PT Bank Central Asia Tbk senantiasa berupaya mewujudkan penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Tata Kelola Perusahaan yang Baik merupakan salah satu pilar yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.
Implementasi
Pedoman tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan keputusan dewan pengurus no.168/SK/DIR/2018 tanggal 24 Oktober 2018 tentang penyesuaian pedoman tata kelola perusahaan yang baik. Pedoman pengelolaan terpadu berdasarkan Surat Keputusan Dewan Nomor 160A/SK/DIR/2017 tanggal 21 November 2017 tentang Revisi Pedoman Pengelolaan Terintegrasi.
Prinsip 1
Prinsip 2
Penilaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan
- Penilaian Internal
- Penilaian Eksternal
- Tata Cara Penyelenggaraan RUPS
Untuk menerapkan 5 (lima) prinsip dasar Good Corporate Governance, Perseroan harus melakukan self-assessment secara berkala yang mencakup paling sedikit 11 (sebelas) faktor penilaian penerapan Good Corporate Governance yaitu. Hasil self-assessment penerapan Good Corporate Governance tahun 2018 mendapat peringkat 1 (satu), dengan rincian sebagai berikut.
PENGUMUMAN
PEMANGGILAN
Hak Pemegang Saham
Perseroan mempunyai pedoman mengenai hak-hak pemegang saham yang bertujuan untuk melindungi hak-hak baik pemegang saham mayoritas maupun minoritas sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, Pedoman Tata Kelola Perusahaan dan peraturan terkait lainnya.
Kehadiran Pengurus, Komite, dan Pemegang Saham
Jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili pada RUPS Tahunan 2018 adalah saham atau 85,358% dari seluruh jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh pemegang saham, oleh karena itu ketentuan kuorum kehadiran sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat . ) dalam anggaran dasar perseroan terpenuhi. Jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili pada rapat umum luar biasa tahun 2018 adalah saham atau 85,338% dari seluruh jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh pemegang saham, oleh karena itu ketentuan kuorum kehadiran sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat . a) dalam anggaran dasar perusahaan terpenuhi.
Pimpinan RUPS
Jahja Setiaatmadja Direktur Utama Eugene Keith Galbraith Wakil Direktur Utama Armand Wahyudi Hartono Wakil Direktur Utama Ir.
Mata Acara RUPS
Penetapan gaji atau honorarium dan tunjangan untuk tahun buku 2018 serta royalti untuk tahun buku 2017 bagi direksi dan direksi perseroan; Penunjukan auditor terdaftar untuk mengaudit buku-buku perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018;
Tata Tertib RUPS
Pemegang saham atau wakilnya yang mengeluarkan suara abstain (suara blanko) dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara. Pemegang saham atau kuasanya yang mewakilinya, yang terdaftar tetapi meninggalkan ruang RUPS dan tidak melaporkan hal tersebut kepada petugas pendaftaran sebelum RUPS berakhir, dianggap hadir dan menyetujui usulan yang diajukan dalam RUPS.
Metode Pengambilan Keputusan
Pada saat RUPS berlangsung, telepon genggam dan/atau alat komunikasi lainnya yang dibawa oleh peserta RUPS di ruang RUPS wajib dinonaktifkan.
Mekanisme Penghitungan Suara RUPS
Pihak yang menghitung suara dan/atau memvalidasi suara dalam RUPS adalah PT Raya Bahan Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan dan Perseroan telah menunjuk pihak independen yaitu Dr.
Keputusan RUPS Tahun 2018 serta Realisasinya
II Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang tersebut berlaku sejak usul yang diajukan dalam hal itu disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham. II Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang tersebut berlaku sejak usul yang diajukan dalam hal ini diterima dan disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ini.
Keputusan RUPS Tahun 2017 serta Realisasinya
Rekan (anggota jaringan firma Pricewaterhouse Coopers termasuk akuntan publik terdaftar yaitu Lucy Luciana Suhenda yang merupakan anggota kantor akuntan publik terdaftar) yang akan melakukan audit buku perseroan untuk tahun buku 2017. Agenda Kelima Pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Direksi akan membayar dividen interim/sementara untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS yang Belum Terealisasi
Pengumuman dan tata cara pembagian dividen tunai tahun 2017 dimuat di surat kabar harian Bisnis Indonesia dan The Jakarta Post pada tanggal 9 April 2018. Pengumuman dan tata cara pembagian dividen interim tahun 2018 dimuat di surat kabar harian Bisnis Indonesia dan The Jakarta Post pada 26 November 2018.
