• Tidak ada hasil yang ditemukan

tinjauan hukum islam terhadap jual beli pakaian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "tinjauan hukum islam terhadap jual beli pakaian"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Alfiani, Desi Review Hukum Islam Jual Beli Pakaian Sembarangan di Toko Online Eskhifashion Ponorogo. Oleh karena itu, dalam penyusunan dan penulisan skripsi ini, penulis mengambil judul : “Sekilas Hukum Islam Terhadap Jual Beli Baju Sembarangan Di Toko Online Eskifashion Ponorogo”.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sebagai bahan referensi dan pelengkap literatur khususnya untuk jenis penelitian yang berhubungan dengan kajian hukum Islam. Kami berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembaca sebagai sumber informasi yang menambah pengetahuan ilmiah mengenai permasalahan praktik jual beli pakaian online.

Telaah Pustaka

Tesis diploma Ibnu Hajar Askolani berjudul “Tinjauan Hukum Islam Tentang Jual Beli Handphone Bekas Pada Forum Jual Beli Online Ponorogo”. 8Ibnu Hajar Askholani, Sekilas Tentang Hukum Islam Mengenai Jual Beli Handphone Bekas Di Forum Jual Beli Online Ponorogo.

Metodologi Penelitian

Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode berpikir deduktif yang diawali dengan teori dan proposisi umum kemudian ditarik kesimpulan khusus. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian menggunakan analisis induktif, yaitu suatu metode berpikir yang dimulai dari fakta hasil pengamatan menuju teori.

Sistematika Pembahasan

Melalui tahapan tersebut peneliti ingin mengungkap secara gamblang permasalahan yang terjadi dalam jual beli pakaian dengan cara asal-asalan pada toko online Eskifashion Ponorogo yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Bab ini berfungsi untuk menganalisis bagaimana hukum Islam mengulas jual beli pakaian secara acak, yang meliputi jual beli dan harga di toko online jual beli menurut hukum Islam.

Pengertian Jual Beli

Syarat mereka adalah kerana mereka mengatakan (berpendapat) bahawa jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan dan mengharamkan jual beli. Jual beli menurut Sejjid Sabik ialah pertukaran barang dengan barang lain dengan kepuasan bersama atau pemindahan hak milik disertai oleh pengganti dengan cara yang dibenarkan. Menurut Takiy al Dini, sebagaimana yang dinukilkan oleh Huda, jual beli adalah pertukaran harta (barang) bersama oleh dua orang yang akan diuruskan dengan ijab dan kabul sesuai dengan syariat.

Nevevi menyatakan jual beli kepemilikan dilakukan sesuai ketentuan syariah. Dalam Syar Al-Mumti dalam Salim dijabarkan definisi secara komprehensif bahwa jual beli adalah pertukaran barang walaupun masih dalam jaminan atau manfaat jasa yang diperbolehkan, seperti melewati rumah yang mempunyai salah satu yang dipersamakan keduanya. bersifat tetap, tanpa bunga atau piutang, atau pinjaman3. Menurut fikih Maliki, jual beli dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu jual beli umum dan jual beli khusus.4 Jual beli dalam pengertian umum adalah perjanjian menukarkan sesuatu yang tidak bermanfaat atau baik. .

Jual beli dalam erti kata tertentu ialah ikatan pertukaran sesuatu yang mempunyai kriteria antara lain bahawa bukan kegunaan dan bukan kelazatan yang mempunyai daya tarikan, pertukaran itu bukan emas dan bukan perak, perkara itu dapat direalisasikan dan serta-merta (tidak ditangguhkan), ia bukanlah hutang yang baik, barang itu sama ada dengan pembeli atau tidak dan sifat barang itu diketahui atau sudah diketahui terlebih dahulu. 5.

Landasan hukum jual beli

Hikmah hukum jual beli adalah seorang laki-laki dapat memperoleh apa yang dibutuhkannya dengan sesuatu yang ada ditangan saudaranya tanpa kesulitan yang besar8. Selain Al-Qur'an sebagai sumber utama umat Islam dalam melakukan kegiatan keagamaan dan pengumpulan, banyak juga hadis yang menjelaskan jual beli.

Macam-macam Jual Beli

Jual beli muqayed yaitu penjualan dan penukaran barang dengan barang yang bernilai mata uang asing. Jual beli Musavameh (tawar-menawar), yaitu jual beli biasa ketika penjual tidak mengungkapkan harga dasar dan keuntungan yang akan diterimanya. Jual beli dengan harga tetap, ba'i bitsaman ajil, yaitu jual beli dengan harga tetap yang harus dibayar.

