• Tidak ada hasil yang ditemukan

urgensi perpustakaan iain parepare dalam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "urgensi perpustakaan iain parepare dalam"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ditemukan di atas, peneliti merumuskan suatu masalah yang menjadi bahan pembahasan dalam penelitian.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teoritis

  • Urgensi Perpustakaan
  • Literasi Repository
  • Literasi Digital

15 Irma Nurul Fatima, “Literasi sebagai proses pembelajaran sepanjang hayat”, (Literasi menggerakkan negeri), (Literati Imprin van Lentera Hati Uitgewers), hal.37. Perpustakaan mempunyai fungsi penelitian, artinya sumber informasi yang ada di perpustakaan dapat dijadikan bahan acuan penelitian. Perpustakaan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa. 6. Perpustakaan dapat melatih peserta didik untuk bertanggung jawab dan mandiri.

Informasi yang diperoleh di perpustakaan merupakan sumber untuk menambah wawasan sehingga peserta didik dapat mempunyai ilmu pengetahuan yang berguna bagi dirinya dan masyarakat. Literasi informasi adalah kemampuan untuk menemukan informasi yang dibutuhkan, memahami bagaimana perpustakaan diorganisir, mengenal sumber daya yang tersedia, dan pengetahuan tentang keterampilan yang diperlukan untuk mengevaluasi dan menggunakan informasi secara efektif.

Tinjauan Konseptual

Penelitian ini berfokus pada urgensi perpustakaan kampus mengenai literasi informasi mahasiswa fakultas tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Kecamatan Soreang Kota Parepare. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik wawancara baik kepada mahasiswa perpustakaan maupun fakultas tarbiyah kampus IAIN Parepare. Untuk lebih jelasnya, penulis langsung meminta pendapat mahasiswa fakultas tarbiyah mengenai peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi repositori bagi mahasiswa.

Hal serupa juga diungkapkan oleh saudari Ardillah, salah satu mahasiswa fakultas Tarbiyah program studi Manajemen Pendidikan Islam. Pendapat serupa disampaikan Suster Ardillah oleh Suster Lilis Suriani, salah satu mahasiswa fakultas Tarbiyah program studi Ilmu Pengetahuan Sosial. Reaksi serupa dari Suster Aisya Marwa juga diungkapkan Suster Rindi Antika, salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah program studi Ilmu Pengetahuan Sosial.

Melalui penyadaran, mahasiswa dapat meningkatkan minat membaca dengan melakukan kerjasama dengan program lain yang ada di fakultas tarbiyah. Pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa khususnya mahasiswa fakultas tarbiyah sangat menunjang penyelesaian akhir mahasiswa dengan menyediakan koleksi referensi yang banyak sehingga sangat memudahkan dan berguna bagi mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhirnya. Pernyataan tersebut sejalan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa fakultas tarbiyah, dimana literasi dapat meningkatkan minat membaca mahasiswa, hal ini dirasakan oleh mahasiswa bernama Ardillah yang mengatakan bahwa perpustakaan sangat menunjang kemampuan membaca mahasiswa untuk dijadikan bahan referensi. dan menambah pengetahuan.

Berdasarkan hasil analisis dan observasi yang dilakukan dan diuraikan dalam skripsi ini membahas tentang urgensi Perpustakaan IAIN Parepare dalam meningkatkan literasi Repositori Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Urgensi perpustakaan dalam meningkatkan literasi repositori dengan menggunakan perpustakaan IAIN Parepare adalah dengan menerapkan strategi pembiasaan, dalam hal ini mahasiswa fakultas tarbiyah dibiasakan membaca dan menulis baik di kampus maupun di rumah atau di perpustakaan. Hal ini dilakukan berulang kali agar kebiasaan membaca dan menulis tertanam dalam benak mahasiswa fakultas tarbiyah.

Gambar 1  PERPUSTAKAAN  SEBAGAI INFORMASI
Gambar 1 PERPUSTAKAAN SEBAGAI INFORMASI

Bagan Karangka Pikir

Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian

Peneliti tertarik untuk meneliti perpustakaan ini karena sebagian besar siswa lebih tertarik melakukan penelitian di sekolah, sedangkan hal-hal yang berhubungan dengan kampus dapat dijadikan objek penelitian.

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data yang Digunakan

Apabila penelitian menggunakan wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber datanya adalah responden, yaitu orang yang menjawab atau menjawab pertanyaan peneliti, baik pertanyaan tertulis maupun tertulis. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti langsung dari sumbernya tanpa adanya prasyarat seperti terlebih dahulu melakukan wawancara mendalam, dengan kata lain data primer diperoleh dari individu atau kelompok yang berupa pendapat, sedangkan data primer yang diperoleh peneliti menjadi, berasal dari fakultas tarbiyah. siswa. Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari sumbernya atau data yang diperoleh dari orang lain yang merupakan data pendukung yang dapat digunakan sebagai penguat terhadap data primer berupa kajian teori, jurnal, dokumen literatur, karya ilmiah yang relevan dan informasi yang diperoleh dari orang lain. lingkungan yang mendukungnya untuk menemukan masalah yang diteliti.

Teknik Pengumpulan Data

Dokumentasi adalah suatu teknik pengumpulan data yang merupakan cara memperoleh informasi dari berbagai sumber tertulis atau dokumen yang tersedia bagi responden 34 Dokumentasi adalah alat untuk mengumpulkan data melalui dokumen (bahan tertulis) pada suatu instansi mengenai informasi tentang kondisi yang diperlukan dalam penelitian. Penggunaan dokumentasi dalam penelitian ini diarahkan pada penelitian untuk mendokumentasikan hal-hal penting yang berkaitan dengan tradisi. Kondisi ini dilihat peneliti bahwa teknik pengumpulan data dengan dokumentasi sangat mendukung proses penelitian.

Metode ini hanya mengambil data yang ada seperti jumlah santri tarbiyah yang berkunjung ke perpustakaan, jumlah sarana dan prasarana, dokumentasi santri yang berkunjung ke perpustakaan.

Teknik Analisis Data

Ketika peneliti melakukan penelitian, tentu saja mereka menerima banyak data yang relatif beragam bahkan sangat rumit. Laporan disusun berdasarkan data yang diperoleh, dibatasi, dirangkum, dipilih hal-hal yang paling penting, dan fokus pada hal-hal yang penting. Mereduksi data berarti merangkum, menyeleksi isu-isu pokok, mengabdikan diri pada isu-isu penting.

Dengan demikian data-data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas, dan memudahkan peneliti dalam melakukan pengumpulan data selanjutnya. 36 Hasil penelitian akan direduksi untuk menunjukkan penelitian dan objek penelitian yang dipelajari peneliti menjelaskan. Dengan demikian bagi peneliti pemula dalam melakukan reduksi data boleh berkonsultasi dengan teman atau orang lain yang dianggap ahli. Melalui analisis data, data diorganisasikan, disusun dalam pola relasional, sehingga lebih mudah dipahami.38.

Cara penyajian data yang paling banyak digunakan dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif. Selain itu fungsi penyajian data adalah untuk memudahkan memahami apa yang terjadi, serta merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami. Indikator peneliti telah memahami apa yang ditampilkan menjawab pertanyaan, tahukah Anda konten apa yang disajikan.

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Mile dan Huberman adalah menarik kesimpulan dan memverifikasi. Kesimpulan awal yang diambil masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data selanjutnya. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif mungkin bisa menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal, namun mungkin juga tidak, karena seperti yang saya katakan, permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti berada di lapangan.

Uji Keabsahan Data

Dengan membaca maka wawasan peneliti menjadi lebih luas dan tajam, sehingga dapat ditentukan apakah data yang ditemukan benar/dapat dipercaya atau tidak.42. Triangulasi sumber berarti menguji kredibilitas data dengan cara memeriksa data yang diperoleh dari sumber yang berbeda. Misalnya untuk menguji kredibilitas data literasi, dapat dilakukan pengumpulan data dan pengujian terhadap data yang diperoleh kepada siswa.

Triangulasi teknis berarti menguji kredibilitas data dengan cara menguji data terhadap sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda. Apabila teknik pengujian kredibilitas data menghasilkan data yang berbeda, maka peneliti akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan sumber data. Triangulasi waktu, pengumpulan data dengan teknik wawancara pagi hari ketika sumbernya masih segar dan tidak banyak permasalahan, akan menghasilkan data yang lebih valid dan kredibel.

Oleh karena itu, untuk menguji reliabilitas data dapat dilakukan dengan cara pengecekan wawancara observasional atau teknik lain pada waktu atau situasi yang berbeda.Jika hasil pengujian menghasilkan data yang berbeda, maka dilakukan berulang-ulang sampai diperoleh kepastian data. ditemukan. Analisis kasus negatif: Melakukan analisis kasus negatif berarti peneliti mencari data yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan temuannya, artinya data yang ditemukan dapat diandalkan. Namun apabila peneliti masih menerima data yang bertentangan dengan data yang ditemukan, maka peneliti dapat mengubah temuannya.43.

Apabila menggunakan bahan referensi, yang dimaksud dengan bahan referensi disini adalah adanya dukungan untuk membuktikan data yang ditemukan peneliti. Tujuan dari verifikasi member adalah untuk mengetahui seberapa sesuai data yang diperoleh dengan data yang diberikan oleh penyedia data. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif bisa atau tidak bisa menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sejak awal, sebab sebagaimana dikatakan, permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang seiring dengan keberadaan peneliti di lapangan. .

HASIL PENELITIAM DAN PEMBAHASAN

Pemanfaatan Perpustakaan Untuk Meningkatkan

PENUTUP

Saran

Setelah penulis memberikan beberapa kesimpulan di atas, selanjutnya penulis memberikan saran sebagai harapan yang dapat dicapai dalam dunia pendidikan, yaitu: Kepada seluruh perpustakaan IAIN Parepare, mohon istirahat dari kegiatan pengendalian sarana dan prasarana yang ada di perpustakaan. . Serta selalu memberikan motivasi dan pengertian kepada mahasiswa khususnya mahasiswa fakultas tarbiyah agar membiasakan diri berkunjung dan belajar di perpustakaan.

Bagi pemerintah yang bertindak sebagai pengelola pendidikan, baik negeri maupun swasta, agar selalu lebih memperhatikan fasilitas peserta didik yang masih kurang (memberikan bantuan), terutama fasilitas baca tulis dan referensi buku yang perlu ditingkatkan dan dimutakhirkan agar fasilitas yang kurang memadai dapat berfungsi dengan baik. diperbaiki atau dibuat lebih canggih agar implementasi repositori literasi mahasiswa khususnya mahasiswa fakultas tarbiyah dapat berjalan dengan baik. Kepada seluruh elemen kampus dan dosen, senantiasa berperan aktif dalam membudayakan kebiasaan literasi mahasiswa untuk meningkatkan minat literasi. Karena tanpa kerjasama yang baik antara dosen dan mahasiswa, apa yang ingin dicapai tentu akan sulit tercapai.

Semua pihak yang menjadi indikator keberhasilan pendidikan harus selalu bersinergi dan memberikan contoh praktik yang baik yaitu antara (orang tua siswa), pihak kampus (guru, pegawai) dan lingkungan kampus yang mendukung siswa sehingga dapat meningkatkan literasinya. Kepada seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa fakultas Tarbiyah agar lebih giat belajar dan membiasakan membaca buku. Khususnya membaca dan menulis di lingkungan setiap siswa untuk menciptakan sikap dan perilaku yang baik pada siswa, sehingga siswa dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, orang lain, masyarakat dan bangsa dan negara, serta mempunyai bekal untuk masa depan yang cerah.

Urgensi perpustakaan sekolah untuk mengembangkan minat membaca siswa di SD Muhammadia Suruh. Repositori, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Peran Perpustakaan SMA Plus Negeri 17 Palembang dalam meningkatkan kompetensi literasi informasi pengguna Repositori Universitas Bina Darma Palembang. Memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana promosi perpustakaan kata kerja di Kota Makassar. Repositori UIN Alauddin Makassar.

Sistem apa yang digunakan perpustakaan untuk memfasilitasi akses pencarian referensi bagi siswa untuk mendukung literasi? Jika Anda berkunjung ke perpustakaan, cukup datang dan pinjam buku lalu keluar atau luangkan waktu untuk membaca beberapa jam terlebih dahulu.

Gambar

Gambar 1  Bagan Kerangka Pikir  25
Foto Wawancara dengan  Pengelolah Perpustakaan dan  Mahasiswa Fakulats Tarbiyah
Gambar 1  PERPUSTAKAAN  SEBAGAI INFORMASI
Gambar 2 (Sumber: Buku Profil Perpustakaan IAIN PAREPARE Tahun 2020-2021)

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi yang diteliti oleh Nursiah, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri IAIN Parepare 2019 yang berjudul “Pengaruh Kompetensi Sosial