Microteachin g
Teknik & Model Pembelajaran
Dosen Pengampu :
Novi Ratna Dewi, S.Si., M.Pd.
Prasetyo Listiaji, S.Pd., M.Sc.
“Pendidikan adalah tiket ke masa depan, hari esok dipunyai oleh orang-orang yang
mempersiapkan dirinya sejak hari ini.”
—Malcolm X
Anggota
Kelompok 2 :
Azzahra Oktafiami 4410121128
Grecia Maharani Intan Priyanto 4001419056 Niken Putri Karindani 4001419055
Annisa Nurfadhilah 4001419037 Dita Rahmayanti 4410121116
Apa itu Model Pembelajaran?
01.
Model pembelajaran
adalah suatu perencanaan ataupola
yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas ataupembelajaran tutorial.
Model pembelajaran mengacu pada
pendekatan pembelajaran
yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pengajaran, tahap-tahap dalam kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pengelolaan kelasModel Pembelajaran ?
Discovery Learning
01.
1. Discovery Learning (Penemuan) ?
Menurut Djamarah (2008: 22) Discovery Learning adalah belajar mencari dan menemukan sendiri.
Siswa sebagai
subjek
danobyek
dalam belajarPeran guru lebih banyak menempatkan diri sebagai pembimbing atau pemimpin belajar dan
fasilitator
belajar.
Sebagai Contoh penerapan model ini melalui strategi deduktif
Dimana peserta didik diberikan tugas untuk menentukan rumus luas lingkaran melalui permainan kertas berbentuk lingkaran
yang dibagi dalam n sektor yang sama besar,kemudian menyusunnya sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti
persegi panjang dan rumus keliling sudah diketahui sebelumnya. Dari permainan kertas tersebut peserta didik
dapat menemukan bahwa luas
lingkaran adalah
Langkah-Langkah :
Identifikasi
Merumuskan Seleksi
bahan Tugas / problem
Penemuan Interaksi antar
siswa Pujian Setting kelas
Kelebihan & kekurangan
1. Mengembangkan proses kognitif melalui penemuan 2. Pengetahuan yang kukuh
melalui strategi penemuan
3. Kemampuan sendiri
4. Menemukan gaya belajar sendiri
5. skeptitisme yang sehat
1. Persiapan mental
2. Tidak cocok untuk kelas jumlah besar
3. Harapan yang tidak sesuai realita
4. Fasilitas
5. Tidak semua bisa melalui jalur penemuan
Inquiry Learning
02.
Model pembelajaran yang dirancang membawa peserta didik dalamproses penelitianmelalui penyelidikan dan penjelasan dalam setting waktuyang singkat (Joice &Wells, 2003).
inkuiri terbimbing
menyelidiki sesuatu secara sistematis kritis dan logis (seluruh kemampuan siswa).Sedangkan
Inkuiri Sains
kasus yang nyata di dalam penyelidikan (dibantu)Inquiry Learning ?
Langkah-Langkah :
Kelebihan & Kekurangan :
1. Menekankan aspek kognitif,efektif,
psikomotorik secara seimbang
2. Belajar sesuai gaya belajarnya
3. Sesuai dengan
perkembangan psikolog modern
4. Solusi bagi peserta didik diatas kemampuan rata- rata
1. Membutuhkan waktu lama
2. Siswa dapat kehilangan arah dan semangat
3. Memerlukan kecerdasan yang tinggi
4. Tidak untuk tingkatan SD 5. Tidak untuk jumlah siswa
yang banyak
Pembelajaran menggunakan kemampuan berpikir peserta didik secara individu maupun kelompok dan lingkungan nyata untuk mengatasi masalah sehingga bermakna, relevan, dan kontektual (Tan Onn seng, 2000).
Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan menerapkan konsep pada masalah nyata dan baru yang diintegrasikan dengan High Order Thinking Skills (HOT’s) (Norman and Schmidt).
Problem Based Learning
(PBL)
4 5
1 2 3
Menghasilkan karya nyata dan
memamerkan
Kolaborasi Mengajukan
pertanyaan atau masalah
Berfokus pada
interdisiplin Penyelidikan otentik
Ciri Model PembelajaranProblem Based
Learning
Sintaks Model Pembelajaran Problem Based Learning
Orientasi terhadap Masalah Organisasi Belajar Penyelidikan individual maupun kelompok Pengembangan dan Penyajian hasil Penyelesaian
Masalah Analisis dan Penilaian Proses Penyelesaian Masalah
Project Based Learning (PjBL)
Pembelajaran dengan menggunakan proyek nyata dalam
kehidupan yang didasarkan pada motivasi tinggi,
pertanyaan menantang, tugas-tugas atau permasalahan
untuk membentuk penguasaan kompetensi yang
dilakukan secara kerja sama dalam upaya memecahkan
masalah (Barel, 2000 and Baron 2011). Tujuan model ini
untuk meningkatkan motivasi belajar, team work,
keterampilan kolaborasi untuk mencapai kemampuan
kademik level tinggi atau tingkat kreativitas abad 21
(Cole & Wasburn Moses, 2010).
