SMP Negeri 3 Depok

Top PDF SMP Negeri 3 Depok:

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 14 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 14 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

Analisis situasi ini dibutuhkan untuk mendapatkan data tentang kondisi, baik fisik maupun non-fisik yang ada di SMP Negeri 3 Depok sebelum melaksanakan kegiatan PPL. Tujuan analisis situasi ini adalah enggali potensi dan kendala yang ada secara obyektif dan riil sebagai bahan acuan untuk merumuskan program kegiatan. Untuk itu kami melakukan observasi sebelum pelaksanaan PPL. Adapun hasil yang kami peroleh dari kegiatan observasi tersebut kemudian kami rancang dalam beberapa program kerja.

134 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

Enisitas dan pengajar SMP Negeri 3 Depok sangat memahami bahwa seorang siswa tidak hanya memerlukan input kognitif saja dalam perkembangannya, tetapi juga input yang dapat menumbuhkan sikap afektif, sosial, kecerdasan emosi dan kemampuan psikomotorik untuk membentuk sebuah kepribadian ataupun karakter manusia yang utuh. Oleh karena itu, selain menyelipkan nilai-nilai tersebut pada pelajaran di kelas, SMP Negeri 3 Depok juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui ekstrakulikuler yang ada, seperti: Musik, Tari, Paduan Suara, Basket, TONTI (Pleton Inti), Pencak Silat, PMR, Pramuka dan Story Telling. SMP Negeri 3 Depok mempunyai siswa dan siswi yang cukup berpotensi. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih baik di bidang intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Baca lebih lanjut

219 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 3 DEPOK YOGYAKARTA.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 3 DEPOK YOGYAKARTA.

SMP Negeri 3 Depok merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama yang mempunyai banyak prestasi untuk daerah Kabupaten Sleman. SMP N 3 Depok secara resmi berdiri pada tanggal 30 Juli 1980. Secara geografis SMP Negeri 3 Depok terletak di daerah Sopalan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah itu berada pada wilayah yang cukup tenang dan nyaman karena jauh dari jalan raya yang cukup padat lalu lintas sehingga memungkinkan siswa untuk berkonsentrasi selama mengikuti kegiatan pembelajaran. SMP Negeri 3 Depok merupakan salah satu sekolah yang digunakan sebagai lokasi PPL Universitas Negeri Yogyakartapada tahun ajaran 2016/2017.
Baca lebih lanjut

194 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) LOKASI SMP NEGERI 3 DEPOK.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) LOKASI SMP NEGERI 3 DEPOK.

SMP Negeri 3 Depok yang berlokasi di Sopalan, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman ini berdiri secara resmi pada tanggal 30 juli 1980. Letak geografis SMP Negeri 3 Depok berada di daerah yang tenang dan nyaman karena berada jauh dari jalan raya, yaitu di sekitar rumah warga, kebun, dan sawah. SMP Negeri 3 Depok merupakan sekolah yang memiliki prestasi cukup banyak, baik dalam bidang akademik maupun non akademik hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya piala yang diperoleh.Tingkat kelulusan ujian nasional SMP Negeri 3 Depok setiap tahunnya selalu meningkat, hal ini menyebabkan banyak siswa siswi SD dari berbagai daerah berminat untuk melanjutkan sekolah di SMP Negeri 3 Depok.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SMP NEGERI 3 DEPOK SLEMAN.

Enisitas dan pengajar SMP Negeri 3 Depok sangat memahami bahwa seorang siswa tidak hanya memerlukan input kognitif saja dalam perkembangannya, tetapi juga input yang dapat menumbuhkan sikap afektif, sosial, kecerdasan emosi dan kemampuan psikomotorik untuk membentuk sebuah kepribadian ataupun karakter manusia yang utuh. Oleh karena itu, selain menyelipkan nilai-nilai tersebut pada pelajaran di kelas, SMP Negeri 3 Depok juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui ekstrakulikuler yang ada, seperti: Musik, Tari, Paduan Suara, Basket, TONTI (Pleton Inti), Pencak Silat, PMR, Pramuka dan Story Telling. SMP Negeri 3 Depok mempunyai siswa dan siswi yang cukup berpotensi. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih baik di bidang intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 3 DEPOK Sopalan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMP NEGERI 3 DEPOK Sopalan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

