PENGELOLAAN LIMBAH NIRKERTAS
Oleh:
1. Umi Mutamima 2. Aditya Tryantoyo 3. Febria Ade Ayu P
4. Muhammad Rohman 5. Ega Arkananta B
Pengertian
Pengertian PermasalahanPermasalahan
Rusli Ramli (2006) Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan
biasanya adalah alami, dan mengandung selulosa dan hemiselolusa.
Limbah adalah kotoran yang dihasilkan karena pembuangan sampah atau zat kimia dari pabrik-pabrik. Berdasarkan sifatnya, sampah digolongkan menjadi sampah organik, sampah anorganik, dan sampah berbahaya.
Pengelolaan limbah dan nirketas dapat diartikan sebagai salah satu upaya konservasi lingkungan yang memaanfaaatkan bahan bekas atau sampah menjadi bahan baru yang bisa digunkah kembali
Permasalahan
Limbah kertas yang sering menumpul ditempat sampah menjadi permasalahan lingkungan yang serius apabila tidak segera ditangani. Apabila limbah tersebut dibiarkan, maka akan menumpuk dan menimbulkan bau yang menggangu.
Sementara untuk sampah kertas yang dibakar justru dapat meningkatkan pemanasan global diatmosfer. Adapun
pembuangan tanpa digalakkan daur ulang akan berdampak pada kesuburan tanah karena karenaa kertas memerlukan waktu penguraian yang cukup lama.
Slide 3 batasan masalah
Pengelolaaan limbah kertas ini menggunakan pendekatan fisik dan kimia. Bahan baku yang digunakan berupaa gedebog
pisang dan kertas bekas.
Slide 4 Tujuan
1. Mengetahui cara mendaur ulang kertas bekas menjadi pulp.
2. Pengaruh waktu perendaman terhadap kualitas daur ulang kertas bekas menjadi pulp.
3. Membuat pulp menjadi agroindustri berupa kerajinan atau souvenir yang dibuat dari dari material ramah lingkungan
Slide 5 manfaat
1. Memanfaatkan kertas bekas dan gedebog pisang sebagai bahan baku pembuatan pulp
2. Mengurangi dampak buruk limbah kertas terhadap lingkungan
3. Memberikan informasi mengenai cara mendaur ulang kertas
Mengenalkan produk agroindustri dari pengelolaan limbah kertas
Slide 6 Langkah - langkah
Slide 7 prosedur penelitian Alat dan bahan
Gedebog pisang Air
Pewarna
Natrium hidroksida Blender
Wadah Gayung Ember Blender Alat cetak Penyaring Papan triplek
Slide 9 pembahasan
1. Pulp sebagai bahan pembuat kertas terdiri dari selulosa dan lignin
2. Selulosa merupakan polimer dengan rumus kimia (C6H10O5)n..
Selulosa terdapat pada sebagian besar dalam dinding sel dan bagian- bagian berkayu dari tumbuh-tumbuhan.
3. Lignin merupakan makromolekul ketiga yang terdapat dalam biomassa, berfungsi sebagai pengikat antar serat.
4. Perbedaan selulosa dan lignin Selulosa
Tidak larut dalam pelarut organik dan air Tidak larut dalam alkali
Larut dalam asam pekat
Terhidrolisis relatif lebih cepat pada temperatur tinggi Lignin
Tidak larut dalam air dan asam mineral kuat
Larut dalam pelarut organik dan larutan alkali encer
5. Adapun faktor yang berpengaruh dalam pembuatan pulp sebagai berikut :Konsentrasi PelarutSemakin tinggi konsentrasi larutan NaClO, akan semakin banyak selulosa yang larut. Larutan NaClO berfungsi dalam pemisahan dan penguraian serat selulosa dan nonselulosa.Perbandingan Cairan Pemasak terhadap Bahan BakuPerbandingan cairan pemasak
terhadap bahan baku haruslah memadai agar lignin terpecak semuanya dalam proses degradasi dan dapat larut sempurna dalam cairan
pemasak.
Kesimpulan
a. Ketebalan kertas yang dihasilkan bergantung pada banyaknya serat yang akan dicetak
b. Komposisi bahan dan soda api 1:1
c. Perendaman bahan baku membutuhkan 7 hari atau sampai benar-benar kering
d. Proses penjemuran kertas memakan waktu
e. Komposisi atau takaran yang seimbang berpengaruh pada pengolahan kertas
f. Selain gedebog, bahan baku juga bisa diganti
g. Kertas daur ulang bisa dimanfaatkan menjadi souvenir