• Tidak ada hasil yang ditemukan

TIM ADIWIYATA KONSERVASI AIR

N/A
N/A
Jibril Poerwanta

Academic year: 2024

Membagikan "TIM ADIWIYATA KONSERVASI AIR"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

TIM ADIWIYATA KONSERVASI AIR

PEMBUATAN LUBANG BIOPORI

SMP NEGERI 27 SURABAYA

Jl. Wonosari besar Ujung Semampir Surabaya 60155 e-mail: esempeen27 @gmail.com

web: www.smpn27sby.sch.id

(2)

SMP NEGERI 27 SURABAYA

Jl. Wonosari Besar Ujung Semapir Surabaya 60155 e-mail:[email protected]

web: www.smpn27sby.sch.id

DAFTAR DAN DOKUMENTASI KEGIATAN PEMBIASAAN DIRI

KEGIATAN PENGHEMATAN AIR DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMP NEGERI 27 SURABAYA TP. 2022-2023

No Program

Kegiatan Komponen kegiatan Jenis Kegiatan

1 RPP konservasi Air Tata tertib Pembuatan lubang biopori, SOP pembuatan lubang biopori, Buku monitoring/cheklist pembuatan lubang biopori, program kegiatan dan jadwal kegiatan pembuatan lubang biopori

Melakukan pengecekan lubang biopori dan

kelayakan fingsi dari lubang biopori

2 Penugasan pada Ektrakulikuler pramuka

Praktik pembuatan lubang biopori sesuai dengan SOP, merawat lubang biopori, pemanenan komposter biopori

Membuat kegiatan dan membina siswa agar dapat membuat lubang biopori 3 Pembuatan Lubang

Biopori

Tata tertib Pembuatan lubang biopori, SOP pembuatan lubang biopori, Buku monitoring/cheklist pembuatan lubang biopori, program kegiatan dan jadwal kegiatan pembuatan lubang biopori

Membuat lubang resapan dan biopori

4 Penghematan Air Tata tertib

penghematan air, SOP penghematan air,

Upaya pengurangan jumlah penggunaan pemakaian air Buku monitoring/cheklist penghematan

air, program kegiatan dan jadwal kegiatan penghematan air 5 Pemanfaatan Limbah

Air Wudhu

Tata tertib limbah air wudhu, SOP limbah air wudhu

Buku monitoring/cheklist limbah air wudhu, program kegiatan dan jadwal kegiatan limbah air wudhu

Pemanfaatan limbah air wudhu untuk menyiram tanaman

(3)
(4)
(5)

SMP NEGERI 27 SURABAYA

Jl. Wonosari Besar Ujung Semapir Surabaya 60155 e-mail:[email protected]

web: www.smpn27sby.sch.id

Dokumentasi kegiatan pembuatan lubang Biopori

Proses pembuatan pupuk dengan menggunakan metode biopori yang dilakukan oleh siswa kelas 8 di lingkungan sekolah dengan pendampingan guru, pada 2 september 2022.

Proses pembuatan lubang biopori Pembina pokja da siswa di lingkungansekolah smp negeri 27 pada jumat 2 September 2022.

Kegiatan pembuatan lubang biopori dilakukan oleh guru, siswa dan dibantu oleh karyawan pada hari selasa 9 Juni 2023 di lingkungan sekolah SMPN 27 Surabaya. Selain membuat lubang biopori siswa juga diajarkan tentang merawat dan mengambil komposter dari lubang biopori.

(6)

PROGRAM KEGIATAN PEMBUATAN LUBANG BIOPORI

TP. 2022-2023

SMP NEGERI 27

JL. WONOSARI BESAR UJUNG

SURABAYA

(7)

PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangMasalah

Setiap kali musim hujan tiba, Kawasan SMP NEGERI 27 sudah mempunya lingkungan yang mudah dalam resapan air dan terdapat lubang biopori sebagai aliran resapan juga.

Kondisi geografis lingkungan sekolah SMP Negeri 27 ini didukung oleh kontur tanahnya yang lebih rendah daripada daerah di sekitarnya tetapi karena lingkungan sekolah masih banyak tanah dan belum terpaving semua. Menjadikan daerah tersebut akan mempermudah air meresap, sehingga jika terjadi banjir maka akan mudah teresap.

Selain dari kondisi geografis pada kawasan lingkungan sekitar sekolah jika musim hujan akan dengan mudah daerah mengalami resapan air. Cara yang diyakini dapat mengatasi masalah ini yaitu dengan membuat lubang resapanbiopori.

