Penelitian Tindakan Kelas

Top PDF Penelitian Tindakan Kelas:

penelitian tindakan kelas plpg2012

penelitian tindakan kelas plpg2012

Di samping dua metode tersebut, dewasa ini dikenalkan suatu metode penelitian untuk memecahkan permasalahan pembelajaran yang berbasis evaluasi diri, yaitu metode penelitian tindakan kelas. Metode ini dilandasi oleh realita bahwa pendekatan ilmiah terdahulu belum mampu menyelesaikan masalah menjadi sebuah inkuiri sosial, kemudian muncul suatu kebutuhan yang lebih memfokuskan pada masalah praktek, bukan pada masalah teori. Selanjutnya, muncul keinginan untuk mewujudkan kolaborasi untuk mengembangkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan. Maka, berkembanglah suatu metode penelitian yang kemudian diberi nama Action Research, yang di Indonesia kemudian berkembang menjadi metode Penelitian Tindakan Kelas. 2. Konsep dasar Penelitian Tundakan Kelas
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

penelitian tindakan kelas

penelitian tindakan kelas

Penelitian tindakan kelas secara umum dilaksanakan untuk memecahkan pemasalahan-permasalahan yang terjadi didalam kelas sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Disamping itu penelitian tindakan kelas dapat menumbuhkan sikap mandiri dan kritis guru terhadap situasi dan keadan didalam kelas yang diajarnya. Adapun tujuan lain dari penelitian tindakan kelas menurut Sukanti (2008) dan Ani W (2008) yaitu :

9 Baca lebih lajut

Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Tindakan Kelas

Materi matematikatingkat SD yang diberikan pada anak tunanetra di SLB/A pada dasarnya bersifat ementer yang memuat konsep-konsep dasar untuk memahami konsep yanglebih tinggi. Guru sebagai salah satu komponen yang berperan dalam melaksanakan tugasnya diharapkan mampu menciptakan kegiatan belajar yang efektif, sehingga siswa menguasai materi pelajaran dan hasil belajar siswa meningkat. Untuk melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran matematikan tingkat SD bagai anak tunanetra di SLB/A, guru perlu mengkaji kembali pembelajaran sehari-hari dan perlu memperbaiki serta meningkatkan profesionalismenya dalam proses pembelajran di kelas. Salah satu perbaikan pembelajaran yang dapat dilakukan di kelas yaitu dengan cara melakukan Action Research/Penelitian Tindakan kelas.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Permasalahan yang diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas harus benar-benar merupakan masalah yang dihayati oleh guru dalam praktek pembelajaran yang dikelolanya, bukan masalah yang disarankan, apalagi disarankan oleh pihak luar. Permasalahan tersebut dapat bersumber dari siswa, guru, bahan ajar, kurikulum, hasil belajar, dan interaksi pembelajaran.

5 Baca lebih lajut

penelitian tindakan kelas

penelitian tindakan kelas

Model ini merupakan dasar model PTK lain, karena beliau yang memperkenalkan untuk pertama kalinya penelitian tindakan kelas. Menurut model ini, PTK terdiri atas empat komponen atau tahap, yaitu (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (action), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Komponen atau tahapan tersebut dapat digambarkan seperti Gambar 1.

