• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teks Pertemuan Doa Lingkungan

N/A
N/A
Kring Santo Borromeus 2 HTBSPM BANDUNG

Academic year: 2024

Membagikan "Teks Pertemuan Doa Lingkungan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Doa Lingkungan, 12 Nopember 2024 Kring Borromeus 2

1. Lagu pembukaan : PS ____

2. Tanda Salib dan Salam

P : Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus U : Amin

P : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.

U : Sekarang dan selama-lamanya.

3. Kata Pengantar

Bapak ibu saudara saudari yang terkasih dalam Kristus, Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang telah memberi kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Mengacu pada Injil Lukas , kita diingatkan tentang pentingnya melayani tanpa pamrih, sebagai hamba yang setia dalam memenuhi kehendak Tuhan. Dalam ayat-ayat ini, Yesus mengajarkan bahwa tugas pelayanan adalah sebuah kewajiban dan sebuah kehormatan yang tidak membutuhkan pujian, karena itulah hakikat seorang hamba.

Dengan semangat ini, kita berharap acara ini dapat menjadi momentum bagi setiap pasangan suami-istri untuk semakin mendalami peran dalam pelayanan gereja maupun lingkungan kring Borromeus 2, tidak hanya sebagai keluarga Kristiani tetapi juga sebagai sahabat dan pendukung dalam iman. Semoga melalui pertemuan doa malam ini, kita semua semakin teguh dalam memegang panggilan untuk melayani Tuhan dan sesama dengan rendah hati.

4. Pernyataan Tobat

Bapak, Ibu agar berbagai doa dan permohonan kita dalam ibadat ini berkenan di hadapan Allah, maka marilah terlebih dahulu kita mohon ampun atas semua kesalahan yang telah kita lakukan dengan bersama-sama mengucapkan doa Saya mengaku ….

(2)

P : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin

5. Doa Pembukaan

Allah Bapa yang Mahakasih, kami bersyukur atas kesempatan ini untuk berkumpul sebagai satu keluarga iman. Kami datang dengan hati yang rendah dan siap melayani sesuai kehendak-Mu, seperti yang diajarkan Yesus dalam Injil Lukas. Berkatilah kami agar selalu setia dan tulus dalam pelayanan kami, baik sebagai pasangan maupun dalam komunitas gereja.

Bimbinglah setiap pasangan di sini agar dapat hidup rukun, saling mendukung, dan semakin dekat dengan-Mu. Jadikanlah kami saksi kasih dan kehadiran-Mu dalam kehidupan sehari-hari kami. Semoga acara ini membawa kami semakin bersatu dalam cinta dan panggilan untuk melayani tanpa pamrih.

Kami mohon ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penyelamat kami. Amin.

6. Bacaan Kitab Suci Titus 2:1-8, 11-14

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus:

Kewajiban orang tua, pemuda dan hamba

2:1 Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat: 2:2 Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan. 2:3 Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik 2:4 dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, 2:5 hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang. 2:6 Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal 2:7 dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, 2:8 sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan

(3)

menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita.

2:11 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

2:12 Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini 2:13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, 2:14 yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

Demikianlah sabda Tuhan.

U : Syukur kepada Allah Lagu Antar Bacaan PS ____

Pembacaan dari Injil Lukas 17:7-10 P : Tuhan beserta kita

U : Sekarang dan selama-lamanya.

P : Inilah Injil suci, menurut Santo Lukas U : Dimuliakanlah Tuhan

17:7 "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan! 17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum. 17:9 Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya? 17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

P : Demikian Injil Tuhan.

U : Terpujilah Kristus.

(4)

7. Renungan Singkat

P : Kemulian kepada Bapa, dan Putra dan roh Kudus

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, Amin 8. Doa Rosario (OPTIONAL)

9. Doa Umat

P : Saudara-saudari terkasih, marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada Allah Bapa yang Mahabaik, yang memanggil kita untuk melayani dengan rendah hati dan penuh kasih. Kepada setiap ujud doa ini, kita mohon:

U: Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

1. Bagi Gereja dan para pemimpinnya:

Semoga para pemimpin gereja senantiasa diberikan kebijaksanaan, kesabaran, dan kerendahan hati dalam membimbing umat Allah untuk hidup sesuai dengan ajaran kasih Kristus. Marilah kita mohon:

U:Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

2. Bagi para pasangan suami-istri:

Semoga setiap pasangan suami-istri dikuatkan dalam cinta dan kesetiaan, serta menjadi teladan dalam kehidupan keluarga yang penuh kasih dan pelayanan.

Kiranya mereka selalu saling mendukung dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar mereka. Marilah kita mohon:

U:Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

3. Bagi mereka yang melayani di komunitas dan gereja:

Semoga Tuhan menguatkan hati setiap pelayan-Nya agar dapat melayani dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan, seperti seorang hamba yang setia kepada tuannya. Semoga mereka selalu setia dalam panggilan yang telah dipercayakan kepada mereka. Marilah kita mohon:

U:Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

(5)

4. Bagi mereka yang mengalami kelemahan atau kesulitan dalam hidupnya:

Semoga Allah Bapa yang penuh kasih menyentuh hati mereka yang tengah berjuang atau merasa lelah. Berikanlah mereka kekuatan dan penghiburan, agar mereka tidak kehilangan harapan dalam menghadapi setiap cobaan. Marilah kita mohon:

U:Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

5. Bagi kita semua yang hadir di sini:

Semoga Tuhan menanamkan dalam hati kami semangat kerendahan hati dan pelayanan tanpa pamrih, agar kami dapat hidup sebagai saksi-saksi kasih-Nya di tengah dunia. Marilah kita mohon:

U:Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

P: Allah Bapa yang Maharahim, dengarkanlah doa-doa kami. Kuatkanlah kami dalam menjalankan panggilan kami untuk hidup dengan bijaksana, penuh kasih, dan rendah hati, seperti yang diajarkan oleh Yesus Putra-Mu. Kami memohon ini dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

P : Marilah kita satukan doa dan dan ungkapan syukur kita dengan doa yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri : Bapa Kami …..