Dasar Hukum
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Dewan Pengawas adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi. Dewan Pengawas juga bertugas memastikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan diterapkan dalam seluruh kegiatan usaha Perseroan di seluruh tingkatan organisasi Perseroan.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (Piagam Dewan Komisaris)
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Dewan Komisaris Perseroan memiliki tugas dan
Setiap anggota Dewan Komisaris menerima informasi yang relevan pada waktunya, termasuk penjelasan singkat mengenai permasalahan yang akan dibicarakan dalam rapat Dewan Komisaris, dan rapat Dewan Komisaris memberikan keputusan yang jelas yang dituangkan dalam risalah. Melakukan evaluasi akhir dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi, hasil evaluasi kolektif Dewan Komisaris dan Komite-komite serta evaluasi individual anggota Dewan Komisaris dan anggota Komite.
Kewenangan Dewan Komisaris
Setiap anggota Dewan Komisaris menerima informasi yang relevan pada waktunya, termasuk penjelasan singkat mengenai permasalahan yang akan dibicarakan dalam rapat Dewan Komisaris, dan rapat Dewan Komisaris memberikan keputusan yang jelas yang dituangkan dalam risalah. H. Dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya, Dewan Komisaris memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kriteria Anggota Dewan Komisaris
23/12/PBI/2010 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan yang antara lain menyatakan bahwa. POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, setiap anggota Dewan Pengawas harus memenuhi persyaratan uji kesesuaian sesuai Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kesesuaian Pihak Utama Keuangan Lembaga Pelayanan, yang meliputi hal-hal sebagai berikut.
Nominasi Anggota Dewan Komisaris
Selanjutnya dengan memperhatikan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris mengusulkan agar pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris disampaikan kepada RUPS. RUPS mengangkat calon anggota Dewan Komisaris untuk menjadi anggota Dewan Komisaris, dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Komisaris.
Jumlah dan Komposisi Anggota Dewan Komisaris Peraturan OJK
33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik menyatakan bahwa usulan pengangkatan, pemberhentian dan/. 13/26/DPNP tanggal 30 November 2011 yang intinya menyatakan bahwa calon anggota Dewan Komisaris dan calon anggota Direksi wajib mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (saat ini OJK) sebelum menjalankan tugas dan fungsi jabatannya. .
Susunan Anggota Dewan Komisaris per 31 Desember 2018
Masa jabatan anggota Direksi untuk masa jabatan saat ini berakhir pada saat ditutupnya Rapat Umum Tahunan Perseroan tahun 2021, dengan tidak mengurangi kuasa Rapat Umum untuk memberhentikan seorang atau lebih anggota Direksi sewaktu-waktu sebelumnya. masa jabatannya telah berakhir. Sejak tahun 2016 hingga saat ini, tidak ada anggota Direksi yang merupakan mantan direktur perseroan dalam 2 (dua) tahun terakhir.
Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris Baru
Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
34; Tantangan Penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Era Revolusi Industri 4.0 dan Sosialisasi Hasil Penelitian Perkembangan GCG di Industri Perbankan 2007-2017.”
Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris yang Jumlahnya 5% atau lebih dari Modal Disetor
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Komisaris independen lainnya merangkap jabatan sebagai komisaris independen pada perusahaan lain, bukan lembaga keuangan, dan juga merupakan anggota organisasi Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia. Pengungkapan rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris yang menjabat saat ini dalam 3 (tiga) tahun terakhir disajikan pada tabel berikut.
Laporan Pelaksanaan Tugas dan Penilaian Komite – Komite di bawah Dewan Komisaris
Komite Audit
Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
Pernyataan independensi dibacakan pada saat pengangkatan Komisaris Independen pada RUPS Tahunan Perseroan tahun 2016. Tidak bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir , kecuali Komisaris Perusahaan Independen;.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (Piagam Direksi)
Petunjuk kerja dan peraturan direksi terdapat dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan dan dapat dilihat pada situs web Perusahaan pada bagian Tata Kelola Perusahaan.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Kewenangan Direksi
Melakukan tindakan lain, baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan, sesuai dengan ketentuan yang diatur lebih lanjut oleh pengurus, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya, direksi wajib bertindak dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian, dengan memperhatikan ketentuan anggaran dasar perseroan, pedoman kerja pengurus dan anggaran dasar, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kriteria Anggota Direksi
POJK.03/2016 tentang kepengurusan bank umum, setiap anggota direksi harus memenuhi persyaratan kemampuan dan kesesuaian sesuai Peraturan OJK no. 27/.
