PENDAHULUAN
Perumusan Masalah
Tujuan Program
Bagaimana cara mempromosikan dan memperkenalkan jajanan buah naga yang belum banyak diketahui masyarakat Bengkulu khususnya dan daerah lain pada umumnya. Pembuatan “DRAGON CHIPS” menjadikan makanan kering digemari semua orang dan mampu menciptakan wisata kuliner makanan kering yang lebih beragam.
Manfaat Program
Luaran yang Diharapkan
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
- Pangsa Pasar
- Lokasi Usaha/Program
- Analisa Kelayakan Usaha/Program
- Analisa Keuntungan
Bisnis keripik buah naga merupakan ide bisnis yang menjanjikan karena sedikitnya peluang dan pesaing serta keunikan dari buah itu sendiri. Segmentasi pasar adalah proses membagi atau mengelompokkan konsumen/pembeli berdasarkan karakteristik kebutuhan atau perilaku yang memerlukan bauran produk dan bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar produk yang kami bidik meliputi PNS, pelajar dan ibu rumah tangga.
Lokasi usaha kami berada di Jalan Setia Negara 06, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Lokasi ini dipilih sebagai tempat produksi karena dekat dengan kawasan yang sering dikunjungi dan memenuhi persyaratan Dinas Kesehatan dalam produksi pangan. Tantangan dari bisnis keripik buah naga sendiri adalah buah naga merupakan buah yang bersifat musiman sehingga terkadang membelinya langsung dari produsen atau petani agak sulit sehingga membelinya di toko buah agak mahal.
maka usaha ini dikatakan layak dijalankan karena telah melampaui batas investasi awal yaitu Rp.
METODE PELAKSANAAN
Uraian Pelaksanaan Tugas Bagian Pemasaran
Menawarkan produk secara langsung dari mulut ke mulut, kemudian mempromosikannya ke warung, toko oleh-oleh dan komunitas lainnya. Saya melakukan distribusi langsung dari produsen langsung ke konsumen, sedangkan saya melakukan distribusi tidak langsung dari produsen ke outlet atau toko oleh-oleh lalu ke konsumen.
Proses promosi dan pemasaran
Adanya daya beli masyarakat, perusahaan beranggapan bahwa untuk menciptakan atau menjalankan kegiatan usaha diperlukan biaya produksi dan perdagangan. Jika masyarakat merupakan calon konsumen sasaran, maka perlu dilihat apakah masyarakat konsumen mempunyai uang untuk membeli barang yang diproduksi dan dijual di masyarakat. Adanya keinginan dalam mengambil keputusan pembelian, hal ini dapat dilakukan dengan seperangkat kebijakan yang dirangkai menjadi suatu kebijakan yang terpadu seperti kebijakan bauran pemasaran yang terdiri dari 4 unsur yaitu kebijakan produk, harga, distribusi dan promosi.
Kebijakan produk mengacu pada bagaimana produksi yang etis harus dilakukan, bagaimana penetapan harga, seberapa baik distribusi harus dilakukan dan seberapa baik promosi harus dilakukan. Manfaat yang menjadi landasan atau landasan kegiatan pemasaran adalah segala sesuatu yang dihasilkan dan dibuat, yang ditujukan untuk pemenuhan dan pelayanan. Dan langsung kepada masyarakat dengan free test atau uji coba gratis produk Dragon Chips.
Peluncuran produk juga akan dilakukan melalui brosur yang dirancang sebaik mungkin agar konsumen tertarik untuk membeli Dragon Chips dan memuat informasi mengenai deskripsi produk, cara pemesanan, lokasi penjualan produk dan lain sebagainya. Penetapan harga ini tidak mengedepankan keinginan pedagang sendiri, namun juga harus mempertimbangkan daya beli masyarakat. Target lokasi pemasaran yang kami pilih dibagi menjadi tiga wilayah yaitu Bengkulu Tengah, Kecamatan Selebar dan Kecamatan Kampung Melayu serta dibantu dengan media sosial.
Kami memilih lokasi ini karena dekat dengan keramaian, kampus dan dekat dengan kawasan perkantoran. Melalui unsur-unsur kualifikasi pesan, tokoh-tokoh dan gaya bahasa yang menginformasikan pesan yang ingin disampaikan, serta media yang digunakan. Kegiatan promosi yang kami lakukan dalam memasarkan produk adalah melalui penyebaran brosur dan media sosial seperti Whatsapp, Facebook dan Instagram.
Analisis peluang usaha
Pesaing atau kompetitor baru akan bermunculan, sehingga cara untuk mengatasi ancaman tersebut adalah dengan membangun brand image Dragon Chips yang ekspansif sehingga mampu menopang pemasaran dan menjadi pemimpin pasar di segmen pasar tersebut. Hasil dari pelatihan yang kami terima adalah mengetahui cara pengelolaan (PIRT) dan cara produksi pangan yang baik untuk industri rumah tangga, serta cara mendapatkan sertifikat halal. Keberlanjutan program ini akan terus berlanjut dengan semakin banyaknya inovasi produk, baik dari buah naga itu sendiri maupun dari buah-buahan lainnya, serta perluasan pangsa pasar khususnya untuk provinsi Bengkulu dan luar kota.
Evaluasi dalam bidang pemasaran khususnya, kami akan meningkatkan pemasaran baik secara langsung maupun tidak langsung. Evaluasi yang kami lakukan secara umum adalah kami menemui beberapa kendala dalam produksi keripik buah naga ini, salah satunya adalah keterbatasan waktu produksi karena bertepatan miliki dengan jadwal kuliah. Kemudian kendala selanjutnya yang kita hadapi adalah buah naga yang merupakan buah musiman sulit didapat dan sulit dibeli langsung dari petaninya, sehingga kita membelinya di pasar atau toko buah yang harganya sedikit lebih mahal. Dalam kendala yang kami hadapi, kami menemukan solusi untuk proses produksi yang lebih efisien jika kami merekrut karyawan dan setelah mengambil gelar sarjana dari Institut Agama Islam Negeri Kota Bengkulu.
Keripik buah naga atau keripik buah naga merupakan terobosan baru pangan sehat berupa keripik buah yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan jajanan sehat dan murah. Adanya program kreativitas wirausaha-mahasiswa dragonchip dapat membuka peluang usaha bagi mahasiswa dan masyarakat. Dengan kemajuan proses pembuatan Dragon Chips membuktikan bahwa kita bisa berbisnis atau memproduksinya dimana saja. Dengan menjalankan usaha seperti ini, kita juga bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Keripik Naga atau Dragon Chips merupakan sebuah inovasi baru dalam konsumsi buah-buahan, karena tidak hanya dapat dimakan secara langsung, namun juga dapat diolah menjadi keripik, sehingga keripik yang ditawarkan merupakan keripik yang berasal dari buah-buahan, sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi. mengkonsumsi.
Pada periode berikutnya, disarankan agar Amari Chips terus mengembangkan kegiatan usahanya dan menambah varian makanan ringan agar dapat bersaing dengan produk sejenis lainnya dan merebut pangsa pasar yang ada. 34;Strategi Segmentasi, Targeting, Positioning dan Strategi Penetapan Harga pada Perusahaan Kecap Blekok di Cilacap.” Inovasi dan Kewirausahaan, 2016.