• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUPLEMEN KURIKULUM DARURAT TAHUN PELAJARAN 2020/2021

N/A
N/A
Ardiansyah Hb

Academic year: 2024

Membagikan "SUPLEMEN KURIKULUM DARURAT TAHUN PELAJARAN 2020/2021"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Setelah mengetahui pertimbangan komite sekolah dan pengesahan konselor sekolah, berikut ini Suplemen Kurikulum Darurat………. Penyusunan Dokumen Tambahan Kurikulum Darurat ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan kegiatan proses pendidikan yang dilaksanakan sekolah pada masa pandemi Covid 19, sesuai dengan karakteristik kondisi Zona/Wilayah Sekolah dan zona asal siswa serta berorientasi pada kebutuhan para siswa. Suplemen kontinjensi ini disusun dengan mengacu pada Keputusan Dirjen Nomor 2791 Tahun 2020 tentang Pedoman Rencana Kontinjensi di Sekolah dan KMA No. 183 (tentang PAI dan Pengajaran Bahasa Arab di Sekolah) dan 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum di Sekolah. Sekolah.

Dokumen Lampiran mendesak kurikulum yang telah kami siapkan ini akan mulai dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 pada tahun ajaran 2020/2021.Pada masa darurat Covid-19, sekolah melaksanakan kegiatan pembelajaran di tengah keadaan darurat tersebut. Sesuai dengan kondisi dan kreativitas setiap sekolah tempat siswa berada, mereka belajar dari rumah dengan bimbingan guru dan orang tua. Menjelang tahun pelajaran 2020/2021 yang masih dalam masa luar biasa, tentu sekolah memerlukan pedoman dalam pelaksanaan proses pembelajaran, yaitu Kurikulum Luar Biasa yaitu kurikulum tingkat satuan pendidikan yang disusun dan dilaksanakan. dilaksanakan oleh satuan pendidikan selama periode luar biasa dengan pembayaran. kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan ketentuan terbatas masing-masing satuan pendidikan selama periode luar biasa.

Suplemen kurikulum darurat ini dikembangkan untuk mengatasi masa darurat Covid 19 oleh tim pengembangan kurikulum sekolah, yang mencakup kerangka dasar kurikulum darurat, tujuan tingkat unit, struktur dan isi kurikulum, dan kalender pendidikan. Sebelum menyusun rencana darurat, Kurikulum telah melakukan analisis terhadap kondisi internal program satuan dan menganalisis kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan dengan menyaring zona lokasi tempat tinggal guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk menjamin tempat tinggalnya. bukan merupakan episentrum penularan covid-19. Dengan disusunnya dokumen Suplemen Kurikulum Darurat ini, MI/MTs/MA ……… akan menjadi sekolah yang mempunyai Kurikulum Darurat yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan sekolah pada masa pandemi Covid 19, sehingga proses pendidikannya berbasis pada lingkungan sekolah dapat dilaksanakan dengan mengembangkan berbagai keunggulan serta kreativitas dan inovasi sekolah.

Dasar Hukum

Penyelarasan persepsi kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, siswa dan komite sekolah mengenai berbagai peraturan dan perundang-undangan yang mendasari penerapan kurikulum 2013 di masa pandemi Covid 19. Suplemen Kurikulum Darurat .............dikembangkan sesuai dengan kondisi lingkungan eksternal dan internal sekolah yang meliputi sarana prasarana, guru, siswa, pemetaan zona lokalitas tempat tinggal siswa dan guru pada masa darurat pandemi Covid-19. Tujuan utama pendidikan sekolah adalah pembentukan akhlak mulia atau akhlakul karimah dan penugasan kompetensi sebagai prasyarat masa depan peserta didik.

Kurikulum hendaknya diposisikan sebagai wahana pendewasaan peserta didik sesuai dengan perkembangan psikologisnya dan diberikan perlakuan pedagogis sesuai dengan konteks lingkungan dan era pada masa darurat Covid-19. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, pengembangan kompetensi siswa harus disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, minat, dan tuntutan lingkungan siswa. Oleh karena itu, pada saat dibutuhkan, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan melalui teknologi.

