Top PDF PENDAHULUAN Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PENDAHULUAN  Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PENDAHULUAN Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Lepas dari kelemahan-kelemahan yang muncul saat proses sertifikasi yang melibatkan ratusan ribu guru dan puluhan LPTK di seluruh Indonesia, mereka yang lulus dapat disebut sebagai guru professional. Melalui uji kompetensi, sesungguhnya guru diarahkan pada penguasaan kompetensi minimal yang meliputi kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional (Samani, 2006: 15). Kompetensi professional mencakup dimensi: 1) penguasaan materi ajar secara luas dan mendalam, serta 2) menguasai struktur dan metode keilmuannya. Ini artinya guru professional harus selalu berusaha untuk mengembangkan pembelajaran dengan kreatif dan inovatif sehingga proses pembelajaran di kelas sungguh menjadi pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan (PAIKEM).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru di Indonesia, salah satunya adalah dengan menetapkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Dalam undang-undang republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, dikemukakan bahwa sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen. Sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian pengakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu, setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi. Sertifikasi merupakan prosedur untuk menentukan apakah seorang calon guru layak diberikan izin dan kewenangan untuk mengajar.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) karakteristik pemberdayaan guru SD bersertifikasi pendidik dalam kegiatan akademik dari instansi maupun dari dirinya sendiri di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupaten Purworejo; (2) karakteristik pemberdayaan guru bersertifikasi pendidik dalam kegiatan non akademik dari instansi maupun dari dirinya sendiri di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupaten Purworejo.

11 Baca lebih lajut

KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI YANG BERSERTIFIKASI DAN YANG BELUM BERSERTIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI KOTA CIMAHI: Studi Deskriptif Terhadap Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Cimahi.

KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI YANG BERSERTIFIKASI DAN YANG BELUM BERSERTIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI KOTA CIMAHI: Studi Deskriptif Terhadap Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Cimahi.

merupakan kesepakatan antara semua guru-guru serta kepala sekolah yang ada di lingkungan sekolah, dan tentunya berbeda di setiap sekolah karena disesuaikan dengan keadaan lingkungan serta kondisi sekolah, namun garis besar dari kurikulumnya sama yaitu kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dari kurikulum tersebut dipaparkan dalam bentuk silabus, di dalam silabus sendiri terdapat pemaparan lebih rinci dan luas sesuai dengan mata pelajaran, kemudian dari silabus dibentuklah rencana pelaksanaan pembelajaran dimana dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menjelasakan satu materi yang akan diberikan kepada siswa dan disesuaikan dengan standar konpentensi (SK)/ kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD), serta indikator-indikator tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa. Untuk itu guru dituntut untuk kreatif dalam membuat (RPP), karena dalam merancang pelaksanaan pembelajaran guru menjelaskan hal-hal yang akan dilaksanakan ketika proses pembelajaran berlangsung, dari kegiatan pembukaan, inti pembelajaran hingga evaluasi dan penutup.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

375144685 5 Juknis in Hasil Mille 18112017

375144685 5 Juknis in Hasil Mille 18112017

Kondisi ini menjadi masalah dan harus dapat segera dicarikan solusinya untuk mendukung program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan agar peran dan fungsi SMK dalam menyiapkan tenaga terampil dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan industri. Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik Guru SMA/SMK (Keahlian Ganda) yang selanjutnya disebut Program Keahlian Ganda merupakan salah satu alternatif untuk memecahkan masalah kekurangan guru produktif yang dibutuhkan SMK dan mengatasi kelebihan guru produktif dan adaptif lainnya yang sudah jenuh.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Evaluasi Kinerja Guru yang Telah Bersertifikasi Profesi Pendidikan

Evaluasi Kinerja Guru yang Telah Bersertifikasi Profesi Pendidikan

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Pemenang Nomor : 10/PBJ-Kons-Pd/IV.40/2012 tanggal 7 September 2012 Panitia Pengadaan Jasa Konsultansi Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mengumumkan pemenang Seleksi Sederhana Pekerjaan Evaluasi Kinerja Guru yang Telah Bersertifikasi Profesi Pendidikan di Kota Bandar Lampung dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri Rp.150.000.000,- dengan nilai ambang lulus (passing grade) = 60, dengan hasil sebagai berikut :

1 Baca lebih lajut

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN CIANJUR 2017

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN CIANJUR 2017

Vaksin adalah mikroorganisme yang dilemahkan dan apabila diberikan kepada hewan tidak akan menimbulkan penyakit, melainkan untuk merangsang pembentukan antibodi zat kebal yang sesuai [r]

93 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Penanaman Kedisiplinan Siswa Di SD N Kliwonan UPT P Dan K Purworejo.

