• Tidak ada hasil yang ditemukan

Status Gizi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Status Gizi "

Copied!
200
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pengaruh status gizi dan pola asuh orang tua terhadap resiliensi siswa kelas VII MTS Nurul Islam Sekarbela. Pengaruh status gizi dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VII MTS Nurul Islam Sekarbela.

Rumusan Masalah dan Batasan Masalah

Tujuan dan Manfaat

Pengaruh status gizi dan pola asuh orang tua terhadap ketahanan siswa kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela. Pengaruh status gizi dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela.

Definisi Operasional

Bagi Universitas, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk pengarsipan perpustakaan dan sebagai bahan referensi bagi mahasiswa pendidikan mengenai dampak status gizi dan pola asuh orang tua terhadap ketahanan dan hasil belajar mahasiswa. Penilaian status gizi secara langsung dapat dilakukan melalui empat cara, yaitu antropometri, biokimia, klinis, dan biofisik.

KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN

Kajian Pustaka

Hasil belajar dijadikan guru sebagai standar untuk melihat mutu pendidikan dan upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Pendapat lain seperti pendapat Nana Sudjana yang mengatakan bahwa hasil belajar siswa sebenarnya adalah perubahan tingkah laku akibat belajar.

Kajian Terdahulu

Chresensia Christana Atok (2015) menulis tesis berjudul “Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VII B. Apresiasi” SMP Joannes Bosco Semester Genap Tahun Ajaran. Terdapat persamaan dalam penelitian ini yaitu mengkaji variabel pola asuh orang tua dan hasil belajar siswa, indikator yang diamati dalam penelitian ini adalah tentang gaya pengasuhan orang tua dalam belajar. Dyashinta Retpusa Putri (2012) menulis tesis yang berjudul “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP Nurul Islam Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran. Terdapat kesamaan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola pengasuhan orang tua dan prestasi belajar IPA dan seleksi siswa SMP kelas VII.

Selain itu keduanya termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif korelasional sehingga menjadikan variabel model pengasuhan anak sebagai variabel independen. 79 Dyashinta Retpusa Putri, Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Nurul Islam Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012). 80 Widya Umami, Hubungan Model Pembelajaran Parenting, BMI/U, dan Karakteristik Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas V dan VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ciputat 2015, (Skripsi, Peminatan Gizi, Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015).

Kerangka Berpikir

Selanjutnya desain pada penelitian ini menggunakan desain survey cross sectional dengan teknik pengumpulan data pola asuh orang tua menggunakan kuisioner, sedangkan untuk status gizi (IMT/U) menggunakan timbangan digital untuk mengetahui berat badan siswa dan microtoice untuk mengukur tinggi badan untuk menilai siswa. . Perlu adanya status gizi dengan pola asuh yang baik untuk mewujudkan generasi cerdas, mandiri dan produktif dalam hal ketahanan dan hasil belajar. Selain itu, pola asuh orang tua yang tidak diterapkan dengan baik pada anak dapat menjadi salah satu penyebab buruknya gizi anak di lingkungan keluarga.

Pola asuh orang tua merupakan interaksi total antara orang tua dan anak yang bersifat mengasuh, mengayomi, melindungi, memenuhi kebutuhan anak, mendidik secara tepat dan membimbing anak agar berkepribadian baik. Maka berdasarkan hal tersebut terdapat penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Muhammad Anas (2019) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kombinasi Pola Asuhan Permisif, Pola Asuh Demokratis dan Pola Asuh Otoriter terhadap Kinerja Belajar Biologi Kelas VIII MTsN 2 Maro siswa dan tipe pola asuh orang tua yang memberikan dampak baik terhadap hasil belajar adalah pola asuh demokratis. Hasil wawancara mengenai pola asuh orang tua siswa sebagian besar tergolong pola asuh demokratis.

Hipotesis Penelitian

Ha2 : Diduga terdapat pengaruh antara status gizi dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela. Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua siswa MTs Nurul Islam Sekarbela tergolong dalam kategori pola asuh toleran dengan nilai sebesar 71,11%. Dengan demikian dapat dikatakan tidak terdapat pengaruh antara status gizi dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas VII MT Nurul Islam Sekarbela.

Tidak terdapat pengaruh antara status gizi dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela dengan koefisien determinasi (R-squared) = 0,8%. Pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VIII MTsN 2 Maros. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP Nurul Islam Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran.

METODE PENELITIAN

Jenis dan Pendekatan Penelitian

Populasi dan Sampel

Sedangkan teknik Stratified Random Sampling artinya diambil secara acak dari seluruh siswa.

Waktu dan Tempat Penelitian

Variabel Penelitian

Desain Penelitian

Instrumen dalam penelitian ini adalah; Lembar observasi status gizi, angket pola asuh orang tua dan ketahanan terhadap kesulitan, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pola Pengasuhan Otoriter siswa kelompok VII termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 88,89. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa pola asuh demokratis siswa kelas VII termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 55,56%.

SMA Negeri 2 Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dengan sebaran pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah.

Instrumen Penelitian/Alat dan Bahan Penelitian

Teknik Pengumpulan Data/Prosedur Penelitian

Teknik observasi digunakan untuk memperoleh data hasil pengukuran status gizi siswa yang dilakukan oleh peneliti MT Nurul Islam Sekarbela. Teknik ini digunakan untuk membantu pengumpulan (pengumpulan) data dari setiap siswa mengenai umur, berat badan yang diukur dengan timbangan digital, dan tinggi badan yang diukur dengan stadiometer atau microtooth. Teknik angket (kuesioner) adalah suatu cara pengumpulan bahan atau informasi yang dilakukan dengan cara menyebarkan pernyataan secara lengkap kepada responden atau siswa yang bersangkutan untuk ditanggapi.83 Jumlah item pernyataan dalam angket (kuesioner) adalah 54 item pernyataan.