Muzayyadah jual beli (lelang),12 yaitu jual beli dengan penawaran dari penjual dan pembeli yang menawar. Pembelian dan penjualan dengan pembayaran tertunda (bai muajjal), yaitu pembelian dan penjualan dimana barang diserahkan secara langsung (tunai), namun pembayarannya dilakukan kemudian dan dapat dicicil. Maknanya, jual beli tersebut tidak dilakukan atas paksaan melainkan atas kemauan sendiri.

Maka penjualannya tidak sah jika penjual berkata: “Saya akan menjual mobil ini kepada Anda dengan harga yang akan kita sepakati nanti.”18.

Jual beli yang dilarang dalam islam

Menurut jumhur, jual beli orang buta dikategorikan sebagai sahih sekiranya barang yang dibeli itu memperoleh harta (hartanya dijelaskan). Menurut ulama Hanafiyah, hukum jual beli orang yang terpaksa berjual beli adalah sama dengan jual beli fudhul (jual beli tanpa izin pemilik), iaitu ditangguhkan (mauquf). Menurut ulama Syafi’iyah dan Hanabilah, jual beli itu batal kerana tidak ada kepuasan semasa akad.

Menurut ulama Siafija, jual beli itu tidak sah kerana tidak ada ahli dan ucapannya dianggap tidak stabil. Antara jualan yang dianggap haram atau masih diperdebatkan oleh pengkaji adalah seperti berikut. Jual beli muatha dianggap haram menurut ulama Hanafi, tetapi sebahagian ulama Syafi'i membenarkannya seperti Imam Nawawi.

Para ulama fiqih sepakat bahwa jual beli barang yang tidak ada adalah batal karena tidak memenuhi syarat in'ikad (membuat akad).

Pembatalan jual beli

Hak Khiyar (Hak Oposional) dalam jual beli

Khiyar majlis yaitu antara penjual dan pembeli dapat memilih meneruskan jual beli atau membatalkannya, selama keduanya masih berada pada tempat yang sama (meningkat). Khiyar 'aib yang artinya jual beli memerlukan kesempurnaan terhadap barang yang dibeli, seperti: ada yang berkata: “Saya membeli mobil ini dengan harga segini, bila mobil ini cacat maka saya kembalikan.” Khiyar ru’yah yaitu hak memilih pembeli untuk menyatakan pembatalan jual beli yang dilakukannya terhadap suatu benda yang tidak dilihatnya pada saat akad berlangsung.

Jika pembeli tiba-tiba tidak membayar pada masa yang dipersetujui, penjual juga berhak membatalkan pembelian. Khiyar wasf28 memilih untuk membatalkan (fasakh) atau meneruskan jual beli apabila didapati barang yang dibeli tidak sepadan dengan ciri yang diingini. Dalam kes sedemikian, pembeli boleh memilih antara menamatkan perjanjian pembelian atau meneruskan harga yang ditentukan semasa perjanjian.

Oleh karena itu, apabila pembeli meninggal dunia sebelum melihat barang yang dibelinya, kemudian barang tersebut diserahkan kepada ahli warisnya dan mempunyai sifat-sifat yang tidak sesuai dengan yang diperjanjikan oleh almarhum, maka ahli waris berhak membatalkan akad jual beli.

Penetapan Harga

  • Syarat harga

Buktinya adalah Rasulullah s.a.w.s. menolak mengambil kebijakan dalam penetapan harga, saat itu harga sedang naik karena adanya tekanan permintaan dan penawaran. Karena jika harga yang dipatok terlalu mahal akan merugikan pembeli; dan jika harga yang dipatok terlalu rendah akan merugikan penjual. Hukum aslinya tidak ada penetapan harga (al-tas'ir), dan ini merupakan kesepakatan para ahli fiqih.

Imam Hambali dan Imam Syafi'i melarang penetapan harga karena akan mengganggu masyarakat, sedangkan Imam Maliki dan Hanafi memperbolehkan penetapan harga barang-barang sekunder. Namun dalam situasi tertentu, dengan dalih Maqashid al-Syariah, penetapan harga menjadi perlu demi menjaga kemaslahatan umat dengan melawan distorsi pasar (memerangi mafsada atau kerusakan yang terjadi di lapangan). Al-Ghazali pernah berbicara tentang “harga yang berlaku” yang ditentukan oleh praktik pasar, sebuah konsep yang kemudian dikenal dengan nama at-tsaman al.

Al-Ghazali juga memperkenalkan teori penawaran dan permintaan, jika petani tidak menemukan pembeli maka mereka akan menjual dengan harga lebih murah, dan harga dapat diturunkan dengan memperbanyak jumlah barang di pasar.32.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Harga

Penerapan prinsip ini berarti bahwa transaksi yang dilakukan harus dilakukan dengan benar sesuai dengan keinginan dan keadaan yang sebenarnya. Kenaikan harga yang dibuat-buat ini bisa terjadi karena pengusaha serakah, ada pedagang yang sengaja menimbun barang.