U : Amin

10. Doa Penutup :

P : Allah Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur atas momen yang indah ini, di mana kami dapat bersama-sama merenungkan panggilan kami untuk melayani dengan tulus dan rendah hati. Melalui sabda-Mu hari ini, Engkau telah mengingatkan kami untuk melayani tanpa pamrih dan hidup dengan bijaksana serta penuh kasih dalam setiap tugas yang Kau percayakan.

Ya Bapa, bimbinglah kami agar terus setia dalam menjalani hidup sesuai kehendak-Mu. Ajarkan kami untuk tidak mencari pujian atau pengakuan, melainkan melayani dengan hati yang tulus, seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus, Putra-Mu. Semoga setiap langkah kami mencerminkan cinta-Mu dan membawa damai bagi orang-orang di sekitar kami.

Kami serahkan setiap pasangan dan keluarga di sini ke dalam tangan-Mu, agar dalam hidup sehari-hari, kami menjadi saksi kasih dan berkat-Mu. Jadikan kami hamba-hamba yang setia dan setulus hati dalam melaksanakan panggilan kami.

Kami mohon ini dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang segala masa.

(6)

U :Amin

11. Berkat dan Pengutusan

Bapak, Ibu, Saudara, Saudari yang terkasih, sebelum kita akhiri ibadat kita malam ini, marilah kita mohon berkat Tuhan.

(hening sejenak) P : Tuhan Beserta kita

U : Sekarang dan selamanya.

P : Semoga kita selalu dibimbing oleh berkat Allah Yang Maha Kuasa + Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U : Amin.

P : Dengan demikian ibadat kita malam hari ini sudah selesai. Marilah kita pulang mewartakan kasih Allah

U : Syukur kepada Allah.

12. Lagu Penutup

(7)

Renungan: Pelayanan dengan Rendah Hati dan Kesetiaan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita merenungkan panggilan untuk melayani dengan rendah hati, seperti yang diajarkan dalam surat Paulus kepada Titus (Titus 2:1-8, 11-14) dan Injil Lukas (Lukas 17:7-10). Dalam Titus, Paulus menasihati umat untuk hidup sesuai dengan ajaran yang benar. Ia menekankan agar kaum laki-laki dan perempuan menunjukkan kebijaksanaan, martabat, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari mereka, terutama mereka yang telah lebih dewasa dalam iman. Paulus menegaskan bahwa kasih karunia Allah yang menyelamatkan telah datang kepada semua orang, memanggil kita untuk hidup saleh dan penuh kasih hingga kedatangan Tuhan Yesus.

Di sinilah kaitannya dengan Lukas 17:7-10 semakin terasa. Yesus berbicara tentang hamba yang bekerja di ladang, melayani tanpa berharap pujian atau penghargaan, melainkan dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada tuannya.

Yesus mengajarkan kita bahwa seorang hamba sejati tidak menuntut imbalan atas pelayanannya karena ia sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah tugas dan panggilannya.

Melalui kedua bacaan ini, kita diundang untuk merefleksikan sikap kita dalam melayani Tuhan dan sesama. Tuhan tidak hanya memanggil kita untuk hidup benar dan bijaksana seperti dalam Titus, tetapi juga untuk melakukannya dengan penuh kerendahan hati, tanpa pamrih, seperti dalam Lukas. Pelayanan yang sejati bukanlah soal pujian atau penghargaan, melainkan kerelaan untuk memberikan diri tanpa batas.

Saat kita menjalankan tugas dan panggilan kita, baik sebagai pasangan, orang tua, atau bagian dari komunitas gereja, mari kita ingat bahwa panggilan kita adalah melayani Tuhan dengan penuh kasih dan kerendahan hati. Kita tidak perlu mencari pengakuan, sebab Tuhan yang Maha Mengetahui melihat setiap usaha dan kesetiaan kita. Marilah kita berdoa agar dapat menjadi hamba-hamba yang setia dan menjalankan peran kita dalam hidup ini dengan kasih, rendah hati, dan sukacita sejati.

---

Referensi

Dokumen terkait

dan dipilih oleh jemaat untuk jabatan penatua, apakah Saudara percaya dalam hati saudara, bahwa saudara dipanggil oleh Allah melalui gereja Tuhan Yesus Kristus,

P Bagi para pemimpin Gereja: Semoga Allah Bapa memberkati para pemimpin Ge- reja-Nya, agar menunaikan tugas pelayanan mereka dengan rendah hati seturut teladan

Ciri-ciri pelayanan secara Islam salah satunya adalah bersikap melayani dan rendah hati (khidmah). Sikap melayani merupakan sikap yang paling utama dari seorang

Dengan ini saya, Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus, Memohon dengan rendah hati kepada Bapak/Ibu/Saudara/Saudari, Nasabah

 Kalau penyelenggaraan panggilan GMIM dikatakan bersumber dari pola pelayanan dan pemerintahan Kristus yang menekankan kehambaan, pengorbanan, kerendahan hati,

Doakan perkembangan pelayanan belas kasihan dari Proyek Hana yang melengkapi para wanita secara spiritual dan alat sosial yang memampukan melayani saudari mereka di Arab dan

Doa Umat P : Saudara-saudari, Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan karena melihat seorang ibu yang sedang mengalami duka yang mendalam, maka marilah kita bersama-sama berdoa, semoga