SMP Negeri 3 Depok berlokasi di Sopalan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta ini merupakan sekolah bertaraf SSN (Sekolah Standar Nasional) yang mempunyai 4 kelas untuk kelas VII, 4 kelas untuk kelas VIII, dan 4 kelas untuk kelas IX. Kegiatan PPL merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa pada tanggal 2 Juli sampai dengan 17 September 2014 sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekolah atau lembaga masyarakat sekaligus untuk melatih mahasiswa dalam menerapakan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki. Pelaksanaan PPL ini tidak lepas dari hambatan-hambatan seputar kegiatan belajar mengajar. Namun demikian, praktikan berusaha sebaik mungkin untuk dapat meminimalisir hambatan-hambatan yang terjadi selama pelaksanaan PPL dengan menerapkan ilmu atau teori-teori yang telah dipelajari di kampus, sehingga seluruh rangkaian pelaksanaan PPL dapat berjalan lancar dan sesuai dengan program.
Baca lebih lanjut

203 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMP NEGERI 3 DEPOK.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMP NEGERI 3 DEPOK.

Laporan ini disusun sebagai tugas akhir dan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan PPL mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2014 sampai dengan 17 September 2014. Terselesaikannya dan terlaksanakannya kegiatan PPL ini tidak lepas dari adanya bimbingan, pengarahan dan bantuan-bantuan dari berbagai pihak yang ikut terlibat dan mendukung program- program PPL yang telah kami rencanakan. Oleh karena itu, kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini, tidak lepas dari partisipasi berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan, dukungan, bantuan, dan nasihat yang nilainya sangat besar manfaatnya bagi kita semua. Maka pada kesempatan ini, dengan kerendahan hati kami mengucapkan terima kasih kepada:
Baca lebih lanjut

159 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 3 DEPOK SOPALAN MAGUWOHARJO DEPOK SLEMAN.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMP NEGERI 3 DEPOK SOPALAN MAGUWOHARJO DEPOK SLEMAN.

Maklum mung anake tukang sayur nanging nduwe panjangka utawa cita-cita bisa kuliah sarjana. Wis ta, pokoke aku saben dina sregep nyambut gawe mbiyantu simbok lan bapak. Rasa isin lan gengsi ilang kabeh. Sawise mbiyantu ngeterake sayur ing Pasar Bulu, aku banjur adus lan tata-tata mangkat sekolah. Yen esuk-esuk arang sarapan. Sarapane mengko yen ngaso sekolah wetara jam sanga seprapat, aku tuku jajanan ing ngarep SMP 40 Semarang minangka panggonanku golek ngelmu. Esuk iku ngepasi dina selasa, tanggal 9 maret 2010, aku tangi rada kawanan. Dhek bengi anggonku sinau nganti tangah wengi, yaiku jam siji luwih, lagi mapan turu amarga lagi mid semester genap. Senajan bapak lan simbok ora tau duka menawa ora ngrewangi, nanging aku dhewe sing rada pekewuh, kagawa saka rasa tresnaku marang wong tuwa loro kang wis nggedhekake aku, apa maneh aku anak tunggal utawa bocah ontang-anting. Esuk iki aku isih ngantuk banget , mlaku wae isih rada ora jejeg lan sirahku krasa mumet banget, nanging sapa maneh sing mbiyantu simbok lan bapak.
Baca lebih lanjut

166 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (.

Letak geografis SMP Negeri 3 Depok berada di daerah yang tenang dan nyaman karena berada jauh dari jalan raya, yaitu di sekitar rumah warga, kebun, dan sawah. SMP Negeri 3 Depok merupakan sekolah yang memiliki prestasi cukup banyak, baik dalam bidang akademik maupun non akademik hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya piala yang diperoleh.Tingkat kelulusan ujian nasional SMP Negeri 3 Depok setiap tahunnya selalu meningkat, hal ini menyebabkan banyak siswa siswi SD dari berbagai daerah berminat untuk melanjutkan sekolah di SMP Negeri 3 Depok.
Baca lebih lanjut

133 Baca lebih lajut

514 Dwiningsih G2C006018

514 Dwiningsih G2C006018

17 mengkonsumsi fried chicken. Ini sedikit memberikan gambaran bahwa wilayah pedesaan sekarang sudah mengarah pada arah transisi, walaupun konsumi western fast food maupun lokal masih tinggi di wilayah perkotaan. Hal tersebut disebabkan subyek di wilayah kota lebih mudah menemukan restoran atau counter fast food yang menyediakan menu yang lebih banyak , variatif bila dibandingkan dengan di desa. 3 di wilayah perkotaan tempat-tempat jajanan mudah ditemui serta pusat perbelanjaan seperti mall dan counter-counter penjualan fast food mudah dikunjungi dan jumlahnya sangat bervariasi. 1
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER MAJALAH DINDING DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN DEPOK SLEMANYOGYAKARTA.

PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER MAJALAH DINDING DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN DEPOK SLEMANYOGYAKARTA.

Aspek evaluasi mading di SMP 3 sudah berjalan dengan baik.Namun masih belum optimal.Biasanya mading yang sudah tidak dipajang lagi jarang difungsikan.Apalagi sifat bahan mading yang mudah rusak.Namun sewaktu- waktu bila mading yang sudah tidak difungsikan dapat diterbitkan kembali.Mading yang sudah dipajang biasanya di simpan di perpustakaan.Namun ada juga yang simpan di masing-masing kelas. Guru pembimbing biasanya juga memberikan masukan kepada tim pengelola dan siswa setelah kegiatan ini di evaluasi. Masukan dari guru pembimbing selain bersifat motivasi, mereka juga lebih mengkaji lebih dalam apakah kegiatan mading ini tetap bisa dilanjutkan dan diperbaiki atau dihentikan. Namun selama bisa dilanjutkai , guru pembimbing juga melakukan cara bagaimana kegiatan ini selain tetap berjalan dengan baik mereka juga menginginkan adanya modifikasi dari siswa sehingga mading di sekolah tidak mudah bosan dilihat dan dibaca. Oleh karena itu biasanya guru bahasa indonesia yang terlibat dalam hal ini. Karna beliau lebih mengerti cara menulis yang baik dan benar.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

GAYA HIDUP KARAKTER ANTI KORUPSI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA                       Gaya Hidup Karakter Anti Korupsi Dalam Pembelajaran Matematika Siswa SMP Negeri 3 Colomadu (Studi Fenomenologi di SMP Negeri 3 Colomadu).

GAYA HIDUP KARAKTER ANTI KORUPSI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA Gaya Hidup Karakter Anti Korupsi Dalam Pembelajaran Matematika Siswa SMP Negeri 3 Colomadu (Studi Fenomenologi di SMP Negeri 3 Colomadu).

6. Suparto, S.H, M.Pd selaku kepala SMP Negeri 3 Colomadu dan Drs. Sugeng S.Pd, ibu Sri Sejati, S.Pd dan ibu Caecilia Triningsih, S.Pd sebagai guru matematika di SMP Negeri 3 Colomadu yang telah memberikan izin kepada penulis dalam melakukan penelitian, sehingga dapat menyusun skripsi ini. 7. Ibunda dan Ayahanda terhormat dan terc inta yang telah memberikan do’a

15 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS ANTARA KELAS BERPENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI SEMI TERBIMBING SISWA SMP NEGERI 2 DEPOK.

PERBEDAAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS ANTARA KELAS BERPENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI SEMI TERBIMBING SISWA SMP NEGERI 2 DEPOK.

Sains berasal dari bahasa latin yaitu “ S cientia” , yang artinya pengetahuan. Pengetahuan tersebut dapat diperoleh dengan metode saintifik yaitu (1) mengidentifikasi masalah; (2) mengolah data; (3) membuat hipotesis; (4) melakukan percobaan; dan (5) membuat kesimpulan (Martin, Ralph et.al, 2005: 10). Patta Bundu (2006: 9) mendefinisikan sains secara harfiah yang berasal dari kata natural science. Natural artinya alamiah dan berhubungan dengan alam, sedangkan science artinya ilmu pengetahuan, sehingga natural science memiliki arti ilmu pengetahuan tentang alam atau yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam. Lebih lanjut Collete & Chiappetta (1994: 30) menyatakan bahwa pada hakikatnya IPA (Sains) merupakan: (1) pengumpulan pengetahuan (a body of knowledge); (2) cara atau jalan berpikir (a way of thinking); (3) cara untuk melakukan penyelidikan (a way to investigating).
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick On The Draw Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika (PTK di Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 3 Jatiyoso Tahun 2011/2012).

PENDAHULUAN Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick On The Draw Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika (PTK di Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 3 Jatiyoso Tahun 2011/2012).

Rendahnya keaktifan belajar matematika juga dialami siswa SMP Negeri 3 Jatiyoso kelas VIII A Faktor yang menyebabkan rendahnya keaktifan dan hasil belajar matematika di SMP Negeri 3 Jatiyoso Kelas VIII.A diantaranya adalah guru matematika yang kurang menarik dalam memberikan materi sehingga membuat siswa menjadi bosan dengan pelajaran matematika, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi aktif, menganggap matematika adalah suatu yang sudah jadi, penyampaian materi cenderung monoton dan kurang bervariasi, akibatnya keaktifan belajar matematika kurang optimal serta perilaku belajar yang lain seperti suasana kelas yang menyenangkan dalam pembelajaran matematika hampir tidak tampak.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

 SK Supervisi Kelas SD SMP SMA SMK SK SUPERVISI 2016

SK Supervisi Kelas SD SMP SMA SMK SK SUPERVISI 2016

14. Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Isi 15. Permendikbud Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar SKL 16. Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses 17. Permendikbud Nomor 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian 18. Hasil Rapat Guru dan Staf Tata Usaha SMPN 3 Rambang Dangku tanggal 22 Juni 2016.