Menurut Insinyur Kamir R. Brata, MSc., dosen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, sejak tahun 2000 menemukan satu metode teknologi yang sangat sederhana tetapi memiliki dampak yang sangat besar bagi lingkungan. Metode tersebut adalah teknologi lubang resapan biopori (LRB). Menurut Kamir, lubang resapan biopori yang baru dibuat serta telah diisi sampah bisa memasukan air sebanyak 1,5 liter hingga 16 liter permenit.

Lubang resapan biopori (LRB) adalah lubang-lubang tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme di dalamnya, seperti cacing, perakaran tanah, rayap, dan fauna tanah lainnya. Dengan adanya aktivitas fauna tanah pada lubang resapan maka biopori akan terjaga kemampuannya dalam menyerap air dan akan terus terpelihara keberadaannya.

Selain dapat meresapkan air dengan cepat, juga dapat menjaga ketersediaan cadangan air tanah dikala musim kemarau datang, serta juga dapat meminimalisir sampah organik yang berserakan dan mengolahnya menjadi kompos dengan cara memasukan media sampah-sampah organik, seperti daun, rumput, sampah rumah tangga, dan sampah lainnya ke dalam lubangbiopori.

(8)

Gambar 1.1 Lubang Resapan Biopori

Lubang resapan biopori tidak memerlukan lahan yang luas. Untuk daerah dengan curah hujan dan laju peresapan air sekitar 3 liter per menit, setiap 100 meter persegi luas tanah, hanya akan membutuhkan 28 lubang. Oleh karena itu, teknologi ini bisa diaplikasikan di semua jenis kawasan, termasuk kawasan yang sangat kedap air dan jika biopori itu berada diantara pepohonan, tumbuhan tersebut akan tumbuh dengansubur.

1.2 Tujuan

Tujuan program Pembuatan Lubang Biopori yaitu:

1. Dapat mengurangi dan mengatasi masalah banjir dan genangan air yang terjadi di lingkungan sekolah SMP Negeri 27 Surabaya.

2. Mengajarkan kepada masyarakat bagaimana cara menjaga lingkungan hidup salahsatunyadenganmengajarkancarapembuatanlubangresapanbiopori.

(9)

1.3 Sasaran yangDiharapkan

Sasaran yang diharapkan dari rencana pelaksanaan Program pembuatan Biopori ini yaitu berupa:

1. Produk berupa Lubang resapanbiopori.

2. Memberikan pengetahuan dan menyebar manfaat.

3. Metode berupa cara pembuatan lubang resapanbiopori.

1.4 Kegunaan

Melalui program kegiatan pembuatan lubang biopori ini memiliki kegunaan yaitu berupa:

1. Mengurangi aliran air di permukaan tanah sehingga dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya banjir dan genanganair.

2. Sebagai “pabrik” sampah organik, sehingga dapat menghasilkan pupuk kompos.

3. Meningkatkan kualitas airtanah.

4. Mengurangi konsentrasi pencemaran airtanah.

5. Mencegah terjadinya penurunantanah.

6. Membantu dan mengurangi dampak dari pemanasanglobal.

(10)

GAMBARAN UMUM LINGKUNGAN SEKITAR DAN SEKOLAH SMP NEGERI 27 SURABAYA

Lingkungan sekitar sekolah SMP Negeri 27 surabaya merupakan salah satu kawasan perumahan AL yang berdekatan dengan tambak dan sungai yang terletak di kecamatan semampir. Kawasan perumahan tersebut adalah salah satu daerah yang terkadang mengalami genangan air. Pada h a r i r a b u 5 o k t o b e r 2 0 2 2 . hujan yang datang membuat ada genangan. Kondisi ketinggian air di lingkungan sekolah juga bervariasi. Kondisi geografis dan kontur tanahnya yang lebih rendah dari pada daerah sekitarnya menyebabkan kawasan tersebut menjadi daerah tangkapan air hujan.

Gambar 2.1 Kondisi lingkungan yang terpaving dang lahan tanah menuju SMP NEGERI 27 Surabaya

Karena kondisi seperti yang tampak pada gambar 2.1, Maka perlu dibuat lubang biopori di area sekolah untuk menanggulangi bajir dan juga genangan air yang mengganggu aktifitas belajar mengajar.

(11)

PembuatanLaporan PelaksanaanKegiatan

Persiapan

METODE PELAKSANA PROGRAM KEGIATAN PEMBUATAN BIOPORI

Metode pelaksanaan pada program pembuatan lubang biopori ini yaitu ketua pokja melakukan sosialisasi kepada lingkungan sekitar sekolah dan warga sekolah tentang bagaimana pentingnya untuk melakukan upaya pencegahan banjir serta meningktkan kualitas air tanah dengan adanya penerapan lubang resapan biopori pada daerah-daerah yang sering tergenang air pada saat terjadi banjir.

