• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTUR, FUNGSI DAN TUGAS PENGURUS OSIS

N/A
N/A
Khoiruddin Junaedi

Academic year: 2023

Membagikan "STRUKTUR, FUNGSI DAN TUGAS PENGURUS OSIS"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Materi disampaikan pada LDKS OSIS MA ANNUR Bululawang Tahun Pelajaran 2023/2024

Oleh:

Khoiruddin Junaedi, S.Pt.

(2)

Sebelum 1970

Organisasi dibentuk dari : 1. kalangan intern sekolah

2. luar sekolah/dari organisasi politik

1970 – 1972

Adanya kesadaran :

1. Semangat belajar-mengajar di sekolah ingin menjadi lebih baik

2. Pemimpin organisasi siswa akan pentingnya belajar di sekolah

3. Untuk menghindari perpecahan diantara para siswa

Sepakat mendirikan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sekolah masing-masing

(3)

Tap MPR No. IV/MPR/1978

tentang Strategi Pembinaan dan Pengembangan generasi muda, untuk menyiapkan kader penerus perjuangan dan pembangunan bangsa, yang memiliki :

Keterampilan, Kepemimpinan, Kesegaran Jasmani, Daya Kreasi, Patriotisme, Idealisme, Kepribadian dan Budi

Pekerti luhur

Kep.Mendikbud No. 323/U/1978

Pembinaan Generasi Muda diarahkan sejalan dengan cita- cita yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945

(4)

OSIS ditetapkan sebagai salah satu jalur pembinaan kesiswaan secara nasional.

Meliputi :

1. Organisasi Kesiswaan;

2. Latihan Kepemimpinan Siswa dan Pembina Siswa;

3. Kegiatan Ekstra Kurikuler

(5)

Menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreatifitas serta minat siswa

Mendorong sikap, jiwa dan semangat kesatuan dan persatuan diantara siswa

Tempat dan sarana berkomunikasi, menyampaikan pikiran dan gagasan, mematangkan kemampuan berpikir, wawasan dan pengambilan keputusan

(6)

Pengertian secara Semantik

OSIS adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah Organisasi : kelompok kerja sama antar siswa untuk mencapai tujuan bersama

Siswa : peserta didik pada satuan pendidikan

Intra : berada di dalam dan diantara Sekolah : Satuan pendidikan tempat

menyelenggarakan KBM

(7)

Pengertian secara Organis

OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah

Pengertian secara Fungsional

OSIS merupakan salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping latihan

kepemimpinan, ekstra kurikuler dan wawasan wiyata mandala

(8)

Pengertian secara Sistemik

OSIS adalah sebuah sarana kehidupan

berkelompok siswa yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama

Ciri-cirinya :

a. berorientasi pada tujuan

b. memiliki susunan kehidupan kelompok c. memiliki sejumlah peranan

d. berkoordinasi

e. berkelanjutan dalam waktu tertentu

(9)

1. Wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi siswa serta menetapkan garis-garis program;

2. Pelaksana kegiatan kesiswaan;

3. Sarana komunikasi antar siswa;

4. Wadah pengembangan potensi diri siswa, sebagai calon seorang ilmuan dan intelektual yang berguna di masa depan;

5. Pengembangan pelatihan keterampilan organisasi, manajemen, dan kepemimpinan siswa;

6. Pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan kecakapan hidup ( life skills )

7. Pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan kader-kader bangsa

(10)

1. Sumber Daya

2. Efisiensi

3. Koordinasi kegiatan sejalan dengan tujuan

4. Pembaharuan

5. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan luar

6. Terpenuhinya fungsi dan peran seluruh komponen

(11)

a. Meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan terhadap Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa

b. Meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara dan cinta tanah air

c. Meningkatkan kepribadian dan budi pekerti luhur

d. Meningkatkan kemampuan berorganisasi, pendidikan politik dan kepemimpinan

e. Meningkatkan keterampilan, kemandirian dan percaya diri

f. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani

g. Menghargai dan mewujudkan nilai-nilai seni, meningkatkan dan mengembangkan kreasi seni.

(12)

1. Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan AD/ART OSIS serta GBPK yang disusun MPK;

2. Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan dan martabat sekolah;

3. Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat kolektif;

4. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada pembina OSIS, MPK dan tembusannya kepada

Perwakilan Kelas pada akhir masa jabatannya;

5. Selalu berkonsultasi dengan pembina.

(13)

Ketua

a. memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana;

b. mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan;

c. menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan oleh aparat kepengurusan;

d. memimpin rapat;

e. menetapkan kebijaksanaan dan mengambil

keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat;

f. setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat kepengurusan.

