• Tidak ada hasil yang ditemukan

TOPIC: TEKNIK TATA CARA KERJA (METHODE ENGINEERING)

N/A
N/A
Aditya Putra

Academic year: 2023

Membagikan "TOPIC: TEKNIK TATA CARA KERJA (METHODE ENGINEERING)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

TOPIC : TEKNIK TATA CARA KERJA (METHODE ENGINEERING)

Program Studi K3 Poltekkes Kerta Cendekia Sidoarjo | November 2023

Mata Kuliah : Teknik Industri by Aditya Wiralaksana Putra ST. MMT.

Director PT Linus Trans Indonesia

(2)

Teknik Tata Cara Kerja

adalah suatu ilmu yang terdiri dari teknik- teknik dan perinsip - perinsip untuk

mendapatkan rancangan (design) terbaik dari sistem kerja.

Teknik-teknik dan prinsip – prinsip ini digunakan untuk mengatur komponen- komponen sistem kerja yang terdiri dari manusia dengan sifatnya dan

kemampuannya, bahan, perlengkapan dan peralatan kerja, serta linkungan kerja sedemikian rupa sehingga dicapai tingkat efisiensi dan produktifitas tinggi yang diukur dengan waktu yang

dihabiskan , tenaga yang dipakai serta akibat – akibat psikologis dan sosiologis yang ditimbulkannya.

Definisi & tujuan tata cara kerja

Pusat Bahan Ajar dan eLearning http://www.mercubuana.ac.id

(3)

Ada empat kriteria yang dipandang sebagai pengukur yang baik tentang kebaikan suatu alternatif kerja , yaitu waktu, tenaga psikologi dan sosiologi.

Bagan tata cara kerja

Gambar 1.

Bagan keseluruhan teknik tata cara kerja

Artinya suatu sistem kerja dinilai baik jika sistem ini memungkinkan waktu penyelesaian sangat singkat, tenaga yang diperlukan untuk

penyelesaian sangat sedikit.

Dan akibat-akibat psikologi dan sosiologi yang ditimbulkan sangat minim.

Berdasarkan kriteria - kriteria inilah alternatif- alternatif sistem kerja dibandingkan satu dengan yang lainnya.

(4)

Bagan tata cara kerja

Gambar 2.

Ruang lingkup teknik tata cara kerja

Dalam Methode

Engineering dibahas Studi kerja (work study) &

Pengukuran kerja (work measurement).

Studi kerja berkaitan dengan pencarian prosedur

pelaksanaan kerja.

Pengukuran kerja berkaitan dengan penentuan

waktu standar yang digunakan dalam

melaksanaan kegiatan kerja.

(5)

a. Studi kerja (work study)

Studi Kerja (Work Study) meliputi,

• Perbaikan proses, prosedur dan tata cara pelaksanaan penyelesaian pekerjaan.

• Perbaikan dan penghematan penggunaan material, mesin/fasilitas kerja serta tenaga kerja.

• Perbaikan tata ruang kerja yang memberikan

suasana kerja/lingkungan kerja yang lebih aman &

nyaman.

• Pendayagunaan usaha manusia dan pengurangan gerakan-gerakan (motion) kerja yang tidak perlu

• penyederhanaan kerja (work simplification).

Tujuan penyederhanaan kerja :

Mencari cara kerja yang terbaik (lebih mudah, lebih cepat, efisien, efektif,

dan menghindari pemborosan material, waktu, tenaga dll).

(6)

5 Langkah penyederhanaan kerja

Memilih kegiatan kerja

• Memilih kegiatan kerja : yaitu

kegiatan yang tdk efisien atau

kegiatan yang penyelesaiannya lambat dan ingin diperbaiki.

Pengumpulan &

pencatatan data

• Pengumpulan dan pencatatan data / fakta Yang

berkaitan dengan metode kerja yang selama ini

dilaksanakan : informasi yang berkaitan dg urutan kegiatan, gerakan-gerakan kerja, layout dll.

Analisa langkah- langkah kerja

• Analisa terhadap langkah-langkah kerja. Langkah2 yg tdk efisien dicari sebab-sebabnya.

Usulan altrnatif metode kerja

• Usulan altrnaEf metode kerja yang lebih baik

Diusulkan MK yg dianggap efisien dan efekEf, sebelum usulan diputuskan

terlebih dahulu di uji coba.

Evaluasi metode kerja baru

• Aplikasi dan evaluasi metode kerja baru.

