mobil pemadam kebakaran

Top PDF mobil pemadam kebakaran:

Perancangan Simulator Pengendalian Posisi Turret Pada Mobil Pemadam Kebakaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Perancangan Simulator Pengendalian Posisi Turret Pada Mobil Pemadam Kebakaran - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

3.1 Perancangan perangkat keras Perancangan simulator pengendalian posisi Turret pada mobil pemadam kebakaran ini digunakan sebuah mikrokontroler ATMega8535 sebagai pusat kendali, sarana masukan berupa sensor posisi motor DC, masukan referensi joystick, dan sebuah switch, sarana keluaran dan driver motor DC. Diagram blok perangkat keras secara keseluruhan ditunjukkan pada Gambar 3.1.

8 Baca lebih lajut

BA LELANG GAGAL Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran 800 liter

BA LELANG GAGAL Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran 800 liter

Berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan Nomor : 027/247/02/BAHP/404.3.11/X/2011 Tanggal : 28 Oktober 2011 dengan hasil bahwa tidak ada peserta pelelangan yang lulus dalam proses Evaluasi, maka dengan ini diumumkan bahwa Pekerjaan Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran 800 liter pada Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2011 dinyatakan GAGAL dan akan dilakukan lelang ulang.

3 Baca lebih lajut

Pengumuman Pemenang Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran

Pengumuman Pemenang Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran

Panitia Pengadaan Barang/ Jasa pada Satuan Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berdasarkan Surat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Nomor : 027/ 242/ BPBD/ 2012 tanggal 19 Maret 2012 serta mempedomani ketentuan pasal 17 ayat (2) huruf g butir 2 Peraturan Presiden nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, maka berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan Umum Nomor : 027/ 009.a/PPBJ-LU/BPBD/VI/2012 dan penetapan hasil Evaluasi Pelelangan Umum dengan nomor : 027/010.a/PPBJ-LU/BPBD/VI/2012, bersama ini diumumkan Pemenang untuk Pekerjaan Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran dengan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 1.325.500.000,- ( Satu Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) sebagai berikut ::
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

095816 AKJ 2005 08 10 Pentingnya Mobil Pemadam Kebakaran

095816 AKJ 2005 08 10 Pentingnya Mobil Pemadam Kebakaran

pastilah tidak secepat bila memiliki mobil pemadam bertingkat// Kepala kantor penanggulangan kebakaran kota yogyakarta / AgusBudiono,SH/ ketika di temui oleh tim apa kabar menyatakan/sehubungan banyaknya gedung- gedung bertingkat yang terdapat di kota yogja dan sekitrnya/ dinas penanggulanga kebakaran propinsi atau kota DIY/ setidaknya memiliki satu mobil kebakaran bertingkat//

1 Baca lebih lajut

PERANCANGAN MAINTENANCE MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM UNTUK UNIT PEMADAM KEBAKARAN (STUDI KASUS : PERUSAHAAN X) | Gunawan | Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 188 1149 1 PB

PERANCANGAN MAINTENANCE MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM UNTUK UNIT PEMADAM KEBAKARAN (STUDI KASUS : PERUSAHAAN X) | Gunawan | Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 188 1149 1 PB

Sistem informasi manajemen pemeliharaan mobil pemadam kebakaran diusulkan untuk dijadikan sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada di Perusahaan X dengan mengolah histori data kerusakan komponen dan kegiatan pemeliharaan yang telah dilakukan sehingga menghasilkan informasi perkiraan umur dari komponen mobil pemadam kebakaran, pengolahan data tersebut dapat memerlukan beberapa input data yang diperlukan oleh sistem sehingga sistem dapat mengolah data tersebut menjadi output data yang merupakan informasi perkiraan umur komponen mobil pemadam kebakaran serta, informasi penting lain yang berkaitan dengan pemeliharaan untuk memudahkan bagian pemeliharaan dalam membuat laporan dan melakukan evaluasi.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Studi Deskriptif Mengenai Motivasi Prososial pada Anggota Pemadam Kebakaran di Kota Cimahi.

Studi Deskriptif Mengenai Motivasi Prososial pada Anggota Pemadam Kebakaran di Kota Cimahi.

pada individu. Kelima proses ini akan menghasilkan salah satu dari tiga jenismotivasi prososial yaitu Ipsocentric Motivation, Endocentric Motivation, dan Intrinsic Prosocial Motivation (Eisenberg, 1982). Setiap jenis motivasi prososial memiliki kelima proses yang sudah disebutkan sebelumnya, namun proses-proses tersebut akan berbeda dari segi kualitasnya (Eisenberg, 1982). Pada Ipsocentric Motivation, tahap awal yaitu condition of initiation yang memunculkan tingkah laku prososial adalah adanya harapan reward dari lingkungan, atau untuk menghindari kerugian. Bila ditinjau pada anggota Damkar, kondisi awal atau harapan anggota yang memiliki jenis ipsocentric motivation dimulai dari penilaian ada atau tidaknya pujian, atau keuntungan materi yang dapat diperoleh. Selain keuntungan, anggota Damkar juga dapat menilai bahwa kondisi yang menyebabkan tingkah laku prososial merupakan upaya untuk terhindar dari hukuman seperti cemooh dari publik atau hukuman dari atasan maupun rekan sejawatnya. Pada tahap anticipatory outcome, anggota Damkar akan lebih berorientasi adanya antisipasi kepastian menerima keuntungan pribadi akibat bertindak prososial seperti dipuji oleh warga atau rekan sejawat. Selanjutnya pada proses facilitating conditions, anggota Damkar menilai ada atau tidaknya peningkatan reward yang diterima seperti kenaikan gaji ataupun menjadi sosok pahlawan bagi warga. Pada proses inhibitory conditons, anggota Damkar mempertimbangkan kerugian-kerugian yang dapat diperolehnya bila bertindak prososial seperti mengalami cedera fisik saat bertugas. Keempat proses sebelumnya berujung pada qualitative characteristics of an act, pada proses terakhir ini anggota Damkar menunjukkan kecenderungan bertindak prososial dengan orientasi keuntungan yang dapat diterima oleh dirinya dibandingkan kebutuhan yang diperlukan orang lain seperti bergegas keluar dari lokasi kebakaran setelah selesai memadamkan kebakaran yang ada tanpa memastikan kondisi korban kebakaran.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Peranti Pemadam Kebakaran Automatik Kenderaan.

Peranti Pemadam Kebakaran Automatik Kenderaan.

Mengikut statistik kebakaran di seluruh Malaysia, yang dikeluarkan oleh bahagian Operasi Kebombaan dan Penyelamat serta bahagian Penyiasatan Kebakaran Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia sehingga bulan Jun 2012, menunjukan bahawa kebakaran kenderaan merupakan jumlah kedua tertinggi selepas kebakaran banggunan dengan 1,488 kes. Pada tahun 2011 jumlah kes kebakaran kenderaan direkodkan sebanyak 2,817 kes dan pada tahun 2008 kes kebakaran kenderaan yang dicatatkan sebanyak 2,101. Statistik ini menunjukan jumlah peningkatan kes kebakaran pelbagai jenis kenderaan di seluruh Malaysia. [1][2][3], kereta merupakan jumlah tertinggi dalam statistik kebakaran kenderaan dengan 575 kes diikuti lori /trailer sebanyak 143 dan motosikal sebanyak 110 kes. Jumlah kes ini nyata membimbangkan kerana ianya melibatkan nyawa individu [4][5].
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Analisa Beban Kerja Petugas Pemadam Kebakaran dengan Metode Nasa-Tlx (Studi Kasus di Dinas Kebakaran Kota Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Analisa Beban Kerja Petugas Pemadam Kebakaran dengan Metode Nasa-Tlx (Studi Kasus di Dinas Kebakaran Kota Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Hasil pengukuran beban kerja petugas pemadam kebakaran dengan metode NASA TLX menunjukkan bahwa beban kerja yang paling berat bagi petugas pemadam kebakaran adalah pada saat melakukan pekerjaan penyelamatan. Dari hasil pengukuran juga diketahui bahwa indikator dari NASA TLX yaitu Physical Demand, merupakan indikator yang dominan mempengaruhi beban kerja pada saat penyelamatan. Secara umum beban kerja dari masing-masing deskripsi pekerjaan berkategori sedang.

1 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - PENILAIAN RISIKO BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG BERTINGKAT (Studi di MI Terpadu Ibnu Sina Kecamatan Kembang dan MA Hasyim Asy’ari Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara) - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

BAB I PENDAHULUAN - PENILAIAN RISIKO BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG BERTINGKAT (Studi di MI Terpadu Ibnu Sina Kecamatan Kembang dan MA Hasyim Asy’ari Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara) - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

Kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia akan keselamatan kebakaran masih tergolong rendah. Berbagai kejadian kecelakaan kebakaran seperti yang akhir-akhir ini terjadi banyak disebabkan oleh rendahnya pemahaman dan kesadaran terhadap bahaya kebakaran. Perilaku tidak aman (unsafe behaviour) masyarakat masih sering terjadi seperti penggunaan listrik secara tidak benar yang mengakibatkan hubungan pendek arus listrik. Kebakaran tabung gas liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg masih sering terjadi karena kelalaian dan ketidaktahuan cara menggunakan tabung LPG dan aksesorisnya, kebiasaan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, ketidaktahuan kondisi berbahaya seperti kebocoran gas dan faktor-faktor pemicu kebakaran lainnya. (5,6)
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Sistem Proteksi Kebakaran Sebagai upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Di Pusdiklat Migas Cepu ARI SUPRAYITNO

Sistem Proteksi Kebakaran Sebagai upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Di Pusdiklat Migas Cepu ARI SUPRAYITNO

business economics is not the administration of profit. It is avoidance of loss. ” Pendapat Peter Ferdinand Drucker seorang penulis, konsultan manajemen, ekologi sosial, dan yang lebih dikenal sebagai Bapak Manajemen Modern ini sungguh tepat bagi perkembangan di segala bidang, termasuk di Indonesia. Seperti yang diungkapkan Ridwan Mahzun, Ketua Umum A2K3, hampir setiap hari kita dapat menyaksikan betapa kecelakaan, kebakaran, atau musibah lain terjadi, yang diperkirakan menelan kerugian 50 triliun rupiah setiap tahun. Kondisi ini dipicu oleh kondisi masyarakat Indonesia yang pengetahuan dan perilaku selamatnya masih sangat memprihatinkan. (Soehatman Ramli, 2010)
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

SISTEM PEMADAM KEBAKARAN BERBASIS ANDROID  Sistem Pemadam Kebakaran Berbasis Android.

SISTEM PEMADAM KEBAKARAN BERBASIS ANDROID Sistem Pemadam Kebakaran Berbasis Android.

Supaya pendeteksi dini sistem pemadam kebakaran bekerja dengan maka optimal perlu dilengkapi dengan komponen-komponen penukung lainnya, seperti sensor asap sebagai pendeteksi adanya tanda kebakaran. Widodo (2003), menyatakan bahwa detektor asap yang digunakan pada alat pendeteksi kebakaran sangat efektif. Dibuktikan pada suatu pengujian dengan sampel transparansi sebagai pengganti asap. Komponen utama alat ini adalah pengindera yang akan mengubah besaran fisis berkas cahaya ke sinyal tegangan analog, transistor sebagai saklar, tiristor sebagai memori (latch), multivibrator yang akan membangkitkan pulsa dan pengeras suara yang menghasilkan bunyi sebagai keluarannya. Hasil pengujian sensor, transistor, tiristor, multivibrator dan pengeras suara menunjukkan alat pendeteksi kebakaran dengan detektor asap dapat bekerja dengan baik. Berdasarankan uraian tersebut maka perlu dibuat alat kemanan pendeteksi dini sistem pemadam kebakarn dengan komopen-komponen pendukung.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pencegahan dan pengendalian terhadap bahaya kebakaran di pt. Pertamina ep region jawa field cepu jawa tengah toto

Pencegahan dan pengendalian terhadap bahaya kebakaran di pt. Pertamina ep region jawa field cepu jawa tengah toto

