BUI.EIIN SIIEXIIAS
.tli.tti
P.Et7lty.t.
r,l.r.rr.ii
Votulr 3.
\dE
i. S.n aib(t 2009Btrlcii Lart
f.
Pat.bdlrlM.ryntn
!&ld, B;d.hiiftrn..i
bi!.rS,thu FnSdrh@r.t!d dllt. hm:lid.. $dd
xin5 dd sin!|crtF ba+. tlit
Frctiri!tr pcrilDdih.&tdi
r.Dql-!
ndir.n lrins popute Tabn pcflE;kti l,iu
2m' d.nt6rEik;r
t.iir
liga ldi 3.tdn D.d. bold im@i. M.'
SdatE p.ti..li.t/p...!.t
tPtul Dr. lr. H. NGtm portlrtir€o. M.pd (R.rlc)
Dr. H.
Syhil
e.8dr
M.pd (pR t) Drs. N.wirSE
M.Si(pRI) ,
Pml Dr A.i M H...tr. M.td (pRt[]
Dr k. M.ntudii Bmdi. Mp(pR tv)
f
.dlhpi! Un!i/p....t!ri! Jri.b
Prcl Dr. Em TelL M.pd
X.t.. P..tr.ti!t t)r
Aba Kl]utu. M.Sitilrr,.ir p.ryr..ir!
VulEnhld Y6ut S.Pd. M pd
P.ryr.ti.tAlti
pml Dr. H. M.,rsc pi.da
Prct Dr. H. Jein Tutoti. M.pd pbi. Dr. H. H.sriddin F.aa M Hun Pmt Dr.lr H. NGls pdi.tinto. M.pd
Pret Dr. Ani M. Hss.rl M.pd Proi Dr. H.
S.s
W. pn.trro. M pdPtul DF W.lll Pag.yo*. M.Si. ph I)
P.nyrnri.r
p.hllr.
prct Dr. trluk
ts
M. Si Prct Dr H. Arur M.rh. M.si Prci Dr. tlmzlh B LIm. M.pdDr k. SywmiC&t@ M.Si Moh. Jaltyn M.Si_ ph.D
S.lat
ri.r Fri& LBi@Mq
S.?dSyat@l T.ofik l-ubis. s.pr t{ay.ti louli. S.Pd M.pd
\u
lrEilur vin.D€n Vidor Tnsm W.habAlrEd R.rllbVIn.rbn
kr$.tr
PcnS.Ddh Msyeatat (LpM) Urjv.f irrs N.gn G(ml!k),1.
Ptlgfi
Hity.t I\o 52toBCfrit.loe6
6 Ictpr.\
O.l5.tlr-r(adil ttb.MAbo u. td
DAFTAR ISI
k€asi
Sutam Pita Pada BahanTekstil
Bsgilbu-Ibu Di
KelurahanMoodu
Kecamatan KotaTimur
Kota Gorortalo
(Heryatt) ..,... l-15
Pelatiha Pen),usunan Bahan
Aiar IPA
Fisika. Di
SMP Satu Atap Desa Dulamayo Kecamatan TelagaIGbupaten Gorontalo
(Rrghel Yunginger)
16-34Identifik$i
Faktor Penyebab Tingginya Kesalahan Mahasiswa Dalam Melaksanakan PraktikumFisika Dasar
II O{uhsmmrd Yusuf)
35-56Pelatihan Futsal Pada Cenerasi Muda Putus Sekolah
Di
Kecamatan Pagual Kabupaten Pohuwato(Aisah
R.Pomatahu)...,..,...,.,,...,,,..
5'1-79 Pelatihan Studi Kelayakan BisnisDi
Kelurahan DembeI
Kec. Kota Barat Kota Gorontalo
(Niswatir)
80-97 Pendidikan Dan Pelatihan PembelajaranAktif, Krcatif,
Efektif,
Menyenangkan Bagi Guru MadrasahIbti&yah
Se-Kecamatan Bone Raya Kabupaten Bone Bolango
(Raflin Hineto)... ...,...98-109
PeiatihanPeningkatan
FemahamanAl-Qur'an
Eagi
PesertaDidik
SDNNO.l I Kelurahan Moodtr
Kota Gorontalo (Noviaa!8
&jefri)...,..."..."... 110-121IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA KESALAIIAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN
PRAKTIKUM FISIKA DASAR II
Muhammrd Yusuf
Dos€n Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan
IPA
Universitas Negeri GorontaloAbltnk
Penelitian ini b€tujuar untuk mengindentifikasi faktor-
faktor penyebab tingginya kesalahan yang ditakukan
oteh mahasiswa danfaktor
penyebab yang paling berpengaruh terhadaptingginya
kesalahan mahasiswadalam
melaksanakanpraktikum
Fisika DasarIL
Metode yang digunakan dalam peaelitian
ini
adalah metodedeskriptif untuk memperoleh
gambaranmengenai faktor-faktor penyebab tingginya kesalahan yang sering dilakukan
olehmahasiswa dalam melaksanakao praktikum Fisika Dasar II.
