Top PDF Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah GAMBAR

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Peningkatan kualitas daya dukung lingkungan juga dilaksanakan untuk dapat mencegah dan mengantisipasi akibat yang ditimbulkan oleh kegiatan-kegiatan pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berpotensi memberikan dampak pencemaran dan perusakan lingkungan hidup. Program-program yang telah dilakukan pada tahun 2008 antara lain adalah : Program Menuju Indonesia Hijau (MIH), Program pengembangan Debt for Nature Swaps (DNS) bidang lingkungan hidup, Program kemitraan dan aliansi strategis masyarakat peduli lingkungan, Pengembangan perangkat ekonomi dan pendanaan lingkungan alternatif dengan penerapan mekanisme pembangunan bersih melalui CDM (dimana telah berhasil disetujuinya 70 usulan proyek CDM oleh Komnas MPB hingga tahun 2008. Dari 70 usulan proyek tersebut, 21 di antaranya telah diakui oleh PBB dengan terdaftar di CDM Executive Board), Program pengendalian dan pengelolaan pencemaran limbah padat dan 8,21 juta ton limbah B3, peningkatan kualitas metodologi AMDAL dan tim penilai AMDAL, penyelesaian penyidikan 28 kasus tindak pidana lanjutan, Kegiatan ADIPURA untuk 375 kota, PROPER pada 667 perusahaan, PROKASIH, Program Langit Biru, dan juga kegiatan-kegiatan yang mengarusutamakan pengendalian dampak perubahan iklim dan penghapusan pemakaian bahan perusak ozon. Sebagai bentuk pelaksanaan program pengendalian kerusakan lingkungan, dilakukan upaya pengendalian kerusakan wilayah pesisir dan laut, pemulihan ekosistem pesisir dan laut secara terpadu, dan pengendalian kerusakan hutan dan lahan. Sedangkan program konservasi sumber daya alam dilakukan dengan pendekatan konservasi dan pengendalian kerusakan keanekaragaman hayati pada daerah lahan kritis dan daerah penyangga kawasan konservasi, dan kegiatan penataan ruang dan lingkungan.
Baca lebih lanjut

790 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Upaya perlindungan anak dari berbagai tindak kekerasan sampai tahun 2012 telah mencatat beberapa kemajuan. Terkait akta kelahiran anak, cakupan anak balita dan anak yang memiliki akta kelahiran masing-masing telah mencapai 59 persen dan 63,7 persen (Susenas 2011). Selain itu, sudah diterbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 6 tahun 2012 Tentang Pedoman Penetapan Pencatatan Kelahiran Yang Melampaui Batas Waktu Satu Tahun Secara Kolektif, yang diedarkan kepada seluruh hakim dan Pengadilan Negeri dalam rangka mempermudah pengurusan akta kelahiran bagi anak yang usianya sudah lebih dari satu tahun. Upaya perlindungan bagi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) mencatat kemajuan yang progresif dengan disyahkannya Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Sebagai tindak lanjutnya, telah disusun pula Modul Terpadu Dalam Rangka Perlindungan dan Penanganan ABH Bagi Aparat Penegak Hukum dan Instansi Terkait. Selanjutnya, telah disusun dan atau disahkan beberapa perundang-undangan lainnya yang bertujuan untuk melindungi anak, antara lain: (1) Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengasuhan, Perwalian dan pengangkatan Anak sebagai penyempurnaan dari PP No. 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak; dan (2) PP No. 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif, sebagai peraturan pelaksanaan dari Pasal 116 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. PP tersebut diantaranya berisi larangan untuk menjual rokok kepada anak dibawah usia 18 tahun dan ibu hamil.
Baca lebih lanjut

1246 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Pembangunan Semesta

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Pembangunan Semesta

Selandjutnja pembangunan Rp. 30 milj. setahun mendjadi mut- lak, apabila tjita-tjita hendak merobah masjarakat berstruktur agrar supaja mendapat sifat dan warna industri dengan mendjalankan pem- bangunan semesta, adalah sungguh dan serieus. Rp. 30 milj. jalah 13% dari n.i. ad Rp. 236 milj. memberi djaminan bagi perubahan struc - tura masjarakat jang diharapkan. Maafkanlah saja mendjawab per- tanjaan jang principieel itu dengan mempergunakan angka-angka jang dapat berkata. Memang saja akui, bahwa kesedjahteraan Rakjat jang hendak dipertinggi dengan pembangunan semesta itu maksudnja ialah hendak mentjapai kebahagiaan Rakjat, dan kebahagiaan memang tak dapat dirumuskan dengan angka-angka hisab. Tetapi ekonomi Sosialis adalah hikmah jang exact dan kesungguhan jang sahih atau menurut Hegel bukunja jang kenamaan Einfuhrung in der Filosofie des Rech- tes
Baca lebih lanjut

253 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Diversifikasi (penganekaragaman) energi, termasuk pemanfaatan gas bumi akan lebih didorong untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Saat ini produksi gas bumi dan batubara yang masing-masing mencapai 8-9 ribu MMSCFD (million standard cubic feet per day) dan 140 juta ton (setara dengan 550 juta barel minyak) lebih banyak diekspor daripada dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Untuk gas bumi, lebih dari setengah dari produksi dipasarkan ke luar negeri (Jepang, Korea, dan Taiwan), sedangkan untuk batubara sekitar 70 persen juga diekspor. Selanjutnya sumber-sumber panas bumi yang tersebar di berbagai daerah juga masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan energi dalam negeri, terutama di Sumatera (50 persen dari total potensi nasional) dan Jawa. Sebanyak 18 wilayah kerja pertambangan (WKP) telah diberikan kepada PT. Pertamina dan PT. PLN untuk dikembangkan, namun sejauh ini pengembangannya belum memberikan hasil yang cukup berarti, terutama disebabkan oleh kendala keuangan dari BUMN pemegang WKP tersebut. Pelibatan pihak swasta untuk mengembangkan panas bumi terkendala oleh aturan harga uap yang belum dapat mencerminkan ongkos produksi pengembangan panas bumi. Disamping itu, upaya produksi dan pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) akan didorong sebagai salah satu upaya penting dalam diversifikasi energi.
Baca lebih lanjut