Di masa darurat Covid 19, seluruh siswa tetap mendapat layanan belajar mengajar dari sekolah. Pembelajaran dikembangkan secara kreatif dan inovatif untuk mengoptimalkan tumbuhnya keterampilan kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif siswa. Pembelajaran yang dilakukan dari rumah lebih menitikberatkan pada pengajaran kecakapan hidup, misalnya pemahaman cara mengatasi pandemi Covid-19, penguatan nilai-nilai karakter atau moral, serta kecakapan berdoa siswa dalam keluarga;

Hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan dan/atau berkaitan dengan fenomena sosial yang kontekstual, misalnya terkait dengan pandemi Covid-19 atau hal-hal lain yang terjadi di sekitar peserta didik. Desain pembelajaran untuk memperkuat pendekatan saintifik/berbasis ilmu pengetahuan berbentuk model-model pembelajaran, seperti model Discovery Learning, Model Research-Based Learning, Model Project-Based Learning, Model Problem-Based Learning. Pembelajaran), dan model pembelajaran lainnya yang memungkinkan siswa belajar secara aktif dan kreatif. Buatlah program parenting untuk mendukung orang tua/wali mendampingi siswa belajar, minimal seminggu sekali melalui materi parenting di laman https://sahabatfamili.

Memberikan laporan secara berkala kepada Kantor Kementerian Agama melalui Pengawas Sekolah mengenai kondisi kesehatan warga sekolah, metode pembelajaran yang digunakan (ruang kelas nyata, daring/luring atau kombinasi), hambatan pelaksanaan dan praktik pelaksanaan serta hasil belajar siswa. Guru membuat peta KD dan memilih materi penting yang akan diajarkan kepada siswa pada saat darurat. Setelah penyusunan KPBU selesai dan disetujui oleh kepala sekolah, KPBU tersebut juga dapat dibagikan kepada orang tua siswa agar orang tua mengetahui kegiatan pembelajaran, tugas dan tujuan pencapaian kompetensi yang harus dilakukan anaknya selama pelaksanaan. periode darurat.

Guru melakukan penilaian sikap selama kegiatan belajar siswa melalui observasi dan/atau pertanyaan kepada orang tua siswa. Guru dapat mengunjungi rumah siswa untuk memantau dan memberikan dukungan pembelajaran dengan menerapkan prosedur pencegahan penyebaran COVID19. Selain itu, menambahkan konten rekreasional dan ajakan mengikuti kegiatan olahraga/fisik dalam upaya menjaga kesehatan mental dan fisik siswa selama masa pembelajaran dari rumah.

Dalam hal tugas guru, waktu mengajar dan pengerjaan tugas disesuaikan dengan jadwal tayangan/siaran dan waktu penyerahan tugas setiap akhir minggu, atau disesuaikan dengan kondisi siswa dan ketersediaan waktu peserta didik dan orang tua/wali.

Tujuan Penyusunan Dokumen Suplemen Kurikulum Darurat… 2

Misi

Tujuan

Secara umum tujuan penerapan kurikulum adalah untuk menciptakan kemandirian dan pemberdayaan satuan pendidikan melalui pemberian wewenang (otonomi) dan mendorong sekolah untuk mengambil keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum. Sekolah merupakan satuan pendidikan formal yang bercirikan agama Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist sebagai sumber utamanya. Kurikulum darurat dikembangkan berdasarkan kebutuhan untuk merespon perubahan desain dan proses pendidikan untuk memenuhi dinamika kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, membangun masyarakat sejahtera dan berkeadilan, terutama pada masa darurat Covid 19.

Kurikulum tambahan darurat ini dikembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kementerian Agama Provinsi.Kurikulum darurat ini dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik mempunyai kedudukan sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan mandiri. menjadi. warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Kurikulum dikembangkan dengan mempertimbangkan keberagaman karakteristik siswa, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, khususnya pada masa darurat Covid 19 saat ini.

Responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Kurikulum dikembangkan berdasarkan kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berkembang secara dinamis. Inti kurikulum mencakup seluruh dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan pada semua jenjang pendidikan untuk menyesuaikan dengan kondisi masa darurat.

KERANGKA DASAR, STRUKTUR DAN MUATAN

Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum sekolah mencakup sejumlah mata pelajaran yang luas dan kedalamannya sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan pemerintah secara nasional. Untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab sesuai KMA Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Sekolah (KI, KD terlampir). Sedangkan mata pelajaran Umum sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Kurikulum KI KD Tahun 2013 Jenjang Pendidikan Dasar KI, KD terlampir).

Pengaturan Beban Belajar

Penilaian Hasil Belajar

Hasil belajar siswa yang dikirimkan kepada guru berupa foto, gambar, video, animasi, karya seni dan bentuk lainnya, tergantung jenis kegiatan dan apa yang dapat diwujudkan pada saat keadaan darurat. Dari hasil belajar tersebut, guru melakukan penilaian baik dengan menggunakan teknik skala kinerja perkembangan maupun hasil kerja. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5162 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar.

Memiliki paling banyak 2 (dua) mata pelajaran yang masing-masing mencapai pengetahuan dan/atau keterampilan di bawah KKM. Apabila ada mata pelajaran yang tidak lulus KKM pada semester ganjil dan/atau genap, maka nilai akhir mata pelajaran tersebut diambil dari rata-rata nilai mata pelajaran pada semester ganjil dan genap pada aspek yang sama. Jika ada siswa yang tidak lulus, . Harus ada pendekatan kepada siswa dan keluarga agar siswa yang terlibat dapat mengulang kelas…tahun ajaran.

Untuk pelajaran….total….jam pelajaran, dengan komitmen waktu….menit per jam pelajaran Jumlah jam belajar efektif selama satu tahun untuk kelas…tidak kurang dari…. jam pelajaran, waktu kelas…sebanyak…. pelajaran dan pelajaran…sebanyak…. jam pelajaran. Suplemen kurikulum darurat ini dapat digunakan dan mengoptimalkan kegiatan dalam proses penyelenggaraan pendidikan pada masa darurat pandemi Covid-19. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak khususnya guru, pegawai dan siswa serta masyarakat yang peduli terhadap pendidikan, agar dapat bersinergi mendukung pelaksanaannya. Bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan berdasarkan relevansinya oleh masing-masing kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah di bawah koordinasi dan.

Kriteria Kenaikan Kelas

Kriteria Kelulusan

Jumlah Minggu Efektif

Jadwal Waktu Libur

PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan pembelajaran pada masa darurat tetap berpedoman pada Kalender Pendidikan Madrasah tahun pelajaran berjalan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam

4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Covid-19;.. Kepala SMA Negeri 1 Singgahan

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19);

Tahun 2020 capaiannya secara keseluruhan telah mencapai 100% yang meliputi pengembangan kerangka kurikulum (106 naskah) yang meliputi hasil evaluasi kurikulum, capaian pembelajaran

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan analisis data tentang penerapan pembelajaran kurikulum darurat berbasis sarana google meet pada pandemi covid-19 menurut siswa dalam

Di masa sebelum dan pandemi COVID-19, Kemdikbudristek menerbitkan kebijakan untuk penggunaan Kurikulum 2013 serta penyederhanaan Kurikulum 2013 menjadi kurikulum darurat yang diharapkan

Sebagaimana kondisi saat ini yakni dalam masa pandemi Covid-19 yang melanda maka PPDB dilakukan secara daring dan Alhamdulillah berjalan lancer berkat bantuan para yang selalu mendukung

Musyawarah bersama antara komite sekolah, Kepala sekolah dan Tim Pengembang Kurikulum pada tanggal 14 Juli 2021 Memutuskan : Bahwa dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan secara