• Tidak ada hasil yang ditemukan

UN PGRI KEDIRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "UN PGRI KEDIRI"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

i

PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN, CURRENT RATIO (CR), DEBT TO ASSET RATIO (DAR) TERHADAP EARNING PER SHARE

(EPS) PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI PASAR MODAL INDONESIA TAHUN 2017 – 2021

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Manajemen (S.M)

Pada Program Studi Manajemen

OLEH :

DWI NARIYATUS SOIM NPM: 18.1.02.02.0125

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NUSANTARA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

UN PGRI KEDIRI 2022

(2)

HALAMAN PERSETUJUAN

Skripsi Oleh:

DWI NARIYATUS SOIM NPM : 18.1.02.02.0125

Judul:

PENGARIIH PERPUTARAN PERSEDIAAN, CUARENT RATIO, DEBT TO ASSET RATIO TERIIADAP EARNING PER SHARE PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINT]MAN YAI\G TERDAFTAR DI PASAR MODAL

INDONESIA TAHU

24fi .202I

Telah disetujui untuk diajukan Kepada

Panitia Ujian/Sidang Skripsi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Nusantara PGRI Kediri

Tanggal : 11 Juli2022

PEMBIMBING 1 PEMBIMBING 2

v

NIDN.0711118603

Dian Kusumaningtyas M.M.

NIDN.0703108302

11

(3)

HALAMAN PENGESAHAN

Skripsi oleh :

DWI NARIYATUS SOIM NPM: 18.1.02.02.0125

Judul

PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN, CUURENT RATIO, DEBT TO ASSET RATIO TERIIADAP EARNING PER SHARE PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YA}[G TERDAFTAR DI PASAR MODAL

INDONESIA TAHU 2OI7 - 2O2I

Telah dipertahankan di depan Panitia Ujiar/Sidang Skripsi Progam Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP Kediri

Pada tanggal : 28 luli 2022

Dan Dinyatakan telah Memenuhi Persyaratan

Panitia Penguji:

1. Ketua 2. Penguji 1 3. Penguji 2

: Zulistiani., S.Pd., M.M

: Rony Kurniawan., M.M

: Dian Kusumaningtyas., M.M

111

.07n46660r

(4)

PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama

: Dwi Nariyatus Soim

Jenis

Kelamin

: Perempuan

Tempat/tgl.lahir

: Kediri,06 Desember 1998

NPM

:18.1.02.02.0125

Fakultas

: Ekonomi Bisnis

Program

Studi

: Manajemen

menyatakan dengan sebenamya, bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karyayang pemah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya tulis atau pendapat yang pernah diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara sengaja dan tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

I(sdliri,28 rq ti 2a''e'

Yang Menyatakarq

,

Dwi Nariyatus Soim NPM: l&.1.02.02.0125

1V

(5)

v MOTTO

“ SYUKUR DENGAN HATI ADALAH MENGETAHUI BAHWA NIKMAT- NIKMAT ITU BERASAL DARI ALLAH SWT BUKAN SELAIN DARI-NYA”

“SYUKUR DENGAN LISAN ADALAH DENGAN MENGUCAPKAN AL- HAMDULILLAH DAN MEMUJI-NYA”

“SYUKUR DENGAN JASMANI ADALAH DENGAN TIDAK MEMPERGUNA SETIAP ANGGOTA BADAN DALAM KEMAKSIATAN TETAPI UNTUK KETAATAN KEPADA-NYA”

“BALAS DENDAM TERBAIK ADALAH DENGAN MEMPERBAIKI DIRI SENDIRI, SYUKURI APA YANG KITA PUNYA, NIKMATI PROSES DAN

SETIAP PERUBAHAN YANG TERJADI DI DALAM HIDUP”

(6)

vi

PERSEMBAHAN:

o Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan semua karya ini,

o Bapak (Saiful), Ibu (Mujayanah), Kakak (Yuni Rismawati), Adik (Eka Cici, Fara Eza) dan semua keluarga yang sangat saya cintai dan sudah memberikan saya semangat dalam mengerjakan semuanya dan berjalan dengan lancar.

o My future husband (Rohman Efendi) yang sudah mendukung saya baik dari dhohir maupun batin, dalam keadaan susah maupun senang, selalu memberikan motivasi, do’a serta memberikan semangat yang tinggi untuk saya.

o Sahabatku, teman seperjuangan kelas 4H Manajemen yang telah berjuang, belajar bersama.

o Saudara-saudara tercinta yang tidak bisa saya sebut satu per satu.

