materi penjaskes kelas 8

Top PDF materi penjaskes kelas 8:

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 18 Penjelajahan

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 18 Penjelajahan

Kegiatan di luar kelas merupakan suatu aktivitas belajar yang menyenangkan, apabila dirancang dengan baik dan benar. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada hari- hari tertentu atau biasanya pada hari libur sekolah. Salah satu bentuk aktivitas di luar sekolah adalah penjelajahan di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini akan menarik, menyenangkan dan aman apabila dilakukan dengan perencanaan dan persiapan yang baik dan benar. Agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman, maka dibutuhkan perencanaan yang matang. Berikut beberapa langkah dalam penyusunan rencana kegiatan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Senam lantai

Materi Penjaskes Kelas 8 Semester 1/2 Lengkap Bab 6 Senam lantai

L Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka lebar2. Meroda dapat dilakukan dengan gerakan ke kiri dan ke kanan.[r]

8 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 10 SMA/K Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Kesehatan

Materi Penjaskes Kelas 10 SMA/K Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Kesehatan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1997 Tentang Narkotika Pasal 78 Ayat 1 Barang Siapa Tanpa Hak dan Melawan Hukum • menanam, memelihara, mempunyai dalam persediaan, mem[r]

14 Baca lebih lajut

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Senam Irama

Materi Penjaskes Kelas 9 SMP/MTs Semester 1/2 Lengkap Bab 8 Senam Irama

Senam irama menggunakan alat ada dapat dilakukan dengan latihan gerak ayunan bersilang badan dan gerak ayunan ke samping.. Jelaskanlah sikap awal pada gerak ayunan bersilang badan![r]

12 Baca lebih lajut

Rangkum Penjaskes Kelas 8

Rangkum Penjaskes Kelas 8

F Blocking Blocking adalah upaya menghalangi lawan dengan cara merentangkan kedua tangan pada tempat yang diduga menjadi jalannya bola dan teknik membendung dapat dilakukan sendiri maup[r]

1 Baca lebih lajut

Bab 4 bela Diri Pencak Silat

Bab 4 bela Diri Pencak Silat

L Teknik serangan dalam olahraga pencak silat adalah usaha pembelaan diri dengan menggunakan lengan atau tangan dan atau tungkai/kaki untuk mengenai sasaran tertentu pada anggota tubuh l[r]

12 Baca lebih lajut

Soal UAS Penjaskes Kelas 8 SMP MTs Semester 1 (Ganjil)

Soal UAS Penjaskes Kelas 8 SMP MTs Semester 1 (Ganjil)

posisi kedua lengan yang benar saat melakukan berdiri dengan tangan, adalah selebar….. salah satu tujuan berkemah aalah… a.[r]

3 Baca lebih lajut

Soal UAS Penjaskes Kelas 8 SMP MTs Semester 1 (Ganjil)

Soal UAS Penjaskes Kelas 8 SMP MTs Semester 1 (Ganjil)

posisi kedua lengan yang benar saat melakukan berdiri dengan tangan, adalah selebar.. salah satu tujuan berkemah aalah a.[r]

3 Baca lebih lajut

Bab 1 Permainan dan Olahraga Bola Besar

Bab 1 Permainan dan Olahraga Bola Besar

Teknik dasar dalam permainan sepak bola pada umumnya dapat dibagi atas dua 2 bagian, yaitu teknik dasar tanpa bola, meliputi teknik lari pemain, teknik lompat dari pemain, gerak tipu bad[r]

14 Baca lebih lajut

Bab 2 Permainan dan Olahraga Bola Kecil

Bab 2 Permainan dan Olahraga Bola Kecil

Ada dua jenis pukulan drive, yaitu: 1 Forehand drive Cara melakukan: Mengambil posisi side stance, kaki kiri agak ke depan, kedua bahu searah dengan arah kedu-dukan kaki.. Lengan membe[r]

14 Baca lebih lajut

Bab 3 Permainan dan Olahraga Atletik

Bab 3 Permainan dan Olahraga Atletik

Sikap lutut kaki belakang yang benar saat melakukan teknik dasar start jongkok pada aba-aba “bersedia”, adalah ..... Posisi kedua tangan yang benar saat melakukan teknik dasar start jong[r]

10 Baca lebih lajut

Bab 8 Teknik Dasar Renang Gaya Bebas

Bab 8 Teknik Dasar Renang Gaya Bebas

Dalam renang gaya gaya bebas fungsi kaki yang utama adalah sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan streamline, sehingga tahanan menjadi kecil. Pada renang gaya bebas, kita kenal adanya 4 macam tendangan kaki, yaitu 2 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan, 4 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan, 6 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan, dan 8 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan. Namun, yang banyak dipakai oleh perenang-perenang yang berprestasi baik nasional maupun internasional, hanya ada dua macam tendangan kaki saja, yaitu 2 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan dan 6 kali tendangan kaki dalam satu kali putaran lengan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Bab 5 Kebugaran jasmani

Bab 5 Kebugaran jasmani

Menurut penelitian, waktu tidur yang cukup untuk anak usia1-4 tahun adalah 12 jam per hari, usia 4-12 tahun adalah 10 jam per hari, untuk pelajar rata-rata waktu tidur 8 jam dalam sehari, dan untuk orang dewasa memerlukan waktu tidur 5-7 jam per hari.