810 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Pada tahun 2014 peranan capaian sektor berkontribusi paling besar adalah industri pengolahan sebesar Rp. 10.280,9 milyar diikuti sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar Rp.8.256,15 milyar kemudian sektor pertambangan dan penggalian sebesar Rp. 6.352,55 milyar diikuti oleh sektor-sektor lainnya dan sektor yang terendah adalah Jasa Perusahaan sebesar Rp. 115,69 milyar. Proporsi kontribusi tersebut relatif sama pada tahun 2015 di mana proyeksi kontribusi antar sektor tidak berubah secara signifikan dibandingkan tahun 2014. Namun telah dijelaskan sebelumnya bahwa pertumbuhan PDRB pada tahun 2014 mengalami perlambatan yang dipicu oleh antara lain rendahnya pertumbuhan sektor pertambangan timah yang juga berdampak pada perlambatan pertumbuhan sektor perdagangan dan sektor kontruksi. Pada sektor pertambangan, regulasi yang dikeluarkan pemerintah antara lain adanya kewajiban ekspor timah harus melalui bursa komoditi yang mensyaratkan kualitas tinggi dan asal kuasa penambangan menyebabkan produksi timah menurun. Selain itu, pemerintah juga memperketat pemberian ijin pertambangan serta tidak diperpanjangnya kontrak salah satu produsen timah terbesar.
Baca lebih lanjut

691 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Isi

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Isi

UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, memberi keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan fungsi utamanya melayani masyarakat melalui pelimpahan kewenangan yang meliputi aspek politik, administratif maupun fiskal. Khusus dalam aspek keuangan, seperti yang tertuang dalam penjelasan UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan pengelola keuangan daerah bertindak sebagai Chief Financial Officer (CFO) yang dibantu lembaga berupa badan, dinas, kantor dan UPTD. Kepala Satuan Kerja bertindak sebagai Chief Operation Officer (COO). Prinsip pemisahan ini perlu dilaksanakan secara konsisten agar terdapat kejelasan pembagian wewenang dan tanggung jawab, terlaksananya checks and balances serta mendorong peningkatan profosionalisme dalam penyelenggaraan tugas pemerintah.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR GAMBAR

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR GAMBAR

Tahun 2004-2013 ………………………………………………………………………….. 2 - 32 Gambar 2.5. Grafik Laju Inflasi di Provinsi Maluku Tahun 2008-2012 …………………………….. 2 - 35 Gambar 2.6. Grafik Indeks Gini Di Provinsi Maluku Tahun 2008-2012 …………………………….. 2 - 36 Gambar 2.7. Grafik Indeks Pembangunan Gender Di Provinsi Maluku Tahun 2008-2012………. 2 - 39 Gambar 2.8. Grafik Angka Partisipasi Kasar Menurut Jenjang Pendidikan di

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Prioritas peningkatan kesempatan kerja, investasi dan ekspor. Upaya penurunan penduduk miskin berjalan seiring dengan upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kesempatan kerja yang seluas-luasnya. Untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran secara berkesinambungan, diperlukan pertumbuhan yang lebih tinggi, lebih adil serta berkesinambungan didorong oleh sumber-sumber pertumbuhan yang lebih berkualitas. Dalam kaitan itu, untuk mencapai pertumbuhan yang terus meningkat yang utamanya digerakkan oleh sektor riil, investasi dalam negeri dan luar negeri serta ekspor harus meningkat. Investasi domestik terus didorong dalam rangka memperkuat perekonomian dalam negeri, serta penting dalam mengundang masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). PMA diperlukan untuk mempercepat pembangunan nasional, mengingat sumber dana dalam negeri yang terbatas. Ekspor nonmigas adalah salah satu mesin utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Lebih lanjut, mengingat daya dukung infrastruktur ekonomi yang masih kurang memadai dan sangat tidak kompetitif dibanding negara pesaing utama di Asean, penyediaan infrastruktur yang memadai harus dipercepat. Saat ini, jumlah dan kualitas infrastruktur ekonomi dan sosial, seperti energi, ketenagalistrikan, jalan, air bersih, transportasi, pos dan telematika, pendidikan dan kesehatan masih jauh dari memadai.
Baca lebih lanjut

714 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Gambar RPJMD

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Gambar RPJMD

xiii Gambar 2.42 Jumlah Perusahaan Asuransi dan Cabang di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2007-2011 II-70 Gambar 2.43 Distribusi Subsektor Hotel dan Restoran dalam Pembentukan PDRB [r]

4 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR GAMBAR Print

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR GAMBAR Print

Gambar 1.1 Proses Penyusunan RPJMD ......................................................................................I-4 Gambar 1.2 Keterkaitan Antara Dokumen RPJMD dengan Dokumen Perencanaan Lainnya........I-9 Gambar 2.1 Peta Rencana Pola Ruang Kabupaten Bangka............................................................II-14 Gambar 7.1 Implementasi INPRES Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...