PENDAHULUAN
Latar Belakang
Fokus Penelitian
Bagaimana strategi komunikasi pemasaran produk Bio Moringa di Toko Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso serta dapat menambah pemahaman dan wawasan mengenai strategi komunikasi pemasaran. Khusus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah, penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti selanjutnya mengenai strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk Bio Moringa.
Definisi Istilah
Bio Moringa merupakan cairan tetes yang berasal dari ekstrak herbal Moringa oleifera folium, Annona muricata folium dan Garcina mangostana pericarpium yang memiliki manfaat bagi kesehatan. 20 Bio Moringa merupakan produk yang dijual di Bio Moringa Maeasan Healthy Store. Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa maksud dari judul Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Bio Moringa Pada Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso adalah untuk mendeskripsikan Strategi Komunikasi Pemasaran yang dilakukan oleh Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso menjadi dalam meningkatkan penjualan produk.
Sistematika Pembahasan
Bab ini membahas tentang tinjauan pustaka yang memuat penelitian-penelitian terdahulu, pada bagian ini dicantumkan berbagai hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan. Berisi pendekatan dan jenis penelitian, lokasi penelitian, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, validasi data, yang dilanjutkan dengan tahapan penelitian.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
21 Haerah, “Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Properti di Perumahan Nusa Harapan Permai” (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2022). 23 Sonia Trisna Wijaya, “Strategi Komunikasi Pemasaran Galeri Manjada Dalam Mempromosikan Produk Rajut” (Skripsi IAIN Ponorogo, 2022). 24 Muhammad Iqbal, “Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Pengunjung (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Toko Mahkota – Pangkalan Bun Kalimantan Tengah)” (Disertasi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2020).
25 Meureta Ayu Prasicilia Riswanto, “Dengan judul “Strategi komunikasi pemasaran terpadu dalam meningkatkan wisatawan” (IAIN Ponorogo, 2020). 27 Rino Elda Krismanto, “Strategi komunikasi pemasaran coffee toffee Pekanbaru untuk menarik minat konsumen” (Skripsi, Riau Islamic Universitas, 2019) 28 Syahidah Sahin, “Strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan pada akun Instagram @beautymaskerofficial” (Disertasi, UIN Sumatera Utara, 2019).
Strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan jumlah pengunjung (penelitian deskriptif kualitatif pada Toko Mahkota – Pangkalan Bun Kalimantan Tengah).
Kajian Teori
Dari berbagai penelitian terdahulu yang diuraikan diatas sebagai referensi penelitian, terdapat hal menarik dari penelitian yang dilakukan peneliti yaitu merinci strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk Bio Moringa di Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso. Komunikasi pemasaran merupakan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan teori dan konsep dari ilmu komunikasi dan ilmu pemasaran. Komunikasi pemasaran terpadu atau sering disebut dengan Integrated Marketing Communications (IMC) adalah proses pengembangan dan penerapan berbagai bentuk program komunikasi persuasif kepada pelanggan dan calon pelanggan secara berkelanjutan.
Tujuan dari komunikasi pemasaran terpadu adalah untuk mempengaruhi atau mempengaruhi secara langsung perilaku khalayak sasaran. Selain itu, komunikasi pemasaran terpadu menggunakan segala bentuk komunikasi yang relevan dan dapat diterima oleh pelanggan dan calon pelanggan. Komunikasi pemasaran mempunyai tiga tujuan utama, yaitu menyebarkan informasi (komunikasi informatif), mempengaruhi untuk menarik konsumen (komunikasi persuasif), dan mengingatkan khalayak untuk melakukan pembelian berulang (meningkatkan kembali komunikasi).
Perusahaan mulai bergerak menuju proses yang disebut komunikasi pemasaran terpadu, yang melibatkan koordinasi upaya berbagai elemen promosi dan aktivitas pemasaran lainnya.