Nominasi Anggota Direksi Dasar Hukum
Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi
13/26/DPNP tanggal 30 November 2011 intinya menyatakan bahwa calon anggota dewan dan calon anggota dewan harus mendapat persetujuan Bank Indonesia (saat ini Otoritas Jasa Keuangan) sebelum pencalonan. Seluruh anggota direksi perseroan yang telah lulus uji kelayakan dan kesesuaian mempunyai tempat tinggal tetap di Indonesia, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Peraturan OJK No.
Susunan Anggota Direksi per 31 Desember 2018
Susunan Direksi Perseroan tahun 2017 tercantum dalam pernyataan keputusan rapat PT Bank Central Asia Tbk No. Saat ini tidak terdapat direksi perseroan yang pernah menjabat sebagai mantan direktur di perseroan dalam 2 (dua) tahun terakhir.
Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Pengungkapan mengenai pembidangan tugas
Memantau pelaksanaan fungsi audit internal/manajemen risiko/kepatuhan pada perusahaan anak sehubungan dengan penerapan tata kelola. Pelaksanaan fungsi-fungsi tersebut di atas tetap memperhatikan prinsip-prinsip perseroan terbatas, dimana anak perusahaan merupakan badan hukum yang berdiri sendiri dan berdiri sendiri.
Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru Program orientasi diadakan bagi anggota Direksi
Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang Jumlahnya 5% atau lebih dari Modal Disetor
Rangkap Jabatan Anggota Direksi Dasar Hukum
Laporan Pelaksanaan Tugas dan Penilaian Komite Eksekutif Direksi
Komite Manajemen Risiko
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT)
Komite Kebijakan Perkreditan
Komite Kredit (KK)
Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
Memindahkan berbagai fitur atau modul ke platform sistem terbuka untuk mengurangi beban pemrosesan transaksi pada mainframe. Modernisasi mainframe untuk mendukung pemrosesan transaksi yang semakin besar serta efisiensi biaya pemeliharaan dan lisensi perangkat lunak terkait.
Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian Pembentukan Komite Pertimbangan Kasus
Pemanfaatan teknologi cloud dan integrasi dengan data center untuk mendukung perkembangan teknologi masa depan. g) Review dan evaluasi..pengembangan kapasitas bagian personalia TI dan kantor manajemen agar dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi. h) Meninjau dan mengevaluasi manajemen risiko TI dan proses manajemen kepatuhan TI.
Rapat Dewan Komisaris
Hasil rapat dewan harus dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh komisaris yang hadir. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang timbul dalam rapat dewan harus dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Rapat Direksi
Pedoman tata kelola perusahaan perseroan mengatur kebijakan rapat direksi pada II. bagian dari Pedoman Tata Cara Penerapan Prinsip Pengurusan - Bab IV tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, yang pada pokoknya menyatakan bahwa rapat Direksi diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan, dan Dewan Direksi wajib menyelenggarakan rapat rutin direksi dan komite komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Perbedaan pendapat (separate opinion) yang terjadi dalam rapat direksi harus dicantumkan dengan jelas dalam risalah rapat. pertemuan tersebut beserta alasan perbedaan pendapatnya.
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Pemegang saham pengendali Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Djohan. Pemegang Saham Pengendali Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya.