6 Baca lebih lajut

kd Tasik 1004127 Bibliography

kd Tasik 1004127 Bibliography

Arikunto, S. (2010). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Bumi Aksara. Aziz, B. (2012). Pengaruh metode pembelajaran peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok getaran dan gelombang di kelas VIII SMP Negeri 12 Binjai. Jurnal Pendidikan Fisika, 1 (2), hlm 53-54.

3 Baca lebih lajut

Pembinaan koleksi pada Perpustakaan SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Depok

Pembinaan koleksi pada Perpustakaan SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Depok

Minimnya jumlah dana yang diterima tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan operasional. Padahal untuk menjamin pertumbuhan dan kelangsungan operasional perpustakaan sekolah diperlukan rencana mengenai sumber dana dan jumlah yang diperlukan setiap tahun untuk penambahan koleksi, pelayanan, perawatan koleksi, perawatan gedung dan perabot. 52 Namun kondisi ini yang dihadapi kedua perpustakaan . Perpustakaan SMA Negeri 3 Depok mengakui mempunyai dana khusus untuk perpustakaan tetapi biasanya diberikan dalam bentuk buku. Itupun diberikan tidak secara rutin . Hal ini tentu menyulitkan mereka untuk mengembangkan perpustakaan agar koleksinya memadai bagi para pemakainya.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) LOKASI SMP NEGERI 2 DEPOK Jalan Dahlia Perumnas Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) LOKASI SMP NEGERI 2 DEPOK Jalan Dahlia Perumnas Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta.

Praktik pengalaman Lapangan (PPL) yang telah dilaksanakan mahasiswa pada tanggal 15 Juli – 15 September 2016 merupakan wahana bagi mahasiswa untuk melatih meningkatkan kualitas diri dalam hal pembelajaran di sekolah. PPL bertujuan untuk melatih mahasiswa agar memiliki pengetahuan dan pengalaman nyata tentang proses belajar mengajar. Dengan kegiatan PPL ini diharapkan mahasiswa memiliki bekal untuk mengembangkan diri sebagai tenaga kependidikan yang professional. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran tempat pelaksanaan program PPL pada semester khusus tahun 2016 ini adalah SMP Negeri 2 Depok Sleman. Kelompok PPL di lokasi tersebut terdiri dari 12 mahasiswa, 2 Program Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 2 Program Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 2 Program Pendidkan Kewarganegaraan, 2 Program Pendidkan Bahasa Inggris, 2 Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2 Program Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam.
Baca lebih lanjut

297 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN BANK SAMPAH SEBAGAI PENGEMBANGAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 3 PATI

PENGELOLAAN BANK SAMPAH SEBAGAI PENGEMBANGAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 3 PATI

3. Bentuk dukungan program bank sampah dari pihak sekolah adalah memfasilitasi kantor dan gudang bank sampah, dan timbangan. Terdapat juga faktor pendukung yang berasal dari luar sekolah, seperti bantuan tempat sampah dan sosialisasi program bank sampah dari BLH Kabupaten Pati. Sedangkan faktor yang menghambat pelaksanaan bank sampah yaitu belum adanya petugas khusus bank sampah dan masih adanya beberapa siswa yang memiliki sikap malas-malasan untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan bank sampah, karena tidak berminat terhadap program tersebut. Selain itu dengan adanya kebijakan perkelas mengumpulkan sampah satu kilogram ke bank sampah perminggu akan membebani siswa sehingga peserta didik terkesan terpaksa untuk melaksanakan program bank sampah, sehingga hal tersebut dapat menghambat pengembangan karakter peduli lingkungan yang ingin dilaksanakan oleh SMP Negeri 3 Pati kepada peserta didik.
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Antara Persepsi Terhadap Sertifikasi Akademik Dengan Kompetensi Kepribadian.

PENDAHULUAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Sertifikasi Akademik Dengan Kompetensi Kepribadian.

Menurut Payong (2011) menjelaskan bahwa dalam Standar Nasional Pendidikan, penjelasan Pasal 28 ayat (3) butir b, dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan kompetensi kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan beribawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia. Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan seseorang yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia. Guru yang memiliki kompetensi kepribadian seperti itu, maka ia akan bangga menjadi guru dan memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai norma hukum, agama, maupun sosial.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...