Top PDF Perancangan Dan Pembuatan Alat Ukur Resistivitas Tanah

Perancangan Dan Pembuatan Alat Ukur Resistivitas Tanah

Perancangan Dan Pembuatan Alat Ukur Resistivitas Tanah

Alat ukur resistivitas tanah yang telah dibuat ini terdiri dari empat (4) komponen utama, yaitu: (1) seperangkat UPS yang berfungsi sebagai sumber daya, adapun di dalam UPS ini ada beberapa komponen penting diantaranya: accu 12 volt, DC – AC Inverter, filter, regulator, Voltage Controlled Current Source, switching. Dalam seperangkat UPS ini, arus dari sumber searah (DC) yaitu accu diubah menjadi arus bolak- balik (AC) oleh rangkaian DC-AC Inverter yang dilakukan oleh komponen di dalamnya, yaitu rangkaian multivibrator. Adapun maksud filter disini adalah sebagai penyearah saja, karena di dalam geolistrik hambatan jenis ini tidak diizinkan adanya pemakaian arus yang tinggi. Sedangkan regulator digunakan untuk mendapatkan catu daya yang hamper ideal, yang berfungsi agar tegangan tidak merosot tajam terhadap perubahan beban. Voltage Controlled Current Source digunakan agar catu daya berperilaku sebagai sumber arus konstan dengan nilai yang dapat diubah dalam skala penuh. (2) Multimeter, berfungsi sebagai pengukur arus dan tegangan. (3) Elektroda 4 buah yang terbuat dari bahan stainless, yang berfungsi sebagai bahan konduktor listrik, (4) Konektor (Kabel penghubung) antar elektroda. Jadi, ketika arus ini diinjeksikan kedalam tanah melalui elektroda- elektroda arus,maka tanggapan tegangan sebagai akibat dari injeksi arus, diukur dengan elektroda-elektroda potensial, yang keduanya akan terbaca/terukur oleh multimeter tersebut.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Konfigurasi Wenner lebih sederhana dalarn peletakan elektroda arus (AB) dan potensial (PR) yang dipertahankan pada jarak yang sama a. Keunggulan dan konfigurasi Wenner ini adalah ketelitian pembacaan tegangan pada elektroda PR lebih baik dengan ángka yang relatif besar karena elektroda PR yang relatif dekat dengan elektroda AB. Disini bisa digunakan alat ukur multirneter dengan impedansi yang relatif lebih kecil. Dan dapat digunakan dengan suplai daya yang lebih rendah dan konfigurasi Schlumberger. Tegangan pada elektroda PR yang relatif besar sangat cocok untuk pemakaian sistem elektronika mikrokontroler sebagai pengolah data untuk dikalibrasi sesuai dengan kebutuhan alat yang akan dibuat. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang bisa berpengaruh terhadap hasil perhitungan. Adapun persamaan resistivitas pada metode ini adalah:
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Pada bagian ini meliputi diagram blok cara kerja alat dan diagram alir program. Pada diagram blok cara kerja alat menjelaskan setiap bagian dari rangkaian yang digunakan pada alat sedangkan pada diagram alir program menjelaskan kerja program pada alat.

4 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Konfigurasi Wenner lebih sederhana dalarn peletakan elektroda arus (AB) dan potensial (PR) yang dipertahankan pada jarak yang sama a. Keunggulan dan konfigurasi Wenner ini adalah ketelitian pembacaan tegangan pada elektroda PR lebih baik dengan ángka yang relatif besar karena elektroda PR yang relatif dekat dengan elektroda AB. Disini bisa digunakan alat ukur multirneter dengan impedansi yang relatif lebih kecil. Dan dapat digunakan dengan suplai daya yang lebih rendah dan konfigurasi Schlumberger. Tegangan pada elektroda PR yang relatif besar sangat cocok untuk pemakaian sistem elektronika mikrokontroler sebagai pengolah data untuk dikalibrasi sesuai dengan kebutuhan alat yang akan dibuat. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang bisa berpengaruh terhadap hasil perhitungan. Adapun persamaan resistivitas pada metode ini adalah:
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Pendeteksi kadar kelembaban tanah telah berhasil dilakukan menggunakan sensor elektroda empat titik berdasarkan meetode konfigurasi Wenner. Pengukuran dilakukan dengan mencampurkan tanah kompos dan air dan kemudian, diinjeksi arus listrik kedalam tanah antara dua elektroda terluar. Sebagai hasil dari injeksi, dihasilkan beda potensial antara dua elektroda yang lainnya yang berada di tengah. Perbedaan dalam nilai tegangan dipengaruhi oleh volume air. Dalam penelitian ini, variasi volume air berturut-turut adalah 100, 200, 300, 400 dan 500 mL dalam 1000 gr tanah kompos. Hasilnya menunjukkan bahwa tegangan output sensor adalah 957.94, 553.10, 423.99, 329.71, 272.93 mV untuk volume air masing-masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Dari data diperoleh nilai konduktivitas adalah 0.048, 0.083, 0.109, 0.14, 0.169 untuk volume air masing- masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Berarti bahwa kenaikan konduktivitas dipengaruhi oleh kenaikan volume air. Hasil yang lain menggunakan metode Gravimetri menunjukkan bahwa persentase kadar kelembaban tanah adalah 13, 20, 32, 38, 47 % untuk volume air masing-masing 100, 200, 300, 400 dan 500 mL. Ini berarti bahwa kenaikan persentase kadar kelembaban tanah adalah sebanding dengan kenaikan volume air. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kenaikan nilai konduktivitas mengindikasikan kenaikan dalam persentase kadar kelembaban tanah. Oleh karena itu, metode konfigurasi Wenner dapat digunakan untuk mendeteksi kadar kelembaban tanah dengan bebrapa keunggulan seperti mudah, cepat, praktis dan ekonomis.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Konfigurasi Wenner lebih sederhana dalarn peletakan elektroda arus (AB) dan potensial (PR) yang dipertahankan pada jarak yang sama a. Keunggulan dan konfigurasi Wenner ini adalah ketelitian pembacaan tegangan pada elektroda PR lebih baik dengan ángka yang relatif besar karena elektroda PR yang relatif dekat dengan elektroda AB. Disini bisa digunakan alat ukur multirneter dengan impedansi yang relatif lebih kecil. Dan dapat digunakan dengan suplai daya yang lebih rendah dan konfigurasi Schlumberger. Tegangan pada elektroda PR yang relatif besar sangat cocok untuk pemakaian sistem elektronika mikrokontroler sebagai pengolah data untuk dikalibrasi sesuai dengan kebutuhan alat yang akan dibuat. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang bisa berpengaruh terhadap hasil perhitungan. Adapun persamaan resistivitas pada metode ini adalah:
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

// Noise Canceler: Off // Input Capture on Falling Edge // Timer1 Overflow Interrupt: Off // Input Capture Interrupt: Off // Compare A Match Interrupt: Off // Compare B Match Interrupt:[r]

9 Baca lebih lajut

Pembuatan Alat Ukur Koefisien Permeabilitas Tanah Menggunakan Sistem Akuisisi Data Berbasis IoT (Internet Of Things)

Pembuatan Alat Ukur Koefisien Permeabilitas Tanah Menggunakan Sistem Akuisisi Data Berbasis IoT (Internet Of Things)

head permeameter(b)......................................................................... 2.4 Kurva histerisis…………………………………………………... 2.5 Fungsi temperetur terhadap output sensor mpx10gp....................... 2.6 Skema proses konversi data............................................................ 2.7 Sistem koneksi IoT.......................................................................... 2.8 Arduino board................................................................................. 2.9 Modul Penyimpanan Data Menggunakan Kartu Memori............... 3.1 Diagram alir penelitian.................………....……………………... 3.2 skema kerja alat ukur........................................................................ 3.3 Design alat ukur............................................................................... 3.4 rangkaian datalogger…………………..........……………………... 3.5 skema kalibrasi level........................................................................ 3.6 diagram alir pegukuran ketinggian.................................................... 3.7 kalibrasi timer.................................................................................... 3.8 tempat uji (a)tanggul lumpur lapindo Sidoarjo,(b)tanggul sungai bengawan solo di Bojonegoro.......................................................... 4.1 Grafik hubungan tegangan output sensor dengan level air............... 4.2 letak titik %FSO terbesar pada level 10,5........................................ 4.3 histeris terjadi pada nilai level 11..................................................... 4.4 linieritas terjadi pada Vsebnarnya 3,365 dan 3,4161....................... 4.5 fungsi linier output sensor terhadap level........................................ 4.6 diagram perbandingan hasil pengukuran koefisien permeablitas
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler ATMega 32A. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe yl-69. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah.Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler ATMega 32A. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe yl-69. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah.Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

PEMBUATAN ALAT UKUR KELEMBABAN MENGGUNAKAN SENSOR SHT11 - repo unpas

PEMBUATAN ALAT UKUR KELEMBABAN MENGGUNAKAN SENSOR SHT11 - repo unpas

Rangkaian alat ukur kelembaban dengan menggunakan sensor SHT11 adalah gabungan beberapa komponen elektronika sehingga mempunyai fungsi tertentu. Perancangan rangkaian alat ukur kelembaban dilakukan dengan cara menghubungkan beberapa kaki komponen eletronika. Komponen elektronika yang dihubungkan yaitu sensor SHT11, mikrokontroler ATMega8535, dan LCD 16*2.

10 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

Perancangan Alat Ukur Kelembaban Tanah Menggunakan Metode Konfigurasi Wenner Berbasis Mikrokontroler Atmega 16

M.Sc Thesis New Mexico Institute of Mining and Technology, Socoro : New Mexico.. Belajar sendiri 12 Proyek Mikrokontroler Untuk Pemula, Jakarta: PT.Elex Media Komputindo.[r]

1 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Alat Ukur Kelembaban Tanah Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler ATMega 8535. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe yl-69. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah.Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Perancangan Alat Ukur Volume Udara Pernapasan Manusia

Perancangan Alat Ukur Volume Udara Pernapasan Manusia

III. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN Bagian ini menjelaskan tentang perencanaan sistem dari alat yang akan dibuat, meliputi: spesifikasi alat, diagram blok alat secara keseluruhan, serta perencanaan perangkat keras dan perangkat lunak. Perencanaan alat dibuat secara berurutan dan sistematis agar mudah dalam pemahaman dan pengerjaan alat ini.

8 Baca lebih lajut

PERANCANGAN ALAT UKUR INDEKS USABILITAS PADA MOBILE BROWSER

PERANCANGAN ALAT UKUR INDEKS USABILITAS PADA MOBILE BROWSER

Setelah didapatkan daftar atribut penting maka tahap selanjutnya adalah daftar atribut dikelompokkan kedalam dimensi ISO 9241-11. Pengelompokan ini tidak perlu melibatkan responden. Dalam ISO 924I-11 terdapat tiga dimensi yaitu effectiveness, efficiency, dan satisfaction. Pengelompokan atribut kedalam dimensi ISO 9241-11 bertujuan untuk mengetahui dimensi atau aspek yang lebih general yang mampu mewakili atribut-atribut usabilitas tersebut. Untuk proses pengelompokan atribut, suatu atribut dimasukkan ke dalam salah satu dimensi usabilitas dengan melihat konsep yang diukur oleh atribut tersebut. Atribut-atribut yang tergabung dalam satu dimensi dikatakan mengukur konsep yang sama. Pengelompokan perlu dilakukan karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal harus mengikuti proses yang telah ditetapkan. Pengelompokan ke dalam dimensi adalah salah satu prosedur yang harus dilakukan dalam penelitian usabilitas. 3.2.5 Pembuatan Kriteria dari Tiap-tiap Atribut
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Alat Ukur Kelembapan Tanah Berbasis Mikrokontroler AT Mega 32A

Dalam makalah ini disajikan perancangan dan realisasi alat pengukur kelembaban tanah berbasis mikrokontroler ATMega 32A. Sensor kelembaban tanah berupa dua buah probe bertipe yl-69. Sensor kelembaban ini dihubungkan pada generator sinyal. Bila kelembaban tanah berubah, maka impedansi sensor akan berubah, sehingga frekuensi sinyal keluaran generator berubah sesuai dengan kelembaban tanah. Perubahan frekuensi ini yang kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah.Dari hasil uji coba diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Alat yang dibuat juga dilengkapi sinyal kendali on-off, sehingga alat yang dibuat dapat digunakan untuk pengendalian kelembaban tanah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PEMBUATAN PETA SITUASI DUA DIMENSI MENGGUNAKAN ALAT UKUR TANAH SEDERHANA

