keterampilan dasar bermain sepakbola

Top PDF keterampilan dasar bermain sepakbola:

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PLAYEN.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PLAYEN.

sepakbola. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola. Keseluruhan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler tersebut memiliki bakat dalam mengolah bola, fisik maupun kerjasama tim. Seperti yang terjadi dalam kompetisi Liga Pelajar Indonesia (LPI) tingkat Sekolah Menengah Pertama se-Gunungkidul pada bulan Maret tahun 2015. Pelatihan keterampilan dasar bermain sepakbola penting dilakukan untuk pemain bahkan sejak masih kecil. Teknik dasar ini adalah sebagai pengenalan pertama dalam sepakbola dan untuk bekal penguasaan teknik selanjutnya. Namun pada kenyataannya pelatihan teknik dasar ini sering diabaikan, karena siswa hanya ingin bermain sepakbola tanpa mengenal teknik dasar permainan terlebih dahulu. Teknik dasar sepakbola ini penting sebagai bekal pemain dalam melatih kerjasama.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR NEGERI SREPENG SEMANU GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2014/2015.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR NEGERI SREPENG SEMANU GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2014/2015.

2. Penelitian milik Andi Taufik (2011) yang berjudul “Survei Keterampilan Dasar Bermain Sepakbola Siswa Putra Kelas Atas Usia 10-12 Tahun SD Muhammadiyah Siraman Wonosari Gunungkidul Yogyakarta”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Survei Keterampilan Dasar Bermain Sepakbola Siswa Putra Kelas Atas Usia 10-12 Tahun SD Muhamamadiyah Siraman Wonosari Gunungkidul Yogyakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan cara tes dan pengukuran. Sampelyang digunakan adalah seluruh populasi sebanyak 24 siswa putra.Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan sepakbola usia 10-12 tahun dari Daral Fauzi R (2009), yang meliputi enam butir tesketerampilan sepakbola usia 10-12 tahun: dribbling, short passing, lemparan ke dalam, berlari dengan bola, heading dengan bola, tendanganke gawang. Hasil penelitiannya: 0 siswa yang masuk kategori baik sekal iatau sebesar 0%, kategori baik sebanyak 1 siswa atau sebesar 4,17%,kategori sedang sebanyak 9 siswa atau sebesar 37, 50%, kategori kurangsebanyak 14 siswa atau sebesar 58, 33%, dan 0 siswa putra kelas atasyang masuk ke dalam kategori kurang sekali 0 %.
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA KELAS ATAS DI SD NEGERI I SEMBUKAN KECAMATAN SIDOHARJO KABUPATEN WONOGIRI.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA KELAS ATAS DI SD NEGERI I SEMBUKAN KECAMATAN SIDOHARJO KABUPATEN WONOGIRI.

Pengambilan data dilkakukan pada hari Senin dan Kamis, 24 dan 26 Maret 2015 di lapangan sepakbola dekat SD Negeri I Sembukan dengan siswa putra kelas atas di SD Negeri I Sembukan sebagai objek penelitiannya yang berjumlah 24 siswa, namun setelah dilakukan analisis data hanya 21 siswa yang dapat digunakan karena 3 siswa tidak memenuhi kriteria usia 10-12 tahun. Untuk mengetahui keterampilan dasar bermain sepakbola dilakukan dengan menggunakan enam item tes yaitu dribbling, short passed, throw in, running with the ball, heading, dan shooting dengan pengkategorian menjadi lima kategori ialah sangat tinggi, tinggi, sedang, kurang, dan kurang sekali. Kemudian data kasar hasil tes yang dilakukan siswa putra kelas atas di SD Negeri I Sembukan diubah kedalam tabel T-Skor dan hasilnya sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERSEPTUAL MOTORIK DENGAN KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) PUTRA BANGSA KLATEN USIA 10-12 TAHUN.

HUBUNGAN ANTARA PERSEPTUAL MOTORIK DENGAN KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) PUTRA BANGSA KLATEN USIA 10-12 TAHUN.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian yang diajukan dan pembahasan yang dilakukan pada penelitian ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara perseptual motorik dengan keterampilan dasar bermain sepakbola siswa Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Bangsa Klaten usia 10-12 tahun berdasarkan uji korelasi Pearson Product Moment. Hal ini dapat dilihat dari nilai Pearson Corelation yaitu sebesar 0,806. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat antara perseptual motorik dengan keterampilan dasar bermain sepakbola siswa Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Bangsa Klaten usia 10-12 tahun karena nilai Pearson Corelation berada direntan 0,80-1,000. Sedangkan arah hubungan adalah positif karena nilai r positif. Nilai r sebesar 0,806 lebih besar dengan r tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,374 sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP NEGERI 3 KARANGPUCUNG CILACAP TAHUN AJARAN 2015/2016.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP NEGERI 3 KARANGPUCUNG CILACAP TAHUN AJARAN 2015/2016.

