• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Mutu Fisik Tablet - Karya Tulis Ilmiah

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Tinjauan Mutu Fisik Tablet - Karya Tulis Ilmiah"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

2.1 Tinjauan Mutu Fisik Tablet 2.1.1. Keseragaman Bobot

Jika ditimbang satu persatu, tidak boleh lebih dari dua tablet yang masing- masing bobotnya menyimpang dari bobot rata-ratanya lebih besar dari harga yang ditetapkan pada kolom A, dan tidak satu tablet pun yang bobotnya menyimpang dari bobot rata-ratanya lebih dari harga yang ditetapkan kolom B (Departemen Kesehatan RI, 1979).

Tabel II.4 Persyaratan Penyimpangan Bobot (Departemen Kesehatan RI, 1979) Bobot rata-rata Penyimpangan bobot rata-rata (%)

A B

25 mg atau kurang 15 30

26 mg sampai dengan 150 mg 10 20

151 mg sampai dengan 300 mg 7,5 15

Lebih dari 300 mg 5 10

2.1.2. Kekerasan Tablet

Kekerasan tablet adalah kekuatan untuk menghancurkan tablet. Ditentukan oleh besarnya tenaga yang diperlukan untuk memecah tablet dalam uji kompresi diametrik. Tablet harus mempunyai kekuatan atau kekerasan tertentu serta tahan atas kerapuhan agar dapat bertahan terhadap berbagai guncangan mekanik pada saat pembuatan, pengepakan, pengiriman, dan perlakuan berlebihan oleh konsumen (Banker & Anderson, 1986).

Tablet juga harus cukup keras selama pengangkutan, penyimpanan, dan sampai saat digunakan, tidak boleh retak atau pecah karena akan mengurangi bobot tablet, tetapi juga tidak boleh terlalu keras karena akan mempengaruhi pelepasan obat dalam tubuh. Kekerasan tablet yang dikompresi lazimnya berkisar antara 4-8 kg (Lachman, 1994).

2.1.3. Kerapuhan Tablet

Mengukur besarnya kerapuhan tablet juga merupakan salah satu faktor dalam penentuan kekuatan tablet. Uji kerapuhan tablet ini menggambarkan

4

(2)

5

kekuatan tablet yang berhubungan dengan kekuatan partikel pada bagian tepi atau permukaan tablet. Penentuan kerapuhan tablet dilakukan dengan menggunakan alat friabilator yang diputar pada kecepatan 25 rpm sebanyak 100 putaran.

Sebelum dimasukkan ke dalam alat, tablet ditimbang terlebih dahulu dan setelah diputar tablet tersebut dibersihkan dan ditimbang ulang. Menurut (Lachman, 1994) kerapuhan tablet yang memenuhi syarat bila lebih kecil dari 0,5% sampai 1

%. Tablet yang mempunyai kerapuhan lebih besar dari 1% dianggap kurang baik (Banker dan Anderson, 1986).

F (kerapuhan) = W1−W2

W1 x l 0 0 %

Keterangan : W1 = bobot mula – mula dari 10 tablet W2 = bobot setelah pengujian

2.1.4. Waktu Hancur

Waktu hancur tablet ini bertujuan agar komponen obat dapat diabsorbsi dalam saluran pencernaan. Oleh karena itu tablet harus hancur dan melepaskan obatnya dalam cairan tubuh. Waktu hancur tablet yang baik adalah sekitar 15 menit, untuk tablet bersalut gula dan selaput memiliki waktu hancur yang baik sekitar 60 menit (Departemen Kesehatan RI, 1995).

Referensi

Dokumen terkait

Bila tidak mencukupi dari 20 tablet, dapat digunakan 10 tablet, tidak satu tabletpun yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata-rata yang ditetapkan dari

Uji keragaman bobot dilakukan dengan syarat bahwa tidak boleh terdapat lebih dari dua suppositoria yang bobotnya menyimpang yang bobotnya menyimpang dari bobot rata-rata lebih

Keseragaman bobot (untuk kapsul yang berisi obat tradisional kering) Tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-ratanya lebih

Jika tidak mencukupi 20 tablet maka dapat digunakan 10 tablet tetapi dengan ketentuan tidak satu tablet-pun yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata- rata

jika perlu gunakan 10 tablet yang lain dan tidak satu tablet yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata- rata yang ditetapkan dalam kolom A maupun kolom B

Dari data hasil penelitian yang telah dilakukan, konsentrasi bahan pegikat berpengaruh terhadap uji mutu fisik tablet yaitu keseragaman bobot dan waktu hancur tablet

Uji keragaman bobot dilakukan dengan syarat bahwa tidak boleh terdapat lebih dari dua suppositoria yang bobotnya menyimpang yang bobotnya menyimpang dari bobot rata-rata lebih

Bila tidak mencukupi dari 20 tablet, dapat digunakan 10 tablet, tidak satu tabletpun yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata-rata yang ditetapkan dari