.{nggCta populasi penetitian ini adalah mahasiswa
FakultasMatemalika dan iPA Universitas Neged Gorontalo
yang memprogmrnkanmatakuliah Fisika Dasar Ii tahun
akademik2005/2006., Penarikan sampelnya secara
klaster dari
rombongan belaja{, sehingga sampel penelitiannya edalahJuusan
Matematikaiang
memprogramkan matakuliahFisika
DasarII
yang berjumlahl0 maiasis*a.
Instumen yang digunakan dalam menjaring data
padap€rrelitian ini adalah angket. Selanjutnya data diolah
dengan menggunakanuji
normalitas da.ta danuji
proporsiZ. Hasil
analisa data yangdilakukan melalui uji
normalitas datadipemleh
bahwa BuletikSihcmas vrl.)
No. J Scptenb 2009 35data tersebut berdistribusi
normal,
sedangkanhasil uji
proporsiZ
diperoleh palingtinggi
80% mahasiswa yang melakukanpaktikum di
sekolah lanjutan menengah.Katq Kurci: Praldihtm,
Faldor Penyebab KesalahanPENDAHULUAN
Salah satu faktor yang sangat menunjarg
keberhasilanpeodidikan fisika adalah laboratorium. Melalui
kegiataa eksperimendi
laboratorium dapat dipertihatkan gejala-gejala frsikayang
dibahasbaik yang
sesungguhnyramaupun yang
berbentukmodel sehingga daya serap mahasiswa terhadap materi lebih meningkat. Disamping itu
kegiatan eksperimen dapat memupuksikap
mandiri, etoske{a
dan sikapilmiah
dikalangan mahasiswa.Dalam Naim (1992 : 3-10) dikemukakan bahwa : "Manfaat
kegiatanpraktikum di laboratorium
antaralain
adalah memupuk sikap mandiri dan tempat melatih keterampilan".Keberadaaa laboratorium memang sangat
dirasakanmanfaahya. Hal ini tidak mengherankan mengingat
fungsilatroratorium sebagai tempat menguji teori-teori fisika
yang diajarkao oleh guru maupuu dosen. Manfaar praktikum seperti yang dikemukakanoleh Ami! (1988
: 95) bahwa "kegiataopraktikum
dapat diartikan sebagai salah satu stmtegi belajar mengajar dengan16
Ruletitl Sihehnas yoL.2
No. 3 Saprember 2009neoggunaksn pendekatan
ilmiah
terhadap gejala-gejalabaik
gejala sosialpsikis
maupun percobaan atau penelitiandi
bawah kondisi l ang diatur melalui praktikum.Mengingat pentingnya
pelaksanaanpraktikum, maka baik
dosen maupun mahasiswadituntut
peraruryadalam
kegiatanini, agar apa yang menjadi tujuan
pelaksanaanpraktikum
dapatrerwujud dan tidak
terjadi
hal yangtidak diinginkan.
Faktor utama yang meneltukan egar tujuan daripraktikum
d&pat terc&pai adalah keterampilanmatusiswa dalam
melaksanakanprektikun,
namunmenuut Yusuf, M (Hasil penelitia!1) ditenukan
bahwa sekitar68,42%
mahasiswatidak tahu
merangkaiaiat, dan sekitar
50%mahasiswa
yalg melakukan
kesalahanparalaks dan tidak
tahu membaca skalaalat ukur
yang benar, serta kesalahanposisi
dan menggunakansatuan. Hal ini menunjukkan bahwa
rendahnya keterampilan mahasiswa dalam melakukanpraktikum
Fisika Dasaryang merupakan dasar dari matakuliah Fisika.