sungguh dalam latihan karena sebagian dari mereka belum pernah mengikuti sesi latihan sepakbola dan tidak ada pembinaan yang mereka dapatkan sebelumnya dan hanya baru mengikuti pengembangan di ekstrakurikuler ini, sehingga mereka hanya sebatas bermain bola yang mereka ketahui yaitu megoper, menendang dan mencetak gol saja tanpa mengerti dalam melakukan teknik dasar bermain sepakbola tersebut dibutuhkan latihan. Ini semua terlihat pada saat latihan dan juga pada saat pertandingan yang hanya dapat bermain sebisa nya, sering sekali salah passing, kontrol bola yang kurang, kurangnya komunikasi karena masih memegang ego untuk bermain individu, penguasaan bola yang masih belum baik dan juga tingkat kebugaran para siswa masih kurang karena terlihat sekali para pemain yang bermain sering minta di gantikan pada saat permainan sedang berlangsung karena alasan capek untuk tetap bermain, dan terlihat pada saat pertandingan memasuki babak ke 2, permainan mulai mengendur serta pola permainan dan teknik bermain yang sudah diinstruksikan oleh pelatih tidak berkembang dengan baik karena konsentrasi pemain yang sudah menurun disebabkan oleh kelelahan dan berakibat banyaknya pemain bergantian dengan pemain lain yang berimbas pada permainan tim.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

SURVEI KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTERA USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SIRAMAN WONOSARI GUNUNGKIDUL.

SURVEI KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTERA USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SIRAMAN WONOSARI GUNUNGKIDUL.

permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepakbola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemain, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan. Hampir seluruh orang mengenal dan menyukai olahraga yang menggabungkan unsur fisik dan teknik tersebut, tidak terkecuali di Indonesia. Meskipun sampai saat ini prestasi olahraga sepakbola Indonesia belum sesuai yang diharapkan, seakan itu semua tidak mempengaruhi minat dan simpati para masyarakat di negeri ini. Tidak jarang ratusan bahkan ribuan orang berjubel memadati stadion tempat dilaksanakan pertandingan sepakbola untuk melihat pemain atau kesebelasan kesayangannya. Bahkan di setiap penjuru dari desa sampai kota semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa berlomba-lomba untuk memainkan olahraga yang semakin populer tersebut.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA KELAS ATAS SD NEGERI 1 KARANGSARI PENGASIH KULON PROGO TAHUN AJARAN 2014/2015.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA KELAS ATAS SD NEGERI 1 KARANGSARI PENGASIH KULON PROGO TAHUN AJARAN 2014/2015.

Dalam pembelajaran sepakbola guru pendidikan jasmani di SD Negeri 1 Karangsari Pengasih Kulon Progo tidak memberikan semua teknik dasar sepakbola, melainkan hanya memberikan materi tentang shooting, passing, controling, dan dribbling sedangkan untuk heading dan throw in tidak diberikan, tentu saja hal ini mengurangi siswa untuk lebih menguasai keterampilan dasar sepakbola. Jumlah jam setiap tatap muka hanya berlangsung selama 2 x 35 menit juga menjadi salah satu penghambat siswa untuk lebih dalam belajar tentang teknik-teknik dasar sepakbola. Siswa juga kurang sungguh-sungguh dalam mengikuti pelajaran, sebagian siswa hanya sekedar menendang bola saja tanpa mendengarkan apa yang diintruksikan oleh guru, misalnya guru memberikan perintah untuk menendang bola menggunakan kaki bagian dalam atau kaki bagian luar siswa justru menendang bola menggunakan ujung kaki. Pada saat pembelajaran berlangsung, guru menekankan pada pembelajaran teknik dasar, akan tetapi siswa lebih menginginkan bermain sepakbola secara langsung. Hal tersebut membuat pelajaran menjadi kurang efektif dan materi tidak bisa di terima dengan baik oleh siswa.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGJATI, NGAGLIK, SLEMAN.

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTRA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGJATI, NGAGLIK, SLEMAN.

