kata sabar berasal dari bahasa Arab shabara-yashbiru-shabran yang bermakna bersabar, tabah hati, dan berani. Dalam Bahasa Indonesia, sabar berarti “tahan menghadapi cobaan, tabah, tenang, tidak tergesa- gesa, tidak terburu-buru nafsu.” Dengan demikian, sikap sabar berarti ketabahan dan ketenangan hati dalam menghadapi sesuatu.
Adapun menurut sebagian ulama, sikap sabar merupakan sikap mental dan jiwa yang terlatih dalam menghadapi segala bentuk cobaan, yang terlahir dan tumbuh atas dorongan agama, serta ketabahan dan menerima dengan ikhlas cobaan tersebut, menahan diri dari segala macam dorongan hawa nafsu dan senantiasa berusaha taat kepada Allah demi memperoleh ridha-Nya.
Ayat Tentang Kesabaran
Al-Baqarah · Ayat 155
نَ يْرِ رِ صّٰ لا رِ شِّ نَ نَ رِتِۗ صّٰ نَ نَ لانَ رِ فُ يْ نَ يْ انَ رِ انَ يْ نَ يْ ا نَ شِّ صٍ يْنَ نَ !رِيْ"فُليْانَ #رِيْ $نَليْا نَ شِّ %صٍ&يْنَ رِ 'يْ(فُنَ نَ )فُيْ*نَلنَنَ
١٥٥
Artinya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
1. Hadis Bukhari
Dari Abu Said Al-Khudri ra bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa menjaga diri, Allah akan menjaganya. Barangsiapa yang memohon kekayaan kepada Allah, Allah menjadikannya kaya. Namun, barangsiapa yang bersabar diri, Allah akan memberinya keabaran. Dan, tidak ada pemberian yang lebih baik daripada kesabaran.”
2. Hadis Thabrani
Dari Aisyah radhiallahuanhu, Rasulullah SAW bersabda, “Kalaulah kesabaran itu berwujud seorang lelai, niscaya ia akan menjadi orang mulia dan Allah menyukai orang-orang yang sabar."
4. Hadis Muslim
Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan ra, mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh mengagumkan keadaan seorang mukmin. Keadaan mereka senantiasa mengandung kebaikan. Dan, tidak terjadi yang demikian itu, kecuali bagi orang mukmin.Jika ia mendapat kesenangan maka ia bersyukur. Hal itu merupakan kebaikan. Jika ia tertimpa musibah, ia bersabar. Itu merupakan kebaikan.”