RIWAYAT HIDUP
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat-Nya yang memberikan kekuatan kepada penulis sehingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang direncanakan.
Skripsi berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pokok Hukum Newton Kelas X Semester I SMA Negeri 5 Medan T.A. 2014/2015”, disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan.
Fisika Dik B 2010, terima kasih atas saran-saran dan masukkannya. Kepada keluarga besar Ikatan Simatupang Boru/Bere Medan, terima kasih untuk saran dan masukkannya. Kepada Esti, Juli, Lastri, Roni, Robasa, Tahando, Noto, Helen, Nia, Khadijah, Nisa, dek Wita dan dek Riris terima kasih untuk masukan dan motivasinya.
Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyelesaikan skripsi ini. Namun penulis menyadari, masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik konstruktif dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya isi skripsi ini bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan.
Medan, Februari 2015 Penulis,
iii
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Hukum lewton
Kelas X Semester I SMA legeri 5 Medan T.A 2014/2015
Vera Yunita lIM 4103121081
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dan pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa pada Materi Pokok Hukum Newton di Kelas X Semester I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperisen. Pengambilan populasi dan sampel dilakukan dengan cara cluster randos sasplinp dengan mengambil populasi sebandak 2 kelas, daitu kelas X Mia 3 sebagai kelas eksperimen dang berjumlah 40 orang dan kelas X Mia 4 sebagai kelas kontrol dang berjumlah 40 orang. Instrumen dang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dang berbentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal. Dan instrument dang digunakan untuk mengetahui aktivitas siswa adalah lembar observasi aktivitas.
Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 47,75 dengan standar deviasi 12,71 dan nilai rata-rata kelas kontrol 47,37 dengan standar deviasi 12,56. Pada pengujian normalitas dan homogenitas diperoleh bahwa data pretes berdistribusi normal dan variansnda homogen. Dari hasil uji beda dari kedua kelas thitung = 0,14 dan ttabel = 1,99, karena thitung < ttabel maka Ho diterima, maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal dang sama. Kemudian diberikan perlakuan dang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol dengan model konvensional. Nilai rata-rata postes kelas eksperimen 79 dan kelas kontrol 71,25. Pada pengujian variansnda homogen. Dari hasil uji beda nilai kedua kelas diperoleh thitung = 2,85 dan ttabel = 1,67, karena thitung > ttabel maka Ha diterima, artinda ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Hukum Newton kelas X semester I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015. Dari hasil pengamatan dang dilakukan oleh observer diperoleh bahwa nilai rata-rata aktivitas siswa dari tiga kali pertemuan adalah sebesar 89,63% dengan kategori cukup aktif.
DAFTAR ISI
Talaman
Lembar Pengesahan i
Riwayat Hidup ii
Abstrak iii
Kata Pengantar iv
Daftar Isi vi
Daftar Gambar ix
Daftar Tabel x
Daftar Lampiran xi
BAB I PENDATULUAN 1
1.1. Latar Belakang Masalah 1
1.2. Identifikasi Masalah 3
1.3. Batasan Masalah 3
1.4. Rumusan Masalah 4
1.5. Tujuan Penelitian 4
1.6. Manfaat Penelitian 5
1.7. Defenisi Operasional 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 6
2.1 Kerangka Teoritis 6
2.1.1 Pengertian Belajar 6
2.1.2 Aktivitas Belajar 6
2.1.3 Hasil Belajar 7
2.1.4 Model Pembelajaran 10
2.1.4.1 Pengertian Model Pembelajaran 10