Rendahnya kot€rampilan mahasiswaini mungkin diakibatkan oleh
beberapafaktor artara lain
mahasiswatidak
siap melaksanakan praktikum, mahasiswakwang
bahkantidak
pernah melaksanakat praktikum pada saatdi
sekolah menengah,tidak
adanya sarara dan prasaraoa laboratorium pada sekolah-sekolah.ll ulct in St hcrnns V,,l
:
Nol.\tplenhrr:0A9
31Dari
fenomena-fenomenadi atas, maka dipandmg
perluuntuk meneliti
masalahini untuk mengidentifikasi faktor-faktor
peayebabtingginya
kasalahanmahasisua dalam
melaksanakan prsktikum Fisika-dasarXAJIAN PUSTAKA Prsktikum Fisikr
Segala sesuatu yang telah diketahui tentang dunia fisika dan
tent&g prinsip-pdnsip yang
mengatursifat-sifat yang
dipelajarimelalui percobaan atau praktikum, ysitu dengan
pengamatantsrhadap gejala-gejala alam. Gejala-gejala alam yang
sukar ditemukan,yang tidak bisa diamati dari dekat dan sulit
diamati karenawaktunya
cepatbagi mata kita, dibuat modelnya
dalam laboratorium.Kondis-koldisinya diatur
sedemikianhingga
sesuai dengangejala alam yang
sebenamyaserta
prcsesdan
hasilnyadiamati alau diukur
kemudianhasil
pengukuraoitu diotah. Dari
hasil pengolahaninilah
dapatditarik
kesimpulan spakah suatu teorimemiLiki kebcnaran sesuai dengan gejala alam atau
tidak, (Wimsasmita, 1989:
1-3).Dengau adanya kegiatan
praktikum
maka mahasiswa atau siswa diharapkan lebih mudah mempelajari pelajaran 6sika, karena mereka dapat membandingkanteod-teori yang diajarkan
dengan38
8\l.liaSi^. t4o1 1.1 2 No. J \, ptenh,. )004ba5il
pelclbaan
ysngdiperolehlya di
laboratorium.Di
sampiogitu
i
Jga kegiatan Faktikum dapat mendidika
mahasiswa bersikapmandiri, itmiah, dapat memecahkan masalah dsn
melatih iererampilan. Dengandemikian
pembelajaranmelalui pndekatan praktikur bertujusn : (l)
mendomg dan mempertahaokanmina!
'ikap
yangbai(
kepuasan, keterbukaan, dan rasa ingin tahu tentangIPA, (2)
mengembangkanpikiran yang tseatif dan
kemampuanuntuk
memecahkan masslah,(3)
medorong berbagai aspek daripikiran keilmun termasuk
bagian-bagianmetoda IPA
sepertimerumuskan hipotesa dafl anggaparl (4)
mengernbangkan pemahaman konsepdan potensi intelekual, (5)
mengembangkaoketerampilsn proses seperti me&ncang dan
melakukanpenyelidikaq pengukuran, merekam data, menganalisa
dan menafsirkanhasil
percobaan,(6)
mengembangkan keterampilan dalam menggunakanteknik-teknik
ekstrrerimental dan pengguruanalat seperti multimete& mikroskop, titrasi, menngkai alat
dan sebagainya.Mem!rut tujual|l]ya, pembelajaran melalui
pendekaunpraktikum
dibedakanmenjadi tiga yaitu : (l) praktlkum
konsepmenekankan perkembangan konsepsiswa dan
penanggulanganmiskonsepsi, (2) prakikum konssp menekankan
latihan keterarnpilan proses,yaitu keterampilan yarg digunaken
untukB letinsibenhas vo|
2
No. 3 Septenbet 2009 39mencati dan
metgesahkan pengetahuanmetalui
eksperimen' (3)praktikum
keterampilan meneksnksnlatihm
penggunaan peralatandan tehnik-tehnik eksperimental seperti pengukuran
denganmultimeter
dan-stopwatctL menyolder, merancang peralatan'(Tim
Penyusun 1994 :
l-4).
Tujuan
aldir
pelaksanaan praktikum bagi mahasiswa adalahagar iulusao 31 dapat mengembangkan korsep-konsep
dan memperhalusnyamelalui penelitian yang dirancang sendiri
dan diharapkan dapat menggunakanketerampilan yang
dip€rolahnya pada saat rnereka sudah menjadi guru'Pelgukuran
Pengukuran merupakan pengumpulan
informasi
Dengan melakukan pengumpulan dapat diperoleh besamya suaatu besaran' danjuga
diperolehbukti
yangkualitatif'
Namun dalam pengamatansuatu gejala pada umumnya belumtah lengkap jika
belummemberikan informasi yang kuantitatif' sehingga
untukrnernperoleh informasi tersebut memerluka!'t pelgukuran suatu sifat
fisis,
(Soejolo danSustini
1983: 1) Dad
pengukuranitu
diperoleh berbagai sumberdiolah dan
disintesiskanmenjadi
sebuah modelatau teori suatu gejala alani' Agar berguna teori' teori
harusmenerangkan semua peristiwa alam yang dikenal waktu
itu'
bahkan40
Buletinsibet mas yat2
No.3 Septembet 20097
i-aus dallat
memmalkan berbagaihal baru yang
benar tidaknya::rultikan dengan percobaan dan pengukuran
baru!onoputro,l984:l).