Ciri Model Pembelajaran Project Based Learning
● Siswa membuat keputusan tentang kerangka kerja
● Adanya permasalahan dan tantangan yang diajukan siswa
● Siswa mendesain proses untuk menentukan solusi atas
permasalahan yang diajukan
● Siswa secara kolaboratif bertanggungjawab untuk mengakses dan mengelola informasi untuk memecahkan masalah
● Proses evaluasi dijalankan secara kontinu
● Siswa secara berkala melakukan refleksi atas aktivitas yang sudah dijalankan
● Produk akhir aktivitas belajar akan dievaluasi secara
kualitatif
● Situasi pembelajaran sangat toleran terhadap kesalahan dan perubahan
Menyusun Jadwal pembuatan Mendesain Perencanaan
Produk
Sintaks Model Pembelajaran Project Based Learning
Pertanyaan Mendasar
Monitoring Peserta Didik dan
Perkembangan Proyek
Menguji Hasil Evaluasi Pengalaman
Belajar
Peserta didik diberikan pengalaman belajar pada situasi yang kontekstual
Tujuan penggunaan model pembelajaran PBT adalah untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi kerja
Sintak Pembelajaran : 1. Merencanakan produk
2. Melaksanakan proses produksi
3. Mengevaluasi produk (melakukan kendali mutu) 4. Mengembangkan rencana pemasaran
Model Pembelajaran
Production Based Training
Model pembelajaran di SMKberbasis produksi/jasa yang
mengacu pada standar dan prosedur yangberlaku di industri dan dilaksanakan dalamsuasana seperti yang terjadi diindustri.
Tujuan penggunaan model pembelajaran TEFA
1. Mempersiapkan lulusan SMK menjadi pekerja, dan wirausaha 2. Membantu siswa memilih bidang kerja yang sesuai dengan kompetensinya
3. Menumbuhkan kreatifitas siswa melalui learning by doing
4. Memberikan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja
Model Pembelajaran Teaching
Factory
Sintaks model pembelajaran TEFA : 1. Menerima order
2. Meganalisis order
3. Menyatakan kesiapan mengerjakan order 4. Mengerjakan order
5. Mengevaluasi produk 6. Menyerahkan order
Model Pembelajaran Teaching
Factory
TEKNIK PEMBELAJARAN
Teknik pembelajaran adalah serangkaian
cara, upaya dan siasat yang dilakukan
oleh guru untuk melaksanakan proses
belajar mengajar secara optimal kepada
para siswa.
Kekurangan
Siswa menjadi lebih cepat bosan. Alur pembelajaran juga monoton.
TEKNIK CERAMAH
Teknik ceramah adalah guru memberikan materi di depan siswa secara lisan.
Kelebihan :
Pembelajaran dapat berlangsung tertib, materi dapat
disampaikan dengan jelas dan caranya pun sederhana
Kekurangan
ketika guru gagal mengajarkan etika dan tata cara diskusi yang baik, maka pembelajaran akan kacau dan bahkan muncul perdebatan tanpa makna.
TEKNIK DISKUSI
Teknik diskusi adalah suatu teknik pembelajaran dimana guru menyajikan suatu permasalahan dan siswa diminta mengungkapkan ide, opini, argumentasi serta narasi yang berkaitan dengan materi tersebut.
Kelebihan :
mampu memberi kesempatan pada siswa untuk menyusun
argumen, mengungkapkan opini dan saling beradu pendapat
dengan sehat.
Kekurangan
Guru yang horor, terlampau tegas, suka mengintimidasi membuat siswa akan merasa takut untuk menjawab. jika pertanyaan ternyata tidak berhubungan dengan materi dan guru gagal membangun pemahaman
TEKNIK TANYA JAWAB
Teknik tanya jawab adalah suatu teknik dimana guru memberikan berbagai pertanyaan kepada siswa yang bertujuan membangun pemahaman mereka akan materi yang sedang dipelajari.
Kelebihan :
Guru mampu mengetahui sejauh mana pemahaman siswa akan
materi. Membantu siswa berlatih lebih berani mengungkapkan
pendapat mereka Melatih keterampilan berbicara secara lebih
sistematis.