8 Baca lebih lajut

Bab 7 Senam Irama dengan Alat

Bab 7 Senam Irama dengan Alat

Bab 7 Kata Kunci • Irama • Senam • Simpai • Ritmik Senam Irama dengan Alat Senam irama atau disebut juga senam ritmik adalah gerakan senam yang dilakukan dalam iringan musik atau lat[r]

6 Baca lebih lajut

 Materi PTK PLPG Penjaskes

Materi PTK PLPG Penjaskes

Secara substansial, PTK dapat dikatakan seperti air, yakni memiliki volume yang pasti tetapi bentuknya mengikuti wadahnya. Dalam tataran ini, maka dapat digarisbawahi bahwa PTK itu layak dipelajari substansinya oleh mahasiswa dari berbagai jenjang dan prodi, khususnya di perguruan tinggi yang lulusannya dibekali kemampuan akademik dan profesional. Mahasiswa memang seharusnya menguasai benar tentang hal-hal akademis yang terkait dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam kaitannya dengan ini, maka PTK adalah subject matter yang menjadi bagian terpenting untuk menjembatani keilmuan dan pengembangan dasar-dasar profesi kependidikan Penjasorkes.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Bab 9 Budaya Hidup Sehat

Bab 9 Budaya Hidup Sehat

L Beberapa hal yang harus dilakukan dalam usaha menolak budaya seks, antara lain penyuluhan terhadap generasi muda akan bahaya penyakit yang ditimbulkan dari perilaku seks bebas, pembera[r]

6 Baca lebih lajut

Bab 10 Permainan dan Olahraga Bola Besar bagian 2

Bab 10 Permainan dan Olahraga Bola Besar bagian 2

L Variasi atau kombinasi teknik dasar sepak bola merupakan gabungan beberapa hal teknik dasar yang dilakukan dalam satu rangkaian gerakan, dengan tujuan agar anak didik dapat memperkira[r]

14 Baca lebih lajut

Bab 11 Permainan dan Olahraga Bola Kecil Bagian 2

Bab 11 Permainan dan Olahraga Bola Kecil Bagian 2

Rangkuman L Variasi atau kombinasi teknik dasar bulutangkis merupakan gabungan beberapa hal teknik dasar yang dilakukan dalam satu rangkaian gerakan, dengan tujuan agar anak didik dapa[r]

10 Baca lebih lajut

Materi kelas 8

Materi kelas 8

Sistem koordinat dua dimensi Sistem koordinat Kartesius dalam dua dimensi umumnya didefinisikan dengan dua sumbu yang saling bertegak lurus antar satu dengan yang lain, yang keduanya te[r]

3 Baca lebih lajut

 Materi PLPG Pendan Materi Penjaskes

Materi PLPG Pendan Materi Penjaskes

Agar semua siswa bersedia terlibat aktif dalam proses pembelajaran atletik meski pada tingkat tugas gerak yang berbeda, maka guru penjasorkes harus mempertimbangkan secara matang perbedaan kemampuan dan tingkat perkembangan siswa. Artinya, setiap bentuk dan model pembelajaran atletik tugas ajar perlu dibuat sedemikian rupa sehingga tuntutan tugas gerak atletik harus dibedakan meski pola tuntutan tugas geraknya sama. Disamping itu, materi kurikulum untuk aspek bahasan sama tidak dapat diberikan dengan cara yang sama pada siswa untuk jenjang pendidikan yang berbeda. Misalnya: untuk pembelajaran lompat jauh di kelas V Sekolah Dasar dan pembelajaran lompat jauh di kelas X SMA, tingkat kesulitan dan ragam variasi model pembelajarannya tidak boleh disamakan, mengingat karakteristik perkembangan siswanyapun berbeda. Tugas gerak yang terlalu sukar membuat siswa enggan melakukan karena takut atau pesimis akan ketidakmampuan melakukannya. Sebaliknya, tugas gerak yang terlalu mudah untuk dilakukan juga berdampak pada kebosanan gerak, yang lebih jauh berpengaruh juga pada keengganan untuk terlibat aktif dalam tugas gerak yang diberikan guru. Kedua kondisi inilah yang harus dihindari oleh seorang guru penjasorkes.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...