Pernyataan Independensi Dewan Komisaris dan Direksi
2 Keahlian/Pendidikan Anggota Dewan Komisaris beragam, mulai dari gelar Sarjana, Magister, dan Doktor dengan bidang kompetensi antara lain Ekonomi, Teknik, dan Bisnis. 3 Pengalaman kerja Keberagaman pengalaman kerja anggota Dewan Komisaris mencakup profesional di perbankan dan lembaga keuangan nasional/multinasional, konsultan, pendidik dan pejabat pemerintah.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris, meliputi
Dalam rangka memenuhi rekomendasi Peraturan OJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Pengelolaan Perusahaan Terbuka dan Surat Edaran OJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Pengelolaan Perusahaan Terbuka dalam kaitannya dengan penilaian dan indikator Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS), Perseroan memiliki kebijakan evaluasi diri Direksi dan Dewan Komisaris yang digunakan untuk menilai kinerja Direksi dan Dewan Komisaris sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja Direksi dan Dewan Komisaris. papan. Direksi dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi, meliputi
Untuk mendukung evaluasi diri masing-masing direktur, perusahaan telah menyiapkan komponen penilaian sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing direktur, yang meliputi komponen keuangan, pelanggan, proses bisnis, serta komponen pembelajaran dan pengembangan.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Presiden Direktur, meliputi
Untuk mendukung Self-Assessment Presiden Direktur secara individual, Perseroan telah menyiapkan komponen penilaian sesuai dengan tanggung jawab Presiden yang meliputi komponen keuangan, pelanggan, proses bisnis dan pembelajaran dan pengembangan. Namun memperhatikan tantangan yang dihadapi bank ke depan, Direktur Utama harus selalu mawas diri dan berbenah diri serta adaptif dalam menghadapi perubahan disruptif dan inovasi dalam menjalankan bisnis bank agar dapat mempertahankan pertumbuhan yang stabil.
Remunerasi Dewan Komisaris
40/SEOJK.03/2016 tentang penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi kepada bank umum, paket remunerasi dikelompokkan berdasarkan tingkat pendapatan yang diterima pengurus selama 1 (satu) tahun, seperti pada tabel di bawah ini. Total remunerasi masing-masing anggota direksi selama 1 (satu) tahun lebih dari Rp 2 miliar yang diterima secara tunai selama tahun 2018.
Remunerasi Direksi
40/SEOJK.03/2016 untuk penerapan tata kelola dalam pemberian imbalan bagi bank umum, paket imbalan tersebut dikelompokkan berdasarkan tingkat pendapatan yang diterima direksi dalam 1 (satu) tahun, seperti pada tabel di bawah ini. Jumlah remunerasi per orang dalam 1 (satu) tahun *) Jumlah yang diterima dalam 1 tahun Orang.. Catatan: *) diterima dalam bentuk tunai.
Penerapan Remunerasi Perseroan
Kebijakan perusahaan mengenai remunerasi yang bersifat variabel yang ditangguhkan, jika pembayarannya ditunda (Malus), atau ditarik kembali jika sudah dibayarkan (Clawback). Jumlah pengurus, komisaris, dan pegawai yang menerima remunerasi yang bersifat variabel selama 1 (satu) tahun dan seluruhnya secara nominal.
Piagam Komite Audit
Komite Audit dibentuk dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam rangka membantu Dewan Komisaris dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan (supervision) terhadap permasalahan yang berkaitan dengan laporan keuangan, sistem pengendalian internal, pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal, pelaksanaan tata kelola, mengelola dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Struktur dan Keanggotaan Komite Audit
Riwayat pendidikan, jabatan dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat pada Detail Perusahaan pada halaman 70 Laporan Tahunan Perseroan tahun 2018. Riwayat pendidikan, jabatan dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat di Detail Perusahaan pada halaman 71 Laporan Tahunan Perusahaan 2018.
Pendidikan atau Pelatihan
Masa Jabatan Anggota Komite Audit
Independensi Anggota Komite Audit
Apabila seorang anggota Komite Audit memperoleh saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung karena suatu peristiwa hukum, maka saham tersebut harus dialihkan kepada pihak lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah perolehan saham tersebut. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Tinjauan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang perbankan, pasar modal, dan peraturan perundang-undangan lainnya mengenai kegiatan usaha Perseroan. Meninjau dan melaporkan kepada dewan keluhan mengenai proses akuntansi dan pelaporan keuangan perusahaan.
Wewenang Komite Audit
Menelaah informasi keuangan lain yang akan dikeluarkan perusahaan kepada publik dan/atau otoritas, seperti proyeksi dan laporan lain yang berkaitan dengan informasi keuangan perusahaan. Memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai penunjukan, pengangkatan kembali dan pemberhentian atau penggantian Kantor Akuntan Publik (PAF) dan/atau Akuntan Publik (AP) yang akan mengaudit laporan keuangan berdasarkan independensi, ruang lingkup penugasan dan remunerasi atas jasanya.