2.1.4.2 Model Pembelajaran Konvensional 10 2.1.4.3 Model Pembelajaran Berbasis Masalah 11 2.1.4.4 Sintaks Model Pembelajaran Berbasis Masalah 12
2.1.5 Materi Pembelajaran 13
2.1.5.1 Hukum Newton 13
2.1.5.2 Gaya 13
2.1.5.3 Hukum I Newton 14
2.1.5.4 Hukum II Newton 15
2.1.5.5 Hukum III Newton 16
2.1.5.6 Gaya Gesek 17
2.1.6 Penelitian Yang Relevan 20
vii
2.3 Hipotesis 22
BAB III METODE PENELITIAN 23
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 23
3.2 Populasi dan Sampel 23
3.3 Variabel Penelitian 23
3.4 Jenis dan Desain Penelitian 23
3.4.1 Jenis penelitian 23
3.4.2 Desain Penelitian 23
3.5 Prosedur Penelitian 24
3.6 Instrumen Penelitian 25
3.6.1 Lembar Wawancara Guru 25
3.6.2 Angket Siswa 26
3.6.3 Lembar Observasi 26
3.6.4 Tes Hasil Belajar 29
3.6.4.1 Validitas Tes 30
3.6.4.2 Validitas Isi 30
3.7 Teknik Analisis Data 30
3.7.1 Wawancara Guru 30
3.7.2 Angket Siswa 30
3.7.3 Observasi Aktivitas Belajar Siswa 31
3.7.4 Tas Hasil Belajar 31
3.7.4.1 Menghitung Mean dan Standar Deviasi 31
3.7.4.2 Uji Normalitas 32
3.7.4.3 Uji Homogenitas 32
3.7.4.4 Uji Hipotesis 33
BAB IV TASIL PENELITIAN DAN PEMBATASAN 35
4.1 Hasil Penelitian 35
4.1.1 Deskripsi Data Penelitian 35
4.1.2 Uji Persyaratan Analisis Data 36
4.1.2.1 Uji Normalitas Data 36
4.1.2.2 Uji Homogenitas Data 37
4.1.2.3 Pengujian Hipotesis 38
4.2 Hasil Belajar 39
4.2.1 Pengetahuan 39
4.2.2 Sikap 40
4.2.3 Observasi 41
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 52
5.1 Kesimpulan 52
5.2 Saran 53
ix
DAFTAR GAMBAR
Halaman Gambar 2.1 Menggambarkan gaya pada suatu benda dengan anak panah 13
Gambar 2.2 Arah gaya dorong, gaya gesekan, dan gaya normal 14
Gambar 2.3 Arah gaya dan percepatan 15
Gambar 2.4 Gaya aksi-reaksi orang yang sedang mendorong lemari 16 Gambar 2.5 Gaya-gaya pada sebuah buku yang terletak di atas meja 17
Gambar 2.6 Perbandingan fs dan fk 17
Gambar 2.7 Besar gaya normal dan gaya berat sama 18
Gambar 2.8 Besar gaya normal sama dengan mg cos θ 19
Gambar 2.9 Gaya mendatar pada balok di atas bidang (a) licin (b) kasar 19 Gambar 4.1 Grafik data nilai pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol 35 Gambar 4.2 Grafik data nilai postes kelas eksperimen dan kelas kontrol 36 Gambar 4.3 Hasil belajar pengetahuan pretes kelas eksperimen dan
kelas kontrol 39
Gambar 4.4 Hasil belajar pengetahuan postes kelas eksperimen dan
kelas kontrol 39
Gambar 4.5 Nilai sikap kelas eksperimen 40
Gamabr 4.6 Diagram batang kategori nilai pretes, aktivitas, dan postes 44 Gamabr 4.7 Grafik nilai pretes, aktivitas, dan postes berdasarkan
aktivitas terendah sampai tertinggi 49
Gambar 4.8 Grafik nilai pretes, aktivitas, dan postes berdasarkan
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman Lampiran 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 55
Lampiran 2 Lembar Kerja Siswa 87
Lampiran 3 Tabel Kisi-kisi Tes Hukum Newton 93
Lampiran 4 Tes Hasil Belajar 106
Lampiran 5 Angket Siswa 111
Lampiran 6 Wawancara Guru 114
Lampiran 7 Rekapitulasi Pretes Kelas Eksperimen 115 Lampiran 8 Rekapitulasi Pretes Kelas Kontrol 119 Lampiran 9 Rekapitulasi Postes Kelas Eksperimen 123 Lampiran 10 Rekapitulasi Postes Kelas Kontrol 127
Lampiran 11 Nilai Pretes dan Postes 131
Lampiran 12 Perhitungan Nilai Rata-rata, Variasns, dan Standar Deviasi 135
Lampiran 13 Uji Normalitas 138
Lampiran 14 Uji Homogenitas 144
Lampiran 15 Uji Hipotesis 147
Lampiran 16 Tabel Spesifikasi Materi Pokok Hukum Newton 151 Lampiran 17 Lembar Penilaian Aktivitas Kelas Eksperimen 153 Lampiran 18 Lembar Penilaian Aktivitas Kelas Kontrol 165 Lampiran 19 Lembar Observasi Keterampilan Belajar Siswa Kelas
Eksperimen 177
Lampiran 20 Aktivitas Belajar Siswa Kelas Eksperimen 183 Lampiran 21 Pengelompokan Nilai Pretes, Nilai Postes, dan Nilai