Adapun tahapan pelaksanaan program yaitu sebagai berikut:

Gambar 3.1 Diagram Alur Tahap Pelaksanaan Pembuatan lubang Biopori 1. Persiapan

Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pada tahap persiapan yaitu:

 Observasi tempat yang akan dilaksanakannyakegiatan.

 Persiapan alat dan bahan pelaksanaankegiatan.

2. PelaksanaanKegiatan

Kegiatan pembuatan lubang biopori akan dilaksanakan setalah observasi lapangan serta persiapan alat dan bahan telah selesai. Kegiatan pembuatan lubang biopori ini akan dilaksanakan di lingkungan sekolah dan sekitar yang merupakan daerah yang menjadi langganan banjir serta peresapan air pada daerah ini cenderung lambat. Dalam pelaksanaannya kelompok masyarakat menjadi target utama dalam kegiatan ini. Adapun pembuatan biopori dilakukan dari skala kecil ke skala besar.

 Skala kecil

Adapun yang dimaksud pada bagian ini ialah lingkungan sekitar sekolah SMP Negeri 27 Surabaya.

(12)

 Skalabesar

Bagian ini meliputi tempat umum, seperti aliran sungai, lapangan, taman, dan drainase jalan.

3. PembuatanLaporan

Pembuatan laporan ini di peroleh dari hasil yang dicapai selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

(13)

JADWAL KEGIATAN PEMBUATAN LUBANG BIOPORI

(14)

No. Jenis

Kegiatan Bulan

Juli Agustus Sept Oktober Keterangan I. PERSIAPAN

I.1 Koordinasi tim dan sosialisasi kegiatan

Menyusun kegiatan pembuatan lubang biopori

I.2 Pengadaan Bahan materi untuk pembuatan lubang

Membuat dan mempersiap kan perlengkapa n melubangi biopori II. PELAKSANAAN

II.1 Persiapan bahan dan peralatan

Mengerjakan pelubangan berdasarkan

alat yang ada II.2 Pemberian

materi manfaat lubang biopori

Sosialisasi kepada warga sekolah dan sekitar tentang manfaat biopori

a Melakukan

pengeceka n tentang caramembuat biopori

Control kegiatan pelubangan biopori di lingkungan

sekolah

b Pemilihan tempat untuk pembuatan biopori c Pelaksana

anpembuata n biopori

III. PELAPORAN III.1 Penyusuna

n laporan kegaitan pengeceka n lubang dankondisi lubang biopori

Membuat laporan kegiatan pelubangan biopori

III.2 Sos ialisasi pelapo rankeg

Menyampaik an hasil pelubangan

Biopori

(15)

iatan lubang biopor i

a.

Pelaporan kendala yang ada di lingkungan lubang biopori

Membuat ceklist kendala pembuatan lubang biopori

b.

Pelaporan upaya yang harus dilakukan terkait lubang biopori

Mencari solusi terkait permasalahan dalam pembuatan lubang biopori

(16)
(17)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju infiltrasi Lubang Resapan Biopori (LRB) berdasarkan perbedaan bahan organik, menghitung volume air yang terinfiltrasi ke

Ringkasan: Penelitian ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan beberapa manfaat dari pembuatan lubang biopori dan sampah organik yang tersimpan didalam

Untuk setiap teknik konservasi seperti rorak, Biopori dan Penanaman tanaman penutup tanah yang diterapka di areal tanaman kelapa sawit dilakukan pengukuran atau pengamatan

Penerapan teknologi yang bisa diterapkan yaitu dengan pembuatan lubang resapan biopori untuk meningkatkan jumlah air dalam tanah serta mengurangi sampah organik di

Pengaruh implementasi kebijakan pembangunan rusunami dan bendung, pembuatan lubang resapan biopori serta pengembalian fungsi hutan terhadap perilaku : (a) pemanfaatan lahan DAS

Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran perencanaan dalam pembuatan lubang resapan biopori di kawasan candi Muara Takus dengan melihat kondisi

Kegiatan pembuatan lubang resapan biopori dilaksanakan di Banjar Bukian dan Kiadan di lahan rumah maupun kebun warga, dimulai dengan kegiatan sosialisasi tentang manfaat Biopori

Hal ini juga tidak serta merta dilakukan penambahan RTH ataupun pembuatan sumur resapan dan lubang- lubang biopori pada wilayah Ekowisata Air Danau Sipin.Pengaruh prilaku pengunjung