Untuk mengetahui keterampilan dasar bermain sepakbola peserta ekstrakurikuler di SD N Karangjati, dilakukan dengan menggunakan enam item tes yang berkaitan dengan keterampilan dasar bermain sepakbola yaitu dribling, short passed, throw in, running with the ball, heading, dan shooting at the goal, dengan dikategorikan dilima kategori yaitu: baik sekali, baik, sedang, kurang dan kurang sekali. Pengambilan data dilakukan pada sabtu, 23 april 2016 di Lapangan Sepakbola Minomartani, berdekatan dengan SD N Karangjati dengan siswa putra yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi objek penelitian. Di SD N Karangjati sendiri, ekstrakurikuler sepakbola merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diberikan oleh sekolah untuk mengembangkan potensi peserta didiknya. Sehingga peserta didik mempunyai ruang untuk mengembangkan kemampuannya dalam bermain sepakbola. Dalam penelitian ini didapatkan data kasar lalu data tersebut diubah kedalam T-SKOR sehingga hasil akan diketahui oleh peneliti, berikut ini data hasil tes yang dilakukan siswa putra yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SD N Karangjati :
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAK BOLA DAN DAYA TAHAN JANTUNG & PARU PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMP N 1 KOTA MUNGKID TAHUN AJARAN 2015/2016.

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAK BOLA DAN DAYA TAHAN JANTUNG & PARU PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMP N 1 KOTA MUNGKID TAHUN AJARAN 2015/2016.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bermain sepakbola dan daya tahan jantung & paru peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMP N 1 Kota Mungkid tahun ajaran 2015/2016. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan, yaitu dengan pengembangan tes kecakapan David Lee (Subagyo Irianto, 2010 ) untuk tes keterampilan bermain sepakbola dan lari jarak menengah 1000 meter untuk mengetes daya tahan jantung & paru. Sebelum dilakukan analisis data penelitian, maka akan dilakukan deskripsi data penelitian untuk menyajikan data penelitian yang di peroleh dari lapangan. Berikut ini adalah gambaran hasil pengolahan data yang telah dilakukan dari hasil penelitian yang diperoleh.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) FITA PEROL KU 14-15 TAHUN KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR.

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) FITA PEROL KU 14-15 TAHUN KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR.

Unsur-unsur yang dinilai/diukur adalah unsur-unsur teknik dasar sepakbola yang meliputi dribbling, keeping, kontrol bola bawah, kontrol bola atas, passing bawah, passing atas, dan cara menggulirkan bola, sehingga tes ini menyerupai permainan yang sesungguhnya. Tes ini berbentuk tes rangkaian maka tes ini lebih sederhana baik dari segi peralatan, petugas, waktu maupun tempat yang digunakan. Pengembangan tes kecakapan David lee berupa tes yang mengharuskan testi dituntut untuk melakukan suatu usaha/tindakan yang berupa perbuatan yakni melakukan unjuk kerja terhadap unsur-unsur teknik dasar sepakbola secara cepat dan cermat. Tes ini menekankan pada kecepatan (waktu) secepat dan secermat mungkin dalam menyelesaikan tesnya (Subagyo Irianto, 2010: 5).
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA ESKTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN.

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA ESKTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN.

Peningkatan kecakapan permainan sepakbola, keterampilan dasar erat sekali hubungannya dengan kemampuan koordinasi gerak fisik, taktik dan mental. Keterampilan dasar harus betul-betul dikuasai dan dipelajari lebih awal untuk mengembangkan mutu permainan yang merupakan salah satu faktor yang menentukan menang atau kalahnya suatu kesebelasan dalam suatu pertandingan. Untuk meningkatkan prestasi sepakbola, banyak faktor yang harus diperhatikan seperti sarana prasarana, pelatih yang berkualitas, pemain berbakat dan kompetisi yang teratur serta harus didukung oleh perkembangan ilmu dan teknologi yang teratur dan sebaiknya dimulai sejak usia dini.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SMP NEGERI 1 LOSARI.

PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SMP NEGERI 1 LOSARI.

Dengan mengetahui beberapa keterampilan gerak dasar diharapkan para guru pengajar penjaskes khususnya pada level rendah menjadi lebih mampu memodifikasi bahkan berinovasi untuk mencari aktivitas-aktivitas fisik yang dapat membuat siswanya mendapatkan pengalaman gerak yang tepat sehingga seluruh siswanya mampu bertumbuh dan berkembang sesuai dengan pertumbuhan/perkembangan diusianya.

28 Baca lebih lajut

S PJKR 0900108 Bibliography

S PJKR 0900108 Bibliography

Gugun Ardiansyah, 2014 Penerapan Model Inkuiri Untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Bermain Sepakbola SMP Negeri 1 Losari Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.ed[r]

2 Baca lebih lajut

S PJKR 0900108 Table of Content

S PJKR 0900108 Table of Content

Gugun Ardiansyah, 2014 Penerapan Model Inkuiri Untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Bermain Sepakbola SMP Negeri 1 Losari Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.ed[r]