(7)

vii ABSTRAK

Dwi Nariyatus Soim : Pengaruh Perputaran Persediaan, Cuurent Ratio, Debt To Asset Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Pasar Modal Indonesia Tahu 2017 - 2021, Skripsi, Manajemen, FEB UNP Kediri, 2022.

Kata Kunci : Perputaran Persediaan, Current Ratio (CR), Debt To Asset Ratio (DAR), Earning Per Share (EPS).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Earning Per Share. Earning Per Share merupakan variabel dependen dalam penelitian ini, sedangkan variabel independen adalah Perputaran Persediaan, Current Ratio, Debt To Asset Ratio. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data diperoleh dari perusahaan makanan dan minuman tahun 2017-2021 yang terdaftar di Pasar Modal Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan dalam kriteria tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan tingkat kepercayaan 5% untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Perputaran Persediaan terdapat nilai sig 0,028 < 0,05 dan t hitung (2,188) < t tabel (2,014).

Variable Current Ratio terdapat nilai sig 0,012 < 0,05 dan t hitung (2,100) < t tabel (2,014). Variable Debt To Asset Ratio memiliki nilai sig 0,015 < 0,05 dan t hitung (2,587) < t tabel (1,697) sehingga semua variable dikatakan berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share. Berdasarkan hasil uji simultan diperoleh nilai sig.

0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa variabel Perputaran Persediaan, Current Ratio, Debt To Asset Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

(8)

viii

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Kami panjatkan kehadirat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas perkenan-Nya penyususna skripsi ini dapat diselesaikan.

Skripsi dengan judul “Pengaruh Perputaran Persediaan, Current Ratio, Debt To Asset Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Pasar Modal Indonesia Tahun 2017 – 2021” ini ditulis guna memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Manajemen pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Pada kesempatan ini diucapkan terimakasih dan penghargaan yang setulus- tulusnya kepada:

1. Dr. Zainal Afandi, M.PD. selaku Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri yang selalu memberikan dorongan motivasi kepada mahasiswa.

2. Dr. Subagyo, M.M. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusantara PGRI Kediri.

3. Restin Meilina, M.M. selaku Ketua Program Studi Manajamen.

4. Zulistiani, S.Pd., M.M. selaku dosen pembimbing I dan Dian Kusumaningtyas., M.M. selaku pembimbing II yang telah melungkan waktu, pikiran serta sabar memberi motovasi dalam menyusun skripsi ini.

5. Bapak Ibu Dosen beserta Staf di program studi manajemen yang telah memberikan disiplin ilmu semasa kuliah

(9)

6.

Kedua orang tua yang telah memberikan bantuan dan dukungan baik dalam bentuk material maupun spriritual.

7.

Kakak yang selalu memberikan dukungan padaku.

8.

Teman-teman ku yang memberi dukungan dan yang membantu menyelesaikan skripsi ini.

9.

Dan semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu terimaksih atas

segala dukungannya semoga apa yang kalian berikan dibalas oleh Allah, Amin.

Disadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan, maka diharapkan tegur sapa, kritik, dan saran-saran, dari berbagai pihak sangat diharapkan.

Akhirnya, disertai harapan semoga skripsi ini ada manfaatnya bagi kita semua, khususnya bagi dunia pendidikan, meskipun hanya ibarat setitik air bagi samudra luas.

