operasi pada pecahan biasa

Top PDF operasi pada pecahan biasa:

SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI PENJUMLAHAN PADA BILANGAN PECAHAN DAN REVERSIBILITAS

SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI PENJUMLAHAN PADA BILANGAN PECAHAN DAN REVERSIBILITAS

Kemampuan seseorang mengembalikan arah pemeikirannya kembali ketitik awal setelah melakukan operasi mental disebut reversibilitas (Kang dan Lee, 1999). Operasi mental merupakan aktivitas mental yang dilakukan seseorang ketika menggunakan operasi hitung (Maf’ulah, 2016: 29). Membangun hubungan dua arah merupakan suatu tindakan yang digunakan untuk membentuk keadaan awal dari hasil yang diperoleh berdasarkan proses sebelumnya. Menurut Piaget (1970) tindakan reversibel dapat terjadi dalam satu arah atau sebaliknya, dan ini tidak berlaku untuk semua tindakan. Sebagai contoh, menjumlahkan dua bilangan sehingga diperoleh hasil, dan hasil penjumlahan tersebut dapat digunakan untuk memperoleh salah satu dari bilangan melalui pengurangan dari hasil penjumlahan sebelumnya dengan salah satu bilangan yang ada untuk memperoleh bilangan yang lainnya. Menurut Ramful (2015) masalah-masalah yang terkait dengan reversibilitas dalam belajar matematika, antara lain: pecahan, persentase, aljabar, dan data. Materi opersi pecahan yang terdiri dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian harus benar-benar dipahami dari segi konsep, prosedur, serta keterampilan dalam berhitung guna menghindari adanya kesalahan-kesalahan yang dialami siswa ketika menyelesaikan masalah terkait dengan pecahan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI SD

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI SD

Pecahan merupakan salah satu kajian inti dari materi matematika yang dipelajari peserta didik di Sekolah Dasar (SD). Pembahasan materinya menitikberatkan pada pengerjaan (operasi) hitung dasar yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, baik untuk pecahan biasa, campuran dan desimal. Inventarisasi masalah yang dilakukan penulis pada saat pelatihan di PPPPTK Matematika maupun di daerah terhadap guru pemandu dan pengawas SD tentang materi pecahan, menunjukkan adanya kelemahan-kelemahan dalam penguasaan materi, penyiapan dan penggunaan media maupun pemilihan strategi/metodenya. Kelemahan-kelemahan tersebut antara lain berkisar pada materi perkalian dan pembagian pecahan baik untuk pecahan biasa maupun pecahan campuran dan desimal.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

Kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika sering dialami oleh siswa, terlebih lagi karena kurangnya minat siswa untuk mempelajari matematika khususnya pada materi aljabar yang dirasa sulit bagi siswa. Menurut Mustaqim (2013) kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika adalah ketidakmampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang ditandai adanya kesalahan. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran yang telah dilakukan pada saat Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, dapat diketahui bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal operasi hitung aljabar bentuk pecahan. Hal tersebut terlihat dari hasil belajar siswa yang masih berada di bawah KKM yaitu 70.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS JENIS KESILAPAN DALAM OPERASI PENAMBAHAN DAN PENOLAKAN PECAHAN

ANALISIS JENIS KESILAPAN DALAM OPERASI PENAMBAHAN DAN PENOLAKAN PECAHAN

Kesilapan konsep juga biasa dialami oleh pelajar apabila ia berpindah dari satu konsep kepada satu konsep yang lain, contoh yang jelas boleh dilihat dalam melakukan operasi tambah nombor bulat dan operasi tambah pecahan. Rees & Barr (1984) dan Amar Sadi (2007) menyatakan pelajar juga kerap melakukan kesilapan dengan menambah pengangka dengan pengangka dan penyebut dengan penyebut. Keadaan ini disebabkan oleh kebiasaan dan kefahaman yang telah diterima semasa menambah nombor bulat. Berhubung dengan kesilapan pelajar dalam perbandingan pecahan, menunjukkan bahawa mereka telah membuat perbandingan antara dua buah rajah yang tidak sama saiz. Kesilapan konsep seperti ini berpunca daripada konsep pecahan setara yang tidak difahami atau tidak dikuasai sepenuhnya oleh pelajar (Abd. Aziz Omar, 2002). Manakala dalam masalah penyusunan pecahan, mereka mendapati pelajar-pelajar tidak dapat membezakan antara nombor bulat dengan nombor pecahan. Akibatnya, terdapat pelajar yang menyusun pecahan secara menaik, sama ada berdasarkan nilai pengangka ataupun nilai penyebut. Masalah ini biasanya berlaku di peringkat awal pembelajaran tajuk pecahan. Mohd Johan Zakaria (2002) pula menyebut bahawa, kemungkinan pelajar berkenaan langsung tidak mengetahui tentang pecahan atau belum mempelajarinya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Upaya peningkatan kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan melalui pendekatan CTL pada siswa kelas IVA SD Kanisius Sengkan tahun ajaran 2009-2010 - USD Repository

Upaya peningkatan kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan melalui pendekatan CTL pada siswa kelas IVA SD Kanisius Sengkan tahun ajaran 2009-2010 - USD Repository

Penelitian ini merupakan penelitian kolaboratif antara peneliti dengan guru bidang studi Matematika kelas IV A SD Kanisius Sengkan sebagai kolaboratornya. Dalam hal ini guru bidang studi Matematika kelas IV A SD Kanisius Sengkan selaku kolaborator peneliti adalah Bapak E. Teguh Saputra, A. Ma. Penelitian ini dilakukan di bawah penelitian payung dosen dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran di Sekolah Dasar yang Mendukung Pembelajaran dengan Pendekatan CTL” dimana ide dasar penggunaan alat peraga pecahan pada penelitian ini berasal dari dosen. Peneliti bertugas mengujicoba ide alat peraga pecahan tersebut untuk mengukur efektifitas penggunaan alat peraga pecahan dalam meningkatkan kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan pada siswa kelas IV A SD Kanisius Sengkan. Hasil laporan peneliti mengenai efektivitas penggunaan alat peraga pecahan dalam meningkatkan kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan pada siswa kelas IV A SD Kanisius Sengkan ini akan digunakan sebagai data pendukung penelitian payung yang dilakukan oleh dosen.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI PECAHAN DENGAN MEDIA BANGUN GEOMETRI.

PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI PECAHAN DENGAN MEDIA BANGUN GEOMETRI.

Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer yang berupa informasi dari siswa, guru, dan kepala sekolah. Sedangkan sumber data sekunder berupa dokumen data nilai operasi pecahan dan arsip pendukung penelitian seperti silabus dan daftar kelas.

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL   PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP 39 SEMARAN

PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP 39 SEMARAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bersama antara pemahaman konsep pecahan dan penguasaan operasi hitung pecahan melalui metode dril terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP 39 Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan dokumentasi. Sampling dari penelitian ini dengan teknik acak kelas diperoleh kelas VII H sebanyak 36 siswa. Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara pemahaman konsep dan penguasaan operasi hitung melalui metode drill dalam kegiatan pembejaran terhadap prestasi belajar matematika, dengan harga F hitung >F tabel
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP 39 SEMARANG.

BAB 1 PENDAHULUAN PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN DAN PENGUASAAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DRILL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP 39 SEMARANG.

Dari uraian diatas penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Pengaruh pemahaman konsep pecahan dan penguasaan operasi hitung pecahan melalui metode drill terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 1 SMP 39 Semarang Tahun Ajaran 2006/2007”.

6 Baca lebih lajut

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN  Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG ALJABAR BENTUK PECAHAN Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan.

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia yang telah diberikan sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik, yang berjudul : “ Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Aljabar Bentuk Pecahan”.

17 Baca lebih lajut

RPP Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan

RPP Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Pecahan

Guru mengajak kembali siswa memahami materi ajar di dalam kelas in door dengan membagikan kertas warna bertuliskan angka-angka pada setiap kelompok dan memintanya menempelkan angka-angka[r]

14 Baca lebih lajut

Bab 02 – Pecahan – 03 Operasi Hitung Pecahan – Latihan Soal

Bab 02 – Pecahan – 03 Operasi Hitung Pecahan – Latihan Soal

Isilah titik-titik di bawah ini untuk melengkapi perhitungan di bawah!. 02.[r]

2 Baca lebih lajut

Bab 1 Operasi Hitung Pecahan

Bab 1 Operasi Hitung Pecahan

Buat kelompok, setiap kelompok beranggotakan 4 siswa! Cobalah kamu kerjakan pembagian desimal berikut dengan dua cara, yaitu a. mengubah desimal ke bentuk pecahan dan b. cara susun. Setiap kelompok membagi 2 kelompok kecil. Satu kelompok kecil mencoba menggunakan bentuk pecahan dan kelompok yang lain menggunakan cara susun. Kemudian, diskusikan hasilnya! Adakah perbedaann- ya? Manakah yang lebih mudah? Sampaikan hasil diskusi di depan teman-temanmu! 1. 1,5 : 0,25 = ...

44 Baca lebih lajut

Bab 8 Operasi Hitung Pecahan

Bab 8 Operasi Hitung Pecahan

Pernyataan perbandingan harus ditulis dengan pecahan yang sangat sederhana. Cara menyederhanakan perbandingan sama halnya dengan menyederhanakan pecahan, yaitu dibagi dengan bilangan yang sama seperti contoh di atas dapat ditulis sebagai berikut: Perbandingan 21 : 28 disederhanakan menjadi 3 : 4

34 Baca lebih lajut

Rizky Resti   Operasi Hitung Pecahan Bentuk Aljabar

Rizky Resti Operasi Hitung Pecahan Bentuk Aljabar

PERPANGKATAN PECAHAN BENTUK ALJABAR Mempunyai pengertian yang sama seperti perpangkatan bentuk aljabar biasa yaitu merupakan perkalian berulang pecahan aljabar sebanyak bilangan pangk[r]

8 Baca lebih lajut

Pandai Berhitung Matematika Kelas 4 Hardi Mikan Ngadiyono 2009

Pandai Berhitung Matematika Kelas 4 Hardi Mikan Ngadiyono 2009

Pada buku ini kamu akan mempelajari materi tentang: operasi hitung bilangan; kelipatan dan faktor suatu bilangan; pengukuran sudut, waktu, panjang, dan berat; keliling dan luas bangun datar; bilangan bulat; pecahan; bilangan Romawi; bangun ruang, simetri, dan pencerminan. Setiap materi dilengkapi dengan contoh dan soal latihan yang kami sajikan secara sederhana, sistematis, inspiratif, dan realistis. Kamu diajak berpikir logis dan melihat aplikasi materi dalam kehidupan sehari-hari.

260 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN BILANGAN PECAHAN

PEMBELAJARAN BILANGAN PECAHAN

Pada kegiatan belajar ini, akan dibahas beberapa operasi pada bilangan pecahan. Operasi- operasi itu adalah operasi penjumlahan, operasi pengurangan, operasi perkalian, dan operasi pembagian. Pada operasi pembagian dan operasi pengurangan, khususnya yang berkenaan dengan bilangan-bilangan pecahan tidak senama banyak siswa yang tampak kesulitan memahaminya. Hal ini karena siswa tersebut belum mempunyai pemahaman yang baik tentang kelipatan persekutuan terbesar (KPK) dari dua buah bilangan asli. Untuk itu, disarankan agar guru memeriksa kembali kesiapan siswa tentang KPK sebelum melaksanakan pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan tidak senama.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

 “Perangkat Pembelajaran Matematika SMP KTSP” Perangkat-Pembelajaran-MATEMATIKA-SMP.zip – ed 83 times – 738 KB

“Perangkat Pembelajaran Matematika SMP KTSP” Perangkat-Pembelajaran-MATEMATIKA-SMP.zip – ed 83 times – 738 KB

Memahami sifat­sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah 1.1 Melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan 1.2 Menggunakan sifat­sifat operasi hitu[r]

7 Baca lebih lajut

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

Memahami sifat­sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah 1.1 Melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan 1.2 Menggunakan sifat­sifat operasi hitu[r]

7 Baca lebih lajut

SKKD Matematika SMP MTS KELAS VII SilabusRPP

SKKD Matematika SMP MTS KELAS VII SilabusRPP

Memahami sifat­sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah 1.1 Melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan 1.2 Menggunakan sifat­sifat operasi hitu[r]

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...