PENDAHULUAN
Tujuan
Penulis mampu mengatasi permasalahan kurang optimalnya pemanfaatan perangkat berbasis ICT (teknologi informasi dan komunikasi) dalam proses pembelajaran kelas V SD Negeri Situlon Tahun 2022 dengan pemutakhiran nilai-nilai dasar ASN dengan AKHLAK (Layanan). Berorientasi, Bertanggung Jawab, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) dalam melaksanakan kegiatan pemutakhiran. Untuk mengetahui permasalahan kurang optimalnya pemanfaatan perangkat berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam proses pembelajaran kelas V di SD Negeri Situlon Tahun 2022.
TINJAUAN PUSTAKA
Profil Peserta
16 Tahun 2009 menjelaskan bahwa jabatan fungsional guru adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, pengajaran, bimbingan, pengarahan, pelatihan, penilaian dan evaluasi peserta didik pada anak usia dini melalui Pendidikan formal. pendidikan, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang diselenggarakan oleh pegawai negeri sipil. Berdasarkan undang-undang no. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional BAB XI Pasal 39 Tugas guru : Pendidik adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, mengevaluasi hasil pembelajaran, bimbingan dan pelatihan, serta menyelenggarakan penelitian dan pekerjaan sosial khususnya bagi para pendidik di universitas.
Nilai-Nilai Dasar PNS
Amanah seorang ASN menurut SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 20 Tahun 2021 adalah memastikan terwujudnya perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti ASN dengan AKHLAK. Kompetensi teknis adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan, khususnya yang berkaitan dengan bidang teknis pekerjaannya. Kompetensi manajemen adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan untuk memimpin dan/atau mengelola unit organisasi.
Kompetensi sosial budaya adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan sehubungan dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk baik dari segi agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai, moral, emosi dan prinsip yang harus dipenuhi oleh setiap pengurus agar dapat mencapai hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan kedudukannya. Oleh karena itu, adaptasi adalah kemampuan untuk mengubah diri sesuai dengan kondisi lingkungan, serta mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan (keinginan diri). Bentuk antisipasi dan kemampuan beradaptasi tersebut diwujudkan dalam praktik politik yang menyikapi persoalan atau permasalahan publik sesuai dengan tuntutan dan kebutuhannya.
Kedudukan dan peran PNS untuk mendukung terwujudnya pemerintahan yang cerdas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kedudukan dan Peran PNS
Pegawai ASN berperan sebagai pejabat pemerintah yang melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh kepala lembaga pemerintah dan tidak boleh dipengaruhi dan dimediasi oleh semua kelompok dan partai politik. Dalam rangka menjalankan jabatannya, pegawai ASN mempunyai tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yaitu pegawai ASN berperan sebagai: . A. implementasi kebijakan publik; . B. pekerja publik; Dan . C. merekatkan dan mempersatukan bangsa. Kode Etik dan Pedoman Perilaku yang diatur dalam UU ASN menjadi acuan bagi ASN dalam pengelolaan birokrasi pemerintahan.
Kemampuan individu untuk mengetahui, memahami dan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak TIK serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan individu dalam membaca, mendeskripsikan, mengenal, mengkaji dan mengkonstruksi pengetahuan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika media digital adalah kemampuan individu untuk mewujudkan, meneladani, mengadaptasi, merasionalisasi, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola digital yang etis (netiket) dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan individu dalam mengenali, membentuk, menerapkan, menganalisis, mempertimbangkan dan meningkatkan kesadaran keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari.
Landasan Teori
Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi mempunyai tiga fungsi vital yang selalu digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran berbasis ICT merupakan pembelajaran yang memadukan suatu proses pembelajaran dengan penggunaan media pembelajaran. Proses pembelajaran berbasis ICT sangat memungkinkan siswa untuk bereksplorasi, berkreasi, beradaptasi dengan perkembangan saat ini dan tentunya menambah wawasan dan pengetahuannya.