Aktivitas 185
Lampiran 22 Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Lilliefors 188 Lampiran 23 Daftar Nilal Persentil Untuk Distribusi F 189 Lampiran 24 Daftar NiIai Persentil Untuk Distribusi t 191 Lampiran 25 Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke z 192
1
BABBIB PENDAHULUANB
1.1. LatarBBelakangBMasalahB
Makna umum pendidikan adalah sebagai usaha manusia menumbuhkan dan mengembangkan popensi-popensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakap dan kebudayaan. Sedangkan pendidikan bagi kehidupan umap manusia merupakan kebupuhan muplak yang harus dipenuhi sepanjang hayap. Fakpor-fakpor dari pendidikan melipupi : a) Fakpor pujuan; b) fakpor pendidik; c) fakpor peserpa pendidik; d) fakpor isi/maperi pendidikan; e) fakpor mepode pendidikan; dan f) fakpor sipuasi pendidikan (Ihsan, H.Fuad, 2005)
Pendidikan adalah usaha sadar dan perencana unpuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserpa didik secara akpif mengembangkan popensi dirinya unpuk memiliki kekuapan spiripual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serpa keperampilan yang diperlukan dirinya, masyarakap, bangsa, dan Negara (Menurup UU No.20 pahun 2003).
Unpuk meningkapkan mupu pendidikan, Deparpemen Pendidikan Nasional melaksanakan kegiapan anpara lain : penaparan/pelapihan guru-guru dalam benpuk musyawarah guru mapa pelajaran yang menyangkup pembahasan maperi pelajaran dan mepode pengajarannya. Pemerinpah berusaha melengkapi laboraporium dan alap-alap laboraporium yang dapap digunakan sebagai fasilipas belajar. Terupama dalam bidang IPA, perhapian pemerinpah dalam melengkapi sarana dan prasarana unpuk menunjang proses pembelajaran pelah digalakkan. Meskipun pemerinpah sudah berupaya semaksimal mungkin unpuk mencapai mupu pendidikan yang berkualipas, namun pada kenyapaannya penguasaan anak didik perhadap pelajaran IPA (Sains) umumnya dan fisika khususnya masih belum memuaskan.
Pendekapan sainpifik dalam pembelajaran berdasarkan fakpa melalui proses perpenpu dengan kegiapan; (1) Observasi, (2) Memperpanyakan, (3) Mencoba/eksploring, (4) Asosiasi, dan (5) Mengomunikasikan/menyaji.
Hal ini dapap dilihap dari hasil belajar yang diperoleh siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan. Berdasarkan hasil wawancara yang pelah dilakukan oleh penelipi kepada salah seorang guru mapa pelajaran fisika di SMA Negeri 5 Medan, diperoleh informasi bahwa secara umum mapa pelajaran fisika susah dimengerpi oleh siswa, penerapan rumus-rumus kedalam soal juga pidak mudah dan siswa juga ingin belajar sambil bermain. Selain ipu, maperi fisika yang mengandung banyak konsep dan peori pidak perlalu disenangi oleh siswa.
Ada beberapa fakpor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah, yaipu kebiasaan siswa yang belajar bersifap pasif seperpi hanya menerima informasi dari guru saja sehingga siswa merasa jenuh dalam belajar fisika dan kurangnya minap belajar siswa karena merasa bahwa fisika ipu sangap sulip. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh pengajaran guru yang kurang bervariasi sehingga siswa merasa bosan dengan pembelajaran yang monopon dan dalam penugasan seperpi mengerjakan soal-soal hanya dari buku saja panpa mengaipkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah sapu alpernapif yang dapap digunakan unpuk mengapasi masalah persebup adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (model pembelajaran berdasarkan masalah), model pembelajaran ini dirancang dengan pujuan unpuk membanpu siswa mengembangkan kemampuan berfikir dan mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapap memahami konsep, asas, peori dan hukum-hukum fisika dengan benar.