Dalam melakukan pengukuran setiap orang
hendaknya=emahami arti dari sebuah pengukuran. Tanpa
memahaami:s
-nsukursn b€sar kemungkinan dalam melakukan percobaan akan:.r)'ak terjadi
kesalahan.Hampt
semuaorang pemah
bahkan;eri:rg melakukan pengukuran, sepeni pedagang
di toko
mengukurranjang kain yang akan dijual
dengan menggunakanalat ukur -:anjang. Dokter mengukur iemperatur pasiennya
deagan=enggunakan temperatur. Jadi pengukuran adalah membandingkan suatu besamn dengan besaran
lain yang dijadikan
sebagai acuan, S'irasasmita, 1989
: 9).
Sedangkanmenuut
Soejotodan
Sustinii1993 : l) pengul:ua.
adalah suatutehnik
menyatakafl suatusifat iisls dalam bilangan
sebagaihasil
membandingkannya dengan suatu besaran baku yang diterima sebagai satuan.Pengtkuran Lafigsuhg dan Tak Langsung
Dalam pengukuran besaran-besaran fisiL<4 cara pengukurao ada yang
diukur
secara langsung dan adajuga
bahkan kebanyakan 1'a.rgdiukur
secaralidak
langsung. Pengukuran la.rgsung adalah gengukuran suatu besaxanyang tidak
bergaftiungpada
besaran"'oesaran
lain (wimsasmitq
1989; l1), misal
pengrikuran paqiangBuletin Sihemas val.
2
No. 3 Septembtr )009 4ltongkat
deBganmenggunskar mistar, mangukut waktu
denganmenggunakan stopr,!€cth. Artinya pengukuran
langsung membandingkan suatu besaran dengau besaran acuan.Pflgukuran
langsung
ini
dikenal dengan pengukuran dasar.Besaran
fisika
kebauyakandiukur
secaratidak
tangsung membandingkan dengan besaran acuan'Misalnya
mengukur berat benda dengan earamengukur
perubahanpaqlang yang
berubahkarena tegangan, mengukur temperatur tubuh de[gan
caramengukur
perubahanvolume air
raksa karena perubahan panas yang dikandungnya.Dalsm
pesawat terbangmodem
sekarangini
penunjukan bahan ba"kar, penuajukan tekanan udara, penunjukantemperaiur, dan penunjukan arah, dan sebagainya,
diperolehdengan bantuan sinyal-sinyal listrik.
Semuanyaini
rnerupakan contoh pergukuran tidak langsung.Ketetapan Dan Kete
litiqn Pengulqtan
Pengukuran besaran-besaran
fisika
dapat dibedakan antara keakuratan dan kepresisian.Jika
suatu besarandiukur
beberapakali
dan menghasilkan harga-harga yaug menyebar disekitar hargayang
sebenamya, maka pengukuran tersebut akurat, karena hasil pengukuran berulang-ulang tersebut dirata'ratakan akan mendekati hargayang
sebenamya. Sedangkan pengukuran dikatakan presisi42
BnlerinSiht.nasf. t 2
No. JSlplcnbt
)009apabita hssil terkumpul ada daerah
tertetrtu(Wirasasmira, I 989: 1 1
-2)
Suatu
peryukuan
dikatakanbaik
apabilahasil
pengukurantersebut akurat atau presisi, karena hasil p€ngukuran
tersebut harganya menyebardisekitar
harga yaug sebenamya. Kepresisianatau keskuratan suatu pengukuran hanya bisa
apabilapengukurannya
dilakukan secara benrlang-utang, karena
kalau pengukuran dilakukan hanya satukali tidak
akan diketahui apakah basilnya mendekati atau menjauhi dari harga yang sebenamya.METOE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalsh
metodedeskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai factor
yangmenyebabkan tingginya kesalahan kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam melaksanakan praktikum Fisika Dasar
II.
