• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS PAPER MANDIRI KESEHATAN KESELAMATAN KERJA

N/A
N/A
wakundang

Academic year: 2024

Membagikan "TUGAS PAPER MANDIRI KESEHATAN KESELAMATAN KERJA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

i

TUGAS PAPER

MANDIRIKESEHATANKESELAMAT ANKERJA

Disusunoleh:

Ardi Yoga Prasetya C1021005Kelas : 3A S1 Ilmu KeperawatanDosenPembimbing

:

ErnaAgustin,S. S.K.M., M.PH

PROGRAMSTUDIS1ILMUKEPERAWATANU NIVERSITASBHAMADASLAWI

2023

(2)

KATAPENGANTAR

Assalamu’alaikumWr.Wb

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan

hidayahNyasehingga makalahinidapattersusunhingga

selesaidengantepatwaktu.ShalawatsertasalamtaklupapulakitakirimkankepadaBagin daNabiMuhammadSAW.UcapanterimakasihpenulissampaikankepadaIbuErnaAgu stin, S. S.K.M., M.PH sebagai dosen pengampu mata kuliah ini. Tidak lupajuga kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telahberkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.PenyusunanmakalahinibertujuanuntukmemenuhitugasMataKuliahKese lamatanPasiendanKeselamatanKesehatanKerjadalamKeperawatan.Selainitu,pemb uatanmakalahinijugabertujuanagarmenambahpengetahuandanwawasanbagiparape mbaca,khususunyapenulis.Karenaketerbatasanpengetahuan maupun pengalaman maka kami yakin masih banyak kekurangandalam makalah ini. Oleh karena itu,

kami sangat mengharapkan kritik dan

saranyangmembangundaripembacademikesempuraanmakalahini.

Akhirkata,semogamakalahinidapatbergunabagiparapembaca.Wassaalamualaikum Wr.Wb.

Slawi,20September2023

Ardi Yoga Prasetya

(3)

DAFTARISI

HALAMANJUDUL...i

KATAPENGANTAR ... ii

DAFTARISI ... iii

BABIPENDAHALUAN...1

A. LatarBelakang ... 1

B. RumusanMasalah ... 2

C. TujuanPenelitian ... 2

BABIIPEMBAHASAN ... 3

A. DefinisiHazard...3

B. RisikoDan HazardDalamAsuhanKeperawatan ... 4

C. UpayaMencegahDanMeminimalkanRisikoDanHazardPadaTahap PengkajianAs uhan Keperawatan ... 5

D. UpayaMencegahDanMeminimalkanRisikoDanHazardPadaTahapPerencanaan AsuhanKeperawatan...6

E. UpayaMencegahDanMeminimalkanRisikoDanHazardPadaTahap ImplementasiAsuhanKeperawatan...7

F. UpayaMencegahDanMeminimalkanRisikoDanHazardPadaTahap EvaluasiAsuhanKeperawatan...8

BABIIIPENUTUP...9

A. Kesimpulan ... 9

B. Saran ... 9

DAFTARPUSTAKA ... 10

(4)

1 A. LatarBelakang

BAB IPENDAHULUA N

Keselamatandankesehatankerjabertujuanm elindungipekerjaataskeselamatannyaagardapat meningkatkanproduktifitasnasional.Menjaminse muapekerjayangberadaditempatkerjamenjagada nmerawatsumberproduksi secara aman dan efisien (MENKES,2009). Risk Management StandartAS/NZS4360:2004menyatakanbahwaa nalisisresikobersifatpencegahanterhadapterjadin yakerugianmaupunaccident.Pengelolaanresikoh arusdilakukansecaraberurutanlangkah-

langkahnyayangakanbertujuanuntukmembantud alampengambilankeputusanyanglebihbaikdenga nmelihatrisikodan dampakyangmungkin ditimbulkan.

