• Tidak ada hasil yang ditemukan

Urutan Sistem Kerja Sawmill

N/A
N/A
D-IV SKL Nestin pasa pradina

Academic year: 2024

Membagikan "Urutan Sistem Kerja Sawmill"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SAMWILL PADA PABRIK PENGOLAHAN KAYU

Motor

penggerak mesin

penghisap

Motor penggerak papan derek

Motor penggerak gergaji

Mesin penghisap

gergaji

Benda kerja

Papan derek

Limit switch

(2)

Urutan system kerja sawmill.

1. Ketika motor 1 dan motor 2 beroprasi motor 3 belum bekerja.

2. Motor 2 beroprasi secara star dulu kemudian ke delta, setelah motor 2 beroprasi secara delta maka motor 3 beroprasi. Jadi motor 3 beroprasi Ketika motor 2 telah beroprasi secara penuh (dalam keadaan delta).

3. Motor 3 beroprasi secara Forward dimana papan derek bekerja secara maju.

4. Ketika papan derek maju membawa benda kerja maka mesin gergaji membelah kayu.

5. Setelah kayu selesai pengerjaanya, maka papan derek menyentuh Ls yang berada pada penghujung papan kerja.

6. Sehingga Ketika papan derek menyentuh Ls1 maka motor 2 sebagai gergaji motor 3 sebagai mesin derek berhenti atau mati dalam keadaan tidak bekerja.

7. Setelah motor 2 dan motor berhenti beroprasi. Motor 1 masih bekerja dengan menghisap sisa sisa kotoran dari penggergajian kayu. Setelah 5 detik Motor 1 akan mati.

8. Setelah motor 1 mati motor 3 kembali beroprasi secara Reverse atau berjalan secara mundur.

9. Motor 3 berjalan mundur untuk Kembali dalam keadaan semula/awal. Ketika papan

derek telah sampai pada ujung maka papan derek menyentuh Ls2 yang dapat

memberhentikan motor 3

(3)

Perancangan

1. Rangkaian daya

Rangkaian daya motor 1 (penghisap)

(4)

• Rangkaian daya motor 2 (gergaji

)

(5)

• Rangkaian Daya motor 3 (mesin derek).

(6)

RANGKAIAN DAYA SAMWILL PADA PABRIK

PENGOLAHAN KAYU

(7)

RANGKAIAN KONTROL

(8)

1. Me on-kan MCB

2. Motor 1 (penghisap)

• Ketika push button start ditekan maka kontak bantu NO 13-14 kontaktor motor 1 close

• Tegangan menyuplay motor 1 melewati kontak bantu KR 21-22 3.

3. Motor 2 (gergaji)

• Ketika push button start ditekan maka motor 2pun juga ikut bekerja.

• Dengan prinsip kerja motor bekerja secara delta maka kontaktor bekerja secara star dahulu kemudian secara delta dengan kontak timer.

• Jadi tegangan menyuplay kontak utama pada motor 2 dan menyuplay kontaktor star.

• Kemudian Ketika waktu yang telah ditentukan habis maka motor 2 berubah menjadi delta.

4. Motor 4 (papan derek)

• Ketika motor 2 telah berubah menjadi penyambungan delta maka kontak bantu delta 13-14 akan menutup sehingga tegangan dapat menyuplay kontaktor Forward. Sehingga papan derek berjalan maju.

5. Ketika papan derek menyentuh Ls 1 maka Ls1 memutus arus listrik yang menuju kontaktor utama Star-Delta sehingga motor 2 mati.

6. Secara bersamaan Ls 1 juga memutus arus listrik yang menuju kontaktor Forward sehingga motor 3 mati. 7.

Secara bersamaan Ls1 juga menutup kontak timer pada kontaktor motor 1.

8. Sesuai waktu yang ditentukan kontaktor motor 1 akan terputus dan motor 1 akan mati.

9. Sesuai waktu yang ditentukan kontak timer akan close dan tegangan akan menyuplai kotaktor reverse.

Kemudian motor 2 akan beroprasi secara reverse.

10. Ketika Ls 2 tersentuh oleh papan derek maka kontak Ls2 akan membuka dan memutus arus listrik yang menyuplai kontaktor reverse

Referensi

Dokumen terkait

Sistem Informasi Kerja Praktik yang telah dibangun mempermudah civitas akademika (admin, dosen, bapendik, komisi, mahasiswa) dalam melakukan pengolahan kerja praktik

Perancang harus melampirkan dokumen tambahan yang dianggap perlu, misalnya karakteristik unjuk kerja (performace characteristic) untuk menjelaskan peralatan dan/atau bagian

Proses transformasi dalam sistem produksi dapat didefinisikan sebagai integrasi sekuensial dari tenaga kerja, material, informasi, metode kerja, dan mesin atau peralatan, dalam

1. Selama periode audit penilikan ke-3 bulan Maret 2020 s.d. Maret 2021 SRI UNTUNG SAWMILL menerima bahan baku kayu bulat sebanyak 10.001 batang dengan volume sebesar 6085,98 m 3

35 BAB III SISTEM KERJA MESIN BLOWER DAN ROTARY PADA PENGOLAHAN PRODUK KAYU MANIS PT CASSIA CO-OP SUNGAI PENUH – JAMBI - INDONESIA 3.1 DEFENISI BLOWER Blower adalah pompa udara

“SISTEM KERJA BLENDING PADA PENGOLAHAN KULIT KAYU MANIS” PT.CASSIA CO-OP KERINCI, JAMBI OLEH : INDRA PURNAMA 3204181215 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK

Usaha pengolahan ubi kayu di Kota Payakumbuh telah dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 268 orang tenaga kerja Banyaknya tenaga kerja yang terserap pada usaha pengolahan ubi kayu di

Dokumen ini berisi soal-soal yang berkaitan dengan bilangan dan urutan