kebutuhan Ruang Standar Perancangan dan Lokasi
Perancangan Bangunan SPA
Bdn. Rizka Mardiya, S.Tr.Keb, M.Keb
A. Standar Kebutuhan Ruang
Kebutuhan Ruangan
1. Ruang konsultasi Untuk memberi saran atau masukan 2. Aromateraphy
3. Ruang perawatan
Ruang SPA
Ruang pada SPA terbagi beberapa ruang yaitu : 1. Ruang konsultasi
2. Ruang berendam 3. Ruang sauna
4. V-ratus 5. Pijat
Kebutuhan Ruang Pengelola 1. Ruang kepala dan staf
2.Ruang resepsionis 3.Ruang teknisi
4.Ruang terapis
5.Ruang istirahat karyawan
Fasilitas Lain 1. Lobby
2. Ruang tunggu 3. Koridor
4. Ruang kebersihan 5. Ruang ganti
6. Toilet 7. Parkir
Kebutuhan utilitas bangunan 1. Treatment sampah
2. Tinjauan penerangan
3. Tinjauan tata udara dan suara pada ruangan
B. Standar lokasi perancangan bangunan SPA
1. Standar Bangunan SPA
Lokasi spa merupakan salah satu tempat yang dapat digunakan sebagai daya tarik unggulan pada sarana perawatan tubuh dan relaksasi ini.
Lokasi-lokasi spesifik dengan karakter lingkungan yang menonjol sangat berpengaruh pada rancangan bangunan spa, dan dapat juga digunakan sebagai pembentuk image spa. Beberapa pertimbangan yang dapat digunakan untuk memilih lokasi sebuah spa adalah sebagai berikut :
1. Lokasi mendukung rancangan fasilitas dengan karakter
Kegiatan yang tenang. Spa merupakan suatu fasilitas relaksasi dengan karakter kegiatan yang tenang. Oleh karena itu, lokasi berkarakter tenang merupakan salah satu pertimbangan yang dapat mendukung tercapainya visi sebuah spa untuk memberikan layanan relaksasi bagi pengunjungya. Apabila lokasi yang dipilih adalah sebuah lokasi yang tenang maka perancangan bangunan spa dapat lebih mudah khususnya terkait dengan upaya pengkondisian suasana yang diinginkan.
apabila ketenangan lokasi dinilai kurang, maka dapat ditempuh
beberapa strategi untuk menambah ketenangan dalam bangunan spa, diantaranya dengan :
Perancangan bufer pelindung keramaian disekitar site/lahan yang dapat dilakukan dengan elemen vegetasi gundukan tanah atau penggunaan tembok dengan ketebalan yang cukup.
Pengalihan keramaian dengan suara angin, desau angin, kicauan burung maupun elemen-elemen alamiah lainnya yang dapat memberikan ketenangan bagi pendengarnya.
2. Aksesbilitas tinggi
Untuk pengunjung dari luar kota, kedekatan dengan kawasan bandara,terminal, stasiun dan jalan utama kawasan merupakan suatu kondisi yang memperlancar aksebilitas pengunjung dari luar kota. Dan untuk pengunjung dalam kota, lokasi yang dekat dengan permukiman dapat mempermudah pencapaian meskipun pertimbangan ini tidak jarang dibaikan dengan pengertian bahwa fasilitas spa adalah fasilitas yang menyasar masyarakat menengah atas sebagai konsumennya.
3. Lokasi yang memiliki karakter spesifik
Lokasi yang memiliki karakter spesifik adalah daya tarik yang dapat dijadikan keunggulan pada perancangan fasilitas spa karena kondisi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan