• Tidak ada hasil yang ditemukan

WAWA GEOBENCANA INTERPRETASI

N/A
N/A
Myan Karone

Academic year: 2025

Membagikan "WAWA GEOBENCANA INTERPRETASI"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS ANALISIS WILAYAH RAWAN BENCANA DI KABUPATEN LUMAJANG KECAMATAN KLAKAH

Dosen Pengampu: Dr. Nugroho Hari Purnomo, S.P., M.Si.

Disusun oleh:

Nama: Salwa Safa Safea NIM: 23040274213 Kelas: 2023C

PROGRAM SARJANA S1 PENDIDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2025

(2)

Sumber : Google earth

Tingkat Potensi Bahaya banjir dan erupsi gunung api

Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah

5 4 3 2 1

Tingkat kerentanan berdasarkan bentuk penggunaan lahan

Sangat tinggi

5 Sangat tinggi 10

Sangat tinggi 9

Tinggi 8

Tinggi 7

Sedang 6 Tinggi 4 Sangat tinggi

9

Tinggi 8

Tinggi 7

Sedang 6

Rendah 5 Sedang 3 Tinggi

8

Tinggi 7

Sedang 6

Rendah 5

Rendah 4 Rendah 2 Tinggi

7

Sedang 6

Rendah 5

Rendah 4

Sangat rendah 3 Sangat

rendah

1 Sedang 6

Rendah 5

Rendah 4

Sangat rendah 3

Sangat rendah 2

(3)

Hasil analisis :

Deliniasi warna merah (Sangat tinggi) : tingkat bahaya pada bagian yang

bersimbolkan warna merah dengan kategori sangat bahaya, dikarenakan pada daerah ini dekat dengan gunung lemongan yang merupakan gunung berapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letusan terakhir Gunung Lemongan terjadi pada tahun 1898. Meskipun tergolong gunung berapi yang tidak aktif, Gunung Lemongan masih menunjukkan aktivitas tektonik lokal, yang tercatat dalam seismometer.

Deliniasi warna oranye (Tinggi) : tingkat bahaya pada bagian yang bersimbolkan warna oranye dengan kategori tinggi, dalam area ini juga perlu diwaspadai

dikarenakan area ini masih cukup dekat dengan area gunung lemongan

Deliniasi warna hijau (Sedang) : tingkat bahaya pada bagian yang bersimbolkan warna hijau dengan kategori sedang, pada area ini perlu diwaspadai juga. Selain keindahan alam yang mempesona, namun di sisi lain, juga menuntut kewaspadaan dan kesiapsiagaan terkait resiko terjadinya bencana

Deliniasi warna biru (Rendah) : tingkat bahaya pada bagian yang bersimbolkan warna biru dengan kategori rendah, pada area ini relatif cukup lebih rendah sedikit terkena potensi bencana. Meskipun pada area ini tergolong kategori rendah, tetapi juga perlu diwaspadai, karena adanya sungai dekat situ juga dapat memiliki potensi bencana banjir yang dapat membanjiri pemukiman disekitar Kecamatan Klakah

Deliniasi warna ungu (Sangat rendah) : tingkat bahaya pada bagian yang bersimbolkan warna ungu dengan kategori dangat rendah, pada area ini potensi terkena bencana sangat rendah, dikarenakan alokasi penataan lahannya cukup datar dan sedikit jauh dari pegunungan. Meskipun pada area ini tergolong kategori sangat rendah, tetapi juga perlu diwaspadai oleh masyarakat yang ada di Kabupaten

Lumajang, khususnya Kecamatan Klakah.

Referensi

Dokumen terkait

Cisadane, Direktorat Sungai dan Danau, Ditjen Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah, Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Jakarta.. Banjir, Masalah Banjir,

Penyebab banjir biasanya dikarenakan adanya curah hujan yang tinggi, permukan tanah yang lebih rendah dibandingkan permukaan laut, pemukiman yang membangun pada dataran sepanjang

Dengan judul objek desain Konservasi Kawasan Area Pelabuhan Sungai Kalimas: Mengintegrasikan Rencana Pemerintah Kota Sesuai Potensi Pemukiman Masyarakat Surabaya,

Dengan judul objek desain Konservasi Kawasan Area Pelabuhan Sungai Kalimas: Mengintegrasikan Rencana Pemerintah Kota Sesuai Potensi Pemukiman Masyarakat Surabaya,

memanfaatkan potensi kawasan agar dapat difungsikan secara optimal. 2) Merupakan area pemukiman dan pariwisata dimana Sungai Cisadane telah digunakan sebagai objek

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, terdapat risiko bencana banjir akibat adanya ancaman bencana banjir akibat luapan sungai Ciliwung dan kondisi sosial

Mitigasi Bencana Banjir • Sebelum Banjir – Penataan daerah aliran sungai – Pembangunan sistem pemantauan dan peringatan banjir – Tidak membangun bangunan di bantaran sungai – Buang

Akibat luapan aliran lahar yang melebihi daya tampung sungai, terdapat banyak an pemukiman, sarana umum serta bangunan infrastruktur yang rusak cukup Area bahaya bahaya banjir lahar di