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Komite Audit Komite Audit mengadakan rapat sedikitnya 4
7 Februari 2018 Hasil Audit Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota jaringan firma PricewaterhouseCoopers). 14 November 2018 Rapat rutin komite audit dengan departemen audit internal (V) 28 November 2018 laporan komite audit kepada dewan triwulan III/2018.
Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit Selama Tahun 2018
12 Desember 2018 Hard Close Meeting - Update perkembangan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota jaringan firma PricewaterhouseCoopers). Komite Pemantau Risiko (KPR) dibentuk untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan risiko sesuai ketentuan yang berlaku.
Piagam KPR
Administrasi Kredit Konsumen 2) di Jakarta sebagai bagian dari proses penilaian kualitas audit internal dan penilaian kecukupan dan efektivitas pengendalian internal. Melaporkan kepada Dewan Komisaris setiap triwulan mengenai hasil kajian dan penilaian rutin terhadap aspek tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan dan pengendalian.
Struktur dan Keanggotaan KPR
Pengangkatan anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Central Asia Tbk dilakukan oleh Direksi dengan Surat Keputusan Dewan No. Sumantri Slamet Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris – bagian program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi anggota Direksi pada halaman 69 laporan tahunan perseroan tahun 2018.
Masa Jabatan Anggota KPR
Riwayat pendidikan, jabatan dan pengalaman kerja anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat pada Profil Perusahaan halaman 72 Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2018. Riwayat pendidikan, jabatan dan pengalaman kerja anggota Komite Pemantau Risiko dapat dapat dilihat pada Profil Perusahaan halaman 69 Laporan Tahunan Perusahaan tahun 2018.
Independensi Anggota KPR
Anggota KPR yang berasal dari pihak independen dapat merangkap jabatan sebagai pihak independen anggota komite lain di perusahaan, bank lain, dan/atau perusahaan lain, sepanjang yang bersangkutan. Anggota KPR independen harus berasal dari pihak luar Perusahaan yang tidak mempunyai hubungan keuangan, manajerial, kepemilikan saham dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.
Tugas dan Tanggung Jawab KPR
Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Perseroan atau pihak lain yang mempunyai hubungan dengan Perseroan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen tidak dapat menjadi Pihak Independen sebagai anggota KPR Perseroan sampai telah menjalani masa tunggu (cooling off). enam bulan. (enam bulan. Anggota KPR harus mempunyai integritas yang tinggi, pengalaman di bidang pekerjaannya serta akhlak dan akhlak yang baik.
Wewenang KPR
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KPR
Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan KPR Selama Tahun 2018
Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Central Asia Tbk no. 035/SK/KOM/2017 tanggal 24 Februari 2017 tentang Struktur Komite Remunerasi dan Pengangkatan. Keputusan Direksi PT Bank Central Asia Tbk no. 107A/SK/DIR/2016 tanggal 10 Agustus 2016 tentang Pengangkatan Anggota Komite Remunerasi dan Pengangkatan.
Fungsi Pokok KRN
Pedoman KRN
Struktur dan Keanggotaan KRN
E. Setijoso
- Pendidikan atau Pelatihan
- Masa Jabatan Anggota KRN
- Independensi Anggota KRN
- Tugas dan Tanggung Jawab KRN
- Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KRN
- Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi
- Realisasi Program Kerja KRN Selama Tahun 2018 Selama tahun 2018 KRN telah menyelenggarakan
- Remunerasi KRN
- Pedoman dan Tata Tertib Kerja KTKT
- Struktur dan Keanggotaan KTKT
- Masa Jabatan Anggota KTKT
- Independensi Anggota KTKT
- Tugas dan Tanggung Jawab KTKT
- Mekanisme Kerja
- Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KTKT
- Fungsi Pokok ALCO
- Wewenang ALCO
- Struktur, Keanggotaan ALCO, dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
- Rapat ALCO
- Pengambilan Keputusan
- Frekuensi Rapat Anggota ALCO Selama Tahun 2018
- Pelaporan Pertanggungjawaban Realisasi kerja ALCO dilaporkan melalui
- Realisasi Program Kerja Tahun 2018
