STANDAR PENGAWASAN LOGISTIK PEMILU 2024
ADITIA OKTAVIYANTO, M.Pd
PENGAWASAN PEMILU
Segala upaya untuk melakukan pencegahan
serta penindakan terhadap pelanggaran Pemilu
dan sengketa proses Pemilu yang bertujuan
untuk memastikan persiapan dan
pelaksanaan Pemilu sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan
APA YANG DIAWASI ? (Perbawaslu no. 5 Tahun 2022 Pasal 4 Ayat 1)
1.
Pendaftaran dan penetapan partai politik peserta pemilu2.
Mutakhir hingga penetapan DPT dan Pemungutan Suara3.
Penetapan daerah pemilihan DPRD Kab/Kota4.
Pencalonan anggota legistatif hingga penetapan calon5.
Kampanye dan dana kampanye6. Pengadaan dan distribusi logistik
7.
Pengawasan seluruh proses pungut dan penghitungan suara8.
Pergerakan surat suara dari tingkat TPS hingga PPK9.
Proses rekapitulasi penghitungan suara10.
Pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara ulang11.
Penetapan hasil pemiluPELAKSANAAN TUGAS PENGAWASAN
Pengawasan Pemilu wajib tuangkan hasil pengawasan dalam formular Model A
Dalam hal hasil pengawasan terdapat dugaan pelanggaran, pengawas pemilu melakukan :
1. Saran perbaikan jika terdapat kesalahan administrative
2. Pencatatan sebagai temuan dengan pelanggaran
Pembagian tugas pengawasan Logistik
APA ITU LOGISTIK PEMILU ?
Logistik Pemilu yaitu perlengkapan
penyelenggaraan yang digunakan dalam Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD
Kabupaten/Kota serta perlengkapan
penyelenggaraan yang digunakan dalam Pemilu
Presiden dan Wakil Presiden
UNDANG-UNDANG
PKPU
No. 16/ 2023 perubahan No. 14/2023
PERBAWASLU No. 12 / 2023
PANDUAN ALAT KERJA
APA SAJA JENIS LOGISTIK PEMILU ?
a. Perlengkapan pemungutan suara, meliputi :
b. Dukungan Perlengkapan Lainnya :
• Sampul kertas.
• Tanda pengenal KPPS,Petugas keamanan TPS dan saksi.
• Karet pengikat surat suara.
• Lem/perekat. Kantong plastik. Ballpoint. Gembok, Spidol
• Formulir untuk berita acara dan sertifikat
• Stiker nomor kotak suara.
• Tali pengikat alat pemberi tanda pilihan.
• Alat bantu tunanetra.
c. Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya :
• Salinan DPT dan DPTb
• Daftar Paslon, DCT DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/Kota
• Label Identitas Kotak Suara untuk setiap jenis Pemilu.
MENGAPA LOGISTIK PEMILU PERLU DIAWASI ?
Memastikan Logistik Pemilu tersedia sesuai kebutuhan dan tepat waktu
Memastikan kualitas Logistik Pemilu sesuai dengan perencanaan, tidak merugikan peserta Pemilu dan pemilih
Memastikan hak-hak pemilih tidak terganggu karena ketidaksempurnaan dalam proses pengadaan dan
distribusi logistic Pemilu
Perbawaslu 5 Tahun 2023, Pasal 2 Ayat 2 huruf c
Panwaslu Kelurahan/Desa melakukan pengawasan pendistribusian
Perlengkapan Pemungutan Suara,
Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan
Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya
dalam Pemilu di wilayah kelurahan/desa;
KUNCI PENGAWASAN
Identifikasi dan pemetaan potensi pelanggaran
Menentukan Fokus Pengawasan Perlengkapan pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan lainnya, dan pendistrbusian di wilayah kelurahan/desa
Koordinasi dan konsolidasi dengan PPS dan instansi pemerintahan setingkat
Pengawasan Langsung
Analisa data hasil pengawasan
Penelusuran dan atau investigasi dugaan pelanggaran
Mendorong Pengawasan Partisipatif
Perbawaslu No. 12 Tahun 2023
Pasal 3 Ayat 5
FOKUS PENGAWASAN
Tepat Jumlah
Tepat Jenis, Bentuk, Ukuran, dan
Spesifikasi
Tepat Kualitas
Tepat Waktu
Tepat Tujuan
Kepatuhan prosedur pengiriman dan penerimaan
Jaminan pengamanan
STRATEGI DAN MANAJEMEN PENGAWASAN
Koordinasi dengan PPK & PPS terkait : - Informasi Jadwal pendistribusian
- Menyampaikan masukan atas wilayah rawan
Koordinasi dan Konsolidasi dengan Instansi Pemerintahan Setingkat terkait memastikan kelayakan penempatan dan pengamanan Logistik Pemilu
Penelusuran kelengkapan, Kebenaran, akurasi, dan Keabsahan data Logistik Pemilu
Konsultasi secara berjenjang
Menyampaikan Saran Perbaikan atas kesalahan
administratif
TINDAK LANJUT HASIL PENGAWASAN
Laporan Hasil Pengawasan secara berjenjang
Analisa hasil Pengawasan (dukungan Alat Kerja)
Menyampaikan Saran Perbaikan
Menindaklanjuti Temuan dan atau Laporan
Dugaan Pelanggaran sesuai kewenangan
KRITERIA SURAT SUARA RUSAK
1. Hasil cetak warna surat suara tidak merata, tidak jelas, tidak terbaca dan terdapat banyak noda;
2. Surat suara kusut/ mengkerut dan sobek
3. Warna penanda surat suara tidak sesuai dengan jenis pemilu 4. Nama dan logo partai politik tidak lengkap dan/atau tidak jelas;
5. Logo KPU tidak jelas
6. Terdapat lubang pada kolom nomor urut atau kolom foto atau kolom nama pasangan calon sehingga menimbulkan kesan surat suara sudah dicoblos
7. Foto calon dan/atau pasangan calon buram/berbayang dan
8. Warna lambang partai tidak sesuai dengan Keputusan KPU mengenai standar dan spesifikasi teknis nama, nomor urut dan tanda gambar partai politik peserta pemilu