Mengaplikasikan alternaEf MK yang lebih baik untuk mengganEkan metode yang lama, evaluasi.

(7)

Peta peta kerja

Merupakan alat yang menggambarkan kegiatan kerja secara sistematis dari tahap awal sampai akhir.

Lambang yang digunakan :

(8)

Peta proses operasi kerja

Diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses yang akan dialami bahan baku mengenai urut-urutan operasi dan pemeriksaan.

Fungsi peta aliran proses

1. Mengetahui aliran bahan mulai masuk proses sampai aktivitas berakhir

2. Mengetahui jumlah kegiatan yang dialami bahan selama proses berlangsung.

3. Sebagai alat untuk melakukan perbaikan proses atau metode kerja

4. Memberikan informasi waktu penyelesaian suatu proses.

(9)

Peta aliran proses

Perbedaan Peta Aliran Proses dan Peta Proses Operasi

Peta aliran proses memperlihatkan semua akEvitas akEvitas dasar termasuk transportasi, menunggu dan penyimpanan. Sedangkan peta proses operasi

terbatas pada operasi dan pemeriksaan saja.

Peta aliran proses menganalisa seEap komponen

yang diproses secara lebih lengkap dibandingkan peta proses operasi.

Peta aliran proses Edak bisa digunakan untuk menggambarkan proses perakitan secara keseluruhan.

Peta aliran proses hanya menggambarkan dan digunakan untuk menganalisa salah satu komponen dari produk yang dirakit.

(10)

Layout - diagram aliran kerja

Layout adalah

penataan peralatan

untuk menciptakan

area kerja yang efisien,

aman, dan ergonomis.

Area kerja dengan layout yang memiliki prinsip desain yang baik akan menciptakan

tingkat efisiensi

dan

produktivitas

karyawan

yang tinggi.

(11)

b. pengukuran kerja (work measurement)

PENGUKURAN KERJA (WORK MEASUREMENT) Suatu aktivitas untuk menentukan waktu ratarata yang dibutuhkan oleh seorang operator (yg memiliki skill rata-rata dan terlatih) dalam melaksanakan

kegiatan kerja dalam kondisi dan tempo kerja yang normal.

Kriteria pengukuran kerja adalah pengukuran waktu (time study), yaitu waktu standar atau waktu baku.

(12)

Pengukuran waktu

1. Pengukuran waktu secara langsung

• Pengukuran dengan stop watch

• Sampling kerja

2. Pengukuran waktu secara tidak langsung

• Data waktu baku

• Data waktu gerakan, dll.

Uji kecukupan data.

Untuk memastikan bahwa data yang telah dikumpulkantelah cukup secara obyektif. Pengujian kecukupan data dilakukan dengan berpedoman pada konsep statistik, yaitu derajat ketelitian dan tingkat keyakinan/

kepercayaan. Derajat ketelitian dan tingkat keyakinan adalah mencerminkan tingkat kepastian yang diinginkan oleh pengukur setelah memutuskan tidak akan melakukan pengukuran dalam jumlah yang banyak (populasi).

(13)

Pengukuran waktu

Derajat ketelitian (degree of accuracy)

Menunjukkan penyimpangan maksimum hasil pengukuran dari waktu penyelesaian sebenarnya.

Tingkat keyakinan (convidence level)

Menunjukkan besarnya keyakinan pengukur akan

ketelitian data waktu yang telah diamati dan dikumpulkan.

Uji kecukupan data digunakan rumus sbb :

Dengan Parameter :

k = Tingkat keyakinan k = 99% = 3

k = 95% = 2

s = Derajat ketelitian

N = Jumlah data pengamatan N’ = Jumlah data teoritis

Jika N’ ≤ N, maka data dianggap cukup,

Jika N’ > N, data dianggap tidak cukup (kurang) dan perlu dilakukan penambahan data.

(14)

Pengukuran waktu

Contoh Soal :

Suatu pengukuran elemen kerja dilakukan sebanyak 15 kali dengan menggunakan stop watch.

Bila tingkat keyakinan 95% dan derajat ketelitian 10%, apakah jumlah pengamatan cukup?

Pengamatan (menit) ! 𝜒 ! 𝜒!