Subyek Penelitian
Peneliti tertarik untuk meneliti Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso karena model pemasaran yang dilakukan kepada pelanggan cukup unik dan menarik minat pelanggan yaitu melalui siaran radio swasta.
Teknik Pengumpulan Data
Analisis Data
Hasil penelitian juga akan lebih kredibel jika didukung oleh foto-foto atau artikel akademis dan karya seni yang ada. Analisis data di sini berarti pengorganisasian secara sistematis bahan wawancara dan observasi, penafsirannya dan penciptaan pemikiran, pendapat, teori atau gagasan baru.59. Analisis data adalah proses pencarian dan pengumpulan data secara sistematis yang diperoleh dari wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi.
Pengumpulan data merupakan kegiatan pengumpulan data untuk memperoleh data primer dan data sekunder sesuai dengan kebutuhan penelitian. Reduksi data artinya merangkum, memilih hal-hal yang paling penting, memusatkan perhatian pada hal-hal yang penting, mencari tema dan pola, sehingga data yang telah direduksi memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam melakukan pengumpulan dan pencarian data lebih lanjut. Jika diperlukan. Reduksi data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara merangkum data yang diperoleh melalui wawancara dengan Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso.
Penyajian data tersebut dapat berbentuk deskripsi singkat, diagram, hubungan, antar kategori, dan lain-lain. Cara penyajian data yang paling sering digunakan dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif.
Keabsahan Data
Temuannya bisa berupa gambaran atau foto suatu benda yang sebelumnya masih samar-samar, sehingga setelah diteliti menjadi jelas. Triangulasi sumber adalah teknik memeriksa keabsahan data dengan menggunakan sumber-sumber yang berbeda di luar data sebagai bahan pembanding kemudian melakukan cross check agar hasil penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini akan menggunakan tiga sumber yaitu pemilik Toko Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso, karyawan dan pelanggan yang dapat dilihat pada gambar H.2 sebagai berikut :. Jadi gambar diatas menunjukkan bahwa ketika peneliti mendapatkan informasi dari pemilik Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso maka peneliti akan mengecek responnya dengan menanyakan hal serupa kepada karyawan dan juga konsumen.
Tahap-tahap Penelitian
Terakhir, berdirilah toko kesehatan Bio Moringa pada tahun 2016 dan khusus menjual obat herbal hanya dari produk Bio Moringa. Peran Komunikasi Terpadu Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Pada Outlet Bio Moringa Desa Maesan Kabupaten Bondowoso. Komunikasi pemasaran pada Toko Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso merupakan hal yang paling diperlukan dan sangat penting untuk mencapai tujuan kemajuan dan perkembangan usaha.
Strategi promosi yang diterapkan oleh Gerai Sehat Bio Moringa Maesan meliputi iklan radio, penyebaran brosur, penjualan personal dan kontak komunitas langsung. Dalam penerapan strategi komunikasi pemasaran, Gerai Sehat Bio Moringa Maesan belum mampu menerapkan semua jenis bauran strategi pemasaran sehingga tertinggal dalam perkembangan teknologi. Kelor di toko kesehatan Bio Moringa Maesan.. a) Pemilik toko kesehatan Bio Moringa Maesan b) Staf toko.
Menyelesaikan penelitian di outlet Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso untuk mendapatkan data untuk penyusunan skripsi yang berjudul. Strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produk Bio Moringa di toko Bio Moringa Sehat di Maesan Bondowoso.” Bagaimana penerapan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Gerai Sehat Bio Moringa Maesan Bondowoso.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Obyek Penelitian
Penyajian Data dan Analisis
Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi yang dilakukan oleh Gerai Bio Moringa Maesan melalui media brosur dan pendekatan melalui SMS dilakukan secara kontinyu atau berkesinambungan untuk menjaga hubungan baik agar komunikasi dengan pelanggan tidak terputus. . Tn. Radio Ashria Sholahuddin digunakan untuk menyiarkan agama Islam, selain itu pada saat jeda iklan kami akan kedatangan Pak. Menyiarkan produk Bio Moringa Sholahuddin. Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dalam menjalankan tahapan proses promosi penjualan, toko Bio Moringa melakukan promosi melalui dua tahap yaitu melalui media cetak berupa brosur dan media elektronik melalui iklan di Saluran Radio Ashria.