2 Baca lebih lajut

Kemampuan Dasar bermain sepakbola

Kemampuan Dasar bermain sepakbola

Untuk kelas III materi pokok permainan sepakbola, standar kompetensinya adalah memperagakan teknik dasar permainan dan olahraga berdasarkan konsep yang benar dan nilai(nilai yang terkandung di dalamnya. Kompetensi dasarnya adalah mengamati, menemukan, melakukan dan menilai unsur(unsur teknik dasar salah satu olahraga beregu permainan bola besar (sepakbola, bola voli dan bola basket). Sedangkan, indikatornya adalah melakukan berbagai teknik menendang, menghentikan dan menyundul bola dengan konsisten dan tepat dalam berbagai situasi. Menendang dan menggiring bola sesuai dengan ukuran waktu dan ruang. Menentukan posisi dalam tim sesuai dengan keterampilan. Menggunakan taktik dan strategi dalan bermain sepakbola serta mengidentifikasi saat yang tepat untuk bertahan dan menyerang.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

S KOR 0906470 Chapter1

S KOR 0906470 Chapter1

Salah satu aspek yang perlu dikuasai secara sempurna oleh seorang pemain sepakbola adalah teknik. Teknik ini merupakan salah satu dari beberapa aspek latihan yang perlu dikembangkangkan dalam kaitannya dengan prestasi. Bukan hanya dalam sepakbola, tapi dalam setiap cabang olahraga teknik merupakan hal yang penting untuk dipelajari dan dikuasai. Dalam olahraga sepakbola teknik merupakan landasan utama yang perlu dikuasai oleh seorang pemaian, karena dengan teknik kita akan dapat bermain sepakbola dengan baik dan benar. mengenai pentingnya menguasai keterampilan teknik setiap cabang olahraga Sudrajat (1991:24) dalam Satriya, dkk. (2010:52) menjelaskan bahwa : „Teknik dasar adalah merupakan keterampilan-keterampilan pokok yang harus dikuasai untuk dapat berprestasi tinggi‟. Maka dari itu untuk bermain sepakbola dengan baik pemain perlu dibekali dengan teknik dasar yang baik, pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Mengenai pentingnya menguasai teknik dasar Harsono (1988:100) menjelaskan bahwa :
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

akan mudah di kalahkan oleh lawan. Dengan adanya kelemahan tersebut, pemain Sekolah Sepak Bola Angkatan Muda Tridadi Sleman berusaha berbenah diri dalam penguasaan teknik-teknik dasar dalam bermain sepak bola dengan baik dan benar. Selama ini metode latihan yang digunakan masih belum maksimal untuk meningkatkan kemampuan pemain dalam penguasaan teknik keterampilan bermain sepak bola, sering kali pemain hanya dilatih untuk melakukan dengan tanpa tujuan. Inovasi dan kreasi dari pelatih sepak bola sangat diperlukan terutama dalam menentukan dan memilih metode latihan yang tepat sesuai dengan karakteristik dan esensi dari materi yang akan dilatih. Pemilihan metode juga harus mempertimbangkan waktu ketersediaan fasilitas dan alat yang dibutuhkan. Kebutuhan akan metode yang efisien dalam latihan keterampilan bermain sepak bola dilandasi oleh beberapa alasan yaitu pertama, efisiensi akan menghemat waktu, energi, atau biaya; kedua, metode efisien akan memungkinkan para pemain untuk menguasai tingkat keterampilan yang lebih tinggi (Rusli Lutan, 1988:26).
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

S PJKR 0900108 Chapter5

S PJKR 0900108 Chapter5

1. Untuk guru pendidikan jasmani diharapkan menggunakan model- model pembelajaran lain yang bisa digunakan saat pembelajaran penjas berlangsung, untuk pembelajaran sepakbola sebaiknya menggunakan model pembelajaran inkuiri karena dapat berpengaruh terhadap keterampilan gerak dasar bermain sepakbola.

2 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKTAKRAW SISWAPESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW DISD NEGERI 1 BEJIRUYUNG KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKTAKRAW SISWAPESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW DISD NEGERI 1 BEJIRUYUNG KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN.

Sepaktakraw memang belum dapat menyamai ketenaran dari sepakbola di tanah air maupun di dunia, begitu juga olahraga bulutangkis yang sudah membawa banyak tropi kejuaraan dunia ke negara indonesia, akan tetapi sepaktakraw patut untuk diperhitungkan pada masa datang. Hal ini dikarenakan sepaktakraw sangat berkembang di asia tenggara, karena setiap kegiatan olahraga sepertiSeaGames, Asian Games,PON, dan sebagainya, pihak tuan rumah selalu memberikan cabang sepaktakraw untuk dipertandingkan. Terlepas dari itu, bangsa indonesia harus dapat menjaring anak bangsa khususnya yang ahli atau berkeinginan di didik untuk mejadi atlet dikemudian hari.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

S PJKR 0900108 Title

S PJKR 0900108 Title

PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SMP NEGERI 1 LOSARI Oleh Gugun Ardiansyah Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah sa[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...