• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS TUTORIAL ONLINE 3 PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA

N/A
N/A
Fadillah Ahmad Batubara

Academic year: 2023

Membagikan "TUGAS TUTORIAL ONLINE 3 PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA FADILLAH AHMAD BATUBARA

NIM 855858521

MATAKULIAH PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA

TUGAS TUTORIAL ONLINE 3

1. Hubungan antara hukum dan HAM, dimaksud setiap negera yang menghormati HAM merupakan negara hukum dalam arti materiil atau substansial. Apa maksudnya? Jelaskan argumen saudara!

JAWAB:

Artinya ketika suatu negara yang dijalankan itu tidak memperhatikan nilai substansi yang ada berarti negara dijalankan itu tidak memperhatikan nilai substansi yang ada berarti negara dijalankan secara regresif, sehingga kecenderungannya akan mempertahankan status quo.

Dengan begitu dalam suatu negara hukum seharusnya HAM diatur berdasarkan hukum, sehingga penghormatan dan penegakan HAM itu dapat ditegakkan secara pasti. Secara substansi artinya suatu negara hukum telah mengkonversi suatu perjanjian internasional terkait Hak Asasi Manusia. Dan secara Materiil artinya suatu negara hukum akan menjunjung hak-hak warga negaranya dana memberikan perlindungan hukum dan memenuhi hak-hak warga negaranya.

SUMBER: MODUL PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA

2. Dinamika perkembangan HAM baik dalam ranah internasional dan nasional merupakan perjalanan penting bagaimana HAM ditegakkan dan diterima sebagai perlindungan bagi setiap individu diseluruh dunia tanpa terkecuali. Jelaskan perkembangan HAM yang anda ketahui di beberapa negara di dunia!

JAWAB:

A. HAK ASASI MANUSIA DI YUNANI

Filosofi Yunani, seperti Socrates (470-399 SM) dan Plato (428-348 SM) meletakkan dasar bagi perlindungan dan jaminan diakuinya hak-hak asasi manusia. Konsepsinya menganjurkan masyarakat untuk melakukan sosial kontrol kepada penguasa yang zalim dan tidak mengakui nilai-nilai keadilan dan kebenaran. Aristoteles (348-322 SM) mengajarkan pemerintah harus mendasarkan kekuasaannya pada kemauan dan kehendak warga negaranya.

B. HAK ASASI MANUSIA DI INGGRIS

Inggris sering disebut-sebut sebagai negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia. Tonggak pertama bagi kemenangan hak-hak asasi terjadi di Inggris.

Perjuangan tersebut tampak dengan adanya berbagai dokumen kenegaraan yang berhasil disusun dan disahkan. Dokumen-dokumen tersebut adalah: Magna Charta, Petition Of Rights, Hobeas Corpus Art, Bill Of Rights.

C. HAK ASASI MANUSIA DI AMERIKA SERIKAT

Pemikiran filsuf John Locke (1632-1704) yang merumuskan hak-hak alam, seperti hak atas hidup, kebebasan, dan milik (life, liberty, and property) mengilhami sekaligus menjadi pegangan bagi rakyat Amerika sewaktu memberontak melawan penguasa Inggris pada tahun 1776. Pemikiran John Locke mengenai hak-hak dasar ini terlihat jelas dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang dikenal dengan Declaration of Independence of the United States.

(2)

D. HAK ASASI MANUSIA DI PRANCIS

Perjuangan hak asasi manusia di Prancis dirumuskan dalam suatu naskah pada awal Revolusi Prancis. Perjuangan itu dilakukan untuk melawan kesewenang-wenangan rezim lama. Naskah tersebut dikenal dengan Declaration Des Droits De L’homme Et Du Citoyen yaitu pernyataan mengenai hak-hak manusia dan warga negara. Pernyataan yang dicetuskan pada tahun 1789 ini mencanangkan hak atas kebebasan, kesamaan, dan persaudaraan atau kesetiakawanan (liberte, egalite, fraternite).

