• Tidak ada hasil yang ditemukan

Title Perkembangan Masyarakat dari Zaman Dahulu hingga Sekarang

N/A
N/A
Rahmat dwi Prasetyo

Academic year: 2024

Membagikan "Title Perkembangan Masyarakat dari Zaman Dahulu hingga Sekarang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Society atau masyarakat adalah orang atau sekolompok orang yang membentuk suatu sistem semi tertutup atau semi terbuka yang sebagian besar interaksinya adalah antara individu-

individu yang berada dalam kelompok tersebut. Perkembangan masyarakat yang cukup pesat bisa kita lihat dengan

membandingkan kehidupan masyarakat pada zaman dahulu dengan zaman sekarang.

1.0 masa ini manusia mulai mengenal tentang membentuk suatu kelompok menjadi masyarakat. Manusia mempertahakan diri mereka dengan cara berburu untuk mendapatkan makanan dan berpindah-pindah tempat untuk bertahan hidup. Manusia membuat berbagai peralatan sederhana dan menggunakan kekuatan alam seperti api untuk memasak dan melindungi diri.

2.0 era pertanian atau revolusi aglikultur. Manusia fokus untuk mengembangkan ilmu pengetahuan karena dengan bercocok tanam, manusia tidak perlu khawatir untuk melakukan

perburuan dan berpindah-pindah untuk mendapatkan tempat tinggal yang memiliki sumber makanan. Pada era ini, manusia mulai menetap dan membangun masyarakat yang lebih

kompleks, sehingga muncul berbagai kerajaan, tulisan diperkenalkan, hingga kota-kota besar mulai berdiri

3.0 Dengan masyarakat yang semakin fokus untuk bercocok tanam disertai dengan jumlah masyarakat yang semakin kompleks, membuat kebutuhan akan bahan pangan dan

sandang semakin meningkat. Dengan ilmu pengetahuan yang ada, manusia mulai membangun pabrik dengan memproduksi sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia. Manusia bekerja di pabrik-pabrik dengan sistem upah

4.0 ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang membuat manusia mengenal komputer hingga internet

sehingga dapat memperoleh informasi dengan cepat. Aliran data yang begitu cepat membuat kehidupan manusia seperti tidak ada jarak ruang dan waktu. Pada era teknologi ini, industri

(2)

berlomba-lomba membangun sebuah produk yang membantu manusia semakin mudah dalam memperoleh informasi.

5.0 dimana teknologi menjadi bagian dari manusia itu sendiri, bukan hanya untuk berbagi informasi, namun dapat memudahkan kehidupan manusia sehari-hari. menekankan pada kehidupan yang terintegrasi, mudah dan cepat. Sebagai contoh penggunaan robot yang dapat membantu restoran, membersihkan rumah dan lain-lain dapat dikendalikan dengan komputer dan internet. kehidupan manusia menjadi praktis dan otomatis. Sehingga teknologi tidak menguasai manusia melainkan manusia dapat mendapatkan kualitas hidup yang baik dan nyaman.

Indonesia rawan konflik

berikut ini adalah bentuk konflik karena keberagaman yang ada di Indonesia:

1. Konflik antarsuku, yaitu pertentangan antara suku yang satu dengan suku yang lain. Perbedaan suku sering kali

menyebabkan perbedaan adat istiadat, budaya, sistem kekerabatan, dan norma sosial dalam masyarakatnya.

Pemahaman yang keliru terhadap perbedaan ini dapat

menimbulkan masalah, bahkan konflik dalam masyarakatnya.

2. Konflik antaragama, yaitu pertentangan antara kelompok yang memiliki keyakinan atau agama berbeda. Konflik ini dapat terjadi antara agama yang satu dengan agama yang lain, atau antara kelompok dalam agama tertentu.

3. Konflik antarras, yaitu pertentangan antara ras yang satu dengan ras yang lain. Pertentangan ini dapat disebabkan sikap

(3)

rasialis, yaitu memperlakukan orang berbeda-beda berdasarkan ras.

4. Konflik antargolongan, yaitu pertentangan antara kelompok atau golongan dalam masyarakat. Golongan atau kelompok dalam masyarakat dapat dibedakan atas dasar pekerjaan, partai politik, asal daerah, dan sebagainya.

Konflik dalam masyarakat bukan merupakan proses yang

terjadi secara tiba-tiba. Peristiwa ini terjadi melalui proses yang ditandai oleh beberapa gejala dalam masyarakat.Gejala yang menunjukkan adanya konflik sosial dalam masyarakat, antara lain sebagai berikut.

1. Tidak adanya persamaan pandangan antarkelompok, seperti perbedaan tujuan, cara melakukan sesuatu, dan sebagainya.

2. Norma-norma sosial tidak berfungsi dengan baik sebagai alat mencapai tujuan.

3. Adanya pertentangan normanorma dalam masyarakat sehingga menimbulkan kebingungan bagi masyarakat.

4. Sanksi terhadap pelanggar atas norma tidak tegas atau lemah.

5. Tindakan anggota masyarakat sudah tidak lagi sesuai dengan norma yang berlaku.

6. Terjadi proses disosiatif, yaitu proses yang mengarah pada persaingan tidak sehat, tindakan kontorversial, dan

pertentangan (konflik).

Referensi

Dokumen terkait

Jepang yang lebih dikenal dengan zaman Yamato, karena pada zaman kofun ini orang. yang berkuasa memerintah negara Jepang yaitu

Berdasarkan tipologi hasil-hasil kebudayaan yang ditinggalkan masyarakat di kepulauan Nusantara pada zaman Praaksara, para ahli membaginya atas dua zaman, yaitu Zaman Batu dan

Sekelompok kecil ini didefinisikan sebagai tiga atau lebih orang yang berinteraksi dengan satu sama lain menuju tercapainya tujuan bersama dan menganggap

Softball meruapakan salah satu bidang olahrga yang palimg digemari masyarakat diAmerika serikat dan perkembangannya sangat pesat, namun lain halnya dengan msayarakat

Peninggalan berupa Nekara merupakan salah satu peninggalan yang penting bagi masyarakat Indonesia pada zaman Perunggu juga banyak mendapat pengaruh besar dari kebudayaan Dong

K3 adalah salah satu cabang disiplin ilmu yang berkembang dengan pesat dari mulai zaman pra sejarah hingga sekarang sudah mengalami perubahan-perubahan yang besar

Namun, di samping berita positif tersebut terdapat juga kaitan yang negatif antara literasi peserta didik yang kurang dalam mengikuti perkembangan zaman, di satu sisi peserta didik

Gerakan sosial merupakan sekelompok orang yang bertindak bersama-sama secara longgar terorganisir untuk menciptakan perubahan dalam