Pemanfaatan media khususnya media berbasis IT tidak hanya dapat membantu siswa dalam pembelajaran, namun juga menambah pengetahuan siswa dalam memanfaatkan teknologi. Harus tersedia anggaran atau dana yang cukup untuk pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dua elemen penting dalam proses transfer pengetahuan adalah elemen media dan pesan yang disampaikan melalui media tersebut.
Walaupun daerah terpencil penuh dengan keterbatasan sarana dan prasarana, namun pembelajaran berbasis ICT tetap dapat dijadikan media untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta pemahaman siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
HASIL AKTUALISASI
Pembahasan Hasil Kegiatan Aktualisasi
Saya membuat media pembelajaran berbasis ICT yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila (Kode Etik: mendukung ideologi Pancasila). Saya berkoordinasi dengan rekan-rekan dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis ICT (Kode Etik: terbuka untuk bekerja sama menghasilkan nilai tambah). Kepala sekolah mengizinkan dan memberikan data kegiatan penerapan pedoman penggunaan perangkat berbasis TIK bagi siswa.
Luaran dari kegiatan ini adalah menyiapkan secara sistematis materi desain panduan TIK untuk penggunaan perangkat berbasis TIK oleh siswa. Saya telah menyiapkan materi panduan penggunaan perangkat berbasis TIK bagi siswa untuk terlibat dan berkontribusi pada dunia pendidikan (Kode Etik: Loyalitas kepada Republik Indonesia dan pemerintahnya yang sah). f) Adaptif. Luaran dari kegiatan ini adalah terselenggaranya kegiatan bimbingan penggunaan perangkat berbasis TIK secara tepat oleh siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam bidang teknologi.
Dengan dilaksanakannya program bimbingan penggunaan perangkat TIK bagi peserta didik merupakan salah satu bentuk pelayanan di bidang pendidikan yang ditujukan untuk kualitas pelayanan yang terbaik. Melaksanakan program kegiatan orientasi pemanfaatan perangkat TIK bagi siswa merupakan salah satu langkah guru dalam melaksanakan tugas sesuai kompetensi/keterampilan dan mengikuti perkembangan teknologi serta kreativitas, inovasi dan produktivitas. Kepala sekolah memberi kewenangan dan memberikan masukan terhadap kegiatan penerapan pedoman penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru.
Hasil dari kegiatan ini adalah penyusunan materi desain pembelajaran TIK penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru secara sistematis. Saya telah menyiapkan bahan ajar penggunaan perangkat berbasis TIK agar guru berkomitmen dan berkontribusi pada dunia pendidikan (Kode Etik: setia kepada NKRI dan pemerintah yang sah). f) Adaptif. Hasil dari kegiatan ini adalah terselenggaranya kegiatan pembelajaran penggunaan alat berbasis ICT bagi guru, peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi.
Penyelenggaraan program pembelajaran penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru di bidang teknologi, sehingga guru dapat beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi. Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru merupakan bentuk pelayanan dalam peningkatan mutu dan kompetensi guru dengan orientasi pada mutu pelayanan pendidikan yang terbaik. Dalam proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru, saya berpendapat, bertindak dan bekerja sesuai ketentuan atau peraturan yang berlaku.
Saya akui, saya melaksanakan kegiatan bimbingan pemanfaatan perangkat TIK bagi guru dengan ikhlas, sepenuh hati, tanpa rasa cinta terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja.
Rekapitulasi Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
Situlon merupakan kreasi peserta didik yang berprestasi, cerdas, berakhlak mulia, santun dan berbudi luhur. Hal ini turut mendukung misi SD Negeri Situlon dalam menanamkan pemahaman terampil di sekolah dan kehidupan sehari-hari. Penyelenggaraan program kegiatan bimbingan penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan guru, khususnya keterampilan guru di bidang teknologi, sehingga guru mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menjadi lebih baik. kreatif, inovatif dan produktif.
Manfaat Kegiatan Aktualisasi
Mewujudkan visi dan misi organisasi yaitu mewujudkan peserta didik yang unggul kinerja, cerdas, berakhlak mulia, santun dan berbudi luhur. Untuk mencapai tujuan organisasi yaitu membekali peserta didik dengan prinsip-prinsip dasar ilmu pengetahuan dan teknologi, penguasaan teknologi informasi yang benar dan kemampuan komunikasi yang efektif c.
Rencana Tindak Lanjut (RTL) Aktualisasi
Terus belajar menciptakan variatif media pembelajaran berbasis ICT sebagai sarana peningkatan kompetensi pribadi. Mengamalkan sila ke 4 Pancasila yaitu musyawarah bersama rekan-rekan dalam menciptakan media pembelajaran berbasis ICT. Pemanfaatan perangkat berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) kurang optimal pada proses pembelajaran kelas V SD Negeri Situlon Tahun 2022” dan semua kegiatan inovasi tersebut terealisasi 100%.
Kegiatan aktualisasi penyelesaian permasalahan yang telah dilakukan bermanfaat bagi penulis sebagai bentuk kontribusi terhadap optimalisasi mutu pengajaran dan pemanfaatan peralatan berbasis ICT yang dimiliki sekolah. Melakukan konsultasi dengan mentor mengenai pelaksanaan kegiatan pembelajaran 3 kelas menggunakan media pembelajaran berbasis ICT dengan metode project based learning. Konsultasi telah dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2022 untuk menerima masukan dan saran mengenai pelaksanaan kegiatan pembelajaran penggunaan perangkat berbasis TIK bagi siswa.
Berawal dari mencari referensi penyusunan materi penggunaan perangkat berbasis ICT (Chromebook) bagi guru dan siswa. Konsultasi telah dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2022 untuk memperoleh masukan dan saran mengenai pelaksanaan kegiatan bimbingan penggunaan perangkat berbasis ICT bagi guru. Penyusunan rancangan pedoman penggunaan perangkat berbasis TIK bagi guru akan dilakukan mulai 13 Juni 2022 hingga 17 Juni 2022.
Permasalahan: Kurang optimalnya pemanfaatan perangkat berbasis ICT (informasi, komunikasi dan teknologi) dalam pembelajaran siswa Kelas V SD Negeri Situlon Tahun 2022.
PENUTUP
Saran
Dengan membaca materi tentang kain batik jumputan, siswa dapat mengetahui alat dan bahan serta langkah-langkah pembuatan kain batik jumputan secara detail. Dengan berlatih membuat kain batik jumputan, siswa dapat menciptakan kreasi batik jumputan dengan benar. Kegiatan kreatif pembuatan desain kain batik Jumputan memungkinkan siswa untuk secara mandiri membuat desain kain batik Jumputan.
“Hari ini kita akan melaksanakan kegiatan observasi video, membuat karya seni batik jumputan dan melakukan eksperimen pembuatan larutan zat tunggal dan campuran.” Siswa bereksperimen dengan sifat campuran suatu benda dengan membuat larutan pewarna untuk membuat batik jumputan. Secara berkelompok siswa mempresentasikan laporan hasil percobaan sifat campuran dan mempresentasikan hasil karya batik jumputan yang telah dikerjakan.
Keterampilan dalam membuat kreasi desain kain batik jumputan meliputi kreativitas, ketelitian, ketelitian dan kerapian dalam membuat kreasi desain kain batik jumputan menunjukkan hasil yang cukup baik. 14 Labibah Cordelia Bertanggung jawab, bekerja sama dengan baik 2 2 2 2 Penghargaan dan bimbingan 15 Lisa Oktavia Sari Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab 2 2 2 2 Penghargaan dan bimbingan. 18 Sofia Zakiah Arief Bertanggung jawab, bekerjasama dengan baik 2 2 2 2 Penghargaan dan bimbingan 19 Yansen Rayendra Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab 2 2 2 2 Penghargaan dan bimbingan.