Lafayette merupakan pelopor penegakan hak asasi manusia masyarakat Prancis yang berada di Amerika ketika Revolusi Amerika meletus dan mengakibatkan tersusunnya Declaration des Droits de I’homme et du Citoyen. Kemudian di tahun 1791, semua hak- hak asasi manusia dicantumkan seluruhnya di dalam konstitusi Prancis yang kemudian ditambah dan diperluas lagi pada tahun 1793 dan 1848. Juga dalam konstitusi tahun 1793 dan 1795. Revolusi ini diprakarsai pemikir-pemikir besar seperti : J.J. Rousseau, Voltaire, serta Montesquieu. Hak Asasi yang tersimpul dalam deklarasi itu antara lain :

1. Manusia dilahirkan merdeka dan tetap merdeka.

2. Manusia mempunyai hak yang sama.

3. Manusia merdeka berbuat sesuatu tanpa merugikan pihak lain.

4. Warga Negara mempunyai hak yang sama dan mempunyai kedudukan serta pekerjaan umum.

5. Manusia tidak boleh dituduh dan ditangkap selain menurut undang-undang.

6. Manusia mempunyai kemerdekaan agama dan kepercayaan.

7. Manusia merdeka mengeluarkan pikiran.

8. Adanya kemerdekaan surat kabar.

9. Adanya kemerdekaan bersatu dan berapat.

10. Adanya kemerdekaan berserikat dan berkumpul.

11. Adanya kemerdekaan bekerja, berdagang, dan melaksanakan kerajinan.

12. Adanya kemerdekaan rumah tangga.

13. Adanya kemerdekaan hak milik.

14. Adanya kemerdekaan lalu lintas.

15. Adanya hak hidup dan mencari nafkah.

SUMBER: MODUL PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA

3. Reformasi konstitusi khususnya mengenai HAM menegaskan secara eksplisit bahwa Indonesia adalah negara hukum. Di dalamnya diatur pengakuan terhadap prinsip supremasi hukum dan konstitusi serta adanya jaminan-jaminan hak asasi manusia. Jelaskan pendapat saudara!

JAWAB:

Di era reformasi penegakan HAM menjadi salah satu agenda utama dalam gerakan masyarakat sipil yang mengusung pentingnya penegakan HAM berdampingan dengan demokrasi yang telah mampu diwujudkan dalam berbagai produk hukum dan konsep kebijakan pemerintah melalui rencana aksi nasional hak asasi manusia. Yang mana pada era reformasi ini bertujuan untuk menyelesaikan berbagai pelanggaran HAM di masa lalu, mencegah terjadinya pengulangan pelanggaran HAM serta memenuhi dan memajukan HAM sebagai diamanatkan oleh konstitusi.

Dalam perkembangannya, sebagai buah reformasi tahun 1998 undang-undang dasar 1945 mengalami 4 kali amandemen (perubahan). Perubahan itu dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001, 2002. Amandemen undang-undang 1945 telah memuat banyak pasal tentang pengakuan hak asasi manusia titik berbeda dengan undang-undang

(3)

1945 tentang HAM. Konsep universal HAM di interpretasikan sesuai dengan Pancasila dan undang-undang dasar 1945. dengan alasan karena akan berkaitan mengenai falsafah, doktrin, dan wawasan bangsa Indonesia baik secara individu maupun secara kolektif. Konsepsi tentang universal HAM bagi bangsa kita tidak hanya terhadap hak-hak dasar manusia tetapi harus lebih relevan termasuk menyangkut kewajiban dasar manusia sebagai warga negara untuk memenuhi peraturan perundang-undangan termasuk adanya kewajiban menghormati hak asasi orang lain dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang mana dikatakan bahwa undang-undang dasar Negara republik Indonesia tahun 1945 merupakan sumber hukum yang paling mendasar hukum tertinggi yang mengandung nilai asas dan norma yang harus dipatuhi, dijunjung tinggi, dan dilaksanakan dalam setiap pengambilan keputusan dan/atau kebijakan hukum, baik oleh pemerintah legislatif dan badan-badan yudisial, serta rakyat pada umumnya.