Penelitian
ini
dilaksanakandi
Fakultas Matematika danIPA
UniversitasNegeri Gorontalo,
denganpopulasi p€nelitian
adalah seluruh ma-hasiswe yang memprogramkan matakuliah
Fisika DasarII tahun akademik 200512006 yang berjumlah 130
orang.Sedangkal sample dalam penelitian
ini
adalah Jurusan Matematikayang memprognml(an Fisika Dasa( II yang berjumlah
40mahasiswa. Karena dalam populasi
terdiri dari
beberapa kelas atauBulrin Sibcrna\ vol
)
No. 3 Seprcnhcr :009rombongan betajar dianggap sama atau homogen' Sesuai
pen&pai Riduwan
(2005:15-16)jika dalam
beberapakelompok
populasidianggap sama stau merata dalam setiap kelompok'
makasampelnya
diambil
secara klaster'Pengumpulan data pada penelitian ini
denganmengguakan
angket, karenamelalui
itrstnrmenini
akan didapatdata ya.:rg akuret
dari
variabet yang telah ditentukanyakni factor'
faktor penyebab tingginya kesalahan yang dilakukan
otehmahasiswa dalam melaksanakan praktikum Fisika Dasar II'
Sedangkan data
yang terkumpul dianalisis
dengan meuggunakanuji
Z(uji
ProPorsi).IIASIL PENI,LITIAN DAN PEMBAHASAN Hssil Penelllian
Berdasarkao judul yang telah diuaikan yaitu
factorpenyebab tingginya
kesalahan mahasiswadalam
melaksanakanFaktikum Fisika Dasar Il. Sehingga largkah perk]na
yangdilakukan adalah meogidentifikasi factor-faktor
pcnyebabtingginya
kesalahan tersebutbaik yang
secara langstmg maupuntidak
langsung.Dalam hal ini, faktor'faktor
penyebab tingginyakesalahan
dliaring melalui
angket dan diperolehhasil
seperti pada lampiran.44
B tetin Sihc na: vol.2
No. 3 September 2009Melihai data yang ada pada tampiran maka
langkahs€lanjutnya adalah menentukan
persentasetiap"tiap indikator
berdasarksnuutsn
:1)
Guru-mata pelajaran fisika diSMA'/MA
Dad 40 rnalusiswa responden sebanyak 7,5 yang tidak
memiliki
guru tetap sedangkan37
alau 92,5% yang mengakupunya guu
tetap,terdiri dui :
12,5% yangmemiliki 1 gulu letap,zsyo
yangmemiliki 2 guIu
tetap, 3570 yangmemiliki
3guru tetap, 1?,5 yang
memiliki
6 atau lebih gulu tetap.2)
Pengajar fisika bukan guru mata pelajaranfisika/ grru lain
Dalam hal guru pengajar yang bukanguu
fisika sebanyak 15%yang pernah diajar oleh guru
lain&ukan
guru fisika yangterdiri
dari : 2,5% pengajar dikelasI, l0%
dikelasII,
dan 2,5% dikelas I samapikelas
I.3)
Ruanglaboratodum
Ldususfisika
Untuk kepemilikan laboratorium khusus hanya
32,5o/oywtg memitiki
sedangkan67s%
yangtidak memiliki
laboratorium khususdalam hal ini digabung detgan:
7,5Yo rnenggunakan ruang betajar, 32,5% yang digabung denganlorng laboratoriun
biologi, danl?,5%
yang menggunakan gairuasan laboratorium.Duletin Siboflas fal.
2
No. 3 Septenber 2009 454) Pegawai laboratorium
fisika
t€tapDari hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebanyakl0%
dariresponden
sekolah yangmemitiki
p€gawai laboratorium tetapdan 90% yeng tidak memitiki pegawai laboratorium
tetap'sehingga 70% dalam pelaksana{ praktikum dibimbing
langsung
oleh
guru pengajar,dan
10olo menjawabtidak
pernah praktikum.Melaksanakar Praktikum di
SMA,MA
Dalam
pelaksanaanpraktikum di SMA'MA dari
seluruhresponden
didapatkan 17,5% yarlg menjawab tidak
pemahpraktikum, dan yang menjawab pemah
melaksanakanpraktikum sebanyak 80% yang terdiri dsd
67'syo varls
melaksanakan 1 sampai 3kali,
10% yang melakukanpraldilom 4
sampai 6kali,2,5%
yang melakukanpraktikum
7 sampai 10kali
metaksanakan praktikum selamadi SMA'MA'
6)
Guru membedkan buku panduanpraktikum
Pada pelaksanaan
praktikum
sebanyak 2570 responden yang menerimabuku panduan
sebelumpraktikum' dan
sebanyak 75%oresporden yang memjawab tidak pemah diberi
bul:upanduan sebelum pelaksanaan pmktikum' dengan
alasan melaksanakanpraktikum perkelompok
47$%
sedang yangmenjawab guru yang memberi langsung dan sis$a mengamati'
siswa melakukan yang lain mengamati, melakukan
secara bergantian masing-masing 2,5%'46
Butetin Sibermas vol.2
No 3 Sqtei'bet 20095)
-r
Melsksanakan praktikum di ketasI
SMA"/MADari data diperoleh bahwa 65%
r€spondenmenjawab tidak
pemahpraktikum di
kelasI
dan 32,5% yang menjawab pemah praktikum yangterdiri dari
30% yang melaksanakan praktikuru antaraI
safupai3 kali dan
2,5Yoyary praktikum
antara 4sampai 7
kali.