OrganisasiBuruhDunia(InternationalLobou rOrganization-ILO,2013)menyebutkan bahwa, setiap 15 detik terdapat seorang pekerja yang meninggaldunia akibat kecelakaan kerja dan setiap 15 detik terdapat 160 orang pekerjayangmengalamisakitakibatkecelakaan.S etiaphariterdapat6.300orangmeninggal dunia sebagai akibat dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerjaserta terhitung lebih dari 2,3 juta kematian pertahunnya. ILO menambahkanbahwa terdapat sebanyak 317 juta kecelakaan terjadi setiap tahunnya, akibatnyabanyadiantaranyakehilanganpekerjaan

(5)

2 .Daripe

nelitian Novie EMauli kutahu n 2011, risiko bahaya dalam kegiata n Rumah Sakit dalam aspek kesehat ankerja , antara lain berasal dari sarana kegiata n di Polikli nik, ruang perawa tan,lab oratori um, kamar rontge nt,

(6)

B. RumusanMasalah

1. ApasajaUpayameminimalkanrisikodanhazardpadatahappengkajianasuhanke perawatan.

2. Apa sajaupaya meminimalkanrisikodanhazardpada tahapperencanaanasuhankeperawatan.

3. Apasajaupayamencegahrisikohazardpadatahapimplementasiasuhankeperawa tan.

4. Apasajaupayamencegahrisikohazardpadatahapevaluasiasuhankeperawatan

C. TujuanPenelitian 1. TujuanUmum

Mampu Meminimalkan Risiko Dan Hazard Pada Tahap Perencanaan AsuhanKeperawatan.

2. TujuanKhusus

UntukMengetahuiDefinisiHazard,RisikoDanHazardDalamAsuhanKeperawata n, Upaya mencegah dan meminimalkan risiko dan hazard padatahap Pengkajian asuhan keperawatan, Upaya mencegah dan meminimalkandan hazard pada tahap Perencanaan asuhan keperawatan, Upaya mencegahdan meminimalkan dan hazard pada tahap Implementasi asuhan keperawatan,Upaya mencegah dan meminimalkan dan hazrard pada tahap Evaluasi asuhankeperawatan.

(7)

A. DefinisiHazard

BAB IIPEMBAHASA N

Bahaya adalah sumber, situasi atau tindakan yang berpotensi mencederaimanusia atau sakit penyakit atau kombinasi dari semuanya (Puspitasari,2010).Kurniawan (2008) mengatakan bahwa Hazard adalah faktor faktor intrinsikyang melekat pada sesuatu berupa barang atau kondisi dan mempunyai potensimenimbulkan efek kesehatan maupun keselamatan pekerja serta lingkunganyang memberikan dampak buruk. Pengertian atau definisi Hazard ialah segalasumber, situasi ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan cedera ataukecelakaankerjadanataupenyakitakibatkerja- defenisiOHSAS18001:2007.

Secara umum terdapat 5 (lima) faktor bahaya K3 ditempat kerja, antaralain:faktorBahayaBiologi(Seperti:Jamur,Virus,Bakteri,dll.),FaktorBahay aKimia(Seperti:Gas,Debu,BahanBeracun,dll.).FaktorBahayaFisik/Mekanik (Seperti : Mesin, Tekanan, dll.), Faktor Bahaya Biomekanik(Seperti:PosisiKerja,Gerakan,dll.),FaktorBahayaSosialPsikologis(

Seperti:Stress,Kekerasan,dll).Potensibahayaataudapatdisebutjugadenganhazar dterdapathampirdisetiaptempatdimanadilakukansuatuaktivitas,baik di rumah, dijalan, maupun di tempatkerja.

(8)

B. RisikoDan HazardDalamAsuhanKeperawatan

KegiatandiRumahSakitmempunyairisikoberasaldarifaktorfisik,kimia,biolo gi,ergonomidanpsikososial,variasi,ukuran,tipedankelengkapan Rumah Sakit menentukan tingkat risiko K3. Perawat merupakanpetugas kesehatan dengan presentasi terbesar dan memegang peranan pentingdalam pemberian

pelayanan kesehatan. Dalam menjalankan tugasnya

perawatberisikomengalamigangguan kesehatandan keselamatankerja(K3).

