PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR
Tinjauan Pustaka…
- Penelitian yang Relevan
- Pengertian Novel
- Pengertian Religius
- Religiusitas dalam Karya Sastra
Karangka Pikir
METODE PENELITIAN
Rancangan Penelitian
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran empiris mengenai kajian nilai-nilai keagamaan dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia yaitu tentang cara kerja, cara mendapatkan data hingga menarik kesimpulan dengan menggunakan pendekatan struktural. Nilai-nilai keagamaan dari tokoh-tokoh yang berperan dalam novel akan dianalisis. Misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan sebagainya. melalui uraian dalam bentuk kata dan bahasa, dalam konteks alam tertentu dan menggunakan metode alam yang berbeda.
Batasan Istilah
Nilai akhlak ialah kewujudan segala sesuatu yang berkaitan dengan perbuatan baik atau buruk manusia menurut ajaran Islam.
Data dan Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Kutipan di atas menggambarkan Mei Ross bertanya, di mana Allah ketika Ray menyakitinya, mengapa tidak ada yang datang membantunya. Kutipan di atas menggambarkan Mei Ros yang tidak mengetahui apakah Allah itu ada, bahkan menyamakan hati Allah SWT dengan hati manusia. Kutipan yang berarti tidak percaya akan keberadaan Allah SWT: “Saya tidak tahu apakah Tuhan itu benar-benar ada.”
Quote Yang Berarti Tidak Percaya Terhadap Keberadaan Allah SWT : “Sepertinya aku harus bersyukur kepada Tuhan yang sebenarnya tidak pernah kukenal.” Kutipan di atas menggambarkan bahwa dia (Mei Ros) masih ragu apakah Tuhan itu ada atau tidak dan Dia itu seperti apa. Kutipan di atas menggambarkan sikap Prasi terkait poligami, ia tidak akan menolak apa yang dibolehkan oleh Allah SWT.
Kutipan di atas menunjukkan bahwa Pras tidak berdaya, ia hanya pasrah dengan apa yang terjadi. Kutipan di atas menggambarkan Arini yang sangat marah dengan suaminya yang ketahuan menikah lagi. Kutipan di atas memberikan gambaran bahwa Arini ingin meminta cerai kepada Pras agar bisa keluar dari kesedihannya.
Kutipan di atas menggambarkan Pras sebagai seorang pelaku poligami yang takut apakah ia bisa memperlakukan kedua istrinya dengan adil atau tidak. Kutipan diatas menggambarkan seorang istri yang selalu setia kepada suaminya, istri akan menerima suaminya apa adanya. Kutipan di atas menggambarkan Ina selalu disiksa oleh Bambang, suaminya yang menikah lagi dengan wanita lain.
Kutipan di atas menggambarkan Arini menahan amarahnya, hatinya sangat terluka, namun ia tak mau mengungkapkan amarahnya dengan cara yang tidak mendidik. Kutipan di atas menggambarkan bahwa Arini adalah seorang istri yang taat kepada suaminya karena sebelum keluar rumah ia terlebih dahulu meminta izin kepada suaminya. Kutipan di atas menggambarkan Pras yang sedang dalam perjalanan dan dikejutkan dengan munculnya kendaraan tanpa lampu yang datang dari arah berlawanan.
Kutipan di atas menggambarkan bahwa Arini adalah seorang wanita yang shaleh, khusyuk shalat malam, dan rutin berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Kutipan di atas menggambarkan Sita yang bercadar (menutupi auratnya) dan juga memiliki keberanian yang besar.
Pembahasan
Ketahuilah bahwa (istri) mereka yang berada tepat di atas kamu (suami) adalah memberi makan dan sandang dengan baik.” Novel ini juga mengajarkan pembacanya untuk menjalani kehidupan di dunia dengan mencari kesenangannya. Dalam novel Surga yang Tak Terlewatkan adalah gambaran akhlaknya sangat jelas dan terdapat halaman yang membahas tentang menghormati suami, larangan meminta cerai pada suami, adil dalam berpoligami, selalu setia kepada suami, berpenampilan menarik di hadapan suami, larangan memukul istri, menahan amarah, tidak keluar rumah tanpa izin suami.
Novel ini juga mengajarkan kepada para pembacanya untuk dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang rukun, aman dan tenteram.Pernikahan merupakan dambaan semua orang, namun setiap keluarga tidak lepas dari berbagai permasalahan yang bahkan dapat berujung pada jatuhnya perceraian. Dalam novel Surga yang Tak Pernah Gagal, gambaran ibadah terdapat pada halaman-halaman yang membahas tentang pernikahan, doa, puasa, penebusan dosa, menutup aurat, dan menafkahi keluarga. Novel ini juga mengajarkan pembacanya untuk selalu beribadah dan mengingat Allah (swt) karena Dia tidak menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya.
Jika kedudukan kita saat ini adalah anak kecil, maka jadilah anak yang bertakwa, bertaqwa kepada Allah swt. dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Dengan serius membaca novel ini, kita akan memperoleh nilai-nilai keagamaan yang belum pernah kita terima sebelumnya. Novel ini tidak hanya menjadi fiksi yang menarik karena alur, tokoh, konflik dan teman-teman yang ada di dalamnya, namun novel ini juga menjadi inspirasi bagi dunia keagamaan yang sangat jarang ditemukan di zaman modern ini.
Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini, penulis dapat mendeskripsikan bahwa nilai-nilai religi dalam novel Surga yang Tak Dirindukan Asma Nadia merupakan novel yang mengandung nilai-nilai religi yang mampu menjadikan seseorang memiliki keimanan. jiwa yang agung dan tulus. Nilai-nilai Aqidah membahas tentang keyakinan bahwa Allah menentukan matinya manusia, keyakinan bahwa tidak ada seorang pun yang serupa dengan Allah, menanyakan keberadaan Allah, menerima syariat bahwa poligami diperbolehkan dalam Islam, keyakinan terhadap takdir Allah SWT dan mengucap syukur kepada Allah SWT. Nilai akhlak tersebut membahas tentang menghormati suami, larangan meminta cerai kepada suami, berlaku adil dalam poligami, selalu setia kepada suami, tampil menarik di hadapan suami, larangan memukul istri, menahan amarah dan tidak melakukan hal-hal yang tidak baik. meninggalkan rumah tanpa izin suami.
Nilai ibadah berkaitan dengan nikah, shalat, puasa, memaafkan kesalahan, menutup aurat dan menafkahi keluarga. Permasalahan Rumah Tangga dalam Novel Istana Kedua” 18 Juli 2010. http://www.unigal.ac.id/ejurnal/html/index.php?naon=1266/. Sundari, Winda, “Nilai-Nilai Sosial di Masa Baru Catatan Hati Seorang Wanita,” 16 Oktober 2010. http://www.digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3353/Nilai-Sosial-Pada-Novel-Notes-Heart-An- Istri.html.
PENUTUP
Simpulan
Saran
Bagi penikmat dan pecinta sastra, sastra selain digunakan sebagai sarana hiburan, hendaknya juga digunakan sebagai sarana pemberi nasehat agama.