berstandar nasional

Top PDF berstandar nasional:

PELAKSANAAN PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI BERSTANDAR NASIONAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGARI 1 KUDUS

PELAKSANAAN PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI BERSTANDAR NASIONAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGARI 1 KUDUS

Hasil Penelitian: (1) Persiapan yang dilakukan oleh SMK Negeri 1 Kudus untuk mencapai profil SMK berstandar nasional masih sebatas pada bidang keahlian akuntansi. Persiapan yang dilakukan tersebut meliputi berbagai bidang yang terkait dengan kriteria penilaian antara lain, bidang akademis SMK Negeri 1 Kudus menyelenggarakan program keahlian di bidang akuntansi sesuai dengan kurikulum dengan standar kompetensi nasional. Perencanaan program keahlian akuntansi tersusun dalam bentuk program tahunan dan program semester yang terbagi dalam semester genap dan ganjil. Penyusunan perencanaan tersebut masih sebatas pada pemenuhan kriteria profil SMK berstandar nasional dan belum mempertimbangkan kesesuaian antara output dan kebutuhan pasar kerja; (2) Pelaksanaan proses pembelajaran mengacu pada kurikulum tingkat satuan pendidikan yang dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah serta melibatkan institusi pasangan berpedoman pada standar kompetensi Nasional; (3) Hasil belajar siswa SMK Negeri 1 Kudus khususnya program keahlian akuntansi menunjukkan bahwa siswa yang diterima di DU/DI baru mencapai 21,32% hal ini disebabkan oleh perbedaan kurikulum dan kebutuhan pasar kerja; (4) Faktor-faktor yang mendukung SMK Negeri 1 Kudus, khususnya program akuntansi menjadi sekolah berstandar nasional antara lain: kualitas lulusan, kesediaan SDM, dan sarana prasarana, serta adanya kerja sama dengan institusi pasangan.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

KEPEMIMPINAN SOSIAL KEPALA MADRASAHBERSTANDAR NASIONAL Kepemimpinan Sosial Kepala Madrasah Berstandar Nasional (Studi Situs MAN 1 Pati).

KEPEMIMPINAN SOSIAL KEPALA MADRASAHBERSTANDAR NASIONAL Kepemimpinan Sosial Kepala Madrasah Berstandar Nasional (Studi Situs MAN 1 Pati).

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkat rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tesis berjudul “Kepemimpinan Sosial Kepala Madrasah Berstandar Nasional (Studi Pada Situs MAN 1 Pati) ini untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Magister Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

14 Baca lebih lajut

SISTEM PENILAIAN BERSTANDAR NASIONAL DALAM PENDIDIKAN

SISTEM PENILAIAN BERSTANDAR NASIONAL DALAM PENDIDIKAN

pihak lain, (Saidan Lubis, 2009: 5). Tujuan al- Qur’an yang terpenting adalah mendidik manusia melalui metode yang bernalar serta sarat dengan kegiatan meneliti, membaca, mempelajari dan observasi ilmiah terhadap manusia sejak manusia masih dalam bentuk segumpal darah dalam rahim ibu, (Abdurrahman An- Nahlawi, 1995:31). Tanpa membaca dengan hati dan memikirkan dengan akal pikiran, tentu apa yang kita baca akan sia-sia, dan tentu tidak dapat kita terapkan dalam kehidupan kita, (Hasyim Asy’ari, 2003:20). Membahas tentang evaluasi dan penilaian, mari kita merujuk kepada Peraturan Pemerintah No. 19 pasal 2 tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka ada beberapa bagian standar dalam ruang lingkup pendidikan yang terdiri dari: 1. Standar Isi, 2. Standar Proses, 3. Standar Kompetensi Kelulusan, 4. Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan, 5. Standar Sarana dan Prasarana, 6. Standar Pengelolaan, 7. Standar Pembiayaan, dan 8.Standar Penilaian Pendidikan, (Tim Pustaka Yustisia, 2008:4).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Contoh Program Kerja Ujian Sekolah (US) SMP MTs Berstandar Nasional