Agardapatmewujudkantercapainyapelayananyangberkualitasdanberkinerja tinggi diperlukan tenaga keperawatan yang profesional, memilikikemampuanintelektual,teknikaldaninterpersonal,bekerjaberdasarkanst andar praktik, memperhatikan kaidah etik dan moral. Pelayanan keperawatanyang berkualitas sangat dipengaruhi oleh faktor balas jasa yang

adil dan

layak,kemampuanyangcakapdanprofesional,penempatanyangtepatsesuaikeahli annya,beratringannyapekerjaanataubebankerjaperawat,Sifatpekerjaan, suasana dan lingkungan pekerjaan, peralatan yang menunjang, sertasikappimpinandalammemberikanbimbingandanpembinaan.Mutupelayana nperawatsangatdipengaruhiolehlingkunganpekerjaannya,penghargaan yang didapatkan, bahkan diberikan sanksi bila terjadi kesalahan.Beban kerja tinggi dapat menyebabkan ketelitian dan keamanan kerja menjaditurun,sehingga mutu dankinerjamerekajugacenderungmenurun.

METODE:

Metodeyangdigunakanadalahliteraturereview.Literaturereviewinimenganalisisj urnal,textbook,danebookyangrelevanataupunsumberinformasilainnyayangme muatinformasidenganpembahasanrisikodanhazard dalam pemberian asuhan keperawatan. Dengan metode ini informasipembahasan mengenai risiko dan hazard yang dapat terjadi saat pemberianasuhankeperawatan di Rumah Sakit.

HASIL:

Perawatdapatmengetahuirisikodanhazarddalampemberianasuhankeperawatan.

Dalammenjalankantugasnyaperawatberisikomengalamigangguankesehatandan keselamatankerja(K3).Agardapatmewujudkan

(9)

tercapainyapelayananyangberkualitasdanberkinerjatinggidiperlukantenagakep erawatanyangprofesional,memilikikemampuanintelektual,teknikaldaninterpers onal,bekerjaberdasarkanstandarpraktik,memperhatikankaidahetikdanmoral.Pel ayanankeperawatanyangberkualitas sangat dipengaruhi oleh faktor balas

jasayang adil dan

layak,kemampuanyangcakapdanprofesional,penempatanyangtepatsesuaikeahli annya,beratringannyapekerjaanataubebankerjaperawat,Sifatpekerjaan, suasana dan lingkungan pekerjaan, peralatan yang menunjang, sertasikappimpinan dalammemberikan bimbingan danpembinaan.

C. Upaya Mencegah Dan Meminimalkan Risiko Dan Hazard Pada TahapPengkajianAsuhan Keperawatan

Upaya mencegah dan meminimalkan risiko dan hazard pada pengkajianasuhankeperawatanUpayayangdapatdilakukanperawatdalamtahapp engkajiantersebutyaitu:

1. Perawat harus memperkenalkan identitas diri baik kepada pasien maupunkepadakeluarganya.

2. Perawathendaktidakmenyinggungperasaankliensaatpengkajiandilakukan,Mi salnyamenggunakanmaskeryangsebenarnyatidakperludipakai.

3. Perawatjugadapatmembangunkepercayaankepadapasien.

4. Dalammerawatpasien,perawatharusmemperlakukansetiappasiendengansam a.

5. Pada saat melakukan wawancara dengan pasien,perawat harus menjadipendengaryangbaik,perawatharusmampumenempatkandirisebagaite mpat curhat pasien sebaik mungkin dan diharapkan menggunakan bahasasertatutur katayangsopan.

6. Ketikapasienterlihatdalamkeadaantidakterkontroldansusahuntukdidekati, maka perawat dapat melakukan pengkajian kepada keluarganyaterlebihdahulu.

7. Saat melakukan pemeriksaan fisik, perawat harus meminta persetujuan dariklienterlebih dahulu.

(10)

8. PerawatharusmenggunakanAPDsaatmelakukanpemeriksaanfisikpadaklien.

9. Perawatjugaharusmelaporkansetiapadanyatindakankekerasandalambentuka papun kepadapihak rumah sakit.

10. Perawat juga harus menghindari memegang benda yang mungkin telahterkontaminasi.

11. Sebelummenujuklienhendaknyaperawatmencucitangan.

D. Upayamencegahdanmeminimalkanrisikodanhazarddalamtahapperencan aanasuhan keperawatan.

1. Identifikasisumberbahayayangmungkindapatterjadisaatmenyusunrencanake perawatan.

2. Lakukan penilaian faktor risiko dengan jalan melakukan penilaian bahayapotensial yang menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan kerja saatmenyusunperencanaan keperawatan.