Dalam hal ini personal sales mempunyai dampak yang sangat besar terhadap penjualan Bio Moringa dan kesejahteraan karyawan. Dalam hal ini, baik pemilik maupun karyawan Outlet Bio Moringa berperan penting dalam menjaga stabilitas usaha agar perusahaan terus berkembang. Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa proses penerapan strategi komunikasi pada Outlet Bio Moringa Maesan memberikan dampak yang sangat nyata terhadap jumlah penjualan produk dan peningkatan turnover perusahaan.
Dimana pada masa mewabahnya COVID 19, penjualan terus meningkat karena banyak masyarakat yang jatuh sakit dan memilih berobat secara tradisional dengan mengkonsumsi Bio Moringa.
Pembahasan Temuan
Dalam penerapannya, para pemilik dan karyawan Gerai Bio Moringa Maesan melakukan berbagai promosi untuk meningkatkan penjualan dan menarik minat masyarakat agar menjadi pelanggan yang konsisten. Dari data dan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa dalam penggunaan media komunikasi pemasaran, Toko Bio Moringa tidak sepenuhnya menggunakan media seperti yang dijelaskan dalam bauran komunikasi pemasaran, mereka hanya menggunakan beberapa media komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan. diantaranya adalah media cetak. , radio, SMS dan melalui penjualan pribadi. Dari analisis peranan komunikasi pemasaran terpadu yang mengacu pada teori Donni Juni Priansa yang berjudul Komunikasi Pemasaran Terpadu di Era Media Sosial yang dilakukan oleh Gerai Bio Moringa berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Chusnul Khotimah Anggraini dengan judul Analisis Pariwisata Strategi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Banyuwangi, dimana dalam penelitian ini menggunakan bentuk bauran komunikasi pemasaran yang meliputi periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan dengan khalayak, pemasaran langsung dan pemasaran interaktif.
Berbeda dengan Bio Moringa Store, dalam penerapannya tidak menerapkan semua jenis komunikasi pemasaran, namun hanya beberapa saja seperti jenis komunikasi melalui brosur, SMS, radio, membangun hubungan baik dan pertukaran pribadi. Unit Bio Moringa Maesan tidak menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Tikok dan media sosial lainnya sehingga levelnya meningkat. Bagi Toko Sehat Bio Moringa perlu menerapkan strategi promosi yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan saat ini agar dapat menjangkau konsumen lebih banyak.
Bagi Toko Sehat Bio Moringa agar pembukuannya ditulis dengan rapi agar tingkat penjualan dapat diketahui secara pasti dan jelas.
PENUTUP
Kesimpulan
Awalnya tingkat penjualan meningkat selama tiga tahun berturut-turut, namun akhirnya menurun karena strategi yang diterapkan tidak mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
Saran-saran
Anggraini, Chusnul Khotimah. “Analisis Strategi Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Kabupaten Banyuwangi.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Jember, 2018. “Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Kampoeng Merdeka Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Kota Makassar.” Skripsi, Uin Alauddin Makassar, 2017. Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Sambel Layah Dalam Perspektif Ekonomi Islam.”
Lailatul, Akhirul Aminulloh dan Ellen Meianzi Yasak., Strategi Komunikasi Pemasaran Wisata Kusuma Farm Dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol.3, No. Efektivitas Penerapan Bauran Promosi Dalam Meningkatkan Besaran Trust Funding Suatu Produk.” Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, 2018. Studi Kasus Strategi Promosi Produk Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Banyuwangi.” Skripsi, IAIN Jember, 2016.