Persiapan Pekerjaan : Preparation of work
Persiapan Dokumen Ijin Kerja
Prepare document Working permit Delay Pekerjaan
Delay of work
Permit , JSA, WMS , FRM Permit To Work, Job safety analysis, Work Method statement
-Membuat ijin kerja sesuai dengan jenis pekerjaannya ketika akan melakukan Pekerjaan Make and prepare a work permit according to the type of work
Pastikan JSA , WMS dan FRM sudah di buat dan di sosialisasikan sebelum pekerjaan dimulai.
Ensure Job safety analysis, Work Method statement have done make
Siapkan Permit Blue Stag sebelum memulai pekerjaan
Persiapan Area Kerja & Peralatan kerja Ergonomic ( Manual Handling ) Excavator , ST , Stamper, sump pump including pipe
Pekerjaan manual handling hanya dapat dilakukan apabila berat kurang dari 25 kg Manual handling work can only be done if the weight is less than 25 kg
Pengangkatan diatas 25 kg harus menggunakan alat bantu angkat
Lifting above 25 kg must use lifting tools
Tangan Tergores Gunakan APD ( Sarung tangan)
Use PPE (Gloves)
Hindari ujung material yang tajam
Avoid sharp edges of the material
Tergelincir , Tersandung Terapkan housekeeping yang baik pada area
kerja
Apply good housekeeping in the work area Hati - hati dalam setiap langkah
Be careful every step of the way
Hindari permukaan tanah yang licin
Avoid slippery ground
Menyingkirkan penghalang
Get rid of obstructions
Mesin peralatan rusak Stamper, sump pump including pipe, kabel power
Memastikan semua peralatan sudah dilakukan inspection dan telah dipasang tagging
inspection
Memastikan kabel power yang di gunakan
dalam keadaan bagus dan tidak ada kerusakan Pekerjaan Survey
Mobilisasi Alat Survey ke Lapangan Tertimpa dan terjepit alat kerja Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap
yang sesuai dengan pekerjaan
Pekerja harus kompeten dan berpengalaman
dibidangnya
Memastikan posisi pekerja aman
Pengawas mengontrol dan mengawasi pekerja
dilapangan selama pekeraan berlangsung Pastikan safety guard terpasang pada hand
tools
Pastikan alat yang digunakan sudah di inspeksi
sebelum digunakan
Tenaga paramedis dan peralatan P3K berada di
area kerja
Hujan dan tersambar petir Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Hentikan pekerjaan pada saat cuaca buruk atau
petir
Semua pekerja harus menjauh dari area kerja dan segera menuju tenda persinggahan
terdekat
Tersandung, tergelincir dan terjatuh Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Terapkan dan pertahankan housekeeping yang
baik pada area kerja
Gunakan APD (Sepatu safety, helm safety, sarung tangan, baju kerja lengan panjang) yang layak selama pekerjaan berlansung Setting Alat & Survey di lokasi titik yang akan
diukur Tertimpa dan terjepit alat kerja Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap
yang sesuai dengan pekerjaan
Pekerja harus kompeten dan berpengalaman
dibidangnya
Memastikan posisi pekerja aman
Pengawas mengontrol dan mengawasi pekerja
dilapangan selama pekeraan berlangsung Pastikan safety guard terpasang pada hand
tools
Pastikan alat yang digunakan sudah di inspeksi
sebelum digunakan
Tersandung, tergelincir dan terjatuh Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Terapkan dan pertahankan housekeeping yang
baik pada area kerja
Gunakan APD (Sepatu safety, helm safety, sarung tangan, baju kerja lengan panjang) yang layak selama pekerjaan berlansung
Memasang safety line di area kerja
Ergonomic Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Memastikan posisi tubuh sudah benar untuk
menghindari resiko ergonomic
Tertabrak kendaraan Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Pemasangan safety sign
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Teodolit, Rambu Ukur,
Triport Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP
Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Excavation menggunakan alat berat Excavator
Terkena swing Excavator atau Bucket Excavator Pemasangan safety sign dan barricade di lokasi
penggalian
Memastikan tersedianya Flagman di lokasi kerja Memastikan operator berkompeten dan
memiliki SIO yang masih valid
Pemisahan jalur pejalan kaki dengan alat berat (
Traffic Management Plan )
Failure of Heavy Equipment Excavator Memastikan Alat berat Memiliki SILO yang
masih valid dan ada hasil indpection oleh PJK3 Melakukan Daily checklist inspection pada
Excavator
Alat berat Terguling / terperosok Excavator Memastikan kondisi tanah dalam keadaan stabil
dan padat
Lakukan koordinasi yang baik antara operator
dan flagman
Pengawasan selama pekerjaan oleh supervisor
terkait
Sosialisasi WMS dan JSA sebelum di mulai
pekerjaan
