Psikologi Konseling Penjelasan psikoanalisis, behavioral, dan humanistik!
A. Psikoanalisis
Psikoanalisis dikemukakan oleh Sigmud freud yang merupakan sebuah metode penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kejiwaan seseorang.
Berdasarkan psikoanalisis kehidupan jiwa seseorang memiliki 3 tingkat kesadaran yaitu sadar, prasadar, dan tak sadar. Perkembangan kepribadian menurut sigmud freud mengalami 5 fase yaitu ;
1. Fase lisan (0-18 bulan), pada fase ini anak mengalami perkembangan yang sensitif terhadap ransangan tubuh bagian mulut
2. Fase anal ( 18 bulan – tahun ), bagian tubuh sensitif terhadap anus 3. Fase palik (3-6 tahun), bagian tubuh sensitif terhadap alat kelamin 4. Fase laten (6 tahun – pubertas), adanya dorongan seks
5. Fase genital (pubertas-selanjutnya), mengalami kematangan pada reproduksi
B. Behavioral
Teori behavioral mempelajari tingkah laku manusia berdarkan rangsangan stimulus dan respon yang di hasilkan. Biasanya informasi di dapat berdasarkan pengalamanyang telah di lalui oleh seseorang.
Terdapat beberapa teoru beharvioral yang di kemukakan oleh para ahli yaitu;
1. Connectionism menurut Thorndike
2. Classical conditioning menurut Ivan Pavlov 3. Operant Conditioning menurut B.F. Skinner 4. Social learning menurut Albert Bandura
C. Humanistik
Psikologi humanistik muncul karena ketidakpuasan terhadap teori psikoanalisa dan behavioral sebelumnya. Humanistik mempelajari tingkah laku manusia yang berpusat pada keunikan dan aktualisasi manusia. Salah satu tokoh yang mempelajari psikologi humanistik yaitu Abraham Maslow. Abraham berpendapat bahwa manusia memiliki
kebutuhan jasmani dan kebutuhan estasis. Kebutuhan jasmani seperti makan dan minum.
Selanjutnya kebutuhan untuk memiliki rasa cinta dan kasih sayang.
Abraham menyusun hirarki manusia menjadi beberapa tingkat yaitu;
1. Kebutuhan fisiologi
Kebutuhan mendasar bagi manusia seperti makan, minum tidur, seksual, dan rasa sakit
2. Adanya keselamatn, keamanan,dan bebas dari ancaman atau resiko 3. Kebutuhan untuk mencitai
4. Harga diri seseorang
5. Aktualisasi diri (pememuhan semua kebutuhan)