Untuk tindakan kadaan darurat PT. Pertamina EP Region Jawa Field Cepu sudah menyediakan jalur atau pintu darurat khususnya dikantor, apabila ada bahaya kebakaran maka suara sirine akan berbunyi untuk menandakan kalau ada kebakaran. Untuk pekerja yang berada pada tempat terjadinya kebakaran agar melakukan upaya penyelamatan diri dengan menjauh dari sumber kebakaran keluar melalui pintu darurat yang ada dengan mengikuti arah dan mendekat atau berkumpul di Muster Point . Setelah itu akan ada Tim Penanggulangan Keadaan Darurat datang untuk mengevakuasi dan membawa semua pekerja ke Muster Area .
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Faktor-faktor Bahaya Pekerjaan pada Petugas Pemadam Kebakaran di Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan Tahun 2017 Chapter III VI

Faktor-faktor Bahaya Pekerjaan pada Petugas Pemadam Kebakaran di Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan Tahun 2017 Chapter III VI

pernah ,kadang kita buta medan. kami pun petugas pemadam kebakaran juga sering masuk ke daerah TKP asapnya masih tebal.. kalo misalnya didalam ruangan kalo terjebak asap juga bisa dengan merayap. pas kita merayap tangan kita tadi lapisi dengan kain, kadang kita ngalamin batuk sesak nafas, mata merah dahak warna hitam, . bahan-bahan kimia bahan yang beracun pernah juga ni pengalamaan gudang peluru terbakar di brimob, pernah juga terbakar di usu kalo gak salah laboratorium kimian nya disitu juga ada formalin sempat terbakar pedih mata kita, trus juga pernah yang aku padamin itu pabrik karet, itu masih jauh beberapa kilometer dari sana udah ngerasain panasnya karna udah terbakar,kadang kami menemukan korban jiwa juga “. Berdasarkan pernyataan informan di atas dapat dilihat bahwa Sesampai di lokasi kebakaran, petugas langsung menggelar selang, memasang nozzle dan menyambungkannya ke mesin pompa pada fire truck dengan berkoordinasi dengan supir pemadam yang bertugas sebagai operator pompa untuk pengaliran dan pengaturan tekanan air. Kemudian petugas melakukan pemadaman sesuai instruksi dari komandan regu / wakil komandan regu mengenai strategi penyiraman yang akan dilakukan. setelah melakukan pemadaman seluruh petugas mengembalikan perlengkapan ke armadanya masing-masing dan kemudian kembali ke kantor DP2K UPT Wilayah I, setelah sampai di kantor armada yang sudah digunakan untuk penyiraman diisi air kembali dan merapikan peralatan/perlengkapannya.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

PENGUMUMAN CALON PEMENANG

PENGUMUMAN CALON PEMENANG

Setelah dilakukan Proses e-Lelang Pemilihan Langsung maka Pokja Konstruksi II Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kab. Takalar MengPemilihan Langsungkan perusahaan sebagaimana tersebut dibawah ini sebagai Calon pemenang Pekerjaan PENGADAAN MOBIL PEMADAM KEBAKARAN , adapun perusahaan sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut :

1 Baca lebih lajut

Sejarah dan Pengertian Hydrant (1)

Sejarah dan Pengertian Hydrant (1)

Nozzle pemadam kebakaran merupakan sebuah komponen atau perangkat yang memiliki peran besar dalam upaya memadamkan api kebakaran. Pada ujung selang petugas pemadam, dipasang nozzle yang berfungsi sebagai pengarah air bertekanan yang berasal dari instalasi jaringan pipa, maupun yang berasal dari tangki penampungan air di dalam mobil petugas pemadam kebakaran. Pada dasarnya, terdapat beragam macam nozzle dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Jenis nozzle kebakaran yang dipilih hendaknya disesuaikan dengan jenis api kebakaran yang timbul serta tingkat kebutuhan pada lokasi kebakaran. Namun, semua jenis nozzle kebakaran tersebut umumnya memiliki kemampuan beroperasi yang sama, yaitu dengan menggunakan sebuah katup penutup atau Shut-Off Valve yang berfungsi sebagai pengontrol air.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

NURMALITA WINDHA 21020112130072 BAB VI

NURMALITA WINDHA 21020112130072 BAB VI

Sistem Pemadam Kebakaran yang digunakan pada bangunan yaitu Fire Alarm System dan Portable Fire Extinguisher System sebagai alat pencegahan aktif kebakaran, sedangkan untuk alat pencegahan pasif kebakaran menggunakan tangga darurat yang dilengkapi dengan pintu darurat tahan api.

9 Baca lebih lajut

Show all 5824 documents...