Kekurangan
Membosankan, kaku dan tidak menarik
TEKNIK PENUGASAN
Teknik penugasan adalah pemberian tugas / latihan soal / instruksi pada siswa setelah guru selesai memberi materi
Kelebihan :
memberikan kemudahan bagi guru untuk menyusun
perencanaan, melakukan evaluasi, ataupun mengawasi
jalannya pembelajaran.
Kekurangan
siswa harus benar-benar diberi gambaran yang pas tentang materi yang diajarkan
TEKNIK SIMULASI
Teknik simulasi adalah suatu teknik pembelajaran dimana siswa seolah-olah mengalami sendiri suatu momen atau peristiwa.
Kelebihan :
dapat membuat siswa senang dan tertarik untuk belajar.
dapat mengajarkan berbagai disiplin ilmu yang
terkait dengan materi dalam waktu bersamaan
kelemahan
pengertian
teknik pembelajaran inquiry adalah suatu teknik dimana siswa diminta membahas sebuah permasalahan bersama dengan temannya dalam
kelompok kecil, lalu kemudian membuat sebuah laporan tertulis dan menyampaikannya di depan
guru ataupun teman yang lain kelebihan
membentuk rasa disiplin, percaya diri dan tak putus asa. Siswa akan terbiasa dengan semangat untuk
bekerja sama, saling berkompetisi dengan sehat.
menghadirkan suasana belajar yang hidup serta mampu membuat siswa terbiasa dalam
mengungkapkan pendapatnya.
Teknik inquiry
berpotensi membuat kelas gaduh, ribut dan kacau. Anak-anak harus benar-benar dibiasakan
untuk mendengarkan presentasi atau pendapat dari temannya serta diajarkan cara
mengungkapkan gagasan dengan baik.
Teknik Eksperimen / Demonstrasi
sebuah teknik yang memberi kesempatan siswa melakukan praktik di dalam proses
pembelajaran, baik berupa eksperimen maupun demonstrasi.
kelebihan
Siswa dapat lebih memahami proses dan hasil.
Ini merupakan sebuah hal yang sangat berharga, karena siswa tidak hanya mengingat
saja
Di butuhkan biaya dan fasilitas tertentu untuk dapat membuat teknik
pembelajaran eksperimen / demonstrasi ini dapat berlangsung
dengan baik.
kelemahan
Teknik
Karyawisata
merupakan sebuah teknik yang mengajak para siswa mempelajari materi bukan di dalam kelas, tetapi melalui kunjungan langsung ke sumber pembelajaran
kelebihan
kelemahan
hadirnya pembelajaran yang menyenangkan dimana siswa selain dapat mempelajari materi secara langsung dari sumber pembelajaran juga dapat menikmati suasana baru di luar kelas.
Kekurangan teknik
pembelajaran karya wisata adalah masalah biaya
Teknik tutorial
Teknik tutorial adalah salah satu teknik pembelajaran populer di mana guru lebih mengedepankan peran sebagai seorang tutor atau mentor.
Dalam teknik ini, guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok untuk kemudian
memberikan suatu tugas tertentu, seperti eksperimen, pengamatan atau menciptakan suatu produk.
kelebihan
Penyampaian materi langsung dibarengi dengan aksi langsung atau praktik oleh siswa.Hal ini tentu saja dapat meningkatkan pemahaman siswa secara lebih baik
kelemahan
guru harus benar-benar
mempersiapkan diri jika para siswa yang bekerja secara individu
maupun dalam kelompok-kelompok kecil membutuhkan bantuan atau pendampingan.
Teknik problem solving
kelebihan
kelemahan
suatu teknik pembelajaran dimana siswa diminta, diberi kesempatan dan dimotivasi untuk memecahkan suatu masalah yang sengaja disajikan dalam proses belajar mengajar.
siswa diminta untuk mengembangkan cara berpikirnya agar tidak hanya terpaku pada apa yang ada di buku pelajaran, tetapi mengkaitkan teori, materi dan ilmu yang sudah mereka dapatkan untuk bisa memecahkan permasalahan
membiasakan siswa untuk menganalisa suatu masalah, mencari hubungan sebab akibat serta mengkaitkan materi dan ilmu pengetahuan yang sudah mereka dapatkan ke dalam permasalahan yang di desain / diambil dari kehidupan nyata.
Guru harus memilih masalah yang tepat untuk diselesaikan dan sebagai guru harus memiliki suatu pemecahan yang pasti dan secara umum dapat diterima.