Top PDF BEA MASUK ANTIDUMPING DAN BEA MASUK IMBALAN

BEA MASUK ANTIDUMPING DAN BEA MASUK IMBALAN

BEA MASUK ANTIDUMPING DAN BEA MASUK IMBALAN

(5) Dalam hal diketahui bahwa Kerugian disebabkan oleh Barang Mengandung Subsidi yang diimpor dalam waktu singkat dengan jumlah yang sangat besar yang mempengaruhi efektifitas pengenaan Bea masuk Imbalan untuk menghilangkan Kerugian, pemberlakuan surut pengenaan Bea Masuk Imbalan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dimundurkan saat berlakunya paling lama sembilan puluh hari sebelum saat pengenaan Tindakan Sementara.

0 Baca lebih lajut

Asas Kepentingan Nasional Dalam Perdagangan Luar Negeri Menurut Undang-Undang No.7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan Berkaitan Dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015

Asas Kepentingan Nasional Dalam Perdagangan Luar Negeri Menurut Undang-Undang No.7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan Berkaitan Dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015

Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 55/PMK.04/2015 Tentang Tata Cara Pemungutan dan Pengembalian Bea Masuk Dalam Rangka Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Peng[r]

5 Baca lebih lajut

Bea Masuk Antidumping Pengamanan Terhadap Industri Dalam Negeri Menurut PP No. 34 Tahun 1996

Bea Masuk Antidumping Pengamanan Terhadap Industri Dalam Negeri Menurut PP No. 34 Tahun 1996

Perkara ini menyebabkan perubahan mendasar terhadap sistem hukum Formal Indonesia, di mana pada tahun 1985 dalam UU Mahkamah Agung, diperkenalkanlah lembaga “Peninjauan Kembali” sebagai [r]

11 Baca lebih lajut

BAHAN AJAR KUP 2017 (Irwan _ Susi)

BAHAN AJAR KUP 2017 (Irwan _ Susi)

Dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 24/PMK.03/2008 jo PMK-85/PMK.03/2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan dengan Surat Paksa dan Pelaksanaan Penagihan Seketika dan Sekaligus dijelaskan bahwa utang pajak adalah pajak yang masih harus dibayar termasuk sanksi administrasi sebagaimana ditetapkan dalam Surat Tagihan Pajak (STP), Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB), Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT), Surat Tagihan Pajak Pajak Bumi dan Bangunan (STPPBB), Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (STB), Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (SKBKB), Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Tambahan (SKBKBT), Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali yang menyebabkan jumlah pajak yang harus dibayar bertambah.
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

143 1997 Kp Menkeu PEMBEBASAN BEA MASUK DAN CUKAI

143 1997 Kp Menkeu PEMBEBASAN BEA MASUK DAN CUKAI

(2) Untuk impor barang oleh Perguruan Tinggi, Lembaga, atau Badan yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, mendapatkan pembebasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2, setelah mendapatkan keputusan pembebasan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai atas nama Menteri Keuangan yang mengajukan permohonannyadisertai lampiran :

5 Baca lebih lajut

Contoh Teks Diskusi

Contoh Teks Diskusi

Bea keluar kakao saat ini diberlakukan dengan variasi 0%-15% tergantung harga patokan ekspor yang ditetapkan setiap bulan oleh Kementerian Perdagangan. Pada April 2014, harga referensi kakao sebesar 2,971 dolar AS per metrik ton sehingga besaran bea keluarnya 10%.

2 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 37/PMK.04/2005

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 37/PMK.04/2005

4. Surat Perintah Membayar Kembali Bea Masuk dan/atau Cukai (SPMK) adalah surat perintah membayar pengembalian Bea Masuk dan/atau Cukai yang ditandatangani oleh Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas nama Menteri Keuangan. 5. Kantor Wilayah adalah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. 6. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) adalah instansi vertikal

10 Baca lebih lajut

19 SOP Pelayanan Pengembalian Bea Masuk Putusan PP

19 SOP Pelayanan Pengembalian Bea Masuk Putusan PP

6. Peraturan Bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor P-13/BC/2005 dan Nomor P-13/PB/2005 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.04/2005 Tentang Tata Cara Pengembalian Bea Masuk, Denda Administrasi, dan/atau Bunga;

2 Baca lebih lajut

35 SOP Pelayanan Pemberian Izin Impor Sementara

35 SOP Pelayanan Pemberian Izin Impor Sementara

7. Terhadap barang impor sementara yang diberikan keringanan bea masuk sebagaimana importir wajib membayar bea masuk sebesar 2% (dua persen) untuk setiap bulan atau bagian dari bulan, dikalikan jumlah bulan jangka waktu impor sementara, dikalikan jumlah bea masuk yang seharusnya dibayar atas barang impor sementara bersangkutan.

2 Baca lebih lajut

ProdukHukum Sekneg

ProdukHukum Sekneg

4. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1994 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3579); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 1995 tentang Bea Masuk, Bea Masuk Tambahan,

1 Baca lebih lajut

PEMBEBASAN BEA MASUK ATAS IMPOR BUKU ILMU PENGETAHUAN BERDASARKAN PASAL 25 UU NO. 17 TAHUN 2006 Jo SKMENKEU No. 103KMK.042007

PEMBEBASAN BEA MASUK ATAS IMPOR BUKU ILMU PENGETAHUAN BERDASARKAN PASAL 25 UU NO. 17 TAHUN 2006 Jo SKMENKEU No. 103KMK.042007

d. Surat permohonan pembebasan bea masuk atas impor buku ditujukan kepada Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal bea dan cukai, yaitu Kantor Pelayanan Pajak Bea dan Cukai (KPPBC) di tempat kedudukan perguruan tinggi, lembaga atau badan. Kantor Pelayanan Pajak Bea dan Cukai (KPPBC) yaitu kantor bea cukai dalam lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tempat dipenuhinya kewajiban pabean. Kedudukan Kantor Pelayanan Pajak bea dan Cukai terdapat disetiap propinsi. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah unsur pelaksana tugas pokok dan fungsi Departemen Keuangan di bidang kepabeanan dan cukai. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mempunyai t u g a s m e r u m u s k a n s e r t a
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

 Resume PT AB

Resume PT AB

Verifier 2.1.2.f Bukti pembayaran bea masuk bila terkena bea masuk Tidak Diaplikasi TPT-KB PT AUSTRAL BYNA merupakan perusahaan Tempat Penampungan Terdaftar - KB dari kayu alam, tidak [r]

7 Baca lebih lajut

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL yag gdv

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL yag gdv

Macam-macam penentuan tarif atau bea masuk, yaitu: 1 Bea ekspor export duties adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain di luar costum area; 2 Be[r]

8 Baca lebih lajut

TARIF BEA MASUK ATAS BARANG IMPOR BERDAS (3)

TARIF BEA MASUK ATAS BARANG IMPOR BERDAS (3)

pendekatan perundang-undangan (statute approach) , penulis ingin mengkaji kewenangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai salah satu institusi fiskal yang memiliki kewenangan untuk mengawasi pemasukan barang impor ke dalam daerah pabean dengan tujuan untuk memaksimalkan penerimaan negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006.Selain pendekatan perundang- undangan (statute approach) , digunakan pula pendekatan konsep (conceptual approach) untuk memahami konsep- konsep tentang kepabeanan, khususnya tentang tarif bea masuk atas barang impor.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BEA MASUK TAMBAHAN ATAS BARANG IMPOR 86pp047

BEA MASUK TAMBAHAN ATAS BARANG IMPOR 86pp047

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 1986 TENTANG BEA MASUK TAMBAHAN ATAS BARANG IMPOR PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka pembinaan dan peng[r]

2 Baca lebih lajut

 RESUME VLK SBF

RESUME VLK SBF

Verifier 2.1.2.f Bukti Pembayaran Bea Masuk bila terkena bea masuk Tidak diaplikasikan CV SUMBER BARU FURNITURE adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu[r]

12 Baca lebih lajut

Tindakan Pengawasan dalam Kegiatan Intelijen Terhadap Penyelundupan Barang Palsu dan Bajakan di Bidang Kepabeanan ditinjau dari Hukum Internasional