r
r
ltelaksanakan pmktikurn tiap semester di kelasI SMA,/MA
Data menunjukkan75%
yangtidak
melakukanpraktikum
tiap semester sedangkan 22,5% yat:Lg melaksanakanpraktikum tiap
semester denganrincian
10% yang melaksanakanpraktikum
1kali,
12,5% yang melaksanakan prasktikum 2 sampai 3kali
dan 2,5yo yarLg melaksanakanpraktikum
denganpokok
bahasan lerteotu saja.I r
Velaksanakan pmktikum di kelasIl SMA.MA
Dad data diperoleh bahwa 55%
responden menjawabtidak
pernah melaksanakanpraktikum di kelas II dan
42,5o/oyary menjawab pemah praktikum yang terdiri dari 37,5% yery
melaksanakan praktikum antara
I
sampai 3kali,
dafl 2,5% yang praktikum antara 4 sampai 7kali.
. )) -'lelaksanakan praktikum tiap semester di kelas
ll
SMA,/MA Data menunjuklian 75%ya g tldak
melakukanpmktikum
tiap semester sedangkan 22,5ya yang mela"ksaq-'&anpraktikum
tiap semester deflganrincian
10% yang melaksanakanpraktikum I
ErlerinSibemlas yol. 2 No. 3 September 2009
kali,
10% yang melaksanakan prasktikum2
sampai3 kali
dan2,5% yaig
metaksanakanpraktikum
denganpokok
bahasan tertentu saja.I I ) Melaksaoakan praktikum di kelas
III SMA/MA
Dari
<latadiperoleh
bahwa 22,5Yo responden meojawabtidak
pemah metaksauakanpraktikum di kelas UI dan 71,5%
yar;,gmenjavrab pemah pnktikum yang terdiri dad
75o/oywtg
melaksanakan
pnktikum
antaraI
sampai 3kali'
da\2,5o/o yao'g praktikuma
ara 4 s8fiPai 7k8li.
12) Melaksanakan praktikum tiap s€mesier di kelas
III SMA/MA
Data menunjukkan 52,5% yang tidak melakukan praktikum tiap semester
sedangkal
45o/o yerrrg melaksanakanpraktikum tiap
semester dengandncisn
27oZ yang melaksanakangaktikum I kali, l0%
yang melaksanakan prasktikum2
sarDpai3 kali
dan 7,5Yoyang
melaksanakanpraktikum
denganpokok
bahasan tertentu saja.13) Alat-alat laboratorium yang canggih
Unnrk alat-alat yaag canggih, dari
responden menunjukkan 350lo sekolah yangtidak meniliki
alat canggih, dan 65% yangmemitiki
alat canggih dan47,5%
sekolah yangmemiliki
alatterdiri
dari beberapa percobaan sedang yang lainnya hanya alat terteotusaja
4a
Bulerhsibemas t/ol- 2 Noi
Septembet 2009i.1) Alat-alat laboratorium yang tidak pemah dipakai/diajarkan
Dari data menunjukkan bahwa 45% sekolah
sering menggunakanaiat-slat laboratorium
sedangkan55%
sekolahyang tidak pemah menggunakan alatnya karena berbagai alasan diantaranya
20 gulu yang hanya memberikan materi
terus, 22,5o/o berutggopanbahwa alat tidak
sesuai dengan materi pelajsran, 5% menjawab alatnya sudah rusak.i 5)
Guru
menjelaskansistem kerja alat sebelum
melaksanakanpraltikura
Pada bagian
ini,
darijumlah
responden memberikan gambaranbahwa
77,S%meqjavrabguru
menjelaskansistem kerja
alat sebelum melaksanakan praktikum, sedang menjawab gurutidak
menjelaskan sislem kerja alat sebesar 22,5010.:5) Guru menjelaskai fEngsi alat dan cara pembacaan skala alat
Hasit penelitian diperoleh 70%
respondenmcnjawab
bahwaguru
menjelaskanfungsi atai
dan cara pembacaan skala alat, sedangkan 27,5% responden menjawabgxlu tidak
menjelaskanfulgsi
dan cara pembacaan skala alat.I
-t