PENDAHULUAN Penanaman Kedisiplinan Siswa Di SD N Kliwonan UPT P Dan K Purworejo.

Demikian pula halnya contoh atau teladan bagi seorang guru untuk menanamkan kedisiplinan kepada siswa tidak saja harus ditunjukkan ketika berada di sekolah atau di lingkungan sekolah. Sosok guru dan profesinya melekat di mana saja mereka berada, sehingga kata “guru” selalu dipergunakan sebagai identitas, baik ketika guru tersebut melakukan aktivitas yang berkaitan dengan dunia pendidikan, maupun kegiatan yang jauh dari ranah pendidikan.

7 Baca lebih lajut

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN CIANJUR 2017

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN CIANJUR 2017

- Buat campuran antara kulit nenas dan hijauan yang sudah di chopper hingga merata - Masukkan campuran kedalam silo atau plastic, dan padatkan sampai tidak terdapat rongga-rongga dalam [r]

115 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK GURU NON PNS BERSERTIFIKASI PENDIDIK  (Suatu Kajian Fenomologi  SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali) Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

KARAKTERISTIK GURU NON PNS BERSERTIFIKASI PENDIDIK (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali) Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: (1) kedekatan dalam interaksi guru non PNS bersertifikasi pendidik dengan teman sejawat dan atasan di SMP juga ditengarai dengan kebiasaan canda tawa lepas. Kesan yang sebenarnya kurang pantas manakala dilakukan pada saat menjalankan profesi dan ditempat lembaga pendidikan formal tersebut menunjukkan adanya keakraban antar guru sehingga terkesan melupakan kualifikasi yang telah diperoleh dalam program sertifikasi guru; (2) interaksi guru non PNS bersertifikasi pendidik dengan siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP yang ditemukan adalah guru berkata keras dan cenderung kasar kepada siswa, menyepak siswa laki-laki, minta tolong siswa untuk membelikan rokok, merangkul siswa perempuan, memberikan nasehat, dan memberikan hukuman; (3) karakteristik interakasi guru non PNS bersertifikasi pendidik dengan kemasyarakatan di SMP, adalah kehadiran guru ke acar warga untuk memimpin Tahlilan dan kegiatan keagamaan, menjalin kerja sama yang harmonis dengan orang tua dan masyarakat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MATEMATIKA, BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MATEMATIKA, BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJA

(1) Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan merupakan institusi induk bagi Pusat Regional The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Mathematics (SEAMEO QITEP in Mathematics) di Indonesia.

3 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 57 TAHUN 2013 TENTANG PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BAHASA, BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 57 TAHUN 2013 TENTANG PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BAHASA, BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINA

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BAHASA, BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SEBAGAI INSTITUSI INDUK BAGI PUSAT REGIONAL THE SOUTHEAST ASIAN MINISTERS OF EDUCATION ORGANIZATION REGIONAL CENTRE FOR QUALITY IMPROVEMENT OF TEACHERS AND EDUCATION PERSONNEL IN LANGUAGE.

3 Baca lebih lajut

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 44 TAHUN 2013 TENTANG RINCIAN TUGAS PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA (Revisi) NOMOR 44 TAHUN 2013 TENTANG RINCIAN TUGAS PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.

Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 31 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 41 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Rincian Tugas Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan;

8 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perbedaan Etos Kerja Guru Belum Bersertifikasi dengan Guru Bersertifikasi di Sekolah Dasar Negeri UPT Dinpendik Kecamatan Kaloran

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perbedaan Etos Kerja Guru Belum Bersertifikasi dengan Guru Bersertifikasi di Sekolah Dasar Negeri UPT Dinpendik Kecamatan Kaloran

58 Keengganan untuk bekerja keras biasanya mencerminkan kelemahan karakter SS S TS STS 59 Saya akan mengambil barang dari pekerjaan jika saya merasa tidak dibayar dengan cukup SS S TS[r]

41 Baca lebih lajut

COVER MODUL GP 2016 F

COVER MODUL GP 2016 F

MODUL GURU PEMBELAJAR Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling DirektoratJenderal Guru danTenagaKependidikan K[r]

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

PENDAHULUAN Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

Yamin (2007: 57) menyebutkan, bahwa guru di dalam sekolah tidak hanya menstransferkan pengetahuan kepada siswa-siswa. Guru juga sebagai pelopor untuk menciptakan orang-orang berbudaya, berbudi, dan bermoral. Guru berada di front terdepan pendidikan yang berhadapan secara langsung dengan peserta didik melalui proses interaksi instruksional sebagai wahana proses pembelajaran siswa dalam nuasan pendidikan. Dalam prose situ terjadi suatu eksperiensial, yaitu diperolehnya pengalaman belajar siswa untuk memperoleh perubahan karakteristik ke arah yang lebih baik sesuai dengan tujuan pendidikan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penentu kualitas proses dan hasil pendidikan terletak pada kinerja “karakteristik mengajar” para guru. “Karakteristik mengajar” guru yang diwujudkan dalam “interaksi pengajaran” menimbulkan “karakteristik belajar” siswa, yang pada gilirannya akan menghasilan “hasil belajar” para siswa (Surya, 2004: 9).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Kesulitan Guru Bersertifikasi Dalam Penulisan Karya Ilmiah(Studi Kasus pada Guru-Guru Bersertifikasi di SMK Sakti Gemolong).

PENDAHULUAN Analisis Kesulitan Guru Bersertifikasi Dalam Penulisan Karya Ilmiah(Studi Kasus pada Guru-Guru Bersertifikasi di SMK Sakti Gemolong).

tindakan kelas (PTK). Karya ilmiah merupakan bentuk kreatif guru dalam menuangkan ide-ide pemikiran secara konsepsional. Penelitian tindakan kelas merupakan bentuk kreatif dan inovatif guru selama memberikan layanan belajar dan pembelajaran di kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekaligus sebagai syarat penilaian angka kredit jabatan fungsional guru. Sebagaimana dijelaskan dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 013/U/2002 tentang petunjuk teknis penilaian angka kredit jabatan fungsional guru menjelaskan bahwa unsur pengembangan profesi dapat diperoleh guru melalui (1) karya tulis ilmiah, (2) penemuan tehnologi tepat guna, (3) karya seni monumental, (4) keterlibatan dalam pengembangan kurikulum, (5) membuat alat peraga.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Perbedaan Optimisme Masa Depan Pada Guru Yang Telah Bersertifikasi Dan Yang Belum Bersertifikasi Di Kota Surakarta.

PENDAHULUAN Perbedaan Optimisme Masa Depan Pada Guru Yang Telah Bersertifikasi Dan Yang Belum Bersertifikasi Di Kota Surakarta.

diri dengan situasi dan persoalan yang dihadapi. Apabila pendidikan di Indonesia ini ingin maju dan berhasil, maka memang para guru, yang menjadi ujung tombaknya harus sungguh profesional, baik dalam bidang keahliannya (kompetensi), dalam bidang pendampingan, dan dalam kehidupannya yang dapat dicontoh oleh sisiwa. Persoalan yang dihadapi yaitu adalah status sertifikasi yang membedakan guru, dimana yang kita tahu bahwasanya seorang guru adalah pakar pendidik bagi siswanya. Tentunya guru yang bersertifikasi memiliki optimisme masa depan, dibandingkan dengan guru yang belum bersertifikasi dikarenakan dengan status sertifikasi berpengaruh pada kesejahteraan guru dengan tunjangan yang diberikan oleh Pemerintah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Copy of Modul tk 2017 1 4 PKB

Copy of Modul tk 2017 1 4 PKB

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK DAN PENDI[r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...