Pemerintahan pada era tidak reformasi mengalami tekanan untuk menyelesaikan pelanggaran HAM di masa lalu yang telah menimbulkan dilema dengan konsekuensinya masing-masing. Politik hukum HAM pemerintahan di era reformasi dilakukan untuk menyelesaikan pelanggaran HAM dengan melakukan kebijakan memproduk peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan.

Prinsip negara hukum adalah "The rule of law, not of man". Yang disebut pemerintahan pada pokoknya adalah hukum sebagai sistem, bukan orang perorang yang hanya bertindak sebagai

"wayang" dari skenario sistem yang mengatur nya.

Menurut Arief Sidharta, Scheltema merumuskan adanya pandangan terhadap unsur-unsur dan asas-asas negara hukum, salah satunya adalah berlakunya persamaan (Similia Similius atau Equality before the law). Dalam negara hukum pemerintah tidak boleh mengistimewakan orang atau kelompok orang tertentu atau mendiskriminasikan orang atau kelompok orang tertentu titik di dalam prinsip ini, terkandung adanya jaminan persamaan bagi semua orang dihadapan hukum dan pemerintahan dan tersedianya mekanisme untuk menuntun perlakuan yang sama bagi semua warga negara yaitu menjamin hak-hak asasi manusia setiap orang.

Khususnya terhadap pembukaan UUD 1945 tidak boleh dilakukan amandemen yang secara eksplisit berupa hal-hal berikut:

1. Kemerdekaan ialah hak segala bangsa (Pembukaan UUD 1945 alinea pertama)

2. Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan (Pembukaan UUD 1945 alinea pertama).

3. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia (pembukaan UUD 1945, alinea keempat)

4. Memajukan kesejahteraan umum ( Pembukaan UUD 1945, alinea keempat) 5. Mencerdaskan kehidupan bangsa (Pembukaan UUD 1945, alinea keempat) 6. Ikut melaksanakan ketertiban dunia (Pembukaan UUD 1945, alinea keempat)

SUMBER: MODUL PKNI4317/HAK ASASI MANUSIA

https://www.pn-gunungsitoli.go.id/assets/image/files/Konsep_Negara_Hukum_Indonesia.pdf https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/9424

http://safaat.lecture.ub.ac.id/files/2014/03/HAM-Di-era-reformasi.pdf

4. Penyelesaian kasus atas sebuah pelanggaran internasional hingga pada proses pengadilan yaitu melalui beberapa tahap titik tahapan ini harus diikuti oleh pihak-pihak yang terlibat dalam peradilan HAM internasional. Demikian juga, beberapa pihak berhak mengadukan

(4)

kasus pelanggaran HAM internasional. Pihak-pihak mana yang dianggap memiliki hak?

Jelaskan pendapat saudara!

JAWAB:

Sebuah jaminan perlindungan bagi perorangan atau masyarakat untuk melakukan upaya hukum guna membela dan melindungi hak asasi manusia di Indonesia dilaksanakan sesuai dengan undang-undang nomor 39 tahun 1995 tentang HAM pada pasal 100 menyatakan bahwa setiap orang, kelompok, organisasi politik organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat atau lembaga kemasyarakatan dalam perlindungan penegakan dan kemajuan hak asasi manusia titik upaya untuk dapat dilakukan oleh perorangan maupun masyarakat dalam mekanisme pengaduan dan pelaporan pada lembaga-lembaga yang diberikan wewenang oleh peraturan perundang-undangan, jika di Indonesia dapat melalui Komnas HAM dan internasional dapat melalui PBB.

SUMBER:

http://repo.unsrat.ac.id/76/1/MEKANISME_PENGADUAN_DAN_PELAPORAN_TERHADAP_PEL ANGGARAN_HAK_ASASI_MANUSIA_DI_INDONESIA.pdf

5. Indonesia telah banyak menetapkan peraturan perundangan yang perspektif HAM dan dilakukan klasifikasi instrumen HAM internasional yaitu berupa undang-undang keputusan dan instruksi presiden. Salah satunya adalah ratifikasi undang-undang perlindungan untuk anak. Undang-undang apa saja yang memberi perlindungan anak bagaimana isi undang- undang ini mengatur?