Pengamatan ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Data Pengamt (x) 8 7 7 6 8 6 9 8 9 6 8 5 5 9 6 107

Data (x2) 64 49 49 36 64 36 81 64 81 36 64 25 25 81 36 791

∑ 𝜒 = 107 (∑ 𝜒)2 = 11449

∑ 𝜒! = 791

k = 95% = 2

s = 10%

N’ = 15

𝑁! =

𝒮 Ν. ∑ 𝜒𝜅 " − ∑ 𝜒 2

∑ 𝜒

"

=

0,1 15 𝑥 791 − 114492 107

"

= 14.53

Karena N’ < N , maka data dianggap cukup.

(15)

Pengukuran waktu

Uji Keseragaman data

Untuk memastikan bahwa data yang terkumpul berasal dari system yang sama dan untuk memisahkan data yang memiliki karakteristik yang berbeda.

BKA = X + k𝜎

BKB = X - k𝜎

𝜎 = ∑ 𝑥 − x̄

2

𝑁 − 1

Dengan :

BKA = Batas Kontrol Atas BKB = Batas Kontrol Bawah

x̄ = Nilai Rata-rata

𝜎

= Standar Deviasi k = Tingkat Keyakinan

Contoh:

Suatu pengukuran elemen kerja dilakukan sebanyak 15 kali dengan menggunakan

stop watch, jika batas kontrol ± 3. Tentukan apakah data seragam atau tidak ?

(16)

Pengukuran waktu

Pengamatan (menit) ! 𝜒 ! 𝜒!

Pengamatan ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Data Pengamt (x) 8 7 7 6 8 6 9 8 9 6 8 5 5 9 6 107

Σ(

𝑥 −

x̄)

2 0,75 0,02 0,02 1,28 0,75 1,28 3,48 0,75 3,48 1,28 0,75 4,55 4,55 3,48 1,28 791

𝜎

=

&' (&"#,#%

= 1,4

BKA = 7,13 + 3 (1,4) = 11,33 BKB = 7,13 – 3 (1,4) = 2,93

(8 − 7,13)2

= (

&)#&' )= 7,13

∑ 𝑥 −

2

= 27,73

Semua data masuk dalam range antara BKA dan BKB, maka data dikatakan seragam

(17)

Referensi bahan bacaan

1. Hilk, Philip E., 1977, Introduction to Industrial Engineering And Management Science, Mc Graw-Hill Kogukusha, Tokyo.

2. Hari Purnomo, 2004, Pengantar Teknik Industri, GrahaIlmu, Yogyakarta.

3. I Nyoman Pujawan, 1995, Ekonomi Teknik, Guna Widya, Jakarta

4. P. Siagian, 1987, Penelitian Operasional, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

5. Sritomo Wignjosoebroto, 1995, Pengantar Teknik Industri, Guna Widya, Jakarta.

6. Wayne C. Turner, 1993, Introduction to Industrial And Systems Engineering, Prentice-

Hall, Inc, New Jersey.

(18)

THANK YOU

by Aditya Wiralaksana Putra ST. MMT.

Director PT Linus Trans Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui komponen dan prinsip kerja mekanisme transformator mesin Las BX-160, mengetahui besar arus yang keluar

Stasiun kerja 11 sudah memenuhi semua prinsip ekonomi gerakan, tetapi tidak memenuhi prinsip kedua tangan mengakhiri gerakan pada saat yang sama, juga banyak perubahan arah kiri

Magnesium ialah logam yang berwarna putih perak dan sangat mengkilap dengan titik cair 651ºC yang dapat digunakan sebagai bahan paduan ringan, sifat dan karakteristiknya sama

mampu menerapkan matematika, sains alam, dan prinsip rekayasa ke dalam bahan ajar dan modul praktik untuk menyelesaikan masalah pada sistem: refrigerasi, tata udara, kelistrikan dan

Stres yang terjadi ketika bekerja itu kemungkina terjadi karena faktor kerjaan yang sangat berat dan menumpuk. Cara menyikapi dan mengatur program kerja yang baik adalah membuat

Penelitian ini merancang prosedur kerja operator sehubungan dengan prinsip-prinsip ekonomi gerakan yang dihubungkan dengan gerakan tubuh, tata letak dan peralatan,

™ Bidang Sistem Manusia dan Informasi : komputer dan sistem informasi, ekonomi teknik, ergonomi, hubungan kerja dan industri, manajemen, tata-cara dan pengukuran kerja, dll. ™ Bid

Nomor Halaman a Bagian awal Laporan Kuliah Kerja Lapangan mulai dari halaman pengesahan sampai dengan halaman daftar isi diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil ditempatkan