Guru menjelaskan cam metangkai alat yallg benarDari hasil penelitian diperoleh bahwa 77,5%
respondenmenjawab
guni
menjelaskan cara merangkaialat,
sedangkan22.57o
respondenmenjawab guru tidai( menjelaskan
aarts merangkai alat.Bt!.tin Sibtmas y,,l
:
No.I
Septenher 2009 49Pentbahasart
Factor yang sangat menunjang proses belajar
mengajarpelajaran fisika adalah praktikum karena melalui
kegiatanpraktikum sis\.u,/ mahasiswa diajak memahami konsep fisika
secara langsung. Disamping itu juga
praktikum ini
dapat memupuk sikapmandiri,
etoskeda,
dan sikapilmiah
dikalsngan siswa atau mahasiswa.Selama
ini
kegiatanpraktikum fisika
dasar dilaksanakandi
JurusanFisika
FakultasMatemstika dan IPA
Universitas NegeriGoroflialo yan8 diikuti oteh seluruh mahasiswa FMIPA
yangmemprogramkan matakutiah fisika dasar, banyak
dikalanganmahasiswa yang berpendapat bahwa kegistso
praktikum ini
sangat kecil manfaatnya dengan p€nguasa8nrnateri
Pendapalpendapatini
disebabkanoleh beberapa fakior diantaranya : (1) minimya
penSetahuan mahasiswa tentang alat-alat
praktikum
dan fungsi darialat tersebut, (2)
mahasiswakurang mampu
mengaplikasikanantara teori yang didapatnya dengan hasil eksperimen'
(3)kurargnya
pelaksanaanpraktikun di
sekolah menenengah umum'hal ini
dapatdilihat
padahasil p€nelitia[
rata-rata sekolah hanyamelakukan praktikum entara I sampai 3 kali itupun
tidakdilaksanakan
tiap
semestersehilgga
siswa-siswa lulusa& teNebut50
B tetih Siherftas yal.2
No. 3 Septe ber 2009j.la.k Eampu bal*an tidak tahu mengoperasikan
alat-alatnakikum
pada saat praktikum berlangsung .Ketidakmampuan mahasiswa
dalam
mengoperasikan alat-.]ar praktikum
yang digunakan pada sastFaktikum
berlangsung kareoatidak
adanya buku panduan pada saat praktikumdi sekolatl
b6l ini terbukti dari hasil penelitian diperoleh
sebesar 75%rcsponden menjawab tidak pernah merdapatkan buku panduan saat
melakukan pra&tikum. Selain ihr
pelaksanaanpraktikurn tidak
dilaksanakantiap semestq bahkan dalam tahun tertentu tidak
pernahdilakukan praktikum, bsnyak alat-alat yang tidak
pemahdioperasikan kepada siswa sehingga nama dan
firngsi
serta bentukdari alst tersbut tidak diketahui oleh siswa, tidak
adanyalabomtorium
k:husus disekolah-sekolalL sertatidak
ada pegawai iaboratorium khususdi
seko lah-sekolah.Faktor-faktor penyebab tingginya kesalahan
yang dilaksanakan mahasiswadalam
melaksanakanpraktikum
Fisika Dasar dapat dilihat pada diagram berikut :B ldin Sibernioi vol
2
No. 3 Sc?temho )009 5l::iJl foilJ(lrr!cta
Ketetangan :
A.
Tidak punya guru tetap FisikaB. Guru bukan bidang
fisika
C. Tidak
memiliki
ruang lsboratoriumFisika
D. Tidak ada pegawai letap laboratorium E. Melaksanakan PraktikumF. Tidak ada buku panduan Praktikum G. Tidak pemah Praktikum di kelas I
H. Tidak melaksanakan pmktikum tiap seinester di kelas
I
I. Tidak pernah praktikum di kelas
Il
J. Tidak melaksanakan praktikum tiap semester di kelas
II
K. Tidak pemah praktil:um di kelas
IIt
L.
Tidak melaksana't'.an praktiL'um tiap ser.ester di kelasIII
M. Memiliki
alat-alat iaboratodum canggihN.