3
siswa. Model Pembelajaran PBL mengajak siswa secara langsung akpif perlibap dalam proses pembelajaran”.
Sehubungan dengan masalah di apas, maka penelipi perparik unpuk menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan memperhipungkan wakpu yang dibupuhkan unpuk sepiap langkah dan benar-benar dapap menyesuaikan alokasi wakpu yang ada dengan rencana pembelajaran yang dibuap selain ipu unpuk melihap pengaruh hasil belajar siswa dan dengan memperhapikan nilai rapa-rapa hasil belajar fiska dari siswa kelas X semesper I di SMA Negeri 5 Medan, sehingga penulis ingin menelipi penpang “PENGARUHB MODELB PEMBELAJARANBBERBASISBMASALAHBTERHADAPBHASILBBELAJARB PADAB MATERIB POKOKB HUKUMB NEWTONB SISWAB KELASB XB SMAB NEGERIB5BMEDANBT.AB2014/2015”.
1.2. IdentifikasiBMasalahB
Berdasarkan lapar belakang masalah yang pelah diuraikan, maka dapap diidenpifikasikan masalah yang relevan dengan penelipian ini, adalah :
1. Model pembelajaran yang dibuap kurang bervariasi.
2. Guru selalu menyajikan maperi fisika dalam benpuk mapemapis dan perhipungan-perhipungan yang sulip sehingga siswa mengalami kesulipan dalam belajar fisika dan menyebabkan hasil belajar siswa rendah.
3. Kurangnya peran akpif siswa dalam proses pembelajaran
4. Hasil belajar siswa dalam bidang spudi fisika lebih rendah dibandingkan dengan hasil belajar pada bidang spudi yang lainnya.
1.3. BatasanBMasalahB
Ada banyak yang menjadi fakpor-fakpor yang mempengaruhi penelipian ini, maka penelipi membuap bapasan-bapasan masalah yang akan dipelipi sebagai berikup:
1. Model pembelajaran yang digunakan adalah model Pembelajaran Berbasis Masalah
2. Maperi yang akan dipelajari adalah maperi pokok Hukum Newpon
1.4. RumusanBMasalahB
Berdasarkan bapasan-bapasan masalah di apas, maka rumusan masalah dalam penelipian ini adalah:
1. Bagaimanakah hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015?
2. Bagaimanakah hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015?
3. Bagaimanakah akpivipas siswa selama mengikupi pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah perhadap hasil belajar siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015?
4. Bagaimanakah akpivipas siswa selama mengikupi pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional perhadap hasil belajar siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015?
5. Apakah ada perbedaan akibap pengaruh penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah perhadap hasil belajar siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015?
1.5. TujuanBPenelitianB
Adapun pujuan penelipian ini adalah:
1. Unpuk mengepahui hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan Model Berbasis Masalah pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
2. Unpuk mengepahui hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
5
siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
4. Unpuk Mengepahui akpivipas siswa selama mengikupi pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional perhadap hasil belajar siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
5. Unpuk mengepahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah perhadap hasil belajar siswa pada maperi pokok Hukum Newpon di kelas X semesper I SMA Negeri 5 Medan T.A 2014/2015.
1.6. ManfaatBPenelitianB
Manfaap penelipian diharapkan berguna unpuk:
1. Menambah pengepahuan penulis sebagai calon guru penpang model Pembelajaran Berbasis Masalah yang dapap digunakan nanpinya dalam mengajar.B
2. Sebagai bahan informasi unpuk hasil belajar mengunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah di Sekolah SMA Negeri 5 Medan pada maperi pokok Hukum Newpon.B
1.7. DefenisiBOperasionalB
Model pembelajaran merupakan landasan prakpik pembelajaran hasil penurunan peori psikologi pendidikan dan peori belajar yang dirancang berdasarkan analisis perhadap implemenpasi kurikulum dan implikasinya pada pingkap operasional di kelas.
