Pengaruh berpikir kritis dan mind mapping terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam” (studi kasus di SMAN 20 Kabupaten Tangerang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mind mapping dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam. Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar PAI melalui mind mapping dan angket digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa.
Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar PAI antara siswa yang berpikir kritis tinggi dan siswa yang berpikir kritis rendah. Siswa yang berpikir kritis tinggi memiliki hasil belajar yang lebih tinggi daripada siswa yang berpikir kritis rendah. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar PAI antara siswa yang belajar menggunakan peta pikiran dengan siswa yang belajar melalui pendekatan konvensional.
Siswa yang belajar dengan menggunakan mind mapping memiliki hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan konvensional. Ketiga, ada pengaruh antara siswa yang berpikir kritis sekaligus menggunakan mind mapping terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam.
ت ِئا ِج
ز َلا ْت
م َب ِيا
طلا ل
تا
لا
حا ُ ت
تلاُ
بُ تا
تلا ُ
تُ ئا
Latar Belakang Masalah
Upaya untuk mendorong kemampuan berpikir kritis sebagai bekal hidup untuk menghadapi tuntutan, perubahan dan perkembangan zaman biasanya dilakukan melalui pendidikan yang berkualitas. Pakar dan instruktur pendidikan diharapkan terlibat secara intensif dalam merencanakan strategi pembelajaran keterampilan berpikir kritis. Berpikir kritis dimaksudkan sebagai pemikiran yang benar dalam mencari pengetahuan yang relevan dan dapat dipercaya tentang dunia nyata.
Berpikir kritis adalah aktivitas mental dalam menilai suatu argumen atau proposisi dan mengambil keputusan. Untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran, strategi-strategi berikut harus diterapkan. Ada siswa yang berpikir tinggi dan ada siswa yang berpikir rendah, sehingga hasil belajar juga berbeda tergantung tingkat berpikir kritis yang ada pada siswa.
Semakin siswa memiliki pemikiran kritis yang tinggi, maka siswa akan semakin aktif dalam belajar untuk mencapai prestasi yang maksimal. Berdasarkan uraian di atas, maka judul yang diambil peneliti dalam penelitian tesis ini adalah “Pengaruh Berpikir Kritis dan Pemetaan Pikiran Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus di SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang – Banten)”.
Permasalahan
- Identifikasi Masalah
- Pembatasan Masalah
- Perumusan masalah
Pemilihan dan penggunaan strategi pembelajaran hendaknya dilakukan sesuai dengan materi sehingga siswa dapat dengan mudah menerima pembelajaran, proses pembelajaran akan menarik jika guru dapat menciptakan strategi pembelajaran yang tepat. Sekolah memiliki kendala internal dan eksternal dalam melaksanakan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pembatasan masalah dilakukan agar penelitian lebih terarah, fokus dan tidak menyimpang dari tujuan utama penelitian.
Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah dan batasan masalah tersebut di atas, maka dirumuskan masalah utama penelitian sebagai berikut. Bagaimana pengaruh pembelajaran critical thinking dan mind mapping secara simultan mempengaruhi hasil belajar PAI.
Tujuan Penulisan
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjawab hipotesis dan membuktikan diterima atau tidaknya teori tersebut. Atau dengan kata lain, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah penelitian di atas. Menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran berpikir kritis dan concurrent mind mapping terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
Kegunaan Penelitian
- Manfaat Teoritis
- Manfaat Praktis
Hasil penelitian ini dapat menawarkan manfaat praktis untuk memecahkan masalah teoritis yang dihadapi masalah yang ada di masyarakat. Masukan bagi akademisi atau sekolah agar dipertimbangkan secara operasional kontekstual dan konseptual dalam merumuskan pengaruh berpikir kritis dan pemetaan pikiran terhadap hasil belajar siswa. Masukan bagi guru dalam pelaksanaan bimbingan dan pengembangan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar.
Sebagai landasan pemikiran dan tindakan instansi sebagai proses pengembangan dalam perumusan kebijakan di dunia pendidikan, khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam, agar mampu mendukung tercapainya tujuan program pendidikan, khususnya di SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Materi perbandingan bagi pimpinan sekolah terkait dengan peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah. Bagi peneliti, hasil penelitian ini dapat menambah wawasan dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam proses belajar mengajar serta menambah body of knowledge dalam penelitian pendidikan.
