PENDAHULUAN
Latar Belakang
Prestasi dan prestasi guru sebagai pendidik dituntut dan dinilai tidak hanya oleh kepala sekolah sebagai pemimpin. Dalam upaya meningkatkan etos kerja guru, “kepala sekolah adalah orang yang dapat menentukan pusat dan ritme suatu sekolah”. Jika kepala sekolahnya baik, maka tentunya akan sangat memperhatikan etos kerja, baik dari segi guru maupun siswa, mulai dari berangkat sekolah hingga pulang.
Kepala sekolah juga memikirkan dan berusaha agar para guru merasa nyaman di sekolah, puas dengan pekerjaannya dan mendapat kesejahteraan yang layak. Etos kerja yang buruk akan mempengaruhi prestasi dan hasil kerja yang buruk, begitu pula sebaliknya. Etos kerja memegang peranan yang sangat penting karena bagaimanapun etos kerja akan sangat menentukan produktivitas kerja yang dihasilkan.
Oleh karena itu, kepala sekolah juga dituntut untuk memiliki keterampilan, kemampuan dan kecerdasan untuk menciptakan iklim kerja yang sehat, sehingga dapat tercipta etos kerja di kalangan guru di sekolah. Apabila iklim organisasi dapat merangsang iklim kerja, tersedia sarana dan prasarana yang memadai bagi guru dan siswa, maka iklim kerja yang demikian akan memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan etos kerja guru.
Rumusan Masalah
Tujuan penelitian
Manfaat penelitian
Dari uraian diatas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar selalu menanamkan kedisiplinan yang tinggi dalam pekerjaannya. Berdasarkan hasil analisis tabel di atas mengenai jawaban responden mengenai kepala sekolah yang selalu mengupayakan komunikasi yang harmonis dengan guru, maka diperoleh persentase alternatif jawaban tersebut. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai kepala sekolah yang selalu memberikan bimbingan dalam penyusunan alat peraga pembelajaran, diperoleh persentase alternatif jenis jawaban.
Berdasarkan hasil analisis tabel di atas mengenai tanggapan responden terhadap kepala sekolah yang selalu melakukan evaluasi kinerja setiap guru, maka diperoleh persentase alternatif jenis tanggapan tersebut. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai tanggapan responden mengenai direktur selalu menciptakan suasana kerja yang nyaman, maka diperoleh persentase alternatif jenis tanggapan tersebut. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai tanggapan responden mengenai kepala sekolah yang selalu mendorong agar melaksanakan tugasnya selalu dengan penuh tanggung jawab, maka diperoleh persentase alternatif jenis tanggapan tersebut.
Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai tanggapan responden mengenai kepala sekolah yang selalu memberikan semangat dalam melaksanakan tugasnya selalu dengan semangat, maka diperoleh persentase alternatif jenis tanggapan tersebut. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai apa yang selalu diingatkan oleh kepala sekolah kepada guru agar selalu tepat waktu dalam bekerja, maka diperoleh persentase alternatif jawaban tersebut.
Devinisi Operasional
- Pengertian Etos Kerja
- Aspek-aspek Etos Kerja
- Produktifitas
- Pengertian Kinerja Guru
- Ukuran kualitas kinerja guru
- kriteria kualitas kinerja guru
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru
Kerangka Pikir
Kerangka kerja adalah suatu alur pemikiran berdasarkan topik permasalahan peneliti yang diuraikan secara menyeluruh dan sistematis. Dalam lembaga pendidikan, guru sebagai sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam menentukan keberhasilan sekolah, pengembangan sumber daya manusia meliputi pengembangan individu, pengembangan karir dan pengembangan organisasi, guru sebagai individu dituntut semangat dalam melaksanakan tugasnya, guru juga harus mempunyai motivasi. dan disiplin yang tinggi. Etos kerja merupakan watak dan kebiasaan yang berkaitan dengan pekerjaan yang timbul dari sikap dasar seseorang terhadapnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, guru diharapkan dapat melaksanakan pekerjaannya secara maksimal, sebagai wujud semangat kerja, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai. Memiliki etos kerja yang tinggi dan kinerja yang baik tentunya akan berdampak pada mutu dan mutu pembelajaran. Etika kerja dan kinerja guru yang baik akan mempengaruhi produktivitas.
Etos kerja yang buruk akan mempengaruhi prestasi dan hasil kerja yang buruk, begitu pula sebaliknya. Etos kerja memegang peranan yang sangat penting karena bagaimanapun etos kerja akan sangat menentukan produktivitas kinerja yang dicapai. Selama gelar guru masih melekat, berarti kita harus menampilkan diri kita sebagai guru dengan baik dan mempunyai etos kerja serta kinerja yang baik.
Guru harus mempunyai semangat kerja, motivasi dan disiplin kerja yang terus meningkat sehingga mampu mewujudkan kinerja guru yang baik. Uraian kerangka di atas dapat dijelaskan bahwa etos kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja mempunyai hubungan yang tidak dapat dipisahkan, artinya apabila proses pembelajaran ditunjang dengan etos kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja maka pada akhirnya akan tercapai hasil kinerja guru. mendapatkan yang optimal.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi penelitian dan subjek penelitian
- Populasi dan Sampel
- Fokus penelitian
- Teknik pengumpulan data
- Analisis data
Dalam meningkatkan semangat kerja guru dan tenaga kependidikan, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah mempunyai peranan penting dalam meningkatkan semangat kerja guru. Firdaus Yusuf selaku Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar mengatakan: Saya selalu berusaha menjalin komunikasi yang baik antara guru dan staf. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden bahwa kepala sekolah selalu memberikan dukungan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan guru, maka diperoleh persentase jenis jawaban alternatif tersebut.
Dari uraian di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kepala sekolah selalu memberikan motivasi kepada guru dalam setiap pekerjaan yang dilakukannya. Firdaus Jusuf selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Bontoala mengatakan: “Saya selalu menciptakan suasana kerja yang nyaman dengan menciptakan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan, saling bertukar pikiran dan selalu memberikan semangat. oleh kepala sekolah untuk meningkatkan etos kerja guru, mendorong guru untuk selalu memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kepala sekolah telah melakukan upaya untuk meningkatkan etos kerja guru dengan cara mendorong guru untuk selalu tepat waktu dalam bekerja. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden bahwa kepala sekolah selalu mengingatkan para guru untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, maka diperoleh persentase alternatif jenis jawaban tersebut. Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden bahwa kepala sekolah menghimbau guru untuk selalu menaati peraturan sekolah dalam bekerja, maka diperoleh persentase alternatif jenis jawaban tersebut.
Firdaus Yusuf selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar mengatakan: “Dalam meningkatkan disiplin kerja para guru, saya selaku kepala sekolah disini selalu memberikan semangat, selalu mengingatkan para guru dan staf untuk selalu menaati semua peraturan yang ada di sekolah ini tanpa terkecuali. kepala sekolah memberikan sanksi apabila guru melanggar peraturan sekolah No. Tanggapan Frekuensi Responden (F) Persentase Berdasarkan hasil analisis tabel diatas mengenai jawaban responden mengenai sanksi kepala sekolah jika ada guru yang melanggar peraturan sekolah, persentase jenis jawaban alternatif ini diperoleh.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti menyimpulkan bahwa upaya yang dilakukan oleh kepala SMK Muhammadiyah untuk meningkatkan etos kerja guru dengan memberikan sanksi jika ada guru yang tidak menaati tata tertib sekolah. Berdasarkan hasil analisis deskriptif disebutkan bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan etos kerja dalam hal produktivitas kinerja guru di SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar, misalnya dengan mendorong semangat kerja yang tinggi. pekerjaan, dengan mengingatkan guru harus selalu disiplin dalam bekerja. Apabila Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar dapat terus meningkatkan etos kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja guru-guru di sekolah ini maka dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja guru.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum SMK Muhammadiyah 2 Bontoala
Dari uraian di atas, peneliti menyimpulkan bahwa kepala sekolah telah melakukan upaya untuk meningkatkan semangat kerja guru dengan cara mendorong guru untuk selalu melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Dari uraian di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa upaya yang telah dilakukan oleh Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar untuk meningkatkan etos kerja guru dengan cara memberikan semangat dan semangat kepada guru untuk selalu menaati peraturan di sekolah tanpa terkecuali, apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi. sanksi, baik formal maupun tertulis.