Contoh Program Kerja Ujian Sekolah (US) SMP MTs Berstandar Nasional

3. Undang-undangRepublik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 44 yang menyatakan bahwa penilaian pendidikan mencakup penilaian kegiatan dan kemajuan belajar peserta didik serta hasil belajar suatu jenis dan atau jenjang pendidikan. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Kepemimpinan Sosial Kepala Madrasah Berstandar Nasional (Studi Situs MAN 1 Pati).

PENDAHULUAN Kepemimpinan Sosial Kepala Madrasah Berstandar Nasional (Studi Situs MAN 1 Pati).

Sementara pemerintah disibukkan dengan usaha penyediaan berbagai fasilitas pendidikan, karena itu pula jumlah warga negara yang membutuhkan pendidikan berlipat ganda, sehingga fasilitas yang ada teta p tidak mencukupi. Dengan berbagai macam parameter keberhasilan, pada hakekatnya, pendidikan nasional kita selama 25 tahun telah tidak menunjukkan kemajuan,bahkan kemunduran. Oleh sebab itu, penyelenggaraan pendidikan yang sentralistik baik di dalam manaje men maupun di dalam penyusunan kurikulum harus diubah dan disesuaikan kepada tuntutan pendidikan yang demokratis. Demikian pula di dalam menghadapi kehidupan global yang kompetitif dan enovatif, maka proses pendidikan haruslah mampu mengembangkan kemampuan untuk berkompetisi di dalam kerja sama, mengembangkan sikap inovatif dan ingin selal u meningkatkan kualitas (Tilaar, 2004:19).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Contoh SK UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) - Dokumen Pedia CONTOH SK UASBN

Contoh SK UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) - Dokumen Pedia CONTOH SK UASBN

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 5Tahun 2008 tentang Ujian Sekolah / Madrasah Tahun Pelajaran 2007/2008. 8. Keputusan Badan Standar Pendidikan Nasional Nomor 983/BSNP/XI/2007 tentang Prosedur Operasional Standar ( POS ) USBN Tahun pelajaran 2007/2008.

8 Baca lebih lajut

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH  BERSTANDAR NASIONAL  KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (Studi Situs SMP Negeri 20 Purworejo).

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (Studi Situs SMP Negeri 20 Purworejo).

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah berstandar nasional dalam peningkatan mutu akademik di SMP Negeri 20 Purworejo. (2) untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah berstandar dalam peningkatan mutu non akademik di SMP Negeri 20 Purworejo.

14 Baca lebih lajut

Agus Sujito, Kepemimpinan pada Sekolah Berstandar Nasional KEPEMIMPINAN PADA SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (Studi Kasus pada Kepemimpinan Kepala Sekolah SMP N-1, Gubug)

Agus Sujito, Kepemimpinan pada Sekolah Berstandar Nasional KEPEMIMPINAN PADA SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (Studi Kasus pada Kepemimpinan Kepala Sekolah SMP N-1, Gubug)