Melakukan Daily Tool Box Meeting sebelum
pekerjaan di mulai
Tanah galian Collaps / Runtuh Excavator Pemasangan shoring pada dinding galian untuk
mencegah terjadinya Longsor
Kondisi Galian di bikin Sloop
Pastikan semua area galian di buatkan akses
keluar masuk untuk pekerja
Pemasangan Hard Barricade pada area Galian Memastikan Aktual pekerjaan di lapangan
sesuai dengan Work Methode
Menggaruk Jalur Kabel atau pipa
Existing di area site Excavator Meminta drawing jalur kabel atau pipa Existing untuk mempermudah dalam identifikasinya Memberi tanda pada jalur Kabel /pipa existing
selama pekerjaan berlangsung
Standby flagman saat pekerjaan berlangsung dan lakukan komunikasi yang baik antara operator dan flagman
Pengawasan oleh Supervisor terkait Terdapatnya tumpahan oli / Bahan
bakar Excavator Memastikan terdapatnya tempat penampungan
tumpahan oli
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Excavator Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan
Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pekerjaan excavation menggunakan alat manual Menggaruk Jalur Kabel atau pipa
Existing di area site Sekop dan cangkul Meminta drawing jalur kabel atau pipa Existing untuk mempermudah dalam identifikasinya Memberi tanda pada jalur Kabel /pipa existing
selama pekerjaan berlangsung
Ergonomic Sekop dan cangkul Memastikan posisi tubuh sudah benar untuk
menghindari resiko ergonomic
Terkena alat manual galian Sekop dan cangkul Memastikan kondisi alat tidak rusak dan tidak
dimodifikasi
Lampu penerangan (+ shift
malam) Memastikan penarangan cukup untuk
melakukan pekerjaan
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Sekop dan cangkul Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pekerjaan Compaction / pemadatan
menggunakan Stamper Kaki terkena stamper saat aktifitas Stamper Inspection stamper sebelum di gunakan dan
lakukan maintenance rutin
Tidak menempatkan kaki pada area dekat titik
stamper / Memastikan untuk jaga jarak dengan
stamper
Pergunakan alat stamper berdasarkan petunjuk
dari manufacturing
Pekerja yang melakukan aktifitas berkompeten
dibidangnya
Training untuk operator stamper
Focus dalam bekerja
Gunakan APD lengkap sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Pastikan menggunakan alat bantu tali tambang
untuk menariknya
Paparan getaran yang berlebihan yang bisa menyebabkan kerusakan pada sendi dan tulang & gangguan peredaran darah dan saraf
Stamper Pengaturan jam kerja( 8 jam perhari ) terkait tindakan prevention akibat paparan Getaran
Lakukan Jam istirahat minimal setiap 30 menit setelah melakukan pekerjaan dengan stamper Terkena paparan kebisingan yang bisa
menyebabkan gangguan fungsi
pendengaran Stamper Penggunaan Ear plug saat mengoperasikan
stamper
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Stamper Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pekerjaan Compaction / pemadatan
menggunakan Alat Berat Vibro Pekerja terlindas alat berat Vibro Vibro Memastikan terdapatnya personil Flagman dilengkapi bendera flagman untuk mengatur
pergerakan alat
Memastikan spion pada alat berat terpasang
dengan baik
Pemasangan barricade di lokasi kerja
Pemasangan safety sign
Pemisahan jalur pejalan kaki dengan alat berat Pengawasan dari supervisor terkait Operator berkompeten dan memiliki SIO yang
masih valid
Periksa sekitar area kerja, terutama
kemungkinan adanya pekerja lain atau alat berat lain dan bunyikan klakson sebagai tanda alat akan bergerak
Kerusakan Pada alat berat Vibro Operator melakukan daily Checklist alat berat
Melakukan Maintenance rutin pada alat berat Memastikan alat berat memiliki SILO dan report inspection dari 3rdparty yang masih valid Memastikan alat berat telah di lakukan pre mob
inspection
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Vibro Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP
Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pemotongan besi menggunakan Bar Cutting Tangan Terjepit Bar Cutting Pastikan operator adalah orang yang
berkompeten dan ahli di bidangnya Memastikan operator telah mendapatkan
training cara pengoperasion bar cutting
Hindari titik jepit
Gunakan APD ( sarung tangan)
Pastikan tidak ada baju / material yang menggantung yang berpotensi tersangkut ke
alat
Pemasangan safety sign dan WI pengoperasian Bar Cutting di area fabrikasi besi Jaga jarak aman dengan alat bar cutting Hanya operator yang sudah di training yang
boleh mengoperasikan alat bar cutting
Tangan tergores Bar Cutting Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja
Hindari memegang ujung material yang tajam