- Fungsi Pokok KMR
- Wewenang KMR
- Struktur, Keanggotaan KMR dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KMR Tugas Pokok Anggota KMR
- Rapat KMR
- Frekuensi Rapat Anggota KMR Selama Tahun 2018
- Pelaporan Pertanggungjawaban
- Fungsi Pokok KMRT
- Wewenang KMRT
- Struktur, Keanggotaan KMRT dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KMRT
- Rapat KMRT
- Frekuensi Rapat Anggota KMRT Selama Tahun 2018
- Fungsi Pokok KKP
- Wewenang KKP
- Struktur, Keanggotaan KKP dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KKP
- Rapat KKP
- Frekuensi Rapat KKP Selama Tahun 2018
- Fungsi Pokok KK
- Wewenang KK
- Struktur, Keanggotaan KK dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KK Berikut beberapa tugas anggota KK
- Rapat KK
- Frekuensi Rapat KK Selama Tahun 2018
- Realisasi Rapat Tahun 2018
- Fungsi Pokok KPTI
- Wewenang KPTI
- Struktur, Keanggotaan KPTI dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KPTI
- Rapat KPTI
- Frekuensi Rapat KPTI Selama Tahun 2018
- Pelaporan Pertanggungjawaban/Realisasi Kerja KPTI
- Fungsi Pokok KPKK
- Wewenang KPKK
- Struktur, Keanggotaan KPKK dan Status Hak Suara
- Tugas dan Tanggung Jawab KPKK Tugas Pokok KPKK
- Rapat KPKK
- Frekuensi Rapat KPKK Selama Tahun 2018
- Pelaporan Pertanggungjawaban Realisasi kerja KPKK dilaporkan melalui
- Risiko Kredit
- Risiko Pasar
- Risiko Likuiditas
- Risiko Operasional
- Risiko Hukum
- Risiko Reputasi
- Risiko Stratejik
- Risiko Kepatuhan
- Risiko Transaksi Intra-Grup
- Risiko Asuransi
- Pelaksanaan pengendalian internal antara lain dilakukan melalui
- Penerapan Fungsi Pengendalian Internal
- Latar Belakang
- Tujuan
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan bertanggung jawab atas penerapan manajemen risiko terintegrasi dan sistem pengendalian internal pada perusahaan dan anak perusahaan. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko (RMC) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko (RMW).
Surat Edaran No.064/SE/POL/2015 tanggal 7 April 2015 tentang Pedoman Penerapan Strategi Anti Fraud
Dasar hukum penerapan kebijakan anti Fraud di perusahaan adalah Surat Edaran Bank Indonesia No. SE BI ini sendiri dimaksudkan untuk memperkuat sistem pengendalian intern perseroan dan sebagai implementasi lebih lanjut Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.
4 Pilar Strategi Anti Fraud
Penerapan dan Internalisasi
Perusahaan berupaya untuk lebih meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan karyawan terhadap penipuan, termasuk pernyataan anti-penipuan, e-learning, komik, poster, video, pelatihan di kelas, sosialisasi budaya anti-penipuan, dll. Pada tahun 2018, seluruh pegawai wajib mengikuti e-learning anti-fraud yang dapat diakses melalui portal internal MyBCA dan mobile learning.
Cara Penyampaian Laporan A. Sarana
Whistleblower system (pengaduan pelanggaran) merupakan sarana komunikasi dimana pihak internal maupun eksternal perusahaan dapat melaporkan adanya kecurangan atau pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku di dalam perusahaan. Meningkatkan kesadaran pemangku kepentingan (karyawan, pelanggan, dll) untuk melaporkan kecurangan atau pelanggaran yang terjadi di lingkungan perusahaan tanpa rasa takut dan cemas karena kerahasiaannya terjamin.
Perlindungan bagi Pelapor
Perbuatan yang menimbulkan keadaan dimana seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya mempunyai kepentingan di luar kepentingan dinas, baik itu menyangkut kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak lain sehingga insan Perusahaan dapat kehilangan objektivitasnya dalam mengambil keputusan dan kebijakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dengan izin yang diberikan kepadanya oleh Perseroan.
Penanganan Pengaduan
Pihak yang Mengelola Pengaduan
Jumlah penyimpangan (internal fraud)
Jumlah Pengaduan Melalui Whistleblowing System
- Komitmen Bersama
- Sanksi Pelanggaran
- RUPS
- MyBCA
- TV Plasma
- Majalah InfoBCA
- Halo SDM
9 BCA mendukung pengembangan kualitas SDM dan mengadakan pelatihan pelayanan prima untuk Dusun Kopi Sirap Gunung Kelir. Kerangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan Di BCA Tahap I Tahun Mei 2018 103/DCS/2018 OJK Pemberitahuan Informasi Mengenai