1 Soal Tugas 1 – Praktikum Statistika Multivariat Terapan
LABORATORIUM KOMPUTASI STATISTIKA DAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA
Sekip Utara BLS 21, Yogyakarta 55281
ATURAN PENGERJAAN
1. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan.
2. Jawaban diketik dengan font Times New Roman ukuran 12pt, line spacing 1.15, margin normal, dan ukuran kertas A4.
3. Dilarang bertanya pada Asisten Praktikum mengenai soal maupun jawaban.
4. Dilarang meng-copypaste atau menjiplak hasil jawaban teman (plagiarisme).
Apabila ketahuan meng-copypaste atau menjiplak, maka nilai akan di bagi sebanyak jumlah praktikan yang hasil jawabannya sama.
5. Jangan lupa mencantumkan print screen dari output program R dan SPSS serta lakukan interpretasi dengan lengkap dan jelas.
6. Jangan semua output dimasukkan, masukkan output yang penting saja untuk dinterpretasikan.
7. Jangan menyertakan langkah-langkah maupun print screen dari langkah- langkah.
8. Tidak perlu mencantumkan program studi, cukup mencantumkan nama dan NIM saja di pojok kanan atas.
9. Jawaban dan Syntax R dikumpulkan dalam bentuk .pdf dan .txt dengan format nama file: Nama_NIF_Tugas 1 SMT. (contoh : Mohammad Dafi Nazwa Aulia_20547_Tugas 1 SMT).
10. Submit file di Google Classroom paling lambat hari Selasa, 19 September 2023 pukul 23.59 WIB. Keterlambatan pengumpulan akan ada pengurangan nilai.
2 Soal Tugas 1 – Praktikum Statistika Multivariat Terapan
TUGAS 1 PRAKTIKUM STATISTIKA MULTIVARIAT TERAPAN
NOMOR 1 (POIN MAKS 50)
The Bushveld Complex, which is the largest mafic-ultramafic intrusion with layered structures worldwide, contains numerous chromitite layers that are laterally continuous and exhibit similar chemical compositions. These layers are traditionally categorized into lower, middle, and upper groups (referred to as LG, MG, and UG). Within each group, the layers are sequentially numbered from the bottom to the top. Previous attempts to distinguish individual layers based on their chemical composition have been unsuccessful. This is primarily due to the significant overlap in compositional characteristics, such as the mineral assemblages of chromitite and the chemistry of chromite minerals, among adjacent layers. In this contribution, we propose a tailored and user-friendly multivariate classification system for these chromitite layers. This classification scheme is developed based on a comprehensive classification method applied to the LG and MG chromitites. Using this approach, we can confidently attribute eight distinct chromitite layers with a known degree of uncertainty. (Data available at sheet Geochemical)
a. Perform a multivariate normality test using the appropriate method! Is the geochemical data multivariate normally distributed? Explain your answer and interpret it clearly!
b. A layer is classified as LG45 if they fulfil these criteria:
• Max_depth = 360.681
• DepthFrom = 120.102
• DepthTo = 136.193
• Cr2O3_% = 39.102
• FeO_% = 17.73
• SiO2_% = 10.201
• MgO_% = 13.381
• Al2O3_% = 17.18201
• CaO_% = 2.5901
• Ru_ICP_ppm = 0.38101
• Pt_ICP_ppm = 1.10313
Conduct a vector mean hypothesis testing to check whether the data is classified as a LG45 or not. Interpret your result!
NOMOR 2 (POIN MAKS 50)
Kualitas Instrumen Kepuasan Kerja
Dalam suatu perusahaan pegawai merupakan aset yang penting. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tingkat kepuasan pegawai pada sistem kerjanya. Semakin tinggi tingkat kepuasan seorang pegawai semakin tinggi pula kinerja pegawai tersebut. Dengan semakin tingginya tingkat kinerja maka semakin tinggi pula keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. Oleh karena itu evaluasi tingkat kepuasan pegawai sangat diperlukan untuk
3 Soal Tugas 1 – Praktikum Statistika Multivariat Terapan
mempertahankan ataupun meningkatkan kinerja pegawai. Untuk itu, pengukuran tingkat kepuasan pegawai sangat diperlukan.
Kepuasan pegawai merupakan suatu konstruk abstrak yang tidak dapat kita ukur secara langsung. Dengan demikian, diperlukan suatu instrumen untuk mengukurnya. Dalam kasus pengukuran kepuasan pegawai perusahaan X, seorang peneliti menggunakan tujuh aspek kerja, katakan A, B, C, D, E, F, dan G. Ketujuh aspek tersebut merupakan elemen dari sitem kerja yang saling melengkapi. Lebih jauh lagi teridentifikasi sub-aspek dari masing-masing aspek sebagai berikut: A delapan sub-aspek (A1- A8), B memilki tiga sub-aspek (B1-B3), C lima sub-aspek (C1-C5), D lima sub-aspek (D1-D5), E empat sub-aspek (E1-E4), F tiga sub-aspek (F1-F3), dan G tiga sub-aspek (G1-G3). Perlu diketahui bahwa sub-aspek merupakan komponen yang saling melengkapi dalam membentuk aspek terkaitnya. Selanjutnya, dari setiap sub-aspek yang teridentifikasi dibentuk satu pertanyaan untuk mengetahui tingkat kualitas sub-aspek terkait sebagai item inti instrumen. Dengan rancangan pengukuran seperti ini, nantinya dapat diketahui sub-aspek yang perlu ditingkatkan kulitasnya untuk meningkatkan kepuasan kerja pegawai.
Jawaban dari setiap pertanyaan, berupa respon kategori dengan empat alternatif nilai yang menunjukkan kualitas aspek tersebut (serupa skala Likert). Secara berurut dari kualitas terendah ke tertinggi, kategori respon mempunyai skor 1, 2, 3, dan 4. Total terdapat 31 pertanyaan untuk mengukur tingkat kepuasan kerja dalam instrumen yang dibentuk. Instrumen ini dipergunakan kepada 402 orang pegawai yang dipilih secara acak. Data disajikan dalam sheet ‘Kualitas_Kerja’
pada file data yang terlampir
Anda sebagai seorang statistisi diminta untuk membantu peneliti tersebut untuk mengevaluasi kualitas pertanyaan-pertanyaan di dalam instrumen kepuasan kerja berdasarkan data yang disediakan.
Note:
Jika terdapat aspek yang tidak memenuhi pengujian, peserta dapat melakukan penanganan dengan menghapus instrument (sub-aspek/pertanyaan), atau mempertahankan keseluruhan sub- aspek dengan memberikan argumen yang kuat.