• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Penanganan Keluhan di Puskesmas Ketawang

N/A
N/A
Ria Wijayanti

Academic year: 2024

Membagikan "Standar Penanganan Keluhan di Puskesmas Ketawang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1. ADMEN

a. Manajemen Umum Judul

Indikator

Penanganan Keluhan Dasar

Pemikiran

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 24 tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Secara Nasional

Dimensi Mutu Efisien, Efektif, Kualitas Sumber Daya Manusia

Tujuan

Menciptakan kenyamanan dan kepuasan pasien atau keluarganya atas permasalahan yang mereka hadapi selama menjalani pelayanan kesehatan di Puskesmas

Definisi Operasional

Penanganan keluhan adalah Upaya pembahasan dan

penyampaian tindak lanjut dari tanggapan yang di peroleh dari hasil pelayanan yang di berikan baik dalam bentuk masukan untuk perbaikan maupun bentuk keluhan terhadap pelayanan yang di perolah.

Jenis Indikator Out put / Hasil Satuan

Pengukuran

Skala Numerator

(pembilang)

Jumlah Keluhan yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Ketawang dan sudah tertangani

Denominator (penyebut)

Jumlah Keluhan yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Ketawang baik yang sudah di tangani maupun belum di tangani

Target Pencapaian

12 Keluhan dalam 1 tahun Kriteria: Kriteria inklusi :

Kriteria eksklusi :

Formula Dilakukan monitoring terhadap keluhan yang masuk setiap hari, di lakukan Analisa dan tindak lanjut yang akan di laksanakan untuk menangani keluhan tersebut

Desain Pengumpulan Data

Keluhan di dapatkan dari media yang telah di Kelola oleh tim penanganan keluhan

Sumber Data Media keluhan Instrumen

Pengambilan Data

Penyampaian langsung kepada petugas atau melalui surat, kuesioner, media sosial dan link pengaduan

Besar Sampel Jumlah keluhan yang masuk

(2)

Frekuensi Pengumpulan Data

Bulanan

Periode Pelaporan Data

Tribulan Periode

Analisis Data

Tribulan

Penyajian Data

Tabel  Grafik batang atau grafik garis Penanggung

Jawab

KTU / Koordinator Tim Penanganan Keluhan & Peningkatan Kepuasan Masyarakat

b. Manajemen Sarana dan Prasarana Judul

Indikator

Perbaikan dan pemeliharaan peralatan medis dan non medis Dasar

Pemikiran

PMK 43 tahun 2019 tentang Puskesmas Dimensi Mutu Efisien, Efektif, Kualitas sumber daya manusia

Tujuan Melakukan pemeliharaan peralatan medis dan non medis Definisi Operasional Perbaikan dan pemeliharaan peralatan medis dan non

medis terjadwal dan sudah dilakukan yang dibuktikan dengan adanya jadwal dan bukti pelaksanaan

Jenis Indikator Out put / Hasil Satuan

Pengukuran

Skala Numerator

(pembilang)

Peralatan medis dan non medis yang sudah memiliki jadwal perbaikan dan pemeliharaan

Denominator (penyebut)

Seluruh jadwal perbaikan dan pemeliharaan yang harus dibuat untuk seluruh peralatan medis dan non medis Target

Pencapaian

10

Kriteria: Kriteria inklusi : semua peralatan medis dan non medis yang ada di Puskesmas Ketawang

Kriteria ekskulisi : alat kesahatan yang rusak Formula Ada jadwal pemeliharaan dan dilakukan

pemeliharaan. Ada bukti pelaksanaan.

Desain Pengumpulan Data

Mengumpulkan data rekapan setiap bulan

Sumber Data PKP dan ASPAK Instrumen

Pengambilan Data

Cek list perawatan

(3)

Besar Sampel Semua alkes di puskesmas Frekuensi

Pengumpulan Data

Bulanan

Periode Pelaporan Data

Bulanan Periode

Analisis Data

Bulanan Penyajian Data

Tabel Penanggung

Jawab

KTU / PJ Sarpras

c. Manajemen Keuangan Judul

Indikator

Data keuangan dan laporan pertanggung jawaban Dasar

Pemikiran

Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2024

Dimensi Mutu Efisien, Efektif, Kualitas sumber daya manusia

Tujuan Pengelolaan keuangan yang dikelola dengan baik akan berdampak baik pada hasil kegiatan operasional puskesmas secara keseluruhan

Definisi Operasional Pengelolaan keuangan adalah cara untuk menilai sistem pengelolaan suatu kegiatan dengan menggunakan instrumen

Jenis Indikator Out put / Hasil Satuan

Pengukuran

Persentase Numerator

(pembilang)

Jumlah hari keterlambatan penyampaian semua laporan keuangan puskesmas

Denominator (penyebut)

Jumlah hari penyelesaian semua laporan keuangan puskesmas yang di laporkan

Target Pencapaian

10

Kriteria: Kriteria inklusi : tidak adanya kesalahan dalam pengelolaan operasional

Kriteria eksklusi : tidak ada

Formula Ada jadwal dan buku pelaporan keuangan . Ada bukti pelaksanaan.