Fungsi Harga

Batas Penentu Harga

Dimana dengan cara jual beli baju secara acak, sampel baju ditampilkan atau diunggah ke media sosial melalui story WhatsApp, Facebook, Instagram dan media grup Reseller Onlineshop. Saat melakukan penelitian, penulis juga melakukan wawancara dengan beberapa retailer mengenai jual beli pakaian secara acak. Dalam proses jual beli online, sebagian barang yang diperjualbelikan adalah milik Anda atau barang tersebut masih menjadi milik supplier.

Dari penjelasan di atas terlihat jelas bahwa jual beli suatu benda secara asal-asalan sangat merugikan sebagian reseller. Revisi Hukum Islam tentang Tujuan Jual Beli Pakaian Secara Sembarangan di Toko Eskifashion Ponorogo Onlineshop. Untuk menentukan tujuan jual beli pakaian secara asal-asalan diperbolehkan atau tidak, terlebih dahulu harus diketahui rukun dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam jual beli.

Sekilas tentang Hukum Islam tentang Penentuan Harga Jual Beli Pakaian Secara Acak di Eskifashion Ponorogo Onlineshop. Penentuan harga jual beli pakaian secara sewenang-wenang menurut hukum Islam termasuk jual beli yang dilarang berdasarkan Ma'qud alaih karena tidak diketahui sifat barangnya, besar kecilnya barang dan selisih harganya. Jadi asal-asalan menetapkan harga jual beli pakaian karena jualannya sulit dan barangnya tidak sesuai dengan harganya, hal ini merupakan perbuatan penipuan dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan, hal ini dianggap haram jual beli.

SARAN

Analyse van jurisprudentie en economie Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2015 Aji Damanuri, Mu'amalah Onderzoeksmethodologie Ponorogo: Stain Po Press,. Djuani Dimyuddin, Inleiding tot Fiqh Muamalah Yogyakarta: Studentenbibliotheek, 2008 Fauzan Alm AnsurM Djunaid, Kwalitatieve onderzoeksmethoden Jokjakarta: Ar Ruzz. Harun Nasroen, Fiqh Muamalah Jakarta: Gaya Media Pratama, 2000 Hidayat Enang, Fiqh Buying and Selling, Bandung: PT Teen Rosdakarya, 2015 Huda Qomarul, Fiqh Mu'amalah Yogyakarta: Teras, 2011.

Suhaendi Hendi, Fikh Mu'amalah dan Hukum Material dalam Islam, Bandung: IAIN Sunan Gunung Djati, 1998. Karuniawan Yusuf, Pandangan hukum Islam terhadap praktek jual beli di internet dengan sistem lelang (studi kasus jual beli batu permata dihargai di jejaring sosial Facebook), Makalah: IAIN Surakarta, 2017. Askolani Ibnu Hajar, Review Hukum Islam tentang Jual Beli Handphone Bekas di Forum Jual Beli Online Ponorogo.

Suryadi, Tinjauan Hukum Islam Mengenai Jual Beli Benda Virtual Game Secara Online Di Warnet Saya Jalan Sultan Agung Ponorogo, Skripsi : IAIN Ponorogo, 2012.

Referensi

Dokumen terkait

meneliti transaksi jual beli piring terjadi transaksi jual beli dilakukan oleh kedua belah pihak sesuai dengan persyaratan hukum Islam tentang jual beli. Kedua belah pihak

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Menurut tinjauan hukum Islam terhadap akad jual beli koin game online 8 ball pool melalui fitur facebook adalah

Jual beli adalah suatu bentuk transaksi mu’amalah yang sering dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Jual beli yang sah menurut hukum Islam ialah jual beli yang

Jual beli adalah suatu bentuk transaksi mu’amalah yang sering dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Jual beli yang sah menurut hukum Islam ialah jual beli yang

Hasil penelitian menunjukan bahwa Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli barang hasil bajakan yaitu: (a) jual beli adalah merupakan suatu akad dan dipandang

Bank Syariah Mandiri Cabang Banda Aceh, dalam bab ini dibahas penentuan harga jual beli valuta asing, dan tinjauan hukum Islam terhadap penetapan harga spot

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Perlindungan Investor Di Dalam Transaksi Jual Beli Sukuk Ritel Menggunakan Akad Ijarah ... 107 DAFTAR PUSTAKA

Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan dalam tinjauan hukum islam terhadap jual beli barang bekas yang banyak ditemukan di Indonesia khususnya pakaian bekas /