Teknik angket (kuesioner) merupakan suatu cara pengumpulan bahan atau informasi yang dilakukan dengan cara menyebarkan pernyataan secara lengkap kepada responden atau siswa yang ditanya untuk menjawab 84 item pernyataan dalam angket (kuesioner) sebanyak 35 item pernyataan. Teknik dokumentasi adalah suatu cara untuk mengkaji bahan atau informasi tentang variabel baik berupa catatan, salinan, catatan harian, buku, dan lain-lain. 85 Metode ini digunakan peneliti untuk memperoleh hasil belajar siswa berupa nilai MID semester 2021/tahun pelajaran 2022.

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data variabel status Gini ini adalah dengan terlebih dahulu mencari data berupa umur, berat badan (BB), tinggi badan (TB) dan nilai indeks massa tubuh (BMI) setiap siswa di MTs Nurul Islam Sekarbela. Untuk mendapatkan tanggapan atau komentar mengenai pola asuh orang tua siswa kelas VII MTs Nurul Islam Sekarbela, peneliti menggunakan metode perhitungan mean dan standar deviasi (SD). Untuk mengetahui apakah pola asuh orang tua termasuk dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah, kita dapat menggunakan kriteria sebagai berikut: 89.

89 Faiqotul Husna, “Pengaruh Pola Asuhan Orang Tua Terhadap Kemandirian Belajar Kelas Setelah menghitung nilai rata-rata dan standar deviasi (SD) pola pengasuhan orang tua, selanjutnya dibuatlah rangkuman (ringkasan) jenis pola pengasuhan permisif, demokratis dan otoriter. untuk mencari persentase dan mengetahui kategori. Dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai VIF dibawah 10,00 dan nilai toleransi diatas 0,100 maka model regresi terbebas dari multikolinearitas.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Uji Kelayakan Instrumen Data

Berdasarkan hasil analisis uji validitas terhadap variabel resiliensi yaitu dari 35 item pernyataan terdapat 16 item pernyataan tidak valid dan 19 pernyataan valid dengan nilai R tabel (N. Uji reliabilitas merupakan pengujian yang dilakukan untuk memastikan apakah item pernyataan tersebut benar atau tidak valid. reliabel atau tidak Berdasarkan data diatas, nilai Cronbach alpha untuk variabel pola asuh orang tua (X2) sebesar 0,800 > 0,334.

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kedua instrumen kuesioner dikatakan reliabel dan baik untuk digunakan sebagai instrumen penelitian karena nilai Cronbach alpha > nilai rtabel.

Tabel 4.1  Hasil Uji Reliabilitas Variabel  r xy  ( Cronbach’s
Tabel 4.1 Hasil Uji Reliabilitas Variabel r xy ( Cronbach’s

Hasil Penelitian

  • Uji Deskriptif
  • Uji Prasyarat/Asumsi Klasik
  • Pengujian Hipotesis

Untuk mengetahui tingkat pola asuh otoriter tinggi, rendah dan sedang maka dibuatlah cluster. Untuk mengetahui tingkat pola asuh demokratis yang tinggi, rendah dan sedang, maka dibentuklah cluster-cluster. Untuk mengetahui tingkat tinggi, rendah, pola asuh permisif siswa. dan medium, kelompok dibuat.

Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa pola asuh permisif pada siswa kelas VII. kelas ditempatkan pada kategori sedang dengan share 55,56%. Wiratna Sujarweni dapat menyimpulkan bahwa status gizi (X1) dan pola pengasuhan orang tua (X2) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap resiliensi (Y1) karena nilai Fhitung > Ftabel atau 8,290 > 3,21. 2) Pengujian pada Ha2 yaitu “Pengaruh Status Gizi dan Pola Asuhan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII MTS Nurul Islam Sekarbela”. Nilai tersebut memberikan gambaran bahwa status gizi dan pola asuh orang tua tidak berpengaruh terhadap hasil belajar (Y2), namun dipengaruhi oleh faktor lain yang belum diteliti.

Pembahasan

Penelitian lain yang dilakukan oleh Maman Achdiyat (2020), menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh setiap orang tua terhadap prestasi belajar matematika. 109 Maulita Eka Yuliastuti, Tritjahjo Danny Soesilo dan Yustinus Windrawanto, Dampak Model Pola Asuh Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Kristen 2 Salatiga, Jurnal Psikologi Konseling, Vol. Pola asuh demokratis seperti ini merupakan pola asuh yang memberikan kebebasan dan bimbingan kepada anak.

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Akademik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Pertama Pekanbaru 17. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prestasi Akademik Siswa IPA Kelas VII B “Apresiasi” Di Sekolah Menengah Joannes Bosco Semester Yudikatif , tahun ajaran 2014/2015. Pengaruh Pola Asuhan Orang Tua Demokratik Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa di SMAN 2 Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.

Pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar kelas KKPI Hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian diri HIGIENE anak usia prasekolah di Desa Balung Lor Kecamatan Balung Kabupaten Jember.

PENUTUP

Gambar

Gambar 4.1  Grafik Presentase Status Gizi, 82.
Tabel 4.1  Hasil Uji Reliabilitas Variabel  r xy  ( Cronbach’s
Tabel 4.2  Data Hasil Status Gizi

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis dengan uji korelasi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara umur dengan tingkat nyeri (p=0.38), dari hasil penelitian ini tidak

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hipotesis ini diterima, dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara magang mahasiswa (X1)