Failure of mesin Bar Cutting Memastikan Bar cutting sudah di lakukan
inspection dan terdapatnya tagging inspection
Maintenance secara rutin
Pembentukan besi menggunakan Bar bending Tangan Terjepit Bar Bending Pastikan operator adalah orang yang
berkompeten dan ahli di bidangnya Memastikan operator telah mendapatkan
training cara pengoperasion bar bending
Hindari titik jepit
Gunakan APD ( sarung tangan)
Pastikan tidak ada baju / material yang menggantung yang berpotensi tersangkut ke
alat
Pemasangan safety sign dan WI pengoperasian Bar bending di area fabrikasi besi Hanya operator yang sudah di training yang
boleh mengoperasikan alat bar bending
Tangan tergores Bar Bending Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja Hindari memegang ujung material yang tajam
Failure of mesin Bar Bending Memastikan Bar bending sudah di lakukan
inspection dan terdapatnya tagging inspection
Maintenance secara rutin
Moving material dari fabrikasi besi ke area yang
akan di install besi Tangan tergores Dump Truck Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja
Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan pada saat manual handling tidak
memegang ujung besi
Sosialisasi JSA ke pekerja
Lakukan Koordinasi yang baik antar pekerja
Tergelincir , Tersandung Terapkan dan pertahanan housekeeping yang
baik pada area kerja
Hati - hati dalam setiap langkah Material Rebar terjatuh dari Dump truck Dump Truck, Rebar Memastikan Dump truck yang di gunakan telah
di inspection
Memastikan terdapatnya Protection pada ujung material rebar ketika rebar di angkut ke Dump truck dan Pasang Safety sign
Gunakan Dump truck yang sesuai dengan
Panjang rebar
Terdapatnya Flagman untuk mengatur
pergerakan dump truck
Memastikan driver dump truck memiliki SIM
yang masih valid dan telah mengikuti Training Pengoperasian dump truck tidak boleh melebihi
kecepatan 15 km/ jam
Install / pemasangan Besi Tangan tergores Gegep ( alat install besi ) Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan pada saat install besi tidak memegang
ujung besi yang tajam
Sosialisasi JSA ke pekerja
Lakukan Koordinasi yang baik antar pekerja
Tangan Terjepit Gegep ( alat install besi ) Hindari titik jepit
Gunakan APD lengkap ( sarung tangan )
Tertusuk ujung besi Memastikan semua ujung besi telah di pasang
protection / Reba cap
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Gegep ( alat install besi ) Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pekerjaan Bekisting / Formwork Tangan tergores Hammer, Gergaji Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja Hindari memegang ujung material yang tajam
Lakukan koordinasi yang bai antar pekerja
Sosialisasi JSA dan WMS
Tangan Terjepit Hammer, Gergaji Hindari Titik jepit
Focus ketika melakukan pekerjaan Pastikan orang melakukan pekerjaan adalah
orang yang berkompeten dan ahli di bidangnya
Tertimpa material Formwork saat di angkat dengan menggunakan alat
Forklift Forklift Lakukan Koordinasi yang baik dengan operator
Forklift
Pastikan semua webbing sling yang di gunakan sudah di inspection dan tidak ada kerusakan HE Forklift sudah dilakukan daily check list
inspection
Operator Forklift berkompeten dan ahli di
bidangnya
Tertabrak HE Forklift Forklift Pengawasan oleh supervisor terkait
Pastikan tidak ada pekerja yang berada di area
pergerakan forklift
Ergonomic Hammer, Gergaji Pastikan posisi badan sudah sesuai pada saat
melakukan pekerjaan
Pastikan tidak ada pekerja lain yang berada di
depan pada saat melakukan pemotongan
material dengan gergaji
Lakukan istirahat yang cukup apabila kelelahan
Terhirup debu Hammer, Gergaji Gunakan masker pada saat melakukan
pekerjaan
Penyiraman debu di lakukan secara rutin untuk mengurangi debu yang berterbangan Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Hammer, Gergaji Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap
yang sesuai dengan pekerjaan
Memastikan posisi pekerja aman
Install Anchor Bolt
Tangan terjepit Hindari Titik jepit
Focus ketika melakukan pekerjaan Pastikan orang melakukan pekerjaan adalah
orang yang berkompeten dan ahli di bidangnya
Tangan tergores Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Pastikan Tidak menggulung lengan baju kerja Hindari memegang ujung material yang tajam Lakukan koordinasi yang baik antar pekerja
Sosialisasi JSA dan WMS
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP
Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Tack weld Anchor Bolt Kebakaran Trafo Las , Stang Las Memastikan Ijin Kerja Hot Work sudah di buat
dan sudah di syahkan
Memastikan mesin las sudah dipasang
grounding dengan semestinya.
Menjauhkan semua barang – barang atau material yang mudah terbakar dilokasi kerja (pada jarak minimum 10 meter
Stand by alat pemadam api, harus ada di lokasi kerja, dengan sertifikat yang berlaku dan tanda pemeriksaan bulanan
Sebelum memulai kegiatan semua peralatan
listrik harus diperiksa terlebih dahulu Jangan gunakan plastic terpal atau kanvas
terpal untuk melindungi pekerjaan panas. Pastikan yg melakukan aktifitas adalah orang
yang berkompeten dan ahli di bidangnya ( Memiliki sertifikat )
Standby personil Fire Watacher di lokasi kerja Electrical Shock Trafo Las , Stang Las Memastikan Semua kabel harus disusun
dengan benar
Pastikan kabel tidak dalam genangan air di
lokasi kerja.
Memastikan Welder jangan pernah menggulung kabel disekitar tubuhnya pada saat melakukan pengelasan
Memastikan Kabel clamp untuk massa harus ditempatkan didekat pengelasan. Pastikan Pegangan electrode harus dilengkapi
dengan isolasi yang kuat.
Memastikan semua panel terdapat LCB & ELCB Terkena uap asap Pengelasan Trafo Las , Stang Las Atur kegiatan dan ambil istirahat untuk welder
jika diperlukan.
Memastikan welder menggunakan masker Iritasi pada mata Trafo Las , Stang Las Pastikan di area kerja tersedia eye wash
Stand by medic and emergency response team at work location including transportation system/Stand by medis dan tim untuk keadaan darurat di lokasi kerja.
Memastikan pekerja menggunakan APD lengkap ( Sesuai dengan jenis pekerjaannya) Memastikan kaca pada welding shield sudah
sesuai dengan peruntukannya
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Trafo Las , Stang Las Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pouring Concrete Ergonomic Carmix Pastikan posisi badan sudah sesuai pada saat
melakukan pekerjaan
Lakukan istirahat yang cukup apabila kelelahan Pekerjaan manual handling hanya dapat
dilakukan apabila berat kurang dari 25 kg Pengangkatan diatas 25 kg harus menggunakan
alat bantu angkat
Tersandung Carmix Terapkan dan pertahankan housekeeping yang
baik pada area kerja
Hati - hati dalam setiap langkah
Menyingkirkan penghalang
Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Terkena percikan beton Carmix Pastikan pekerja menggunakan Kacamata
safety
Baju Masuk ke dalam Carmix Carmix Jaga jarak aman dengan Carmix
Pastikan tidak ada baju / material yang
menggantung yang berpotensi tersangkut mixer
Tangan Tegores Carmix Gunakan APD lengkap sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Failure of machine Carmix Memastikan Carmix sudah di lakukan
inspection terlebih dahulu sebelum di gunakan Memastikan operator carmix berkompeten dan
sudah di lakukan training
Melakukan Maintenance rutin BBM / Oli tumpah ke tanah Carmix Memastikan semua mesin dalam kondisi yang
baik
Mesin terdapatnya tagging inspection Menyediakan secondary contaiment / spill kit di area tersebut apabila ada tumpahan Memastikan mesin memiliki protection /
pelindung
Tertabrak Concrete Mixer Carmix Menjaga jarak dari concrete mixer
Pastikan posisi pekerja tidak berada di area
blank spot
Pastikan standby Supervisor di lokasi kerja Pemisahan Jalur pejalan kaki dengan alat berat
Terhirup debu Carmix Gunakan Masker N95 saat proses penuangan
semen ke carmix
Iritasi pada kulit ,Carmix Gunakan sarung tangan safety yang sesuai
dengan jenis pekerjaannya
Gunakan coverall lengan Panjang agar tidak
mengenai kulit
Sebelum pekerjaan , pastikan pekerja telah di
sosialisasikan terkait MSDS semen
Terkena bucket Carmix Carmix Gunakan APD lengkap
Lakukan koordinasi yang baik dengan operator
Carmix
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Carmix Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP
Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Pouring Concrete dengan Bantuan Excavator Ergonomic Carmix , Excavator Pastikan posisi badan sudah sesuai pada saat
melakukan pekerjaan
Lakukan istirahat yang cukup apabila kelelahan Pekerjaan manual handling hanya dapat