,Ltt^ 2o)2

o

Dwi Nariyatus Soim

NPM: 18.1.02.02.0125

1X

(10)

x DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

LEMBAR PENGESAHAAN ... iii

SURAT PERNYATAAN ... iv

MOTTO... v

PERSEMBAHAN ... vi

ABSTRAK ... vii

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 6

C. Pembatasan Masalah ... 7

D. Rumusan Masalah ... 7

E. Tujuan Penelitian ... 8

F. Manfaat Penelitian ... 9

1. Secara teoritis ... 9

2. Secara praktis ... 9

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS ... 11

A. Kajian Teori ... 11

1. Earning Per Share ... 11

2. Perputaran Persediaan ... 14

3. Current Ratio ... 17

4. Debt to Asset Ratio... 25

B. Hasil Kajian Penelitian Terdahulu ... 33

C. Kerangka Berpikir ... 35

D. Kerangka Konseptual... 40

E. Hipotesis ... 40

BAB III METODE PENELITIAN ... 42

A. Variabel Penelitian ... 42

(11)

xi

1. Identifikasi Variabel Penelitian ... 42

2. Definisi Operasional Variabel ... 42

B. Pendekatan dan Teknik Penelitian ... 46

1. Pendekatan Penelitian ... 46

2. Teknik Penelitian ... 46

C. Tempat dan Waktu Penelitian ... 47

1. Tempat Penelitian ... 47

2. Waktu Penelitian ... 47

D. Populasi dan Sampel ... 47

1. Populasi ... 47

2. Sampel ... 49

E. Instrumen Penelitian ... 50

F. Sumber dan Teknik Pengumpulan ... 51

1. Sumber Data ... 51

2. Langkah-Langkah Pengumpulan Data ... 51

G. Teknik Analisis Data ... 52

1. Uji Asumsi Klasik ... 53

2. Analisis Regresi Linier Berganda ... 56

3. Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t) ... 56

4. Uji Hipotesis Secara Simultan (uji F) ... 57

5. Koefisien Determinasi R2 ... 58

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 59

A. Hasil Penelitian... 59

1. Deskripsi Data ... 59

2. Hasil Analisis Data ... 64

3. Pengujian Hipotesis ... 68

4. Uji Determinasi ... 71

B. Pembahasan ... 71

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 77

A. Simpulan ... 77

B. Saran ... 78

(12)

xii

DAFTAR PUSTAKA ... 79 Lampiran-lampiran ... 82

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 : Penelitian Terdahulu ... 33

3.2 : Populasi Penelitian ... 48

3.3 : Kriteria Perusahaan ... 49

3.4 : Sampel Perusahaan ... 50

4.1 : PT. Indofood CBP Sukser Makmur Tbk... 59

4.2 : PT. Sekar Bumi Tbk ... 60

4.3 : PT. Siantar Top Tbk ... 60

4.4 : PT. Mayora Indah Tbk ... 61

4.5 : PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk ... 61

4.6 : PT. Multi Bintang Indonesia Tbk ... 62

4.7 : PT. Sekar Laut Tbk ... 62

4.8 : PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company ... 63

4.9 : PT. Nippon Indosari Corporindo Tbk ... 63

4.10 : Uji Normalitas Kolmogrov Smirnov ... 64

4.11 : Uji Multikolonieritas... 65

4.12 : Uji Autokorelasi ... 67

4.13 : Analisis Regresi Linier Berganda ... 67

4.14 : Hasil Uji T ... 69

4.15 : Hasil Kesimpulan Uji T ... 70

4.16 : Hasil Uji F ... 70

(14)

xiv

4.17 : Hasil Uji Determinasi ... 71

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman 2.1 Kerangka Konseptual... 40 4.1 Uji Heteroskedestisitas ... 66

(16)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perusahaan makanan dan minuman adalah salah satu perusahaan industri yang memproduksi suatu bahan pangan atau kebutuhan bagi kalangan masyarakat. Makanan dan minuman termasuk kebutuhan pokok bagi manusia, selain sebagi kebutuhan pokok manusia juga memerlukan asupan nutrisi yang seimbang untuk bisa bertahan hidup. Dalam kehidupan sehari – hari masyarakat membutuhkan cukup banyak bahan makanan dan minuman yang akan di konsumsi. Beberapa tahun sebelumnya makanan dan minuman belum begitu banyak macam varian sehingga masih sedikit peminat untuk mengkonsumsinya, dibanding pada tahun ini manusia lebih banyak menghabiskan uangnya untuk banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang sedang marak di pasaran.

Perusahaan makanan dan minuman di anggap akan terus bertambah dengan banyaknya peluang untuk bertumbuh dan berkembang. Perusahaan sektor industri makanan dan minuman saat ini mengalami perkembangan yang cukup besar dan signifikan, umumnya di Indonesia industri makanan dan minuman nasional semakin tinggi karena jumlanya cukup banyak.

Tidak hanya meliputi perusahaan skala besar, tetapi juga telah menjangkau pada tingkat kabupaten untuk kelas industri kecil dan menengah.

(17)

2

Perusahaan harus memperhatikan penting laba bersih, maka digunakanlah Earning Per Share (EPS). Earning Per Share (EPS) merupakan salah satu komponen yang diperhatikan dalam analisis perusahaan. Informasi EPS suatu perusahaan menunjukkan besarnya laba bersih perusahaan yang siap dibagikan untuk semua pemegang saham perusahaan. EPS merupakan rasio yang menunjukkan berapa besar keuntungan (return) yang diperoleh investor atau pemegang saham per lembar saham. Menurut (Pratama, 2017:54) pada umumnya manajemen perusahaan, pemegang saham biasa dan calon pemegang saham sangat tertarik pada Earning Per Share (EPS), karena hal ini menggambarkan jumlah rupiah yang diperoleh untuk setiap lembar saham biasa dan menggambarkan prospek earning perusahaan di masa depan.

Industri manufaktur merupakan peran yang sangat penting karena memiliki keunggulan dibandingkan sektor lain, disebabkan nilai kapasitas yang tertanam sangat besar sehingga mampu menciptakan nilai tambah dari setiap bahan dasar yang diolah. Bagi Negara berkembang dunia industri menunjukkan pengaruh yang sangat tinggi bagi perekonomian yang menyebabkan perubahan ekonomi yang bersangkutan secara cepat atau lambat dari sektor pertanian ke sektor industry manufaktur. Sektor industri barang konsumsi ini juga merupakan salah satu yang paling dibutuhkan oleh masyarakat dalam waktu jangka panjang. Barang dapat dikonsumsi dalam waktu jangka lama biasanya memiliki masa hidup yang signifikan,

(18)

3

seringkali tiga tahun atau lebih seperti baterai, remote control, furnitur, dan kemungkinan besar elektronik.

Sering terjadi bahwa perusahaan tidak mampu untuk menyeimbangkan posisi likuiditas dan solvabilitasnya dikarenakan perusahaan yang selalu mengejar keuntungan tanpa menyeimbangi pengolahan aspek kemampuan membayar kewajibannya. Karena kemampuan membayar kewajiban dapat mengurangi atau meminimalisir terjadinya hal negative yang dapat merugikan perusahaan.

Menurut (Fahmi, 2017) perusahaan dapat dikatakan baik jika memiliki kinerja keuangan yang baik dalam beberapa periode. Kinerja keuangan menjadi salah satu data keuangan yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar Menurut (Kasmir, 2017 : 196 ) salah satu ukuran kinerja perusahaan adalah profitabilitas. Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur tingkat keuntungan dalam perusahaan, selain itu rasio ini mampu mengukur tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan yang ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi. “Rasio Profitabilitas”

merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Besarnya keuntungan haruslah sesuai dengan yang diharapkan dan bukan berarti asal untung. Menurut (Ratnaningsih & Alawiyah, 2018).

Dengan adanya rasio profitabilitas perusahaan dapat menilai kinerjanya

(19)

4

dalam menghasilkan laba atas penggunaan sejumlah modal dan aktiva yang dikelola dan dimilikinya.

Menurut Kasmir (2017:30) perputaran persediaan merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang ditanam dalam persediaan (inventory) ini berputar dalam satu periode. Perputaran persediaan dapat diartikan sebagai rasio yang menunjukkan beberapa kali jumlah barang persediaan di ganti dalam satu tahun. Menurut Harahap (2017:38) perputaran persediaan adalah menunjukkan seberapa cepat perputaran persediaan dalam siklus produksi normalnya. Semakin cepat perputarannya maka semakin baik, karena di anggap kegiatan penjualan berjalan dengan cepat.

Menurut (Kasmir, 2019:134) rasio lancar atau current ratio adalah salah satu rasio likuiditas yang digunakan untuk membandingkan antara aktiva lancar yang dimiliki perusahaan dengan hutang jangka pendek (Kasmir, 2019:134). Semakin tinggi current ratio maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang – hutangnya. Aktiva lancar ini meliputi kas, piutang dagang, efek, persediaan, dan aktiva lancar lainnya.

Sedangkan (Sutrisno, 2017:206) hutang jangka pendek meliputi hutang dagang, hutang wesel, hutang bank, hutang gaji, dan hutang lainnya yang harus segera dibayar. Konsep sederhana dari rasio lancar ini adalah bahwa perusahaan harus memiliki kas yang cukup guna untuk menutupi kewajiban lancarnya.

(20)

5

Debt to Asset Ratio atau rasio total hutang dengan total aktiva yang biasa disebut dengan rasio hutang (Debt Ratio), mengukur presentase besarnya dana yang berasal dari hutang. Yang dimaksud dengan hutang adalah semua hutang yang dimiliki oleh perusahaan baik yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang. Menurut (Kasmir:2017:56) dalam debt ratio ini kreditor lebih suka jika Debt Rationya rendah sebab tingkat keamanan dananya menjadi semakin baik. Debt to Asset Ratio juga digunakan untuk mengukur seberapa besar asset perusahaan dibiayai oleh hutang atau seberapa besar utang perusahaan dapat mempengaruhi pengelolaan asset korporasi.

Perusahaan industri makanan dan minuman semakin lama semakin meningkat jumlah produksinya seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen. Dengan adanya peningkatan tersebut maka akan memberikan laba bagi perusahaannya, setiap perusahaan pasti menginginkan perolehan laba yang selalu meningkat. Industri makanan dan minuman saat ini perlu terus melakukan upaya – upaya strategis untuk semakin memacu daya saingnya agar mampu berkompetisi di tingkat global. Langkah yang perlu dijalankan yaitu meningkatkan mutu dan produktivitas serta efisiensi diseluruh rantai nilai produksi.

Hal ini juga didukung oleh hasil dari penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Anggun Lestari pada tahun 2019 yang menyatakan bahwa perputaran persediaan, current ratio, debt to asset ratio berpengaruh terhadap earning per share dan sebaliknya penelitian yang dilakuakan oleh

(21)

6

Elysia Eka Cahyani tahun 2018 bahwa perputaran persediaan, current ratio, debt to asset ratio terhadap Earning Per Share berpengaruh negatif. Selain itu harus sejalan dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta kegiatan penelitian dan pengembangan di sektor tersebut.

Berdasarkan latar belakang di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Perputaran Persediaan, Current ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Earning Per Share (EPS) Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia Tahun 2017 – 2021”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang terkait dengan latar belakang masalah, maka dapat diketahui bahwa :

1. Kurangnya pemahaman investor mengenai pengelolaan keuangan sehingga perputaran rasio terhambat.

2. Kurangnya pemahaman pemegang saham mengenai keuntungan yang menurun sehinga berpengaruh pada keberhasilan Earning Per Share.

3. Adanya kerugian akibat terlalu mengejar keuntungan tanpa melihat tanggungan kewajibannya yang berpengaruh pada perputaran persediaan , Current ratio, Debt to Asset Ratio dan Earning Per Share.

(22)

7

C. Pembatasan Masalah

Dalam penelitian ini, peneliti memberi batasan terhadap indikator yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan yaitu :

1. Penelitian ini menggunakan 4 alat ukur rasio keuangan yang umum digunakan yaitu Perputaran Persediaan, Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Earning Per Share (EPS).

2. Perusahaan yang digunakan penelitian ini adalah perusahaan industri barang konsumsi makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

3. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang telah di publik di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2021.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dari identifikasi masalah dan batasan masalah, maka rumusan masalah yang akan dianalisis oleh penulis adalah :

1. Apakah terdapat pengaruh signifikan antara Perputaran Persediaan terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021 ?

2. Apakah terdapat pengaruh signifikan antara Current Ratio (CR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021 ?

(23)

8

3. Apakah terdapat pengaruh signifikan antara Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021 ?

4. Apakah ada pengaruh yang signifikan antara Perputaran Persediaan, Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021 ?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini yaitu :

1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan antara Perputaran persediaan terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

2. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan antara Current Ratio (CR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

3. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan antara Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial

(24)

9

pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

4. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan antara Perputaran Persediaan, Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR) terhadapa Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

F. Kegunaan Penelitian 1. Kegunaan Praktis

Peneliti berharap penelitian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan penelitian lebih lanjut dan dapat memberikan kontribusi dari segi ilmu pengetahuan untuk mengetahui penilaian kinerja keuangan perusahaan menggunakan pengaruh Perputaran Persediaan, Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Earning Per Share (EPS) secara parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdafatar di Pasar Modal Indonesia tahun 2017-2021.

2. Kegunaan Teoritis

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : a. Peneliti

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai hasil penelitian alat ukur dari rasio keuangan sebagai bentuk pengaplikasian ilmu – ilmu yang telah di dapat

(25)

10

selama pembelajaran di Program Studi Manajemen Universitas Nusantara PGRI Kediri.

b. Perusahaan

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada perusahaan dalam mengetahui pengaruh keuangannya baik atau tidak selama periode 2017 – 2021.

c. Pihak Lain

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pengetahuan, wawasan bagi pembaca mengenai pengaruh laporan keuangan. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian dengan permasalahan yang sama.

(26)

79

DAFTAR PUSTAKA

Andila, A. (2021) pengaruh rasio solvabilitas terhadap financial distress pada perusahaan pt destinasi tirta tbk, Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Andre Rinaldi. (2020). Pengaruh Current Ratio, Debt to Asset Ratio dan Working Capital Turnover terhadap Return On Equity pada industri rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian : Suatu pendekataan praktik. In Prosedur Penelitian (Cetakan 14, p. 158). Rineka Cipta.

Chasanah, N. (2019) Pengaruh Rasio Likuiditas, Profitabilitas, Dan Solvabilitas Terhadap Return Saham Dengan Struktur Modal Sebagai Variabel Intervening, Journal of Chemical Information and Modeling.

Fahmi, I. (2017) Analisis Kinerja Keuangan Panduan bagi Akademisi, Manajer, dan Investor untuk Menilai dan Menganalisis Bisnis dari ASpek Keuangan., Cv Alfabeta.

Fakhruddin, D. & (2019) ‘Pengaruh Kebijakan Dividen Dalam Memoderasi Financial Performance Terhadap Return Saham Pada Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia’, Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME), 8(1). doi: 10.26418/ejme.v8i1.35738.

Ghozali (2018) ‘Aplikasi Analisis Multivariate dengan IBM SPSS 25’, Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi Universitas PGRI Madiun, 6(2).

Gunawan, A., & Wahyuni, S. F. (2013). Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Perdagangan Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis UMSU, 13(1), 63–84.

Hanafi (2017) Manajemen Keuangan Edisi Kesatu, BPFE-Yogyakarta.

Hery, H. (2015a). Analisis Kinerja Manajemen. Grasindo.

Hery, H. (2015b). Analisis Laporan Keuangan Pendekatan Rasio Keuangan. In Center for Academic Publishing Service. CAPS (Center For Academic Publishing Service.

Ihsan Rambe,dkk. (2021). Pengaruh perputaran kas, perputaran persediaan, dan perputaran aktiva tetap terhadap return on equity pada perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Jessica,dkk. (2019). Pengaruh ITO, CR, DER, TATO dan WCTO terhadap ROE pada perusahaan aneka industri terdaftar di BEI.

Juliandi, A., Irfan. and Manurung, S. (2014) Metodologi Penelitian Bisnis, Konsep dan Aplikasi: Sukses Menulis Skripsi & Tesis Mandiri, Metodologi Penelitian Bisnis.

(27)

80

Julita, J. et al. (2017) analisa laporann keuangan, Bandung : CV Alfabeta.

Juwitasary, H., Martani, M. and Putra, A. N. G. (2015) ‘Analisis Sistem Informasi Akuntansi Pembelian dan Persediaan pada PT. XYZ’, ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 6(1). doi:

10.21512/comtech.v6i1.2294.

Kasmir, K. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Raja Grafindo.

Kasmir, D. (2017). Bentuk-Bentuk Rasio Keuangan. In Analisis Laporan Keuangan (Cetakan kedelapan). Raja Gafindo Persada.

Kieso, dkk (2017) ‘Akuntansi Intermediete.’, in Terjemahan Emil Salim, JiLID 1, Edisi Kesepuluh, Jakarta: Erlangga.

M. Firza Alpi. (2018). Pengaruh debt to equity ratio, inventory turnover, dan current Ratio terhadap return on equity pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Mekari (2021) Pengertian, Fungsi dan Jenis Analisis Rasio Keuangan, jurnal entrepeneur.

Nasir, M. (2018) ‘Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi (Studi Perusahaan Yang Melakukan Merger Dan Akuisisi Yang Terdaftar Di Bei 2013-2015)’, Jurnal Economic Resource, 1(1). doi: 10.33096/jer.v1i1.58.

Pratama, C. A. (2018) ‘Pengaruh Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Current Ratio (CR) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Harga Saham’, Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 25(2).

Prihadi, T. (2017) ‘7 Analisis Rasio Keuangan’, Study Kasus Perusahaan Indonesia.

Ratnaningsih, R. and Alawiyah, T. (2018) ‘Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Profitabilitas Dan Rasio Aktivitas Pada Pt Bata Tbk’, JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi), 3(2). doi:

10.34203/jimfe.v3i2.643.

Sepang, F., Monoppo, W. and Mangindaan, J. (2018) ‘Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Likuiditas ’, Admnistrasi Bisnis, 7(2).

Sitompul, S. And Harahap, N. D. (2019) ‘Pengaruh Perputaran Modal Kerja, Perputaran Piutang, Perputaran Persediaan Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Laba …’, Jurnal Ilmiah ….

Sudana, I. M. (2015). Manajemen Keuangan Perusahaan. Erlangga.

Sugiyono (2017) ‘Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D , (Bandung: Alfabeta, 2015), 407 1’, Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D.

(28)

81

Sri Fitri Wahyuni. (2017). peran kepemilikan institusional dalam memoderasi pengaruh Curren Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover dan inventor Turnover terhadap Return On Equity di Bursa Efek Indonesia.

Syafnidawati (2020) ‘Hipotesis - Universitas Raharja’, Jurnal Universitas Rahaja - Tanggerang, Banten.

Syamsuddin, A. G., Rahman, A. and Sobarsah, M. (2019) ‘Kebijakan Modal Kerja, Manajemen Kas, Manajemen Piutang, dan Manajemen Persediaan terhadap Optimalisasi Kinerja Laba pada Industri Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia’, Hasanuddin Journal Of Business Strategy, 1(1). doi:

10.26487/hjbs.v1i1.169.

Wahyuni, S. F. (2017). Peran Kepemilikan Institusional Dalam memoderasi Pengaruh Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Total Asset Turnover dan Inventory Turnover Terhadap Return On Equity Di Bursa Efek Indonesia.

Jurnal Riset Fnansial Bisnis, 1, 147--158.

Referensi

Dokumen terkait

Adapun kegunaan penelitian ini secara praktis disamping untuk memperkaya pengetahuan penulis tentang tema yang akan diteliti, kiranya dapat dijadikan sebagai bahan

Kegunaan praktis dimaksudkan hasil dari penelitian dapat dijadikan bahan masukan kepada aparat penegak hukum, instansi yang berwenang untuk memperbaiki dan menyempurnakan

Kegunaan praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan masukan untuk pertimbangan dan sumbangan pemikiran yang bermanfaat mengenai pengaruh

Secara praktis, peneliti berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam hal meningkatkan mutu keterampilan komunikasi interpersonal konselor sebaya melalui

Kegunaan praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan masukan untuk pertimbangan dan sumbangan pemikiran yang bermanfaat mengenai masalah

Kegunaan praktis hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi Pemerintahan Kota Tangerang untuk meningkatkan iklim komunikasi yang

Kegunaan praktis, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan atau bahan pertimbangan bagi masyarakat Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan dalam melaksanakan Evaluasi

1.4.2.Manfaat Praktis Manfaat praktis dari penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai masukan dan bahan pertimbangan dalam pemecahan masalah serta pengambil kebijakan untuk