Prestasi akademik yang dicapai siswa SMP Negeri 1 Gubug dalam Ujian nasional dari tahun 2005 / 2006 meraih peringkat III Kabupaen, juara III Kabupaten Olimpiade Matematika, juara III Kabupaten Olimpiade fisika, juara VII Kabupaten English Story Retelling, juara Kabupaten English New Reading, juara III Kabupaten menulis Bahasa Indonbesia, juara II Kabupaten English Speech Comntest. Bidang Non Akademik tidak kalah bersaing, meraih juara harapan III Propinsi Desain Poster. Pada tahun pelajaran 2007/2008 SMP Negeri 1 Gubug prestasi semakin meningkat dibuktikan dengan juara 1 Kabupaten renang, jaura III Kabupaten seni lukis , juara II Kabupaten pencak silat , jura II Karisidenan sepak bola mini, bulan Agustus 2007 juara II Kabupaten untuk kaligrafi Mapel PAI putri, Tartil Qur’an putri, khitobah putera, juara 1 Kabupaten tartil qur’an, juara 1 Kabupaten Sinopsis juara 2 Kabupaten Bola Basket putra, pada bulan janurari 2008 siswa banyak meraih juara 1, II, III Kabupaten Story talling putra, Story Retelling putra-putri, juara III Kabupaten lari 100 m putra-putri, tolak peluru, lompat jauh putra, Bola Basket putra-putri meraih juarta 1 Kabupaten , pada bulan April kejuaraan renang tigkat Kabupaten di kuasai oleh siswa – siswi SMP Negeri 1 Gubug meraih juara I, II, III, renang gaya bebas pa-pi, gaya dada pa-pi, gaya kupu-kupu papi, juga punggung pa-pi juara I, II, III Kabupaten untuk jenis lomba seni luikis, kriya dan story
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

dejarfa.com Pernyataan Menjaga Kerahasiaan

dejarfa.com Pernyataan Menjaga Kerahasiaan

Dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017 pada nama sekolah/madrasah Kabupaten ..........................., dengan ini menyatakan bahwa sebagai guru mata pelajaran yang di ujikan pada Penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017, dengan ini menyatakan bahwa saya:

2 Baca lebih lajut

dejarfa.com Pakta Integritas

dejarfa.com Pakta Integritas

5. Sanggup melaksanakan tugas sesuai Prosedur Operasi Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Bertanggung jawab penuh dalam proses pelaksanaan Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional nama sekolah/madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017;

2 Baca lebih lajut

t pmp 0909554 chapter1

t pmp 0909554 chapter1

Kehadiran pihak ketiga yang memberikan pengakuan kepada pihak sekolah, baik untuk pengakuan sekolah berstandar nasional dengan dikeluarkannya akreditasi nasional maupun pengakuan sekolah berstandar internasional dengan dikeluarkannya sertifikat ISO akan mendorong sekolah SMK untuk secara efektif menerapkan dan memelihara serta meningkatkan standar mutu yang telah dilaksanakannya dan akan selalu berupaya meningkatkan mutu sekolah dan layanan sekolah terutama pada mutu layanan akademik. Sebagai contoh pendidikan memerlukan pendokumentasian setiap aktivitas menyangkut penyampaian programnya, termasuk seleksi, wawancara, induksi, disiplin, penilaian, catatan prestasi dan bimbingan. (Edwar Sallis, 2010:129)
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

2 Contoh Pakta Integritas US USBN dan UN 2017

2 Contoh Pakta Integritas US USBN dan UN 2017

5. Sanggup melaksanakan tugas sesuai Prosedur Operasi Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Bertanggung jawab penuh dalam proses pelaksanaan Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional nama sekolah/madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017;

2 Baca lebih lajut

 Nomor 39 Tahun 2007

Nomor 39 Tahun 2007

5. Kurikulum 1994 adalah kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang sudah berlaku secara nasional sejak Tahun Pelajaran 1994/1995 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 060/U/1993, Nomor 061/U/1993 Tahun 1993, Nomor 080/U/1993, Nomor 126/U/1993, dan Nomor 129/U/1993.

16 Baca lebih lajut

 Nomor 82 Tahun 2008

Nomor 82 Tahun 2008

3. Kurikulum 1994 adalah kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang sudah berlaku secara nasional sejak Tahun Pelajaran 1994/1995 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 060/U/1993, Nomor 061/U/1993 Tahun 1993, Nomor 080/U/1993, Nomor 126/U/1993, dan Nomor 129/U/1993.