3. Kendalikanfaktorrisikoyangmungkinterjadisaatmenyusunrencanatindakank eperawatan.Halinidapatdilakukandenganmenghilangkanbahaya, mengganti sumber risiko dengan sarana atau peralatan lain yanglebihmemiliki tingkat risikoyanglebihrendah.

4. Ketika menyusun rencana keperawatan perawat hendak berpedoman padapedomanrencanaasuhankeperawatanyangsesuaidengandiagnosiskepera watanyangada.

5. Perawat juga diharapkan untuk mampu mempertimbangkan alokasi waktupencapaian dari rencana keperawatan yang disusun untuk menjadi indikatorevaluasikeperawatan.

(11)

E. Upaya Mencegah Dan Meminimalkan Risiko Dan Hazard Pada TahapImplementasiAsuhan Keperawatan

1. Perawat harus menjaga diri dari infeksi dengan mempertahankan teknikaseptik seperti mencuci tangan, memakai APD lengkap, menggunakan alatkesehatandalam keadaansteril.

2. Perawat harus mematuhi SOP yang telah ditetapkan oleh rumah sakit dantidakterburu-burudalammelakukan tindakan.

3. Perawathendakmemperhatikancaramenutupjarumsuntikyangbenarsusunans elhidungkamubanyakdiharapkanperawatdapatmenghindari kontak langsung

dengan segala macam cairan klien,

apabiladirasasistemimunitastubuhsedangmenurunatautidakmenggunakanAP D.

4. Perawat sebaiknya menerapkan perilaku hidup bersih dan juga sehat sertamenerapkanpola hidupyangsehat pula.

5. Perawat harus menanamkan sifat kehati-hatian, konsentrasi yang tinggi, danketenangan saat bekerja terutama saat melakukan tindakan yang beresikokepadapasien.

6. Perawatdituntutuntukbelajarmengoperasikanalat-alatyangsudahdisediakan oleh pihak rumah sakit dengan tujuan mengurangi risiko cederabaikbagi klien maupunbagi perawat sendiri.

(12)

F. Upaya Mencegah Dan Meminimalkan Risiko Dan Hazard Pada TahapEvaluasiAsuhan Keperawatan

Upayamencegahdanmeminimalkanrisikodanhazardpadaevaluasiasuhankep erawatanevaluasikeperawatandilakukanuntukmenilaisejauhmanaintervensidani mplementasiyangdiberikanberhasildalamperkembangan kesembuhan pasien ada beberapa cara untuk mencegah danmengurangi resiko hazard. Cara yang

dapat dilakukan untuk mencegah risikodanhazard

dalamevaluasiasuhankeperawatanyaitu:

1. Identifikasi sumber bahaya yang mungkin terjadi saat menyusun evaluasikeperawatan,dapatdilakukandenganmempertimbangkankondisidan kejadian yang dapat menimbulkan potensi bahaya baik pada klien maupunkepadadiri perawat sendiri.

2. Memperhatikan setiap perkembangan atau respon yang ditampakkan atauditimbulkanolehkliensetelahselesaimelakukantindakankeperawatan.

(13)

BAB IIIKESIMPUL

AN

A. Kesimpulan

Keselamatandankesehatankerjabertujuanmelindungipekerjaataskeselamata nnyaagardapatmeningkatkanproduktifitasnasional.Menjaminsemuapekerjayang beradaditempatkerjamenjagadanmerawatsumberproduksi secara aman dan

efisien (MENKES,2009). Risk Management

StandartAS/NZS4360:2004menyatakanbahwaanalisisresikobersifatpencegahant erhadapterjadinyakerugianmaupunaccident.Pengelolaanresikoharusdilakukanse caraberurutanlangkah-

langkahnyayangakanbertujuanuntukmembantudalampengambilankeputusanyan glebihbaikdenganmelihatrisikodan dampakyangmungkin ditimbulkan.