PEMBUATAN PETA SITUASI DUA DIMENSI MENGGUNAKAN ALAT UKUR TANAH SEDERHANA

Kelebihan yang saya temukan dari makalah ini adalah prinsip kemudahan dan kesederhanaan dalam pengukuran bisa disajikan dengan baik dan lugas. Materi dari makalah ini sendiri sudah diterapkan dengan baik dalam kuliah Kerja Lapangan di Nagari Paraman Ampalu, Kecamatan Rabi Jonggor, Kabupaten Pasaman Barat Pada semester Juli – Desember 2006. Kekurangan dari makalah ini adalah tidak efektif dan efisien untuk pemetaan wilayah yang lebih luas. Jika menggunakan metode dan peralatan sederhana tersebut karena akan memakan waktu dan tenaga yang banyak. Kekurangan ini terjadi karena kelemahan dari pengukuran secara terestris (yaitu pengukuran obyek langsung di atas permukaan bumi) itu sendiri, yang menjadi konsep dasar metode pengukuran dan peralatan survei ukur tanah tersebut. Semoga ke depan ada pembahasan lebih untuk pemanfaatan teknik Penginderaan Jauh sebagai pelengkap metode terestris.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK DIGITAL BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SENSOR ROTARY ENCODER  Perancangan dan Pembuatan Alat Ukur Jarak Digital Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Rotary Encoder.

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK DIGITAL BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SENSOR ROTARY ENCODER Perancangan dan Pembuatan Alat Ukur Jarak Digital Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Rotary Encoder.

Pengukuran adalah aktivitas membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur. Alat ukur jarak yang digunakan saat ini merupakan alat ukur manual dan mempunyai kelemahan dalam pembacaan hasil pengukuran. Perkembangan teknologi menjadi gagasan terciptanya sebuah alat yang bisa digunakan untuk melakukan pengukuran jarak secara digital dengan hasil yang dapat langsung ditampilkan pada layar. Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah alat ukur jarak digital untuk mengatasi masalah yang dialami pengguna yang kesulitan membaca titik ukur pada alat ukur manual.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK DIGITAL BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SENSOR ROTARY ENCODER  Perancangan dan Pembuatan Alat Ukur Jarak Digital Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Rotary Encoder.

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR JARAK DIGITAL BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SENSOR ROTARY ENCODER Perancangan dan Pembuatan Alat Ukur Jarak Digital Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Rotary Encoder.

Pada penelitian ini, peneliti merancang sebuah inovasi baru dalam pengukuran jarak dengan memanfaatkan sensor rotary encoder. Penelitian ini diharapkan bisa menggantikan alat ukur konvensional dengan alat ukur digital. Alat ukur ini akan mempermudah membaca hasil pengukuran jika dibandingkan dengan alat ukur manual, dengan mempermudah pembacaan hasil sehingga pengguna dapat langsung melihat hasilnya pada layar.

9 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Ukur Resistivitas Tanah sebagai Alat bantu mengetahui indikator kualitas tanah untuk tanaman padi

Rancang Bangun Alat Ukur Resistivitas Tanah sebagai Alat bantu mengetahui indikator kualitas tanah untuk tanaman padi

Menurut Lahuddin dan Muklis (2006) tanah sawah (Paddy Soil) merupakan tanah yang dikelola sedemikian rupa untuk budidaya tanaman padi sawah, dimana pada umumnya dilakukan penggenangan selama atau sebahagian dari masa pertumbuhan padi. Tergolong sebagai tanah tergenang (wetland Soil), namun agak berbeda dari tanah rawa (Mars Soils) atau tanah terendam (Waterlogged Soils) ataupun tanah subaquatic (Subaquatic Soils) dalam hal pengelolaannya karena tidak terus menerus digenangi, disebut juga sebagai

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects