• Tidak ada hasil yang ditemukan

tatanan kebandarudaraan nasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "tatanan kebandarudaraan nasional"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL 2013

PERMENHUB NO. 69 TAHUN 2013, BN 2013 / NO. 1046, 15 HLM

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL

ABSTRAK - Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 200 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, perlu diatur mengenai tata cara dan prosedur penetapan tatanan kebandarudaraan dengan Peraturan Menteri, dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 11 Tahun 2010 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional masih terdapat kekurangan dan belum mengatur ketentuan terkait rencana induk nasional bandar udara, sehingga perlu diganti.

- Dasar Hukum Peraturan Menteri Perhubungan ini adalah UU No. 1 Tahun 2009;

PP No. 40 Tahun 2012; PERPRES No. 47 Tahun 2009; PERPRES No. 24 Tahun 2010;

PERMENHUB No. 60 Tahun 2010; PERMENHUB No. 41 Tahun 2011.

- Dalam Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional meliputi peran, fungsi, penggunaan, hierarki, dan klasifikasi bandar udara, serta rencana induk nasional bandar udara.

CATATAN : - Peraturan Menteri Inl mulai berlaku pada tanggal diundangkan, 20 Agustus 2013 dan ditetapkan tanggal 16 Agustus 2013.

- Pada saat Peraturan Menteri ini mulai ditetapkan, maka Bandar udara internasional yang tnasuk dalam perjanjian ASEAN open sky yaitu Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Bandar Udara Internasional Juanda, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin tetap berlaku, dan Ketentuan terkait penetapan lokasi bandar udara dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 11 Tahun 2010 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional dinyatakan tetap berlaku.

Lampiran : 22 hlm.

Referensi

Dokumen terkait

Kantor Administrator Bandar Udara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta TA 2011 akan melaksanakan seleksi umum melalui prakualifikasi dengan sistem semi e-procurement

Untuk dapat mengetahui perencanaan sistem penanganan bagasi yang layak digunakan di Terminal 1A Keberangkatan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta,

Berdasarkan movement pesawat di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta yang telah mencapai 245.408 pergerakan pesawat pertahun, maka pelampauan nilai Pavement

Dari hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kinerja yang dimiliki terminal 1A Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta masih kurang baik pada bagian Check

Berdasarkan movement pesawat di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta yang telah mencapai 245.408 pergerakan pesawat pertahun, maka pelampauan nilai Pavement

Salah satu upaya yang diambil oleh Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi adalah dengan ikut serta dalam program BUMN

Jepang Jepang Timur Tengah Timur Tengah Amerika Amerika Eropa Eropa JSS JSS Bandar Lampung Bandar Lampung Jakarta Jakarta Soekarno-Hatta Soekarno-Hatta Bandara Internasional Rad in

Untuk dapat mengetahui perencanaan sistem penanganan bagasi yang layak digunakan di Terminal 1A Keberangkatan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta,