• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR MAKASSAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR MAKASSAR "

Copied!
108
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Namun kemampuan kerja yang dimiliki setiap individu tidak lepas dari etos kerja dan efektifitas kinerja organisasi itu sendiri. Etos kerja yang tinggi tentunya akan memiliki rutinitas yang tidak membosankan bahkan dapat meningkatkan prestasi kerja. Hal-hal yang mendasari etos kerja yang tinggi antara lain adanya keinginan untuk menjaga kualitas kerja tetap tinggi, sehingga individu yang memiliki etos kerja tinggi akan turut serta menyumbangkan gagasannya di tempat kerja.

Etos kerja juga berkaitan dengan nilai-nilai spiritual seseorang, pegawai yang memiliki etos kerja yang tinggi mengisinya dengan berbagai kebiasaan positif dan ada semacam bukti untuk menunjukkan kepribadiannya sebagai pribadi baik berupa hasil kerja maupun sikap dan perilaku. sehingga membuahkan hasil yang lebih sempurna. Melalui etos kerja seperti ini, individu tidak akan memperlihatkan kualitas pekerjaannya yang rendah, melainkan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan kinerja yang baik. Etos kerja seperti ini akan timbul jika perusahaan lebih memperhatikan karyawannya, memberikan jaminan dan memperhatikan karyawannya.

Apabila yang menjadi permasalahan disini adalah etos kerja pegawai dan efektivitas kinerja organisasi, maka ada baiknya kita mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mendukung terwujudnya etos kerja pegawai dan kinerja organisasi yang efektif, serta alternatif apa saja yang dapat mendukung terwujudnya etos kerja pegawai. dan kinerja organisasi yang efektif. Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk mengetahui informasi yang jelas mengenai “PENGARUH ETIKA KERJA KARYAWAN TERHADAP EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI PADA PANDEMI COVID-19 PT.

Rumusan Masalah

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dampak etika kerja karyawan terhadap efektivitas organisasi pada masa pandemi Covid-19 di PT. Kami berharap penelitian ini bermanfaat bagi ilmu pengetahuan di bidang manajemen sumber daya manusia khususnya dalam fokus etika kerja pegawai terhadap efektivitas organisasi. Etos kerja kuantitatif dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi PT.

Sesuai dengan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, maka hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut: “Apakah etos kerja pegawai berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas kinerja organisasi pada masa pandemi Covid-19 di PT. variabel etos kerja karyawan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kinerja organisasi pada masa pandemi Covid 19 di PT. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja karyawan terhadap efektivitas organisasi. kinerja selama masa pandemi Covid-19 di PT.

Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat disimpulkan menunjukkan bahwa etos kerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja organisasi pada masa pandemi Covid-19 di PT. Pengaruh iklim organisasi, etos kerja dan disiplin kerja terhadap efektivitas kinerja organisasi pada Fakultas Ekonomi Unsiq Wonosobo.

Tinjaun Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Etos Kerja
  • Efektifitas Kinerja Organisasi

Etos kerja yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang akan menjadi sumber motivasi dalam bertindak. Kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Variabel etos kerja berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi di stasiun Big C Kediri, variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi di stasiun Big C Kediri, variabel etika kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama. Kuantitatif Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh antara iklim organisasi terhadap efisiensi kinerja, terdapat pengaruh etos kerja terhadap efisiensi kinerja, tidak terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap efisiensi kinerja.

Dari data yang diolah pada Tabel 4.4 diatas, dari pernyataan yang diberikan kepada 30 responden, dapat disimpulkan tanggapan responden terhadap variabel etika kerja karyawan kantor PT. Dari data yang diolah pada Tabel 4.5 di atas, dari pernyataan yang diberikan kepada 30 responden, dapat disimpulkan tanggapan responden terhadap variabel etika kerja karyawan kantor PT. Berdasarkan hasil pengolahan data SPSS pada tabel 4.11 di atas terlihat nilai T hitung variabel Etos Kerja Pegawai sebesar 2,447 dan nilai signifikansi sebesar 0,021.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik etos kerja karyawan suatu perusahaan maka semakin baik pula tingkat efektivitas kinerja organisasinya. Hal ini dibuktikan dengan uji parsial (uji t) antara Variabel Etos Kerja Pegawai dengan Variabel Efektivitas Kinerja Organisasi yang menunjukkan nilai probabilitas atau nilai t hitung sebesar 2,447 > nilai t tabel sebesar 2,042, maka nilai signifikansinya adalah 0,021 < 0,05. Setelah penulis memberikan kesimpulan dari hasil penelitian mengenai pengaruh etos kerja karyawan terhadap efektivitas kinerja organisasi pada masa pandemi Covid-19 di PT.

Pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap etos kerja pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis Disertasi Perpustakaan Universitas Airlangga ADLN tentang Sikap Iklim Organisasi, Etos Kerja dan Disiplin Kerja dalam Penetapan. Merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang saat ini sedang menulis skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi, dengan judul penelitian “Pengaruh Etos Kerja Pegawai Terhadap Efektivitas Kerja Perilaku Organisasi dalam masa pandemi Covid-19 di Pt. Clipan Finance Indonesia. Tbk".

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

Tinjaun Empiris

Kerangka Konsep

Sugiyono menyatakan, kerangka tersebut secara teoritis akan menghubungkan variabel-variabel penelitian yaitu antara variabel independen dan variabel dependen.

Hipotesis

Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian

Definisi Oprasional Variabel dan Pengukuran

Variabel bebas adalah variabel bebas, yaitu variabel yang menyebabkan terjadinya (pengaruh) terhadap variabel terikat (variabel terikat). Dalam mengukur variabel-variabel sebelumnya, penentuan skala pengukuran merupakan acuan pengukuran yang akan digunakan penelitian untuk mengukur variabel-variabel penelitian. Skala Likert merupakan skala penelitian yang digunakan untuk mengukur sikap dan pendapat.

Pertanyaan atau pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini biasa disebut variabel penelitian dan ditetapkan secara khusus oleh peneliti. Data-data tersebut diperoleh dari perhitungan kuisioner yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Data diperoleh dari tanggapan kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah responden mengenai informasi tertulis dan lisan.

Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi langsung, survei dan kuesioner tertulis yang telah diisi lengkap yang berasal dari manajemen, karyawan, pelanggan dan pesaing mengenai variabel-variabel pertanyaan penelitian SWOT. Djaali (2020:40) Populasi adalah keseluruhan satuan penelitian atau satuan analisis yang ciri-cirinya akan diselidiki atau dipelajari. Siregar v (Nikolaus 2019:56) Sampel adalah sebagian dari populasi dan banyak karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian.

Populasi dalam penelitian ini merupakan populasi yang kecil, oleh karena itu digunakan teknik sampling Jenuh (seluruh populasi yang dijadikan sampel dalam waktu yang sama). Teknik pengumpulan data merupakan suatu cara yang digunakan peneliti untuk mengungkap atau mengumpulkan informasi kuantitatif dari responden tergantung pada ruang lingkup penelitian (I Made 2020:88). Teknik pengumpulan data harus diterapkan. Adhi (2020:64) Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang paling umum digunakan dalam penelitian survei. Pendistribusian kuesioner memungkinkan penelitian dapat menjangkau responden dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat, selain itu rangkaian pertanyaan dalam kuesioner dapat disusun secara cermat dan disesuaikan dengan keadaan atau suasana hati peneliti, sehingga perumusan dan susunan pertanyaan dapat diperoleh. pertanyaan adalah pendekatan sistematis terhadap masalah penelitian dan variabel yang diteliti.

Suatu kuesioner dikatakan valid apabila pernyataan-pernyataan dalam kuesioner dapat mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Analisis regresi sederhana merupakan analisis untuk menunjukkan sejauh mana pengaruh variabel independen terhadap dependen dan analisis regresi. Uji t merupakan uji hipotesis yang digunakan untuk mengetahui apakah suatu variabel bebas (X) dinyatakan signifikan relatif terhadap variabel terikat (Y).Untuk melakukan uji hipotesis perlu diketahui dasar pengambilan keputusan dalam uji t. Berikut 2 acuan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan uji t: a) Berdasarkan nilai signifikansi (Sig).

Tabel 3.1 Definisi Oprasional Variabel
Tabel 3.1 Definisi Oprasional Variabel

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum PT. Clipan Finance Indonesia.Tbk

Hasil Penelitian

Berdasarkan kuesioner yang saya bagikan dan isi kepada responden, peneliti akan mengetahui karakteristik responden ditinjau dari usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Clipan Finance Indonesia.Tbk yang mendapat respon terbanyak terdapat pada pernyataan 3 dan 7 dimana sebanyak 21 orang atau 70% setuju. Sedangkan yang mendapat tanggapan paling rendah adalah pernyataan 6 dengan persentase sangat setuju sebanyak 1 orang atau 3,3%.

Tanggapan responden terhadap variabel efektivitas kinerja organisasi (Y) Indikator variabel ini terbagi dalam 7 pertanyaan. Clipan Finance Indonesia.Tbk yang mendapat respon tertinggi terdapat pada pernyataan 1 sebanyak 21 orang atau 70% setuju. Sedangkan yang mendapat tanggapan paling rendah adalah pernyataan 4 dan 6 dengan tanggapan netral sebanyak 1 orang atau 3,3%.

Uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah pernyataan-pernyataan yang diterapkan dalam kuesioner dapat mengukur variabel-variabel yang ada. Uji validitas nilai r hitung dibandingkan dengan r tabel. Jika r hitung > r tabel maka data tersebut valid. Tabel di atas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan mempunyai korelasi total item terkoreksi r-hitung > r-tabel, yaitu sebesar 0,349. Artinya seluruh item pernyataan yang ada dinyatakan valid.

Tabel di atas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan mempunyai r-hitung korelasi total item terkoreksi > r-tabel yaitu 0,394 yang berarti seluruh item pernyataan yang ada dinyatakan valid. Dari data tabel diatas diketahui nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,625 sehingga dapat disimpulkan bahwa Cronbach’s Alpha > . 0,60) berarti item tersebut reliabel. Dari data tabel diatas diketahui nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,675 sehingga dapat disimpulkan bahwa Cronbach’s Alpha > 0,60) berarti item-item tersebut reliabel.

Analisis ini digunakan untuk mengetahui arah hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat, apakah positif atau negatif, dan untuk memprediksi nilai variabel terikat jika nilai variabel bebas bertambah atau berkurang. Dari tabel diatas terlihat koefisien determinasi sebesar 0,176, secara simultan variabel X mempengaruhi variabel Y, namun lebih dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel dalam penelitian ini. Uji t atau parsial dirancang untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.

Tabel 4.2 menunjukkan bahwa responden terbanyak berada pada  usia 26-30 tahun sebanyak 14 orang
Tabel 4.2 menunjukkan bahwa responden terbanyak berada pada usia 26-30 tahun sebanyak 14 orang

Pembahasan

Hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Andika A pada tahun 2019 dengan judul pengaruh etos kerja dan disiplin kerja terhadap efektivitas kinerja organisasi di Big C Station Kediri dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa : Variabel etos kerja berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi pada Big C Station Kediri, variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi pada Big C Station Kediri, variabel etos kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi pada Stasiun. Big C Station Kediri, variabel disiplin kerja mempunyai pengaruh yang dominan terhadap efektivitas kinerja organisasi di Big C Station Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan efektivitas kinerja organisasi. Oleh karena itu, kami mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kuesioner di bawah ini (data terlampir).

Itu saja, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan Anda meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini. Apabila jawaban merupakan salah satu jawaban yang tersedia, harap memberi tanda centang (√) pada kotak yang tersedia.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Apabila terdapat kesalahan dalam pemilihan alternatif jawaban, beri tanda (X) pada kolom yang salah, kemudian beri tanda (√) pada kolom yang bersangkutan.

Tabel t Statistika
Tabel t Statistika

Gambar

Gambar 2.1         Kerangka Konsep  ...........................................................
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
Gambar 2.1 Kerangka konsep
Tabel 3.1 Definisi Oprasional Variabel
+6

Referensi

Dokumen terkait

in text is allowed, but complete author names should be indicated in the literature cited.. Citations to institutional works should use acronyms or short titles where

이에 필자는 첫째, 중국 전통 농업에 대한 강조, 둘째, 세계 농업사상 중국 고대 농업의 주도 지위 확보, 셋째, 고 대 농업구의 통합과 통일적다민족국가의 확립이라는 세 가지 측면을 서술의 특징으로 지적하였다.. 각국의 역사교과서는 한편으로는 자국민에게 민족의식의 고취와 국 가에 대한 자부심을 높이고, 애국심을 심어주는 기능을