BanyakAlat
laboratorium yang tidak pernah dipakai O. Guru tidak menjelaskan sistem kerja alatP. Guru tidak menjelaskan sistem pembacaan skala dan flmgsinya Q. OuIu tidak
meljelaskar
cara metangkai alat52
Duletih Sih.Imas t/ol 2 Noi
Septemher 2009Dari diagram di alas menunjukkan bahwa faktor'faktor
..::g
menoojol yang menyebabkantingginya
kesalahan mahasisl'va::;rn
melaksanakanpraktikum adalah tidak memiliki
ruang4-iatorium
LAususfisik4
tidakmemiliki
pegawai tetap,tidak
adarkr
panduanpraktikum, masih banyak alat-alat
laboratorium :=-.Iiayang tidak pemah digunakan oleh sekolah, tidak
pemsh=elaksanakan
paktikum di kelas I dan kela.s II, praktikum
jiaksanakan tidak perrmester
atau pada umumnya dilaksanakan=rara
1 sampai 3kali
selama 3 tahundi
sekolah menelgah.Pada
umumnya
sekolahpemah
melaksanakan praktikum,:a.l ini ditihat dari diagram di atas, sehingga hipotesis
pada-nelitian iui ditolak. Karena yang menl'ebabkan tingginya
iesalaham mahasiswa dalam melaksana-kan praktikum Fisika Dasar.,lalah
sepertiyang terlihat
padadiagram di
atas.Hal ini juga didukung oleh hasil pengujian hipotesis seperti terlihat
pada haiaman sebelumnya.Dari hasil pelgujian hipotesis
didapa&aa bahwa Z1y6nu>
ZDqturyaitu 7,85 > 2,33
beradadalam
daerah penolakao hipotesis HoBuletik Siharnds vol.
2
No. 3 SaPtemhu 2009 53PENUTUP Kesimpulatr
Berdasarkar
hasil penelitian dan
pengelolaandata
maka dapatditarik
kesimpulan sebagis berikut :1. Faktor-faktol yang
menyebabkantingginya
kesalahan yangdilakukan
mahasiswa datam melaksanakanpraktikum
Fisika DasarII
adalah sebagai berikut :a.
Sekolah tidakmemiliki
ruang laboratorium khususIPA.
b.
Sekolah tidak punya pegawai laboEtorium tetapc. Guru tidak pemah membuat buku panduan praktikum
sebelum melaksanakan praktikum.Jarang/kurang melaksanakan praktikum
di
kelasI dal
kelaslI
sertaprakrikum
dilakukan bukantiap
semester sehingge siswa mudah lupa yang pemah diajarkan.Rata-rata
sekolai
melaksanakan praktikum disekolah antara 1 sampai 3kali
selama 3 tahun siswa bersekolah.Banyak alaralat laboratorium tidak
pemah dipergunakan oleh sekolah./guru,2. Dari hasil
analisadata, faktor-faktoi yang memiliki
proporsiterbesar yang menyebabkan tingginya kesalahan dilakukan oleh mahasisu,a
dalam
melaksanakanpraktikum Fisika Dasar lI
adalah sekolah
tidak
mempunyai pegawai laboratoriurn tetap,tetapi yang sangat hrpengaruh adalah tidak adanya
buku54
Buletin SibernaN l'o1.2
No.t
Saptemher 2009panduan yang
dimiliki oleh
siswa saat pelaksanaanpraktikum Jan jarang/balrkan tidak pemah melakssnakan praktikum ditelas I
dan kclasII
sertaprsldknn tidak
dilaksanakantiap
simester.
Saratr
Dari hasil
penelitian yang tetahdisimpulkan di
atas makalsarankan
kepada :i. Dinas pendidikan nasional agar segera
mensosialisasikan pertingnya pelaksanaan praktikum terhadap peningkatan proses belajer mengajar.2.
Guru-guru sekolah laojutan umum khususnya guruIPA Ffisika
agar dapat melaksanakanprallikum,
agar siswa-sjswamemiliki
pengetahuan dasar
tentang alat-alat laboratorium dan
fungsidad alat-alat tersebut, serta mampu
mengaplikasikandalan
kehidupan sehari-hari .3.
peneliti untuk meneliti taqiut permasalshini.
DATTAR,
PIJSTAKA
Amin, M.
1989. PedomanLaboratorium dan Praktikum
JurusanMIPA,
Jakarta: DePdikbudDjonoputro, B.
D.
1984. Teori Ketidakpastian, Baodung.ITB
B tetin Sibumas yol
2
No. 3 Septe het 2009 35Yusuf. M. 2!05. Iclentifikasi kesalahan malusis*t
datammeroks$ukan praktikum Fisika
clasarII'
Penetitian'IJI!(i.
Naim.
-niduwan. 1992,Pe
antar Laboratoriurn Fisiks. Jakarts Depdikbud' 2005. Sasar-d8sar Statistika-Bandmg Alfabeu
-s-*i"t"
a* Srstini.
I 993. Petunjuk Praktikum Fisika
Dasar' Jal6rta. Depdikbud.Tim Pen)'trsur S94.
Praktikum Fisika' Ujung Pandaag'IKIP' Wirasasmitq O. 1989.
PengentaILaboratorium Fisiki'
Jakart&DePdikbud.
56
Butettn Sibenhzs Vol.2 No.3Septei'bet 2009