dilakukan apabila berat kurang dari 25 kg Pengangkatan diatas 25 kg harus menggunakan
alat bantu angkat
Tersandung Carmix , Excavator Terapkan dan pertahankan housekeeping yang
baik pada area kerja
Hati - hati dalam setiap langkah
Menyingkirkan penghalang
Penggunaan APD sesuai dengan jenis
pekerjaanya
Terkena percikan beton Carmix , Excavator Pastikan pekerja menggunakan Kacamata
safety
Baju Masuk ke dalam Carmix Carmix , Excavator Jaga jarak aman dengan Carmix dan Excavator
Pastikan tidak ada baju / material yang
menggantung yang berpotensi tersangkut mixer Tangan Tegores Carmix , Excavator Gunakan APD lengkap sesuai dengan jenis
pekerjaannya
Failure of machine Carmix , Excavator Memastikan Carmix dan Excavator sudah di lakukan inspection terlebih dahulu sebelum di gunakan
Memastikan operator Carmix dan Excavator
berkompeten dan sudah di lakukan training
Melakukan Maintenance rutin
BBM / Oli tumpah ke tanah Carmix , Excavator Memastikan semua mesin dalam kondisi yang
baik
Mesin terdapatnya tagging inspection Menyediakan secondary contaiment / spill kit di area tersebut apabila ada tumpahan Memastikan mesin memiliki protection /
pelindung
Tertabrak Concrete Mixer dan excavator Carmix , Excavator Menjaga jarak dari concrete mixer Pastikan posisi pekerja tidak berada di area
blank spot
Pastikan standby Supervisor di lokasi kerja Pemisahan Jalur pejalan kaki dengan alat berat
Terhirup debu Carmix , Excavator Gunakan Masker N95 saat proses penuangan
semen ke carmix
Iritasi pada kulit Carmix , Excavator Gunakan sarung tangan safety yang sesuai
dengan jenis pekerjaannya
Gunakan coverall lengan Panjang agar tidak
mengenai kulit
Sebelum pekerjaan , pastikan pekerja telah di
sosialisasikan terkait MSDS semen
Terkena bucket Excavator Carmix , Excavator Gunakan APD lengkap
Lakukan koordinasi yang baik dengan operator
Carmix
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Carmix , Excavator Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Proses Finishing Ergonomic Pastikan posisi badan sudah sesuai pada saat
melakukan pekerjaan
Pekerjaan manual handling hanya dapat
dilakukan apabila berat kurang dari 25 kg
Fatique Lakukan istirahat yang cukup apabila kelelahan
Pekerjaan Curing Terhirup debu Selang air Gunakan Masker N95 saat proses curing
Ergonomic Pastikan posisi badan sudah sesuai pada saat
melakukan pekerjaan untuk menghindari Resiko
ergonomic
Dehidrasi Penyediaan akomodasi air minum dan konsumsi
Penyediaan tempat istirahat pekerja Pemakaian helm, sepatu safety, kacamata
safety, dan baju kerja berbahan katun (mudah menyerap keringat)
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Selang air Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Pekerjaan Grouting Terhirup bau material Grouting Sikagrout Memastikan pekerja menggunakan Masker
Single catride yang sesuai dengan Matrix APD Limbah bungkus material grouting Memastikan sisa-sisa tempat material Grouting
yang telah di gunakan di simpan ke gudang limbah B3
Iritasi pada kulit Memastikan pekerja menggunakan Sarung
tangan saat proses pekerjaan
Gunakan coverall lengan Panjang agar tidak
mengenai kulit
Sebelum pekerjaan , pastikan pekerja telah di
sosialisasikan terkait MSDS Sikagrout
Bahaya Induksi dari Wilayah Sekitar Sikagrout Melakukan Koordinasi dengan PIC PJP Menentukan/ mengikuti jarak aman kerja dari
power lines (-+ 6 m)
Menempatkan hard barricade sebagai
pembatas jarak aman
Tidak melewati area kerja yang telah di tentukan Aktivitas hanya dapat dilakukan personal yagn
telah mendapatkan sosialisasi untuk bekerja
pada area switchyard
Pengunaan APD sesuai potensi bahaya (Gloves
dll)
Penyelesaian pekerjaan
Housekeeping Tersandung - Memastikan semua alat sudah di kembalikan ke
Gudang peralatan
Terapkan langkah dengan hati hati Gunakan APD ( Helmet , kacamata safety ,
sepatu safety )
REVIEW / REVISI