10 Baca lebih lajut

penelitian tindakan kelas

penelitian tindakan kelas

Dalam latar belakang masalah ini peneliti mengemukakan kondisi yang seharusnya dan kondisi yang ada sehingga jelas adanya kesenjangan yang merupakan masalah yang menuntut untuk dicari solusinya melalui penelitian tindakan kelas yang tepat. Pada bagian ini yang paling penting adalah disebutkan tindakan yang akan dikenakan pada subjek pelaku tindakan. Pada bagian ini berisi pula penyajian teori yang melandasi diajukannya ide untuk mengatasi masalah. Dalam latar belakang masalah ini peneliti sebaiknya menyampaikan hal-hal yang terkait langsung dengan objek yang diteliti. Latar belakang masalah hendaknya menguraikan urgensi penanganan masalah yang diajukan dalam penelitian. Dukungan dari hasil-hasil penelitian yang terdahulu akan memberikan landasan yang kokoh dalam argumentasi maupun signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui penelitian tindakan kelas yang diajukan. Secara garis besar latar belakang masalah berisi uraian : (1) fakta-fakta yang mendukung yang berasal dari pengamatan guru. (2) argumentasi teoritik tentang tindakan yang dipilih, (3) hasil penelitian terdahulu (jika ada) (4) alasan pentingnya penelitian ini dilakukan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Penelitian Tindakan Kelas | Penelitian pendidikan

Penelitian Tindakan Kelas | Penelitian pendidikan

Rencana tindakan dapat dibuat dalam beberapa siklus. Siklus pertama didasarkan pada identifikasi masalah yang telah dilakukan pada pra penelitian. Siklus pertama terdiri dari empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setelah siklus pertama dilakukan akan diperoleh keberhasilan dan hambatan dari tindakan yang dilakukan. Kemudian peneliti menentukan rancangan tindakan siklus kedua. Tindakan siklus kedua ini merupakan lanjutan dari keberhasilan siklus pertama dan kegiatan pada siklus kedua memmuat berbagai tambahan untuk perbaikan berbagai hambatan pada siklus pertama. Selanjutnya peneliti melakukan tindakan seperti siklus pertama dengan berbagai perbaikan. Setelah dilakukan kegiatan siklus kedua diperoleh berbagai keberhasilan tambahan. Apabila telah dilakukan siklus kedua, namun peneliti belum puas dengan hasil yang diperoleh, dapat dilakukan perencanaan siklus ketiga dan seterusnya. Tidak ada ketentuan atau ketetapan harus berapa siklus yang harus dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Namun sebaiknya paling kurang dilakukan dalam dua siklus, untuk menguatkan hasil tindakan dan kesimpulan dari penelitian tindakan kelas.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

penelitian tindakan kelas

penelitian tindakan kelas

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang menduduki peranan penting dalam pendidikan dan merupakan salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Utama di tingkat SD. Pembelajaran matematika bertujuan agar siswa dapat memahami konsep matematika yang bersifat abstrak, dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun kenyataan dilapangan, masih banyak siswa kesulitan dalam memahami konsep matematika. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Untuk itu perlu suatu cara agar siswa dapat memahami konsep matematika yang bersifat abstrak dengan mudah. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan benda-benda konkret sebagai alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan membandingkan pecahan dengan menggunakan alat peraga. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3A SD Pusri Palembang tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 34 orang, 13 orang diantaranya siswa laki-laki dan 21 orang adalah siswa perempuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes. Hasil analisis data tes menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa adalah 79,47 (87,1%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan membandingkan pecahan di kelas 3A SD Pusri Palembang tahun ajaran 2014/2015
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

Penelitian Tindakan Kelas.

Penelitian Tindakan Kelas.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Penerapan pembelajaran Guided Inquiry Laboratory dalam pembelajaran Fisika materi pokok Fluida Statis dapat meningkatkan sikap ilmiah siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan dari peningkatan ketercapaian hasil observasi dan hasil angket dari Siklus I ke Siklus II. Keenam komponen sikap ilmiah telah mencapai target ketercapaian pada Siklus II. (2) Penerapan pembelajaran Guided Inquiry Laboratory dalam pembelajaran Fisika materi pokok Fluida Statis dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan dari hasil tes kemampuan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mengalami peningkatan dari Siklus I ke Siklus II. Ketiga indikator kemampuan kemampuan berpikir tingkat tinggi juga telah mencapai target pada Siklus II. Kata kunci: Guided Inquiry Laboratory, Sikap Ilmiah, Kemampuan Berpikir
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Penelitian Tindakan Kelas Adalah

Penelitian Tindakan Kelas Adalah

Belakangan ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK) semakin menjadi trend untuk dilakukan oleh para profesional sebagai upaya pemecahan masalah dan peningkatan mutu di berbagai bidang. Awal mulanya, PTK, ditujukan untuk mencari solusi terhadap masalah sosial (pengangguran, kenakalan remaja, dan lain-lain) yang berkembang di masyarakat pada saat itu. PTK dilakukan dengan diawali oleh suatu kajian terhadap masalah tersebut secara sistematis. Hal kajian ini kemudian dijadikan dasar untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam proses pelaksanaan rencana yang telah disusun, kemudian dilakukan suatu observasi dan evaluasi yang dipakai sebagai masukan untuk melakukan refleksi atas apa yang terjadi pada tahap pelaksanaan. Hasil dari proses refeksi ini kemudian melandasi upaya perbaikan dan peryempurnaan rencana tindakan berikutnya. Tahapan-tahapan di atas dilakukan berulang-ulang dan berkesinambungan sampai suatu kualitas keberhasilan tertentu dapat tercapai.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

penelitian tindakan kelas

penelitian tindakan kelas

Sesungguhnya apabila guru merasa atau beranggapan bahwa proses pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah, maka PTK tidak perlu dilakukan. Namun ada guru yang tidak obyektif dalam menilai diri sendiri, mereka telah terjebak dalam kekeliruan rutinitas tahunan yang tidak disadari. Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya masalah/problem dalam proses belajar mengajar, maka pada saat yang sama harus lahir kesadaran untuk mencari akar persoalannya untuk dipecahkan secara profesional. Upaya atas kesadaran untuk memecahkan problem dalam proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi akademik untuk melakukan penelitian tindakan kelas.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Tugas guru yang utama adalah mengajar. Meskipun demikian untuk mencapai atau menjadi guru yang profesional ada tugas penyerta yang sangat mendukung. Salah satu tugas tersebut adalah keterampilan atau kemampuan untuk melakukan penelitian. Penelitian yang mutlak diperlu dilakukan oleh para guru adalah penenlitian yang berkaitan dengan proses belajar mengajar. Oleh karena itu penelitian tindakan kelas perlu diketahui oleh para guru dan pada gilirannya dapat dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.

7 Baca lebih lajut

Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Tindakan Kelas

Kemmis (1983) menjelaskan bahwa penelitian tindakan kelas adalah sebuah bentuk inkuiri reflektif yang dilakukan secara kemitraaan mengenai situasi social tertentu(termasuk pendidikan) untuk meningkatkan rasionalitas dan keadilan dari a) kegiatan praktek social atau pendidikan mereka b) pemahaman mereka mengenai kegiatan-kegiatan praktek pendidikan ini c) situasi yang memungkinkan terlaksananya kegiatan praktek ini.

4 Baca lebih lajut

ARTIKEL  PENELITIAN TINDAKAN KELAS

ARTIKEL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Dalam penelitian ini digunakan penelitian Tindakan Kelas, dengan menggunakan metode discovery. Metode discovery sela SMK I Rembang, tahun ajaran 2008/2009. Metode Discovery merupakan komponen dari praktik pendidikan yang meliputi metode mengajar yang memajukan cara belajar aktif, berorientasi pada proses, mengarahkan sendiri, mencari sendiri dan reflektif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah , siswa dianggap berhasil, apabila siswa kelas II Gb tahun ajaran 2008-2009 yang berjumlah 37, mampu memahami informasi verbal dan nonverbal dengan cara dapat mengungkapkan informasi verbal menjadi nonverbal dan dapat mengungkapkan informasi nonverbal menjadi informasi verbal berhasil memperoleh nilai minimal 7, serta nilai rata-rata kelas mengalami kenaikan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Siklus ketiga: Materi pokok yang akan diberikan pada siklus ketiga ini adalah hukum dasar kimia dan perhitungan kimia. Langkah-langkah pelaksanaan penelitian tindakan kelas pada siklus tiga ini sama dengan siklus pertama dan kedua, yang berbeda hanyalah pada pelaksanaan eksperimennya, dimana pada siklus ketiga ini guru hanya memantau pelaksanaan eksperimen saja sambil mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada kelompok yang telah menyelesaikan satu topik percobaan. Seluruh topik percobaan pada eksperimen dilakukan oleh siswa dalam kelompoknya dengan prosedur yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. Guru berperan sebagai fasilitator, dan diskusi dilakukan oleh siswa. Selanjutnya guru memberikan komentar terhadap hasil kesimpulan akhir dari masing-masing kelompok dan membahasnya. Dosen dan guru mitra lain, selain sebagai observer juga membantu guru pengajar dalam memfasilitasi kegiatan pembelajaran, eksperimen, dan diskusi.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

pelatihan penelitian tindakan kelas

pelatihan penelitian tindakan kelas

Upaya meningkatkan kompetensi pendidik untuk menyelesaikan masalah pembelajaran yang dihadapi saat menjalankan tugasnya dapat dilakukan melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran dapat dikaji, ditingkatkan, dan dituntaskan sehingga proses pendidikan dan pembelajaran yang inovatif dan hasil belajar yang lebih baik, dapat diwujudkan secara sistematis. Upaya PTK diharapkan dapat menciptakan sebuah budaya belajar ( learning culture ) dalam lingkup sekolah. PTK menawarkan peluang sebagai strategi pengembangan kinerja melalui pemecahan masalah-masalah pembelajaran ( teaching-learning problems solving ), sebab pendekatan penelitian ini menempatkan pendidik sebagai peneliti sekaligus sebagai agen perubahan yang pola kerjanya bersifat kolaboratif dan saling memberdayakan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ppm penelitian tindakan kelas

ppm penelitian tindakan kelas

peningkatan kualtias prosedu rdan ala tevaluas iyang digunakan untuk menguku r.. perbaikan/pengembanganp irbad isiswadikelas.[r]

12 Baca lebih lajut

8cmetode penelitian tindakan kelas

8cmetode penelitian tindakan kelas

Riel (2007) mengemukakan bahwa untuk mengatasi masalah, diperlukan studi dan perencanaan. Masalah ditemukan berdasarkan pengalaman empiris yang ditemukan sehari- hari. Setelah masalah teridentifikasi, kemudian direncanakan tindakan yang sesuai untuk mengatasi permasalahan dan mampu dilaksanakan oleh peneliti. Perangkat yang mendukung tindakan (media, RPP) disiapkan pada tahap perencanaan. Setelah rencana selesai disusun dan disiapkan, tahap berikutnya adalah pelaksanaan tindakan. Setelah dilakukan tindakan, peneliti kemudian mengumpulkan semua data/informasi/kejadian yang ditemui dan menganalisisnya. Hasil analisis tersebut kemudian dipelajari, dievaluasi, dan ditanggapi dengan rencana tindak lanjut untuk menyelesaikan masalah yang masih ada. Putaran tindakan ini berlangsung terus, sampai masalah dapat diatasi.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

presentasi penelitian tindakan kelas

presentasi penelitian tindakan kelas

Penelitian kasus disuatu kelas, hasilnya berlaku spesifik sehingga Penelitian kasus disuatu kelas, hasilnya berlaku spesifik sehingga tidak untuk digeneralisasikan ke kelas atau ketempat yang lain dan tidak untuk digeneralisasikan ke kelas atau ketempat yang lain dan analisis datanya cukup dengan mendeskripsikan data yang

14 Baca lebih lajut

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

Contoh Hipotesis Tindakan • Jika Siswa Kelas X SMAN X Malang diajarkan dengan Metode pembelajaran Siklus Belajar dan Peta Konsep maka hasil belajar kimia akan meningkatkan.. • Jika Sisw[r]

78 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...