Desain Pengumpulan Data

Total data laporan keuangan puskesmas

(4)

Sumber Data Laporan Keuangan Puskesmas Instrumen

Pengambilan Data

Data laporan keuangan

Besar Sampel Seluruh laporan kegiatan Frekuensi

Pengumpulan Data

Bulanan

Periode Pelaporan Data

Bulanan Periode

Analisis Data

Bulanan

Penyajian Data

Tabel  Grafik batang atau grafik garis Penanggung

Jawab

KTU

d. Manajemen Sumberdaya Manusia Judul

Indikator

Kelengkapan Dokumen Kepegawaian Dasar

Pemikiran

Undang – Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan Dimensi Mutu Lengkap, Efisien, Efektif

Tujuan - Melindungi dokumen kepegawaian tersebut dari pengubahan, pengurangan, penambahan, atau penyusutan oleh pihak yang tidak berwenang - Menjadikan dokumen kepegawaian sebagi sumber

utama informasi yang ada

Untuk menyediakan akses serta sarana prasarana sehingga dokumen kepegawaian mudah ditemukan kembali pada saat dibutuhkan

Definisi Operasional Seluruh dokumen yang berhubungan dengan urusan identitas individu, kepangkatan, Surat Keterangan (SK), gaji, dll yang didokumentasikan dalam 1 file kepegawaian

Jenis Indikator Out put / Hasil Satuan

Pengukuran

Skala Numerator

(pembilang)

Ketersediaan dokumen kepegawaian Denominator

(penyebut)

Standart kelengkapan dokumen sesuai Undang – Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

Target Pencapaian

Dokumen Lengkap

(5)

Kriteria: Kriteria inklusi : dokumen lengkap Kriteria eksklusi : tidak ada

Formula Seluruh checklist kelengkapan dokumen terpenuhi dalam waktu yang ditentukan

. Desain

Pengumpulan Data

Ceklist kelengkpaan dokumen tercentang

Sumber Data File dokumen kepegawaian Instrumen

Pengambilan Data

Checklist kelengkapan dokumen

Besar Sampel Semua tenaga / karyawan puskesmas Frekuensi

Pengumpulan Data

Tahunan

Periode Pelaporan Data

Tahunan Periode

Analisis Data Tahunan Penyajian Data

Tabel Penanggung

Jawab

KTU / SDMKes

e. Manajemen Farmasi Judul

Indikator

Sarana Prasarana Pelayanan Kefarmasian Dasar

Pemikiran

Permenkes no 26 tahun 2020 tentang standart pelayanan kefarmasian di puskesmas

Dimensi Mutu Efisien, Efektif, Kwalitas sumber daya manusia

Tujuan Tersedianya sarana prasarana lengkap sesuai kebutuhan dan penggunaannya sesuai SOP (kondisi terawat, bersih) Definisi Operasional Sarana prasarana yang terstandar dalam pengelolaan

sediaan farmasi (adanya pallet, rak obat, lemari obat, lemari narkotika psikotropika, lemari es untuk

menyimpan obat, APAR, pengatur suhu, thermohigrometer, kartu stok, dll) dan sarana pendukung farmasi klinik ( alat peracikan obat, perkamen, etiket, dll)

Jenis Indikator Out put / Hasil Satuan

Pengukuran

Skala Numerator

(pembilang)

Sarana dan prasarana yang sudah tersedia di ruangan farmasi

(6)

Denominator (penyebut)

Sarana dan prasarana sesuai dengan standart dan ketentuan dalam Permenkes

Target Pencapaian

10

Kriteria: Kriteria inklusi : Sarana dan Prasarana yang sudah tersedia di ruang farmasi

Kriteria eksklusi : Sarana dan Prasarana yang rusak Formula Ada sarana prasarana, lengkap sesuai kebutuhan,

penggunaan sesuai SOP (kondisi terawat, bersih) Desain

Pengumpulan Data

Pengumpulan cek list perawatan sarana prasarana kefarmasian

Sumber Data PKP Instrumen

Pengambilan Data

Cek list perawatan dan ketersedian sarana dan prasarana farmasi

Besar Sampel Jumlah sarana dan prasarana yang tersedia di ruang farmasi

Frekuensi Pengumpulan Data

Bulanan

Periode Pelaporan Data

Bulanan Periode

Analisis Data

Bulanan Penyajian Data

Tabel

Penanggung

Jawab Apoteker / Penanggungjawab Sarana dan Prasarana Puskesmas

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2012 tentang Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (Berita Negara Republik

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf c Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2021 … TENTANG STANDAR KOMPETENSI JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA EKOSISTEM

MENIMBANG : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI .REPUBLIK

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA -48- sebaiknya diisi sesuai dengan peraturan yang ada dengan diberi nomor angka Arab, misal:

Lampiran Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan, Penetapan, Dan Penerapan

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 yang mencabut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008 tentang Standar Audit Aparat Pengawas Intern