Agar siswa dapat membudayakan berpikir kritis sehingga dapat lebih meningkatkan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kajian Pustaka
Penelitian dilakukan oleh Amir Thaha mahasiswa pascasarjana IAIN Surakarta (2014) dengan tesisnya yang berjudul “Pengaruh motivasi dan pemikiran terhadap prestasi belajar siswa”.17 Pada tesis ini motivasi berpengaruh terhadap prestasi belajar. Penelitian tesis ini memiliki korelasi dengan penelitian penulis yang membahas tentang kekuatan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa, namun penelitian ini tidak ada kaitannya dengan pendekatan pembelajaran mind mapping. Upaya peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa pada pendidikan matematika melalui pembelajaran dengan strategi tim Quis.
Penggunaan strategi pembelajaran Learning with Quis Team dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa. 18 Yulia Itasari, Upaya Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pembelajaran Strategi Quis Team, (Jakarta; Jurnal Publikasi LIPI, 2013). Penelitian ini dapat mendukung penelitian penulis dalam tesisnya di sisi kreativitas untuk meningkatkan prestasi akademik, tetapi di sisi lain perdebatan tidak ada kaitannya dengan pembelajaran pendekatan mind mapping.
Dorongan guru merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi pembentukan motivasi intrinsik dalam mendorong motivasi belajar siswa. Semangat dan kreativitas belajar siswa juga dipengaruhi oleh cara guru menyajikan pembelajaran dengan menggunakan learning cycle. Penelitian ini tidak ada relevansinya dengan penelitian penulis tentang masalah berpikir kritis dan pendekatan pembelajaran peta pikiran.
Jurnal Penelitian Pendidikan Sriyatun (2011) Guru di SDN 2 Plupuh Sragen berjudul “Pembelajaran Model Mind Mapping Untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar”, masih ribut dan gaduh saat pembelajaran, bahkan masih mengganggu teman-temannya yang sedang memperhatikan pelajaran. Pemaparan penelitian ini hanya berkisar pada pembahasan model mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa, sedangkan judul sentral yang dibahas oleh penulis sama sekali tidak relevan dengan berpikir kritis tentang hasil belajar. 21 Sriyatun, Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Pembelajaran, (Jakarta: Jurnal Publikasi Pendidikan LIPI, 2011).
Dalam justifikasi penelitian ini berkisar pada pembahasan metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa, sedangkan judul sentral yang dibahas oleh penulis sama sekali tidak ada relevansinya dengan berpikir kritis. Dalam pemaparan penelitian ini hanya berkisar pada pembahasan metode berpikir kritis siswa, dan judul sentralnya adalah sedang. Berdasarkan hasil penelitian dari sumber-sumber literatur di atas, penulis dalam penelitian ini memilih kreativitas dan model pembelajaran peta pikiran tidak hanya sebagai model pembelajaran, tetapi juga sebagai sumber pembentukan kreativitas siswa dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar dapat tercapai. siswa akan meningkat.
Sistematika Penulisan
Kesimpulan
Dengan demikian dapat dibuktikan bahwa pembelajaran secara umum dengan pendekatan pembelajaran mind mapping lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran berpikir kritis dan mind mapping secara simultan terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam. Data yang diperoleh dari hasil perhitungan analisis variansi pengaruh pendekatan pembelajaran berpikir kritis dan mind mapping secara bersama-sama terhadap hasil belajar PAI menunjukkan nilai F hitung.
Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran berpikir kritis dan mind mapping secara bersama-sama terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam.
Implikasi Hasil Penelitian
Siswa memerlukan pendekatan pembelajaran dan sumber belajar agar pembelajaran PAI lebih menarik dan dapat menentukan keberhasilan dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat menjadi acuan untuk memilih pendekatan pembelajaran pendidikan agama Islam yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, sarana dan prasarana pembelajaran, dan karakteristik peserta didik.
Saran-Saran
5 Saya selalu menganalisis argumen yang disampaikan oleh teman dan guru 6 Saya tidak menganalisis argumen yang ada 17 Saya tidak berpikir untuk mengimplementasikan sesuatu dari awal yang spesifik ke bagian yang lebih umum. 20 Saya selalu berbicara sesuai dengan apa yang saya baca dan dari penjelasan guru selama belajar.
21 Saya tidak menarik kesimpulan yang disampaikan oleh guru dengan memperhatikan sesuatu yang telah saya baca tentang materi haji. 23 Saya tidak mendefinisikan istilah haji dan memperhitungkan definisi haji dari guru dan teman sekelas. 27 Saya selalu melakukan tindakan saya sesuai dengan petunjuk dan instruksi guru 28 Saya tidak melakukan tindakan saya sesuai dengan keadaan.
29 Saya selalu berinteraksi dengan teman sekelas dan di luar kelas untuk membahas tentang haji. 30 Saya tidak berinteraksi dengan teman sekelas dan di luar kelas untuk membahas materi haji. Menunaikan ibadah haji hukumnya wajib bagi orang Islam yang sudah dewasa dan berakal, dan bukan budak jika.