(14)

Wakil Ketua

a. bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan;

b. memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan;

c. menggantikan ketua jika berhalangan;

d. membentu ketua dalam melaksanakan tugasnya;

e. bertanggung jawab kepada ketua;

f. wakil ketua I bersama dengan wakil sekretaris I

mengkoordinasikan 4 seksi, I, II, III dan IV dan wakil ketua II bersama dengan wakil sekretaris II

mengkoordinasikan 4 seksi, V, VI, VII dan VIII

(15)

Sekretaris

a. memberi saran/masukan kepada ketua dalam mengambil keputusan;

b. mendampingi ketua dalam memimpin setiap rapat;

c. menyiarkan, mendistribusikan dan menyimpan surat

serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan;

d. menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan evaluasi kegiatan;

e. bersama ketua menandatangani setiap surat;

f. bertanggung jawab atas tata tertib organisasi;

g. bertindak sebagai notulis dalam rapat, atau diserahkan kepada wakil sekretaris.

(16)

Wakil Sekretaris

a. aktif membantu pelaksanaan tugas sekretaris;

b. menggantikan sekretaris jika berhalangan;

c. masing-masing wakil sekretaris membantu

para wakil mengkoordinasikan seksi I, II, III, IV dan seksi V, VI, VII, VIII

(17)

Bendahara dan Wakil Bendahara

a. bertanggung jawab dan mengetahui segala pemasukan

pengeluaran uang/biaya yang diperlukan;

b. membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan / pengeluaran uang untuk pertanggung jawaban;

c. bertanggung jawab atas inventaris dan perbendaharaan;

d. menyampaikan laporan keuangan secara berkala.

(18)

1. Bidang pembinaan ketaqwaan;

2. Bidang pembinaan prestasi akademik;

3. Bidang pembinaan kepribadian dan wawasan kebangsaan;

4. Bidang pembinaan kehidupan berdemokrasi, hak azasi manusia, pendidikan politik dan lingkungan hidup;

5. Bidang pembinaan keterampilan dan kewirausahaan;

6. Bidang pembinaan olahraga dan kualitas kesehatan;

7. Bidang pembinaan seni budaya.

(19)

MPO = Majelis Pembina OSIS terdiri dari :

a. Kepala/Wakil Kepala Madrasah sebagai Ketua/Wakil Ketua MPO;

b. Guru, sebagai anggota ( 5 orang ), dapat bergantian setiap tahun pelajaran.

(20)

MPK = Majelis Perwakilan Kelas terdiri dari :

a. Wakil-wakil setiap kelas;

b. Terpilih Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan koordinator kelas;

c. Setiap kelas diwakili oleh 2 ( dua ) orang siswa

(21)

Pengurus OSIS

1. BPH ( Badan Pengurus Harian ) a. Ketua;

b. Wakil Ketua I;

c. Sekretaris;

d. Wakil Sekretaris;

e. Bendahara;

f. Wakil Bendahara.

(22)

2. Bidang-bidang

a. Bidang pembinaan ketaqwaan;

b. Bidang pembinaan prestasi akademik;

c. Bidang pembinaan kepribadian dan wawasan kebangsaan;

d. Bidang pembinaan kehidupan berdemokrasi, hak azasi manusia, pendidikan politik dan lingkungan hidup;

e. Bidang pembinaan keterampilan dan kewirausahaan;

f. Bidang pembinaan olahraga dan kualitas kesehatan;

g. Bidang pembinaan seni budaya.

3. Seksi-seksi

Sesuai kebutuhan sekolah/madrasah

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi

Implikasi dari penelitian ini adalah: (1) Budaya demokrasi pada organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMA Negeri 1 Abung Semuli yang sudah berjalan dengan baik

Berdasarkan hasil penelitian mengenai Pengaruh Aktivitas Siswa Dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PKn di SMA

OSIS merupakan organisasi siswa yang sah di sekolah. OSIS adalah kependekan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah. Kata “organsisasi” menunjukkan bahwa OSIS merupakan

Sebagai subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X dan XI yang mengikuti kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau yang menjadi pengurus

Dengan rahmat Allah SWT sehingga peneliti dapat menyusun skripsi yang berjudul “Pengaruh ”Aktivitas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Terhadap Perilaku Agama

PERBEDAAN INTERAKSI SOSIAL ANTARA PESERTA DIDIK YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH OSIS Studi terhadap Peserta Didik di SMA N 1 Tarusan Oleh:

Lampiran I SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI INTRA SEKOLAH OSIS SMP ISLAM AL ABIDIN SURAKARTA PERIODE 2021/2022 NO JABATAN NAMA KELAS 1 KETUA UMUM OSIS 8 2 WAKIL KETUA Muhammad Faza