• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Personal ke-1: Agama

N/A
N/A
YFS Studio

Academic year: 2023

Membagikan "Tugas Personal ke-1: Agama"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Character Building: Agama

Tugas Personal ke-1 Week 2

Motivasi orang untuk beragama (menganut suatu agama) ada bermacam-macam, namun umumnya para ilmuwan sosial (social scientists) menggarisbawahi beberapa hal pokok sebagai motivasi dasar mengapa orang beragama dengan memeluk suatu agama tertentu, antara lain:

a). Mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar kehidupan yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan dan teknologi.

b). Orang menganut agama untuk mengatasi keterbatan-keterbatasan manusiawi yang dialami di dalam hidupnya.

c). Orang menganut agama untuk menciptakan keteraturan dan kohesi sosial dalam tatanan kehidupan masyarakat.

Tugas:

1. Pilih salah satu dari ketiga motivasi seperti disebutkan di atas yang paling sesuai dengan diri Anda terkait motivasi Anda beragama. Jelaskan hal itu secara kongkrit (Panjang jawaban: 100 – 200 kata)

2. Sebutkan dan jelaskan satu (1) hal lain yang menjadi motivasi Anda (yang tidak termasuk / beda dengan ketiga motivasi di atas) untuk beragama. Jelaskan hal itu secara lebih konkrit (Panjang jawaban: 100 – 200 kata).

3. Dari kedua motif yang sudah Anda sebutkan dan jelaskan di atas, yang mana dari keduanya yang paling kuat memotivasi Anda untuk beragama? Jelaskan dengan baik (Panjang jawaban: 100 - 200 kata).

Jawab :

1. Hakikat "pembatasan diri" bukanlah untuk merusak atau menghancurkan kehidupan manusia, baik individu maupun kolektif, tetapi pembatasan diri berarti bahwa manusia harus terus bergantung pada Tuhannya dan pada orang lain. Pengendalian diri

This study source was downloaded by 100000876937412 from CourseHero.com on 11-26-2023 05:46:44 GMT -06:00

https://www.coursehero.com/file/174809065/20220812172805-TP1-W2-S3-R4pdf/

(2)

Character Building: Agama membutuhkan pelepasan kesombongan, kecemburuan, dan kecerobohan.

Sesungguhnya dengan memahami secara bijak hakikat makna pengendalian diri, maka akan mengantarkan pada kemuliaan hidup manusia itu sendiri. Oleh karena itu, untuk memahami keterbatasannya, setiap hamba harus mendekati Tuhannya (Sifat Tauhid) dan menjadikan kitab sebagai sumber inspirasi dan tindakan dalam hidup, memberi dan berbagi kebaikan, Anda harus memiliki semangat yang lebih tinggi. Kita harus membangun persahabatan yang tulus.

2. Setiap ajaran agama mengajarkan kita untuk meningkatkan simpati dan empati terhadap sesama. Kesusilaan di sini bukan tentang merugikan orang lain atau melanggar aturan agama, yang juga tergolong kejahatan. Ini memberi kita instruksi secara tidak langsung untuk berbuat baik, mengikuti jalan yang benar, dan menciptakan keharmonisan di antara orang-orang. Ketika kita melakukan hal-hal baik, terutama untuk orang lain maka kita menjadi Bahagia. Dari perasaan sejahtera ini, otak kita juga melepaskan hormon yang membentuk pikiran positif. Dengan ini, Panduan Berbuat Baik melatih kita untuk hidup teratur. Bayangkan dunia akan kacau tanpa hukum. Mungkin kita berperang setiap hari.

3. Hakikat pembatasan diri bukanlah untuk merusak atau menghancurkan kehidupan manusia, baik individu maupun kolektif, tetapi pembatasan diri berarti bahwa manusia harus terus bergantung pada Tuhannya dan pada orang lain. Agama mengajarkan kita untuk meningkatkan simpati dan empati terhadap sesama. Kesusilaan di sini bukan tentang merugikan orang lain atau melanggar aturan agama, yang juga tergolong kejahatan. Ini memberi kita instruksi secara tidak langsung untuk berbuat baik, mengikuti jalan yang benar, dan menciptakan keharmonisan di antara orang-orang.

This study source was downloaded by 100000876937412 from CourseHero.com on 11-26-2023 05:46:44 GMT -06:00

https://www.coursehero.com/file/174809065/20220812172805-TP1-W2-S3-R4pdf/

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Referensi

Dokumen terkait

Remidiasi dan pengayaan merupakan program pembelajaran bagi peserta didik baik secara individu maupun kolektif yang pelaksanaannya relatif paralel atau bersamaan, di

hakikat manusia menurut pandangan islam, maka ia telah berada dalam dimensi kehidupan yang sejahtera baik di dunia maupun di akhirat, sebab dimensi kehidupan

Manusia merupakan makhluk individu sekaligus juga makhluk sosial. Ketika menjalani kehidupan sosial dalam masyarakat, seorang individu akan dihadapkan dengan

kehidupan adalah sesuatu yang bernilai, baik kehidupan manusia maupun spesies lain. dimuka bumi

Manusia sangat bergantung pada komunikasi, karena komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan adanya komunikasi manusia dapat menyampaikan ide,

Dengan demikian kesalahan dalam arti religius tak akan pernah menghancurkan manusia dan mematikan semangatnya, tetapi sebaliknya akan mengarahkan orang ke masa depan yang baik sebagai

Tugas Personal ke-1 Week 2 Nama: Mohamad Novrido Arista NIM: 2502118256 Motivasi orang untuk beragama menganut suatu agama ada bermacam-macam, namun umumnya para ilmuwan sosial social

Pengertian Bina Diri Ditinjau dari arti kata: Bina berarti membangun/proses penyempurnaan agar lebih baik, maka Bina Diri adalah usaha membangun diri individu baik sebagai individu