Tindakan Pengawasan dalam Kegiatan Intelijen Terhadap Penyelundupan Barang Palsu dan Bajakan di Bidang Kepabeanan ditinjau dari Hukum Internasional

Kapasitas administrasi Pabean untuk menerapkan sistem WTO Valuation Agreement kurang efektif di banyak negara berkembang. Tingginya volume barang yang diperdagangkan, dengan harga sangat berbeda untuk barang yang sejenis, fluktuasi harga yang terus berubah, serta berbagai tingkat transaksi dan kondisi penjualan menyulitkan penilaian yang benar atas barang impor. Banyak informasi yang dibutuhkan tidak tersedia untuk meneliti transaksi karena dengan pemasok asing yang tetap. Misalnya, pemeriksaan silang faktur keluar dari penjual (eksportir) dengan faktur masuk dari pembeli (importir) atau melakukan pemeriksaan sederhana seperti menentukan keberadaan eksportir biasanya tidak mungkin atau terlalu rumit. Terhadap pemalsuan harga perlu ditangani bukan melalui ketentuan nilai pabean tapi dengan menggunakan penyelidikan dan penyidikan pidana pemalsuan yang juga menimbulkan sejumlah permasalahan sendiri dalam pelaksanaannya.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

TAMBAHAN POKOK BEA ATAS BEA-BEA MASUK SE TAHUN 1952

TAMBAHAN POKOK BEA ATAS BEA-BEA MASUK SE TAHUN 1952

Akan tetapi pada dewasa ini kita berniat mengadakan tinjauan lebih lanjut atas bea- bea spesifik dalam jangka pendek; untuk hal ini telah diadakan perundingan dengan Menteri Perekonomian. Usul-usul yang perlu untuk perubahan tarif barang-barang yang dikenakan bea menurut kekuatan biasa akan diajukan pada Dewan Perwakilan Rakyat pada permulaan tahun 1952.

0 Baca lebih lajut

MEMUNGUT OPSENTEN ATAS BEA-MASUK SE TAHUN 1951

MEMUNGUT OPSENTEN ATAS BEA-MASUK SE TAHUN 1951

Karena opsenten atas apa yang disebut bea-bea masuk specifiek yaitu bea-bea masuk, yang dipungut menurut satuan ukuran, tidak sesuai lagi dengan harga-harga barang, yang sejak perang sangat meningkat, maka dalam semester kedua dari tahun 1949, setelah diperbincangkan dengan kepala-kepala Departemen Kemakmuran, Pertanian dan Perikanan, diputuskan untuk mengubah opsenten-opsenten atas bea-bea ini. Perubahan ini, yang ditetapkan dengan ordonansi tertanggal 14 Juli 1949 (S. No. 187), pada umumnya didasarkan pada bea harga (waarderecht) yang dipungut menurut asas-asas dari tarip bea-bea masuk, dihitung dari harga entrepot pertengahan (gemiddelde entrepotwaarde) dari barang-barang itu, jika barang-barang bersangkutan dikenakan bea tidak menurut satuan yang tertentu tetapi menurut harga. Berkenaan dengan penaikan cukai-cukai bir, kemudian ditetapkan penaikan opsenten atas bea masuk bir dengan ordonansi termuat dalam Staatsblad 1949 No. 256. Demikianlah opsenten-opsenten yang sedapat mungkin disesuaikan dengan berubahnya keadaan, akhirnya dilanjutkan untuk tahun 1950 dengan ordonansi 9 Desember 1949 (S. No. 384).
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

TIPS LOLOS DARI BEA CUKAI DAN BEA MASUK (1)

TIPS LOLOS DARI BEA CUKAI DAN BEA MASUK (1)

1. Sebelum berangkat keluar negeri penumpang wajib memberitahukan kepada pejabat bea cukai dengan mengisi custom declaration (CD/ BC 2.2) dengan lengkap dan benar, sebutkan barang bawaan dari Indonesia agar apabila telah pulang dari luar negeri, custom declaration bisa digunakan dasar barang bawaan Anda.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...