8 Baca lebih lajut

SK Kisi2 USBN Tahun 2017 2018 Pembahasan Pleno 18 Jan 2018 terbaru 19 Jan 2018 FINAL

SK Kisi2 USBN Tahun 2017 2018 Pembahasan Pleno 18 Jan 2018 terbaru 19 Jan 2018 FINAL

2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);

13 Baca lebih lajut

0271 SK Kisi2 USBN Tahun 2017

0271 SK Kisi2 USBN Tahun 2017

dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);

4 Baca lebih lajut

STUDI TENTANG KULTUR SEKOLAH PADA SEKOLAH NASIONAL BERSTANDAR INTERNASIONAL DAN SEKOLAH BERMUTU KURANG DI KOTA YOGYAKARTA

STUDI TENTANG KULTUR SEKOLAH PADA SEKOLAH NASIONAL BERSTANDAR INTERNASIONAL DAN SEKOLAH BERMUTU KURANG DI KOTA YOGYAKARTA

memotret, dan menganalisis kultur sekolah yang berkembang di sekolah-sekolah yang tergolong baik (Sekolah Nasional Berstandar Internasional) dan sekolah- sekolah yang tergolong kurang baik. Dengan demikian diharapkan mahasiswa Analisis Kebijakan Pendidikan mampu menganalisis faktor-faktor yang dominan mempengaruhi kultur sekolah tersebut. Akhirnya mereka mampu memberi rekomendasi yang berharga untuk kultur sekolah.

6 Baca lebih lajut

Studi Evaluatif Pembelajaran Matematika id

Studi Evaluatif Pembelajaran Matematika id

Berdasarkan hasil analisis, hal ini disebabkan oleh 2 (dua) faktor yaitu input dan proses. Pertama, mengingat ketiga sekolah ini merupakan sekolah unggulan, input siswa pada ketiga sekolah tersebut sangat baik. Proses seleksi yang dilaksanakan di ketiga sekolah tersebut mengacu kepada pedoman penerimaan siswa baru untuk sekolah berstandar internasional, mulai dari seleksi administrasi sampai dengan dilaksanakannya tes potensi akademik (TPA). Disamping itu juga, kualitas sarana prasarana dan sumber belajar yang baik telah dimiliki oleh ketiga sekolah tersebut sebagai penunjang proses belajar mengajar. Kedua, pembelajaran matematika bilingual yang dilaksanakan di ketiga sekolah tersebut sudah baik. Hal ini terlihat dari mulai penyiapan ruangan termasuk kebersihan ruangan kelas, alat pembelajaran (papan tulis dan spidol), dan media (misalnya pasokan listrik, LCD dan kelengkapannya), serta memeriksa kesiapan siswa antara mencakup kehadiran, kerapian, ketertiban, perlengkapan pembelajaran dan kesiapan belajar. Dalam membuka pembelajaran, guru melakukan kegiatan apersepsi dalam rangka memotivasi siswa dengan cara mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman siswa atau pembelajaran sebelumnya (termasuk kemampuan prasyarat), mengajukan pertanyaan menantang, menyampaikan manfaat materi pembelajaran, mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan materi pembelajaran. Namun, agak jarang menyampaikan kompetensi yang akan dicapai selama proses pembelajaran. Guru kurang jelas dalam menyampaikan kemampuan yang akan dicapai dengan Bahasa siswa.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Informasi/ Publikasi

Informasi/ Publikasi

Tim penyusun KBK adalah konsorsium kursus dan pelatihan terkait yang didampingi narasumber dari tim ahli kerangka kualiikasi nasional Indonesia (KKNI). Konsorsium kursus dan pelatihan merupakan ahli pada bidang tertentu yang diangkat oleh Dirjen PAUDNI untuk membantu merumuskan program kursus dan pelatihan. Konsorsium berasal dari unsur (1) tenaga ahli; (2) pendidik/instruktur kursus dan pelatihan; (3) praktisi, (4) akademisi; (5) asosiasi profesi; (6) dunia usaha dan industri. Informasi lebih lanjut hubungi :

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...