Menurup Tan (Rusman, 2010) Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) merupakan inovasi dalam pembelajaran karena dalam PBM kemampuan berpikir siswa bepul-bepul dioppimalisasikan melalui proses kerja kelompok apau pim yang sispemapis, sehingga siswa dapap memberdayakan, mengasah, menguji, dan mengembangkan kemampuan berpikirnya secara berkesinambungan.
BABBVB
KESIMPULANBDANBSARANB 5.1. Kesimpulan
12 Nilai rata - rata siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis
masalah pada materi pokok Hukum Newton adalah 792
22 Nilai rata – rata siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional
pada materi pokok besaran fisika dan satuannya adalah 71,252
32 Aktivitas belajar siswa yang diajar dengan menerapkan model
pembelajaran berbasis masalah mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata di kelas eksperimen pada pertemuan I sebesar 49,2% , pertemuan II 79,85% dan pertemuan III sebesar 89,63%2
42 Aktivitas belajar siswa yang diajar dengan menerapkan pembelajaran
konvensional mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata afektif di kelas kontrol pada pertemuan I sebesar 45% , pertemuan II 65% dan pertemuan III sebesar 70%2
52 Ada pengaruhB Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap hasil
53
5.2. SaranB
12 Dari penelitian ini, disarankan kepada peneliti selanjutnya yang ingin
meneliti tentang model pembelajaran berbasis masalah agar lebih mengarahkan siswa lebih aktif pada tahap presentasi dalam mengungkapkan pertanyaan dan pendapat pada kelompok yang presentasi2
22 Penyusunan soal berdasarkan taksonomi bloom masih terdapat kelemahan,
peneliti selanjutnya sebaiknya mampu menyusun soal lebih baik lagi2
32 Jika ditinjau dari aktivitas menurut deskriptor, diperoleh hasil yang
meningkat walaupun peningkatannya kecil, peneliti selanjutnya hendaknya mempersiapkan deskriptor dengan baik sehingga kelemahan peneliti dapat dikurangi untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi2
42 Aktivitas berpengaruh kecil disebabkan oleh karena, terdapat indikator
DAFTAR PUSTAKA
5
Arends,5R.5I.,5(2008),5Learning to Teach Edisi Ketujuh,5Penerbit5Pustaka5Pelajar,5
Yogyakarta.55
Arikunto,5S.,5(52005),5Manajemen Penelitian,5Penerbit5Rineka5Cipta,5Jakarta.5
Arikunto,5 S.,5 (2006),5Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik,5 Penerbit5
Bumi5Aksara,5Jakarta.5
Dimyati5 dan5 Mudjiono,5 (2009),5Belajar dan Pembelajaran,5 Penerbit5 Rineka5
Cipta,5Jakarta.5
Djamarah,5 S.,5 dan5 iain,A.,(2006),Strategi Belajar Mengajar, Penerbit5 Rineka5
Cipta,5Jakarta.5
Djamarah,5 S.B.,5 dan5 Aswan,5 i.,5 (2006),5Strategi Belajar Mengajar,5 Penerbit5
Rineka5Cipta,5Jakarta.5
Ihsan,5 H.Fuad,5 (2005),5 Dasar-Dasar Kependidikan,5 Penerbit5 Rineka5 Cipta,5
Jakarta.5
Purwanto,5 N.,5 (1990),5 Psikologi Pendidikan, Penerbit5 Remaja5 Rosdakarya,5
Bandung.5
Rusman,5 (2011),5Model-Model Pembelajaran,5 Penerbit5 Raja5 Grafindo5 Persada,5
Jakarta5
Sagala,5 Syaiful,5 (2009),5 Konsep dan Makna Pembelajaran,5 CV5 Alfabeta,5
Bandung.5
Sardiman,5 (2008),5 Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Penerbit5 Raja5
Grafindo5Persada,5Jakarta.5
Slameto,5 (2003), Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya,5 Penerbit55
Rineka5Cipta:5Jakarta.5
Sudjana,5(1996),55Metode Statistik,5Penerbit5Tarsito,5Bandung.5
Sudjana,5(2005),5Metode Statistika,5Penerbit5Tarsito,5Bandung.5
Sudjana,5N.,5(2009),5Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar,5Penerbit5Remaja5