JAWAB:

Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, mengatur hak anak. Setiap anak berhak atas perlindungan oleh orang tua, keluarga, masyarakat dan negara serta memperoleh pendidikan kemak pengajaran dalam rangka pengembangan diri dan tidak dirampas kebebasannya secara melawan hukum.

Undang-undang nomor 1 tahun 2000 tentang pelarangan dan tindakan segera penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Deklarasi PBB tahun 1945 tentang hak-hak masa sih manusia, deklarasi ILO di Philadelphia tahun 1945 konstitusi ILO, deklarasi PBB tahun 1959 tentang hak-hak anak, konvensi PBB tahun 1966 tentang hak-hak ekonomi sosial dan budaya dan konvensi PBB tahun 1989 tentang hak-hak anak. Semua negara di dunia secara moral dituntut untuk menghormati, menegakkan dan melindungi hak tersebut. Adapun yang menjadi pokok-pokok konvensi adalah:

1. Negara anggota ilo yang mengesahkan konvensi ini wajib mengambil tindakan segera dan efektif untuk menjamin pelarangan dan penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak.

2. Anak berarti semua orang yang berusia di bawah 18 tahun.

3. Pengertian bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak adalah:

a. Segala bentuk perbudakan atau praktek sejenis perbudakan, seperti penjualan dan perdagangan anak, kerja ijon (debt bondage), dan perhambaan serta kerja paksa atau wajib kerja, termasuk pengerahan anak secara paksa atau wajib untuk dimanfaatkan dalam konflik bersenjata.

b. Pemanfaatan, penyediaan atau penawaran anak untuk pelacuran untuk produksi pornografi, atau untuk pertunjukan pertunjukan porno.

c. Pemanfaatan, penyediaan atau penawaran anak untuk kegiatan terlarang khususnya untuk produksi dan perdagangan obat-obatan sebagaimana diatur dalam perjanjian internasional yang relevan.

(5)

d. Pekerjaan yang sifat atau keadaan tempat pekerjaan itu dilakukan dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, atau moral anak-anak.

4. Negara anggota ilo yang mengesahkan konvensi ini wajib menyusun program aksi untuk menghapus bentuk-bentuk pekerjaan terburu untuk anak.

5. Negara anggota ilo yang mengesahkan konvensi ini wajib mengambil langkah-langkah agar ketentuan konvensi ini dapat diterapkan secara efektif, termasuk pemberian sanksi pidana.

6. Negara anggota ilo yang mengesahkan konferensi ini wajib melaporkan pelaksanaannya.

SUMBER: MODUL PKNI4317/ HAK ASASI MANUSIA

Referensi

Dokumen terkait

Selain mempunyai hak asasi, setiap manusia juga mempunyai kewajiban asasi. Kewajiban asasi manusia adalah menghormati, menjamin dan melindungi hak asasi manusia lainnya. Hak

Muhammad Hendra Hidayat : Upaya Perlindungan Hak Asasi Manusia Di Indonesia Dengan Meyakinkan…, 2005 USU Repository © 2008... Muhammad Hendra Hidayat : Upaya Perlindungan Hak

Pengaturan Hak Asasi Manusia di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa untuk menegakkan dan melindungi Hak Asasi Manusia sesuai

Menyiapkan kajian dan laporan mengenai pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia yang diminta oleh badan- badan hak asasi manusia; membantu merancang instrumen internasional

Hak Asasi Manusia di Indonesia bersumber dan bermuara pada pancasila. Yang artinya Hak Asasi Manusia mendapat jaminan kuat dari falsafah bangsa, yakni Pancasila. Bermuara

Pengaturan Hak Asasi Manusia di Indonesia berdasarkan Undang- Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa untuk menegakkan dan melindungi Hak Asasi Manusia sesuai

Kewajiban untuk MelindungiObligation to Protect Dalam melindungi hak asasi manusia makan negara harus selalu memastikan agar pelanggaran hak asasi manusia tidak terjadi baik yang

Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat