• Tidak ada hasil yang ditemukan

YOGA EFEKTIF MENGURANGI NYERI DISMENORE PADA REMAJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "YOGA EFEKTIF MENGURANGI NYERI DISMENORE PADA REMAJA "

Copied!
67
0
0

Teks penuh

Karya tulis ilmiah bertajuk “Yoga Efektif Mengurangi Nyeri Dismenorea pada Remaja” telah disetujui sebagai karya ilmiah dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seminar. Artikel ilmiah berjudul “Yoga Efektif Mengurangi Nyeri Dismenore pada Remaja” telah diuji coba pada tanggal 20 Mei 2021 dan dinyatakan memenuhi syarat penerimaan. Judul laporan: Yoga efektif mengurangi nyeri dismenorea pada remaja. Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa artikel ilmiah yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pendapat ahli atas tulisan atau pemikiran orang lain, yang saya akui sebagai tulisan atau pemikiran saya sendiri.

Alhamdulillah, dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penelitian dengan judul “Yoga Efektif Mengurangi Nyeri Dismenore Pada Remaja”. Tinjauan pustaka ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb) pada program studi kebidanan (D3) Stikes Medistra Indonesia. Nurmah, SST., M.Kes selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STIKes Medistra Indonesia dan sebagai Penguji I. Evi Nur Akhiriyanti, SST., MN.Mid selaku pembimbing dan penguji II yang telah sabar membimbing saya sedemikian rupa agar Anda dapat menyelesaikan laporan ini.

Dismenore merupakan nyeri kram yang dirasakan pada daerah perut hingga pinggang.Metode non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dismenore yang tidak menimbulkan efek negatif adalah yoga. Hasil: Hasil tinjauan literatur pada artikel tersebut mengungkapkan bahwa yoga efektif dalam mengurangi nyeri dismenore pada remaja.

  • LATAR BELAKANG
  • RUMUSAN MASALAH
  • TUJUAN
  • MANFAAT
    • Teoritis
    • Praktis

Berdasarkan penelitian dan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah yoga efektif dalam mengurangi nyeri dismenorea pada remaja. Saat menstruasi, wanita terkadang merasakan nyeri yang sifat dan derajatnya bervariasi. Nyeri hebat dapat mengganggu beberapa aktivitas. Dan secara non farmakologi, nyeri dismenore juga dapat dikurangi dengan istirahat yang cukup, olahraga teratur, pijat, yoga dan menekan air hangat pada perut.

Latihan yoga yang terarah dan terus menerus dapat menyembuhkan nyeri dismenorea dan menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Berdasarkan hal di atas, saya tertarik untuk melakukan tinjauan pustaka dengan topik “Yoga Efektif Mengurangi Nyeri Dismenorea pada Remaja”. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sebagai tambahan informasi mengenai yoga yang efektif dalam menurunkan nyeri dismenore pada remaja.

Bagi remaja putri, penelitian ini dapat menjadi masukan bagi remaja sebagai alternatif yang dapat digunakan selain secara farmakologi, tanpa efek berbahaya dan mudah didapat dengan harga terjangkau.

LANDASAN TEORI

  • Yoga
  • Konsep Disminore
  • Konsep Remaja

Dismenore merupakan nyeri haid yang ditandai dengan nyeri sesaat sebelum atau pada saat haid yang merupakan masalah ginekologi utama yang sering dikeluhkan oleh wanita khususnya remaja (Yunitasari 2017). Setiap menstruasi menimbulkan nyeri terutama pada awal menstruasi namun dengan tingkat nyeri yang berbeda-beda. Dismenore ringan ditemukan pada skala nyeri 1-4, untuk wajah dismenore ringan ditemukan pada skala nyeri 1-2. Seseorang mulai merespons rasa sakit dengan mengerang dan menekan area yang nyeri, mencari pereda nyeri. sakit tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

Dismenore sedang terdapat pada skala nyeri dengan level 5-6, untuk skala wajah Dismenore sedang terdapat pada skala nyeri dengan level 3. Seseorang mengeluhkan rasa terbakar dan ada kemungkinan seseorang tidak dapat lagi untuk melakukan pekerjaan normal dan perlu istirahat beberapa hari, yang dapat disertai dengan sakit kepala, migrain, pingsan, diare, perasaan tertekan, mual dan sakit perut. Dismenore berat terdapat pada skala nyeri dengan level 7-10, sedangkan pada skala wajah dismenore berat terdapat pada skala nyeri dengan level 4-5. 1) Dismenore primer adalah nyeri haid yang terdapat pada alat kelamin. Dismenore sekunder adalah nyeri haid yang timbul akibat dismenore primer yang terjadi setelah usia 25 tahun dan disebabkan oleh kelainan panggul.

Dismenore atau nyeri saat haid pada wanita merupakan gejala, bukan penyakit, yang disebabkan oleh hiperkontraktilitas rahim akibat prostaglandin. Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang umum dialami oleh remaja putri, gejala utamanya adalah nyeri dan mempengaruhi kehidupan serta kinerja sehari-hari. Dengan menstruasi yang lama, wanita dengan siklus yang panjang tampaknya mengalami dismenore yang lebih parah.

Pada wanita, hiperantefleksi uterus dapat menyebabkan stenosis saluran serviks, namun hal ini tidak dianggap sebagai faktor utama penyebab dismenore. Secara umum ada anggapan bahwa kejang yang terjadi pada dismenore primer disebabkan oleh kontraksi rahim. Bila disertai dengan peningkatan kadar oksitosin, peningkatan kadar vasopresin menyebabkan kontraksi uterus yang tidak teratur sehingga mengakibatkan hipoksia uterus dan iskemia.

Pada wanita yang mengalami dismenore primer tanpa adanya peningkatan prostaglandin maka akan terjadi peningkatan aktivitas jalur 5-lipoksigenase. BPS digunakan untuk menilai nyeri yang dialami pasien selama prosedur nyeri seperti penyedotan trakea atau mobilisasi tubuh. Skor BPS 6 atau lebih dianggap sebagai nyeri yang tidak dapat diterima.

Gambar 2. 1 Tabel skala nyeri NRS
Gambar 2. 1 Tabel skala nyeri NRS

Kerangka Teori

Kerangka Konsep

Desain penelitian

Pengumpulan Data

Analisis Data

Sintesis Jurnal

Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri dismenorea di kelas. Hasil analisis uji wilxocon signal rank diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gerakan yoga terhadap penurunan nyeri dismenore.

Judul Efektivitas Senam Yoga Dalam Menurunkan Nyeri Dismenore Pada Mahasiswa Perempuan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dismenore pada kelompok eksperimen setelah dilakukan yoga (p-value 0,000 < 0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan yoga dapat digunakan pada remaja putri khususnya wanita yang mengalami dismenore untuk menurunkan intensitas nyeri dismenore. Judul Penerapan Senam Yoga Untuk Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kora Surakarta Nama Journal Repository Universitas Aisyiah Surakarta.

Judul: Pengaruh Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Tahun 2020. Nama Jurnal Repositori Politeknik Kesehatan Kendari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri dismenore di kelas).

Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 40 siswi yang mengalami nyeri dismenorea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas senam yoga dalam menurunkan nyeri dismenore pada mahasiswi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai tahun 2020. Penelitian menemukan adanya penurunan intensitas nyeri dismenore pada kelompok eksperimen setelah mendapat yoga (p -value ). 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini merekomendasikan Yoga dapat digunakan pada remaja putri khususnya wanita yang mengalami dismenore untuk mengurangi intensitas nyeri dismenore.

Dengan senam yoga merupakan suatu kegiatan seseorang memusatkan seluruh pikirannya untuk mengendalikan panca indera dan seluruh emosinya, dengan tujuan untuk mengurangi nyeri dismenore dengan manfaat memperlancar peredaran darah menstruasi yang mengalir melalui vagina. : Untuk mengetahui pengaruh penerapan senam yoga terhadap nyeri.

Tabel 3. 2 Template 1 (Sintesis jurnal/artikel/book) Jurnal 2
Tabel 3. 2 Template 1 (Sintesis jurnal/artikel/book) Jurnal 2

HASIL

Latar Belakang Nyeri dismenore merupakan nyeri yang dirasakan pada saat menstruasi. Kondisi ini akan semakin parah jika dibarengi dengan kondisi psikologis yang tidak stabil. Irhas Syah, Rika Zuliani Putri, 2020 Nyeri dismenore merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi. Kondisi ini akan semakin parah jika dibarengi dengan kondisi psikologis yang tidak stabil. Hal ini menunjukkan bahwa hasil analisis uji rangking sinyal Wilxocon diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gerakan yoga terhadap penurunan nyeri dismenore 4.

Menjelaskan efektivitas senam yoga dalam menurunkan nyeri dismenore pada mahasiswi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai tahun 2020. Menjelaskan penerapan senam yoga dalam menurunkan nyeri dismenore pada remaja di Banyuyanyar Kecamatan Banjarsari b Kora Surakarta.

PEMBAHASAN

Penjelasan pengaruh pemberian yoga terhadap penurunan intensitas nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di Mtsn Sidorejo Kabupaten Madiun. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah yoga dengan p-value = 0,000 < 0,05. Menurut (Irhas Syah, dkk. 2020) Manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan yoga antara lain mengatur berat badan, membantu mencegah dan mengobati beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, radang sendi, asma dan tekanan darah tinggi, meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi stres, depresi, gangguan tidur, melancarkan pernafasan, menghilangkan rasa sakit dan cedera Dari berbagai manfaat yoga, salah satu yang lebih fokus pada penelitian adalah mengurangi rasa sakit.

Berdasarkan artikel yang diulas, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri dismenore dan mampu menguranginya dengan gerakan yoga.

KESIMPULAN

SARAN

Diharapkan metode penelitian ini dapat memberikan masukan bagi profesi kebidanan, guna meningkatkan perannya dalam memberikan informasi tentang dismenore pada remaja putri 2. Diharapkan metode penelitian dapat memberikan wawasan secara khusus kepada remaja putri, oleh karena itu disarankan bahwa remaja putri dapat menggunakan metode non farmakologi dengan cara melakukan yoga untuk mengurangi nyeri dismenore. 34; Menstruasi pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Tahun 2016” Jurnal Kedokteran Diponegoro Vol.4(No.4).

34; Pengaruh gerakan yoga dalam mengurangi nyeri dismenore pada siswa SMA Al-Fattah di Semarang” Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK) Hal A Komparatif Bantuan Pembangunan Luar Negeri China dan Turki di Afrika. 34; Latihan yoga untuk mengurangi dismenorea nyeri di Kelas X Pondok Pesantren Aliyah Santriwati" Jurnal Kesehatan Mercusuar Vol.3 (No.2). 34; Hubungan olahraga dengan dismenore pada mahasiswi Fakultas Ilmu Olah Raga Universitas Negeri Semarang Jurnal Kedokteran Diponegoro.

Gambar

Gambar 2. 1 Tabel skala nyeri NRS
Gambar 2. 2 Gambar skala nyeri visual analog scale
Gambar 2. 3 Tabel skala nyeri faces analog scale
Tabel 3. 1 Template 1 (Sintesis jurnal/artikel/book) Jurnal 1
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

2016; Total 2016 Target Performance Indicator 2 : Percentage of graduates who engaged in employment or whose employment status improved within 1 year of graduation Survey conducted