Secara umum terdapat 5 (lima) faktor bahaya K3 ditempat kerja, antaralain:faktorBahayaBiologi(Seperti:Jamur,Virus,Bakteri,dll.),FaktorBahaya Kimia(Seperti:Gas,Debu,BahanBeracun,dll.).FaktorBahayaFisik/Mekanik (Seperti : Mesin, Tekanan, dll.), Faktor Bahaya Biomekanik(Seperti:PosisiKerja,Gerakan,dll.),FaktorBahayaSosialPsikologis(S eperti

: Stress, Kekerasan, dll). Potensi bahaya atau dapat disebut juga dengan hazardterdapathampirdisetiaptempatdimanadilakukansuatuaktivitas,baikdiruma h,dijalan, maupundi tempat kerja.

B. Saran

Denganadanyamakalahinidiharapkanpenulisdanpembacadapatmemahamite ntangkonsepkeperawatanlingkungandanmengetahuikeselamatan pasien saat

dilingkungan rumah sakit. Dan bagi pembaca

yangberprofesisebagaiseorangperawatatautenagamedislainnyadapatmengetahui peranannyadalamproseskonsepkeperawatankesehatanlingkungan.Sertamembaw amanfaatbagilingkungan,Dengancaraberkomunikasisepertiini.Perawatdapatlebi hmerencanakanbantuandanbimbingan bagi pasien dan juga perawat akan mengembangkan kepercayaanpadadiri sendiri.

(14)

10

DAFTARPUSTAKA

Arifuddin, N.F. 2019. . “ GAMBARAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DIINSTALASIRAWATINAPRUMAHSAKITDr.TAJUDDINCHALID

MAKASSARTAHUN2019”.Skirpsi.FakultasKedokteranDanIlmuKesehat an. UniversitasIslamNegeriAlauddin:Makssar.

Buntarto(2018)PanduanPraktisKeselamatandanKesehatanKerjauntukindustri.Yog yakarta:PustakaBaruPress.

Haryanto,J.(2018).PengaruhBebanKerjadanBudayaKeselamatanPasienTerhadap Asuhan Keperawatan Resiko Jatuh di Ruang Rawat InapRumahSakitXtahun2017.Jurnal UniversitasRespa Indonesia

Hawkins, C. T., & Flynn, L. (2017). Patient Safety Culture and Nurse ReportedAdverseEventsinOutpatientHemodialysisUnits.ReserchandTheor yForNursingPrac.

Puspitasari, N. 2010. Risk Mapping Dengan Metode Hirarc (Hazard IdentificationRiskAssesment And Risk Control) Di workshop Bay 7 Pada PT. AlsomPower EsiSurabaya. Tugas akhir. Teknik Keselamatan Dan KesehatanKerjaPoliteknikPerkapalanITS.Surabaya(tidakdipublikasikan) Wulan,FatwaHisadayah.2019.”AnalisisFaktorRisikodanHazarddalamImplementas

i Keperawatan”. Skripsi.Fakultas

IlmiKesehatan.KeperawatanS1.UMP.

Referensi

Dokumen terkait

Jika memperhatikan isi dari pasal di atas maka jelaslah bahwa Rumah Sakit (RS) termasuk ke dalam kriteria tempat tempat kerja dengan berbagai ancaman bahaya yang

Bahaya adalah sifat dari suatu bahan, cara kerja suatu alat, cara melakukan suatu pekerjaan dan lingkungan kerja yang dapat menimbulkan kerusakan harta benda, penyakit akibat

Jika memperhatikan isi dari pasal di atas maka jelaslah bahwa Rumah Sakit (RS) termasuk ke dalam kriteria tempat tempat kerja dengan berbagai ancaman bahaya yang

Tindakan mitigasinya adalah dengan memberi tanda peringatan bahaya K3 dilarang bergurau saat melintasi tangga, beri papan kayu sebagai alas tangga agar tidak licin,

Berdasarkan hasil penelitian, aspek yang paling berpengaruh adalah pekerja melaporkan jika terjadi kecelakaan kerja atau situasi yang bahaya, dimana dengan adanya

 Pada pekerjaan proyek, peralatan dan bahan konstruksi adalah dua sumber utama penyebab bahaya dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Setiap peralatan dan bahan yang digunakan

Perlindungan tenaga kerja terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja dari perspektif etika bisnis ditujukan untuk mengeliminir sumber-sumber bahaya di tempat

Pasal 10 1 Pengukuran dan pengendalian Kebisingan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat 1 huruf b harus dilakukan pada Tempat Kerja yang memiliki sumber bahaya Kebisingan dari