinggian Crane, Shackle , Webbing
sling
Memastikan pekerja
menggunakan Full body harness yang di kaitkan di haindraill
Lakukan Tie Off 100%
Gunakan APD sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Pastikan Semua lifting gear sudah
di inspection
Memanstikan FBH yang di
gunakan sudah di tagging Pastikan pekerja berkompeten
dan sudah mendapatkan Training WAH
Ramp Door Tidak dapat dibuka karena
slingnya tersangkut Manlift, Tangga
Pengait harus dilepas secara manual dan perlu disediakan manlift jika ketinggiannya tidak terjangkau oleh tangga
Terjepit Crane, Shackle , Webbing
sling Hindari titik jepit
Gunakan APD sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Lakukan koordinasi dengan baik
(Filled by HSE)
Pandangan Terbatas Crane, Shackle , Webbing
sling
Menyediakan Signal man untuk memberikan petunjuk untuk area pandangan yang terbatas.
Tertimpa Material Crane, Shackle , Webbing
sling Membuat lifting plan jika
pengangkatan >20 ton Memastikan beban yang di angkat sesuai dengan kapasitas crane Memasang tag line dan barricade di lokasi pengangkatan Melakukan premob inspection
sebelum alat di gunakan Memastikan Operator memiliki SIO dan alat memiliki SILO Melakukan Awarness training
lifting dan Rigging
Sosialisasi WMS dan JSA oleh
Supervisor terkait
Crane Terguling Crane Memastikan outrigger crane
beroperasi dengan baik. Memastikan material yang
diangkat dan diangkut sesuai dengan kapasitas alat
Membuat lifting plan sebelum
pekerjaan di mulai
Memastikan tanah dalam keadaan yang padat dan kuat serta stabil Memastikan lifting device sudah di
inspection
Melakukan daily inspection crane Tentukan Center of gravity ( COG )
(Filled by HSE)
Terjepit Crane Hindari titik jepit
Lakukan koordinasi yang baik
antar pekerja
Gunakan APD ( Sarung tangan )
Unloading Material agregat dari Barge menggunakan
Excavator Tertabrak excavator Excavator Amankan area sekitar Unloading
dengan menggunakan hard barricade
Pembuatan dokumen traffic
management plan
Pemasangan safety sign ( rambu
tanda bahaya )
pemisahan jalur pejalan kaki
dengan alat berat
Pemasangan alarm mundur pada
alat Excavator
Pastikan tidak ada orang yang tidak berkepentingan masuk ke pembatas area barikade
Pemasangan Tombol Emergency
shut down pada excavator Pemasangan Kaca spion untuk
melihat arah belakang dan samping kanan -kiri area sekitar
Pastikan tidak ada orang di sekitar unit pada saat bergerak mundur dan bunyikan klakson sebelum bergerak.
(Filled by HSE)
Excavator Collaps , terguling Excavator
Operator Excavator harus
seseorang yang kompeten/ terlatih dan memiliki izin operasi (SIO ), serta paham mengenai aturan keselamatan kerja dalam mengoperasikan excavator.
Memastikan Tingkah laku operator aman, seperti tidak mengebut (ugal-ugalan), hati-hati ketika mundur atau saat pengendalian menekan pedal gas dan rem.
Pengawasan yang efektif oleh
supervisor terkait
Memastikan lingkungan kerja aman dan tanah sebagai tumpuan alat sudah di padatkan dan di rapikan
Gunakan Steel plate apabila landasan atau tanah dalam kondisi becek
Pengoperasian alat berat sesuai
prosedur keselamatan
Pekerja terkena jatuhan material yang
diangkat oleh Excavator Excavator Area penggalian di pasang hard
barricade dan pemasangan safety sign ( rambu tanda bahaya )
Semua pekerja yang terlibat
menggunakan APD Lengkap Failure of Heavy Equipment Excavator Memastikan Alat berat Memiliki
SILO yang masih valid dan ada hasil indpection oleh PJK3
Melakukan Daily checklist
inspection pada Excavator
(Filled by HSE)
Pekerja terjatuh atau terperosok ke laut Excavator
Penggunaan APD tambahan seperti Life Jacket untuk pekerjaan di area jetty
Pemasangan hard barricade dan
safety sign ( gunakan life jacket dan bahaya tenggelam ) di area unloading
Terdapatnya tumpahan oli / Bahan bakar Excavator Memastikan terdapatnya tempat
penampungan tumpahan oli
Penyediaan spill kit
Loading Material from Barge with Excavator to Dump Truck Dump Truck Terguling Dump Truck
Pembuatan WMS Unloading agregat oleh tim engineering dan disosialisasikan kepada pekerja yang terlibat
Memastikan Driver berkompeten dan memiliki Lisensi yang masih valid serta memiliki Simper dari PT FI
Semua pekerja yang terlibat
menggunakan APD Lengkap Memastikan beban / material
yang diangkut tidak melebihi kapasitas dari Dump Truck itu sendiri
Memastikan Driver telah mengikuti
training DDT
Failure of Machine Dump Truck Driver DT melakukan Daily
Checklist inspection
Dump truck Sudah dilakukan premob inspection dan memiliki STNK serta KIEUR
(Filled by HSE)
Bucke Excavator mengenai Dump Truck Dump Truck Jaga jarak dengan Excavator ,
Jangan terlalu dekat
Penyediaan personil Flagman Semua pekerja yang terlibat
menggunakan APD Lengkap
Terhirup Debu Dump Truck Penggunaan APD ( Masker N95 )
Material delivery to site storage Area Tertabrak Dump Truck Dump Truck Pembuatan dokumen traffic
management plan
Pemisahan jalur pejalan kaki
dengan kendaraan
Memastikan Driver DT tidak melampaui batas kecepatan mengendarai DT di dalam site / Tidak ugal-ugalan
Pemasangan safety sign ( batas
kecepatan berkendara ) Memastikan Driver telah mengikuti
training DDT
Unloading Material at Site Strorage Area Tertabrak Alat Berat ( Excavator ) Excavator, Dump Truck Amankan area sekitar Unloading dengan menggunakan hard barricade
Pembuatan dokumen traffic
management plan
Pemasangan safety sign ( rambu
tanda bahaya )
Pastikan tidak ada orang yang tidak berkepentingan masuk ke pembatas area barikade.
Pemasangan Kaca spion untuk
melihat arah belakang dan
(Filled by HSE)
samping kanan -kiri area sekitar Pastikan tidak ada orang di sekitar unit pada saat bergerak mundur dan bunyikan klakson sebelum bergerak.
Excavator Collaps , terguling Excavator
Operator Excavator harus
seseorang yang kompeten/ terlatih dan memiliki izin operasi (SIO ), serta paham mengenai aturan keselamatan kerja dalam mengoperasikan excavator.
Memastikan Tingkah laku operator aman, seperti tidak mengebut (ugal-ugalan), hati-hati ketika mundur atau saat pengendalian menekan pedal gas dan rem.
Pengawasan yang efektif oleh
supervisor terkait
Memastikan lingkungan kerja aman dan tanah sebagai tumpuan alat sudah di padatkan dan di rapikan
Gunakan Steel plate apabila landasan atau tanah dalam kondisi becek
Pengoperasian alat berat sesuai
prosedur keselamatan
Kegagalan DT saat penuangan material ke
site storage Dump Truck Lakukan Koordinasi yang baik
antar driver DT dengan Flagman Pastikan posisi dump sudah
kembali ke posisi awal setelah
(Filled by HSE)
penuangan material , sebelum dump truck berjalan kembali
Dump Truck Collaps Dump Truck
Memastikan lingkungan kerja aman dan tanah sebagai tumpuan DT sudah di padatkan dan di rapikan
Gunakan Steel plate apabila landasan atau tanah dalam kondisi becek
Close Ramp door menggunakan Crane
Terjatuh dari ketinggian Crane, Shackle , Webbing sling
Memastikan pekerja
menggunakan Full body harness yang di kaitkan di haindraill
Lakukan Tie Off 100%
Gunakan APD sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Pastikan Semua lifting gear sudah
di inspection
Memanstikan FBH yang di
gunakan sudah di tagging Pastikan pekerja berkompeten
dan sudah mendapatkan Training WAH
Terjepit Crane, Shackle , Webbing
sling Hindari titik jepit
Gunakan APD sesuai dengan jenis
pekerjaannya
(Filled by HSE)
Lakukan koordinasi dengan baik
Pandangan Terbatas Crane, Shackle , Webbing
sling
Menyediakan Signal man untuk memberikan petunjuk untuk area pandangan yang terbatas.
Tertimpa Material Crane, Shackle , Webbing
sling Membuat lifting plan jika
pengangkatan >20 ton Memastikan beban yang di angkat sesuai dengan kapasitas crane Memasang tag line dan barricade di lokasi pengangkatan Melakukan premob inspection
sebelum alat di gunakan Memastikan Operator memiliki SIO dan alat memiliki SILO Melakukan Awarness training
lifting dan Rigging
Sosialisasi WMS dan JSA oleh
Supervisor terkait
Crane Terguling Crane, Shackle , Webbing
sling Memastikan outrigger crane
beroperasi dengan baik. Memastikan material yang
diangkat dan diangkut sesuai dengan kapasitas alat
Membuat lifting plan sebelum
pekerjaan di mulai
Memastikan tanah dalam keadaan yang padat dan kuat serta stabil Memastikan lifting device sudah di
inspection
Melakukan daily inspection crane
(Filled by HSE)
Tentukan Center of gravity ( COG )
Terjepit Crane Hindari titik jepit
Lakukan koordinasi yang baik
antar pekerja
Gunakan APD ( Sarung tangan )
Penyelesaian pekerjaan :
Housekeeping Tersandung - Memastikan semua alat sudah di
kembalikan ke Gudang peralatan Terapkan langkah dengan hati hati Gunakan APD ( Helmet , kacamata safety , sepatu safety ) REVIEW / REVISI
Offloading Material Agregat saat Malam Hari ( NIGHT SHIFT
) Penerangan lokasi kerja yang tidak memadai. Lamp. Memastikan penerangan tersedia
dan memenuhi sesuai kebutuhan pada lokasi kerja.
Menempatkan portable lighting
dari beberapa sisi yang dibutuhkan.
Selama aktifitas berlangsung,
lighting di kontrol oleh Electritian team.
Pengawasan oleh supervisor
terkait selama aktifitas
berlangsung
(Filled by HSE)